Portal Resmi Majelis Pendidikan Muhammadiyah Kota Surakarta
Arsip Berita
Berita Terbaru Unduhan Jadwal Sholat
Tampilkan postingan dengan label KBM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KBM. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Januari 2022

Solo. Pembelajaran kreatif dan menyenangkan bisa menjadikan siswa antusias belajar meskipun dalam keadaan tatap muka terbatas. Kondisi dan situasi masa pandemi tidak menjadi penghalang sekolah  dan guru dalam usaha menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Hal ini tampak pada salah satu ruang kelas di SMA Muhammadiyah program Khusus Kottabarat Surakarta. Pagi itu, Jumat (07/01/2022) di ruang laboratorium IPA sedang berlangsung pembelajaran Biologi dengan tema sitem pernafasan manusia.

Terlihat salah satu siswa kelas XI Mipa, Zaed sedang melakukan praktek sistem pernafasan manusia di depan teman-temannya. Zaed menjelaskan bahwa pernafasan itu merupakan proses pertukaran gas dari mahluk hidup dengan gas di lingkungan. Termasuk proses respirasi dijelaskan juga oleh Zaed. Bahwa respirasi merupakan perombakan bahan makanan menggunakan oksigen. Dalam pertemuan KBM Biologi ini, siswa diajak praktek pernafasan dada dan pernafasan perut.

Sementara itu, M Firman Cahya Permana selaku guru Biologi mengatakan kepada tim humas bahwa pembelajaran dengan tema sistem pernafasan manusia akan menarik jika siswa juga melakukan praktik. Guru sebagai fasilitator,harus mampu menyajikan desain pembelajaran aktif dan menarik agar siswa mampu memahami dan menguasai materi, ujar Firman. Visualisasi materi dan praktik langsung bagi siswa akan berdampak pada pemahaman materi yang lebih baik jika dibandingkan dengan hanya hafalan saja. Terlebih kondisi pembelajaran tatap muka yang terbatas saat ini, guru tidak boleh kehabisan ide dalam desain proses pembelajaran siswa, pungkas Firman.

Jumat, 03 Desember 2021

Surakarta, 3 Desember 2021 ada sesuatu untuk siswa SMP Muhammadiyah 4 Surakarta dalam menghadapi new normal, Apakah itu ? . Pada hari ini siswa MUPATSKA Surakarta mendapatdkan Buah tangan dari BJB (Bank Jawa Barat-Banten) berupa bingkisan “#bjbNewNormalKit” yang berisi hand sanitaiser dan masker.

Bingkisan dari BJB diterima langsung oleh bapak kepala Sekolah MUPATSKA Bapak Mahmudi Waluya, S.Pd. dari Pihak BJB Menyampaikan “ semoga bingkisan tersebut bermanfaat untuk siswa MUPATSKA dan KBM di MUPATSKA bisa berjalan dengan Lancar dan Aman”. Bapak Mahmudi Waluya, S.Pd selaku kepala Sekolah SMP Muh 4 Surakarta juga menyampaikan banyak terimkasih kepada pihak BJB atas pemberian bingkisan tersebut. 

Di sela-sela istirahat sekolah beberapa siswa  menyampaikan, sangat senang sekali mendapat bingkisan dari BJB tersebut serta anak-anak berkelakar “ he...he...semoga bisa sering-sering dari BJB memberikan kit semacam ini “.

Semoga dengan pemberian Bingkisan “#bjbNewNormalKit” siswa –siswi SMP Muhammadiyah 4 Surakarta semakin bersemangat dalam kegiatan belajar dan aman dari Covid 19 dan semoga pandemi segera berakhir....Aamiin.

MUPATKA JAYA PRESTASI NYATA
PINTER NGAJI  TERAMPIL IT

Kamis, 04 November 2021

Pelaksanaan Simulasi PTM di SMK Muhammadiyah 4 Surakarta telah memasuki minggu ke – 4 atau sudah lebih dari 1 bulan dilaksanakanya pembelajaran tatap muka baik itu teori maupun praktikum di masing-masing kompetensi keahlian. Dalam pelaksanaanya banyak sekali pembiasaan yang memang harus dilakukan siswa ketika akan memasuki sekolah sampai kembali lagi kerumah masing-masing, Sejauh ini dari pihak sekolah telah melaksanakan evluasi secara harian yang mencakup dari sisi pelayanan publik hingga pelayanan pembelajaran yang dilakukan oleh tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan.

Pada hari Selasa (2/11) SMK Muhammadiyah mendapat kunjungan Pengawas Dinas Pendidikan Cabang Dinas Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah SMK Ibu Drs. Retnaningsih, M.Pd untuk meninjau kegiatan simulasi PTM mulai dari alur ketika siswa datang hingga siswa pulang kembali kerumah, Beliau juga melihat sarana prasarana yang ada untuk menunjang penerapan prokes ketika di sekolah sudah mencukupi atau belum. Peninjauan kegiatan KBM di kelas juga diperhatikan oleh beliau mengingat untuk penerapan prokes harus benar-benar dijalankan walaupun kasus konfirmasi positif Covid-19 telah mengalami penurunan di berbagai daerah khusunya di Kota Surakarta sendiri untuk aturan telah sampai di level 2 sehingga memang untuk tatap muka di sekolah sudah diperbolehkan.

Untuk hasil evaluasi dan monitoring pelaksanaan simulasi PTM di SMK Muhammadiyah 4 Surakarta mendapat beberapa masukan dan sekaligus sebagai bahan untuk kedepan lebih memperbaiki lagi dari sisi pelayananan publik maupun pelayanan pembelajaran di teori maupun praktikum sehingga nantinya semua dapat berjalan lancar dan aman.

Senin, 16 Agustus 2021

SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menerima kunjungan studi banding dari SD Muhammadiyah Birrul Walidain (MBW) Kudus, Sabtu (14/8/2021).

Seperti diungkapkan oleh Kepala SD MBW Kudus, Ust. Jamaluddin Kamal, bahwa tujuan kunjungan difokuskan untuk berbagi pengalaman terkait kegiatan belajar mengajar (KBM) di masa pandemi.

"Pembelajaran di SD MBW Kudus selama pandemi selain menggunakan platform Zoom, Google Meet, Google Classroom, juga dengan video pembelajaran yang dibuat oleh guru," ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Kaur. Kurikulum dan Litbang, Ust. Fatchun Naim, serta Kaur. Kesiswaan dan Sarpras,  Ust. Hisyam Amrullah.

Kepala SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Ust. Nursalam, menyambut baik kunjungan silaturahim dari tim SD MBW Kudus. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi oleh Waka. Kurikulum, Ust. Esti Ambarwati, dan Waka. Sarana dan Prasarana, Ust. Andi Arfianto,

"Kunjungan ini membuka memori lama saat awal perintisan SD MBW Kudus sekitar tahun 2011 juga pernah berkunjung ke sini. Alhamdulillah, saat ini perkembangan SD MBW Kudus sangat membanggakan. Sekolah kami sangat terbuka menerima kunjungan untuk belajar dan saling menginspirasi  demi meraih kemajuan bersama," ungkapnya.

Menanggapi tim SD MBW Kudus yang ingin sharing terkait KBM di masa pandemi, Ust. Esti Ambarwati, Waka. Kurikulum SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengungkapkan bahwa sekolahnya sudah menyusun langkah-langkah strategis untuk mengadaptasi model pembelajaran yang efektif.

Menurut Ust. Ambar, langkah pertama yang dilakukan adalah merubah pola pikir guru terkait target kurikulum masa pandemi dan menyederhanakan materi pembelajaran. Kedua, mengkoordinir guru untuk menyusun dan mencetak modul Bahan Belajar Daring (BBD) yang sudah disesuaikan dengan target kurikulum.

Ketiga, melaksanakan KBM menggunakan platform Zoom Meeting dan kanal YouTube SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta.

"Kami bekerja sama dengan Waka. Sarpras serta Kesiswaan dan Humas,  juga membuat studio untuk memproduksi konten video pembelajaran serta studio podcast untuk memproduksi konten video edukasi menyesuaikan isu pendidikan yang terus berkembang," ujarnya.

Ust. Ambar berharap melalui langkah-langkah tersebut semua siswa terfasilitasi dalam mendapatkan hak-hak belajarnya.

"Siswa yang berhalangan tidak bisa mengikuti KBM melalui Zoom Meeting bisa mengikuti melalui kanal YouTube dan modul BBD yang sudah dibagikan," imbuhnya.

Di akhir kunjungan, Kepala SD MBW Kudus mengaku sangat senang bisa berkunjung kembali ke Kottabarat setelah kunjungan pertamanya di tahun 2011.

"Terima kasih Kottabarat, spirit kami adalah melalui kegiatan silaturahim ini semoga bisa saling memajukan, saling mengisi, dan saling memotivasi. Hal baru yang kami serap di sini salah satunya adalah penyusunan modul Bahan Belajar Daring (BBD)," pungkasnya.

Kegiatan kunjungan diakhiri dengan shooting di studio "Serambi Kottabarat Podcast" oleh Ust. Jamaluddin Kamal dengan dipandu tuan rumah, Ust. Rufadi Islah, dilanjutkan penyerahan cindera mata dari keluarga besar SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta.

Muhamad Arifin/ Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta 081329718196

Jumat, 16 Juli 2021

SMA Muhammadiyah 1 Surakarta mengelar Awalussanah dan Seminar Parenting dengan tema  Sinergi Bersama Mewujudkan Merdeka Belajar. Kamis, 15 Juli 2021. Kegiatan dilakukan secara virtual dengan aplikasi zoom.


Kegiatan diikuti oleh pimpinan SMA  Muhammadiyah 1 Surakarta, Majelis Dikdasmen Kota Surakarta, Orangtua peserta didik kelas X,  Wali Kelas X dan Guru Karyawan serta perwakilan IPM SMA Muhammadiyah 1 Surakarta.

Diawali pembukaan dilanjutkan pembacaan ayat suci Al Quran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Sang Surya. Dilanjutkan  laporan ketua Panitia, Suratman, S.Pd.I. bahwa kegiatan diikuti oleh 135 wali murid.


Sambutan ketua Komite SMA Muhammadiyah 1 Surakarta sekaligus Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Ska, Drs. H. Tridjono, bahwa tugas orang tua adalah memberi pendidikan yang bagus selain memberi nama yang baik. Sehingga tidak salah orang tua menyekolahkan putra-putrinya di SMA Muhammadiyah1 Surakarta. Mari tingkat peran, sekolah  memberi peran cukup dan orang tua membimbing dari rumah yang kesemuanya menuju pembentukan  generasi yang kuat.
 
Sambutan kepala SMA Muhammadiyah 1 Surakarta, Dr. Rahayuningsih, SPd., M.Pd., mengenai paparan tentang informasi sekolah berupa visi misi budaya sekolah serta pengenalan lingkungan sekolah.

Selanjutnya informasi KBM oleh Wakakur, Iwan Wuriyanto, S.S. mengenai informasi kurikulum  Seminar Parenting diisi oleh, Ernawati Rizwana, S.Psi., M.Si. berujar perlunya muhasabah bahwa selama pandemi sudahkah ada  perubahan pada diri kita untuk semakin mendekatkan pada Allah dengan sedekah, beramal, dzikir dll. jika belum perbaiki kondisi supaya kita diberi derajat lebih tinggi.  Menjadi pribadi lebih bertaqwa. Untuk mewujudkan merdeka belajar perlu membangun pribadi yang kokoh dan akhlakul karimah. Sebelum ditutup kegiatan diakhiri dengan doa.

 Redaksi : Humas SMA Muh. 1 Surakarta

Selasa, 13 Juli 2021

SOLO – Sebanyak 84 siswa baru tahun pelajaran 2021/2022, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta lancar mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) via Zoom Cloud Meeting berlangsung dua hari , Selasa- Rabu (13-14/7/2021).  

Pelajar Pancasila ialah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Sesuai petunjuk dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, MPLS di gelar secara virtual tidak tatap muka. MPLS Semoga lancar sesuai rencana dan bermanfaat. Tetap semangat dan salam sehat, mengambil tema MPLS Memebentuk Karakter Pelajar Pancasila,” ujar Kepala sekolah Penggerak, Hj Sri Sayekti SPd MPd.

Menurut dia, Profil pelajar Pancasila memiliki enam ciri utama dimulai dari beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Sekolah tetap menghimbau untuk selalu menjalankan 5M dengan disiplin yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, mengurangi mobilitas yang tidak penting dan menghindari kerumunan. Sekolah orang tua dan siswa harus menjadi ujung tombak pemutusan mata rantai covid dengan disiplin 5M agar bisa segera sekolah.
“Terima kasih atas Kerjasama, kolaborasi dan gotong royong antara sekolah, guru, siswa dan orang tua sehingga kegiatan MPLS dapat berlangsung dengan baik meskipun di tengah masa pandemi,” urainya.

Sayekti, menambahkan SD Muh 1 menggunakan kurikulum ISMUBA; K13 KLS 2, 3, 5, 6; Kurikulum Opersional Sekolah (KOS) penggerak untuk kelas  1 dan 4; Cambridge.

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas menunggu edaran resmi dinas, pelaksanaan seperti kegiatan simulasi dan bertahap mulai kelas atas akan ada edaran dari sekolah. Pelaksanaan KBM Blanded learning.

“PJJ pelaksanaan seperti tahun lalu menggunakan link kelas, ada jadwal PJJ sedangkan Penggunaan Buku yang dipinjami dari sekolah : Tematik, PAI, Hijaiyah, Bahasa Arab, Kemuhammadiyahan, Bahasa Jawa, PJOK. Buku yang dimiliki siswa : Modul, Bahasa Inggris, Matematika, TIK, Bahasa Indonesia Kelas 4-6, AKM,” imbuh Sayekti.

Pembelajaran siswa menggunakan Modul siswa sebagai pegangan tambahan dalam pembelajaran akan diberikan setelah Hari Raya Idul Adha bersama buku pegangan siswa.
Peserta didik tertib dan aktif mengikuti kegiatan pembelajaran secara daring.
“Kegiatan pembelajaran daring dilaksanakan sesuai jadwal setiap hari Senin-Kamis pukul 08.00 – 11.00 yang diawali dengan kegiatan tahfidz/mengaji,”pungkasnya.

Humas, Jatmiko.

Kamis, 01 Juli 2021

SOLO – Kebutuhan Branding, Wakil Kepala Sekolah Penggerak, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta ikuti workshop bertajuk Daring Penulisan Artikel Ilmiah Populer di Media Massa, narasumber Tri Wahyu Cahyono, kerja sama SMK Negeri Sukoharjo dengan Jawa Pos Radar Solo, Rabu (30/6/2021).

Pentingnya branding bagi lembaga pendidikan selain untuk persuasi siswa juga digunakan untuk kekuatan dan pembeda dari lembaga pendidikan yang lain. Kalau semua lembaga pendidikan sama tidak akan menarik masyarakat lagi. Untuk itu, branding yang diharapkan dalam setiap lembaga pendidikanpun juga berbeda

“Utamanya untuk mem-branding sekolah melalui media online maupun media sosial,” ujar Jatmiko.

Dia berharap dengan adanya pelatihan menulis ini sekolah bisa terbantu dari segi promosinya. Dengan begitu sekolah semakin memiliki posisi tawar yang tinggi di mata walimurid atau masyarakat.

Strategi branding sekolah menjadi sangat penting bagi sekolah-sekolah utamanya pada sekolah swasta. Karena itu sekolah harus mampu menampilkan proses pelayanan pendidikan melalui atribut kegiatan belajar mengajar yang unik, meliputi mutu KBM, kepuasan belajar siswa, prestasi siswa dan mutu out come.

Sekolah memberi kesan yang mendalam kepada siswa dan masyarakat tentang manfaat bersekolah di tempat tersebut. Siswa dan masyarakat mendapatkan “value” bersekolah (brand value), bukan hanya akademik, namun juga daya saing dan akhlak mulia.

“Sekolah dapat membidik “costumer“ yang menjadi target market-nya. Humas mutlak ada dalam sebuah institusi lembaga pendidikan, karena keberadaan humas tersebut adalah untuk membangun branding dan reputasi sekolah,” beber Jatmiko, Peraih Humas Reward pada tahun 2019.
 Terlebih ketika pagebluk Pandemi COVID-19 yang telah memporak-porandakan berbagai aspek kehidupan, tidak terkecuali pendidikan yang tentunya berdampak sekali pada sekolah, guru, siswa, orang tua, dan masyarakat.

Strategi yang dilakukan humas dalam pengkomunikasian branding kepada masyarakat di awali sejarah, SD ini berdiri sejak 1935, jauh sebelum Republik Indonesia berdiri.

“Saat ini, usianya sudah-86 tahun, menjadi destinasi pendidikan unggul dan berkemajuan di era revolusi industri 4.0 menuju era society 5.0. Mengembangkan iman dan takwa (imtak), ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), dan keterampilan di bawah Kurikulum Nasional, Kurikulum Internasional dari Cambridge University untuk bahasa Inggris dan Kurikulum Ciri Khusus Muhammadiyah,”pungkas, Jatmiko kontributor terbaik pertama tahun 2020.

Kontributor, Jatmiko.

Senin, 19 April 2021

SOLO –  Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta, Tridjono angkat bicara memperbolehkan anak didik untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, dengan syarat Orang Tua mengizinkan dan beberapa persyaratan, Sabtu (17/4/2021).
 
“Kata kuncinya terpenuhi semua daftar ceklist (periksa) sesuai protokol Kesehatan dan diperbolehkan Pemkot Solo dan Dinas Pendidikan. Jika orang tua tidak mengizinkan, siswa mengikuti pelajaran secara daring,” ujar Tridjono saat sidak mendadak dan monitoring tentang kondisi kebersihan sekolah meliputi halaman, ruang kelas, toilet dan ruang yang lainnya. 

Tridjono menekankan, untuk mulai belajar tatap muka mendapatkan persetujuan komite sekolah atau perwakilan orang tua, ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, toilet bersih layak pakai, sarana cuci tangan pakai air mengalir dengan sabun, hand sanitizer dan disinfektan.

“Gerakan 5 M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi untuk berinteraksi. Siswa berangkat dan pulang diantar orang tuanya sendiri,”imbuhnya.

Humas Satgas Covid-19, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jatmiko mengatakan penerima vaksin tanggal 8 April 2021 sebanyak 37 guru karyawan terbagi menjadi 6 rumah sakit. RS Oen Kandangsapi, RS Brayat Minulya, RS Kustati, RS JIH, RS Onkologi, dan RS GM Soelastri.

“alHamdulillah, terima kasih. Sudah divaksin siap PTM. Guru karyawan kami telah di vaksinasi Covid-19 pertama dan diberi sertifikat vaksinasi. Separuhnya yang belum vaksin menunggu antrian jadwal, sebanyak 34 guru karyawan termasuk di dalamnya Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti,” ungkap Jatmiko. 

Masih pandemi, sekolah tak tiadakan kegiatan Ramadhan. Hanya saja kegiatan diisi pembelajaran diisi sesuai jadwal, Senin-Kamis pukul 08.00 – 12.00 WIB, setelah salat Dhuhur guru karyawan tadarus bersama 10 menit. Selama Ramadhan, kegiatan Ekstrakurikuler (ekskul) tetap berjalan.

“Hari Jum’at pukul 08.00 – 11.00, Guru karyawan melaksanakan kultum program Wakasek AIK berupa kirim berupa voice kepada peserta didik melalui Wali kelas maksimal pukul 17.00 WIB sebelum berbuka puasa. hal hal yang lain belum tercantum akan diatur kemudian hari sesuai instruksi dinas dan persyarikatan,”pungkasnya.

Humas, Jatmiko.

Selasa, 14 Juli 2020

SOLO – Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta gelar serah terima pemanfaatan pembangunan pengembangan sekolah.

Penyerahan ini dilakukan oleh ketua panitia Jaka Prasetya melalui kepala sekolah Hj Sri Sayekti bertempat di aula sekolah sehat, (Senin, 13 Juli 2020).
"Atas nama pihak pertama menyerahkan pemanfaatan pembangunan pengembangan sekolah SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta tahun 2020 kepada pihak kedua meliputi perbaikan sarana lomba sekolah sehat tingkat nasional, perbaikan bangunan lantai 1-3, kamar mandi, kabel, pembuatan ruang kepala sekolah baru, ruang tunggu tamu, atap hall dan lain sebaginya," tutur Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Surakarta, Drs H Tridjono.

Tridjono menambahkan peningkatan mutu pendidikan khususnya pada tingkat sekolah dasar harus ditunjnag oleh sarana dan prasarana yang memadai.
Kebutuhan peningkatan kualitas sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor penunjang dalam rangka peningkatan pendidikan dan kesehatan baik peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.

"Kita harus memiliki 6 ketepatan baik sisi administrasi, waktu, kualitas atau spek, pajak, anggaran dan tidak punya hutang," ujarnya.

Pandemi virus corona (Covid-19) berpengaruh terhadap kegiatan manusia sehari. Tak luput dunia pendidikan. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) yang seharusnya tatap muka, diubah jadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Memanfaatkan kemajuan teknologi telekomunikasi.
“Di antara sifat Muhammadiyah mengindahkan segala hukum, undang-undangan, peraturan, serta dasar dan falsafah negara yang sah,” ucapnya dalam sambutan dan pembinaan.

Kepala sekolah unggulan dan rujukan, Hj Sri Sayekti MPd menyampaikan pihak kedua menerima penyerahan pemanfaatan pembangunan pengembangan dari pihak pertama untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Kegiatan pengadaan dan pemeliharaan bertujuan untuk mencapai hasil belajar maksimal optimal di semua jenjang, ruang kelas yang layak dan kondusif yang muaranya terciptanya kenyamanan dalam proses KBM dengan adanya keindahan, kebersihan sekolah, dan 4 M yaitu memengaruhi, menggerakkan, mengembangan serta memberdayakan semua potensi warga sekolah,” Ujar Sayekti.
Acara ini disaksikan dan disahkan oleh ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta, Drs H Tridjono, Drs H Supraptono MPd, HM Arifin Turmudzi, Drs H Harminto,  Ketua Komite Sekolah Drs H Trijono dan tim 12 pimpinan sekolah.

Humas, Jatmiko.

Sabtu, 11 Juli 2020

SOLO – Memasuki tahun ajaran baru 2020/2021 SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Jawa Tengah terapkan protokol kesehatan saat pengambilan bahan pembelajaran di tengah pandemi Covid-19 yang akan dimulai tanggal 13 Juli 2020.

Akan tetapi memutuskan untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak dilakukan dengan tatap muka, melainkan melalui online.
Sekolah telah siap perangkat seperti face shiled (pelindung wajah), masker, alat pengukur suhu tubuh (termometer) bagi para guru dan karyawan serta mempersiapkan diri menyambut tatanan normal baru di lingkungan sekolah.

"Sekolah belum akan dibuka meskipun tahun ajaran mulai tanggal 13 Juli.  Tetap PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) terarah terukur di dukung modul pembelajaran. Di awal tahun ajaran barunya masih tetap di rumah," kata Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko, Jum’at (10/7/2020).
Prinsipnya edukasi harus memenuhi kecakapan tematik, kecakapan literasi, kecakapan karakter, dan lifeskill.

Muatan inilah yang harus dijabarkan dalam metode pembelajaran baru agar tetap tersampaikan baik sisi kognitif, afektif, sosial, maupun psikomotorik, yang disesuaikan dengan usia anak

“Pengalaman belajar di rumah saat awal pandemi kemarin merupakan awal dari adaptasi, dan sekolah telah merancang kegiatan variatif agar anak tidak bosan di tahun ajaran baru, karena sentuhan kehadiran pendidik tidak akan tergantikan teknologi,” tambah Jatmiko.
Sementara untuk proses pengambilan modul, pihaknya menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Orangtua siswa sebelum masuk areal sekolah wajib dicek suhu tubuhnya  dan harus cuci tangan di tempat yang telah disediakan, juga wajib mengenakan masker, menerapkan pola physical distancing atau jaga jarak.

Untuk menghindari terjadinya kerumunan, maka waktunya diatur. Untuk hari Kamis, 9 Juli 2020 kelas 1 pukul 07.30 sampai 09.00, kelas 2 pukiul 10.00-11.30, kelas 3 pukul 12.30 – 14.00 WIB.
Sedangkan untuK kelas IV, V dan VI hari Jum’at, 10 Juli 2020  dari kelas IV pukul 07.30 – 09.00, kelas V pukul 10.00 – 11.30 dan kleas VI pukul 12.30 – 14.00 WIB.

“Daftar isi pembelajaran buku paket tematik tema 1, buku Bahasa inggris (Cambridge), buku bahasa jawa, PAI, Kemuhammadiyahan, PJOK, Matematika, Bahasa Arab, Modul dan mengembalikan buku raport kesehatan, serta kencleng surga lazismu,” jelas Tri Yuniarti wali kelas IIC.
Humas, Jatmiko.

Senin, 30 Maret 2020

Andi Arfianto, ( Guru kelas V SD Muhammadiyah PK Kottabarat sedang memandu pembelajaran online )

SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta menggelar angket daring terhadap orang tua siswa berkaitan dengan efektivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) secara online yang kini dilakukan sekolah tersebut. Kegiatan angket mengambil responden terhadap 480 orang tua siswa.

“Angket dilakukan  untuk mengetahui efektivitas kegiatan belajar mengajar secara online, sekaligus menjadi dasar pengambilan kebijakan pembelajaran online berikutnya” jelas Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Muhamad Arifin di Solo, Senin (30/3/2020).

Arifin mengemukakan, dari jumlah tersebut, 74.7% atau 359 orangtua yang merespon. Dari data ini secara rinci kelas I sekitar 97.6%, kelas II sekitar 95%, kelas III sekitar 64.3%, kelas IV sekitar 64.7%, kelas V sekitar 63.2%, dan kelas VI sekitar 55.9%.

Lebih lanjut Arifin mengungkap, pertanyaan pertama tentang efektivitas kegiatan yang diadakan sekolah, sekitar 49% menyatakan sudah efektif. Sedangkan 38% menjawab cukup efektif. Kemudian 11,9% menjawab belum efektif.

Pertanyaan kedua, apakah siswa sudah mempunyai handphone (HP) sendiri, sekitar 31% menjawab sudah punya. Sedangkan 43% menjawab belum punya. Sisanya 25.6% menggunakan HP bersama saudara atau pinjem orang tua mereka.

Pertanyaan ketiga, dalam mengerjakan tugas apakah dengan pendampingan, sekitar 14.5% mengerjakan tugas dengan mandiri. Sedangkan 71.4% mengerjakan tugas dengan didampingi orang tua atau saudaranya. 14% mengerjakan tugas masih menunggu orang tua pulang dari kerja karena menggunakan HP orang tua.

Pertanyaan keempat, apa yang dilakukan setelah selesai mengerjakan tugas, sekitar 12.2% menjawab istirahat. Kemudian 23.9% lebih asyik main HP. Dan anak-anak lebih banyak melakukan aktivitas lain sekitar 63.7%.

“Dari data tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran model daring sudah efektif, karena mayoritas siswa belum mempunyai HP sendiri, maka dalam mengerjakan tugas masih banyak yang didampingi karena menggunakan HP orang tuanya. Namun setelah selesai mengerjakan tugas lebih banyak akitifitas lain dan main HP dari pada istirahat,” ungkapnya.

Arifin melanjutkan bahwa sekolah selalu berupaya mengambil kebijakan berbasis data sehingga parameter ketercapaiannya menjadi jelas. "Kami tidak ingin kebijakan sekolah sifanya satu arah hanya dari sekolah saja karena bisa jadi tidak nyambung dengan harapan orang tua, sehingga riset angket daring ini menjadi salah satu solusi untuk meminimalkan kesenjangan tersebut," pungkasnya.

Muhamad Arifin / Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta 081329718196

Sabtu, 28 Maret 2020

SOLO -  Sekolah Rujukan Nasional Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta mengubah Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diperpanjnag hingga 13 April 2020 terkait antisipasi pandemi penyebaran COVID-19 yang semakin tidak terkendali. 

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 528/III.4.AU/A/2020 Tentang Pemberitahuan Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19 yang diterbitkan pada Kamis (26/3/2020) dan ditandatangi oleh Kepala Sekolah, Hj Sri Sayekti MPd.
Adanya surat edaran tersebut dibenarkan oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko.

“Betul. Surat Edaran tentang Kegiatan Belajar Mengajar, mohon Orang Tua aktif mendukung dan selalu berkomunikasi dengan wali kelas masing-masing,” kata Jatmiko saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2020).
Berdasarkan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam masa darurat, juga surat edaran Nomor 443.26/531 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Layanan Pendidikan tertanda tangan Kepala Dinas Etty Retnowati, SH. MH. 
Sekolah  meminta Orang Tua memantau kegiatan ibadah, belajar, menjaga kesehatan dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah.

Agar anak tetap nyaman belajar, dan semakin harmonis anak bisa di ajak berfikir positif,  pahami, membuat jadwal bersama, ciptakan suasana menarik, dan orang tua hebat adalah oarang yang mau terus belajar terlibat dan mendampingi.
“PAT dan ujian sekolah/ US siswa kelas VI ditiadakan. Kegiatan diatur menyesuaikan dinas dan yayasan apabila ada perubahan akan disampaikan kemudian,” tertulis dalam surat edaran.

Jatmiko mengatakan teknis belajar jarak jauh yang digunakannya ada yang memakai google classroom, google form, e-learning, zoom, live IG, rumah belajar Pustekkom Kemendikbud RI dan telegram.

Setiap guru mata pelajaran menggunakan ruang tersebut untuk mengajar dan memberikan tugas bagi para siswa.
 “Teknisnya sama seperti belajar seperti biasa, hanya saja tidak tatap muka. Siswa belajar melalui soal dan materi pembelajaran yang diberikan guru, dalam situasi darurat seperti ini yang penting anak bisa terkondisikan satu waktu dalam kegiatan,” kata Jatmiko.

Instruksi pemerintah untuk stay at home dan physical distancing, Rasya Muhannad Athaya kelas IIB dengan Wali Kelas Dwi Suparwanto mengaku tetap semangat belajar setiap tugas yang diberikan.

“Asyik sekali, untuk tugas online ada yang menggunakan zoom meeting dan google form,”ucapnya.

Humas, Jatmiko.

Jumat, 21 Februari 2020


SOLO - Ciri abad 21 menurut Kemendikbud, tersedianya informasi dimana saja  dan kapan saja, adanya implementasi penggunaan mesin atau komputasi, mampu menjangkau segala pekerjaan secara otomatisasi dan bisa dilakukan dari mana  saja  dan kemana saja.

E-Learning diklaim mempunyai sejumlah kelebihan bila dibandingkan dengan sistem belajar offline, di antaranya menghemat waktu belajar, biaya, serta lebih efektif.

Pesatnya perkembangan teknologi menuntut adanya penyesuaian, salah satunya penerapan sistem E-Learning dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Dengan sistem ini, pemberian materi pelajaran dilakukan secara online.
Wakil Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Ketelan bidang Humas, Jatmiko mengatakan, program E-Learning telah dicanangkan sejak 2 tahun lalu dan semakin menarik bagi siswa.

"Dengan E-Learning siswa mampu menggali materi pelajaran lebih luas dan dalam. Karena materinya dapat di-upload di server. Siswa juga bisa lebih kreatif dan inovatif," ujar Jatmiko, Kamis (20/2/2020).

Dan rencananya pertama kali sebanyak 140 siswa kelas VIABCD Ujian Ciri Khusus Al Islam, Kemuhammadiyahan dan bahasa Arab (ISMUBA) tahun 2019/2020 berbasis komputer/Smartphone.

Berdasarkan Ketentuan Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 170/KTN/I.4/F/2019, dan surat edaran dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PWM Jawa Tengah tertanda tangan Ketua Dr H Iwan Junaedi MPd beserta Sekretaris Dr H Karnadi Hasan MPd.

Tri Yuniarti Ssi SPd Wali Kelas 5C menambahkan, Penggunaan web sdmuh1.net untuk assesmen aspek kognitif atau pengetahuan untuk tema 7 subtema 1.

Ada kemudahan dengan cara mendengar, melihat atau membaca. Yang pasti, metode E-Learning siswa menjadi lebih tertarik untuk belajar.

"Kegiatan E-Learning ini untuk semua kelas. Tadi anak-anak mengerjakan soal evaluasi secara on line melalui Dasbord tugas pada menu E Learning, soal meliputi 5 muatan pelajaran setiap mupel diberi batas waktu 10 menit," kata Tri.
Fahreza Luthfi Althafany, mewakili siswa kelas 5C yang jumlahnya sebanyak 30 menuturkan, penerapan E-Learning membuat belajar menjadi lebih praktis dan lebih mudah.

Sehingga banyak waktu, bisa digunakan untuk berdiskusi dengan teman-teman membahas materi yang diberikan guru.

"Mudah agak deg-degan karena ada batas waktunya, latihan disiplin. Kita semakin tertantang lebih mendalam karena bisa melakukan eksplorasi dalam materi digital," tandas Siswa Berkemajuan yang sehari-hari dipanggil Affan.

Humas, Jatmiko.

Selasa, 24 Desember 2019

Metode dalam pembelajaran tahfiz MA Muhammadiyah adalah dengan metode Giza, sebuah metode yang ditemukan oleh Dr. Ibrahim Amin beliau adalah salah satu ulama Al-Azhar Mesir dan merupakan Guru Tahfiz Teladan Internasional yang telah berhasil mendidik 9 anak-anaknya menjadi penghafal Al-Qur'an. 
Secara singkat dalam metode ini menggunakan teknik Talqin antara guru dengan siswa secara terbimbing. Menghafalkan ayat-ayat baru bersama dalam pencapaian target, sehingga tidak ada istilah siswa menghafalkan mandiri sendiri saat proses KBM.
MA Muhammadiyah mencanangkan target 6 juz dalam 6 semester, target ini merupakan target luar biasa bagi sekolah yang masih mengadopsi kurikulum dari pemerintah. 
Dengan metode Giza seperti yang telah disebutkan di atas, sebuah metode yang sudah terbukti secara Internasional mudah-mudahan sanggup mewujudkan canangan target yang telah di tetapkan oleh Madrasah. Untuk melihat video "klik" Gambar di bawah ini :
https://youtu.be/jRkf7ORUjr8

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat

Surakarta (Solo)

Imsak--:--
Subuh--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Mengambil jadwal Surakarta...

Sumber jadwal: API MyQuran

Kalender

Jam

Berita Umum

Berita Terbaru Majelis

Memuat berita terbaru...

    Lihat semua berita

    Posting Populer

    Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

    Informasi


    Kalender Islam

    Kalender Hijriyah

    Unduhan

    >> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
    >> Instrumen Data Sekolah 2021
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
    >> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
    >> Materi 1 BLC
    >> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
    >> Materi 2 Web Editor (BLC)
    >> News Template
    >> Pro News Template
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
    >> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
    >> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
    >> Instrumen Sekolah 2015
    >> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
    >> Menambah Header di Blog (Blogger)
    >> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
    >> Materi 5 BLC ( CMS )
    >> Tutorial CMS Balitbang
    >> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
    >> Materi 8 Cloud Storage
    >> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
    >> Materi 9 Pembuatan Header Website
    >> Blangko PPDB 2016 / 2017
    >> Pengantar PPDB 2016 / 2017
    >> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
    >> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
    >> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
    >> Materi Google Form atau Formulir Online
    >> Materi Desember 2016
    >> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
    >> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
    >> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
    >> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
    >> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
    >> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
    >> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
    >> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
    >> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
    >> Pelatihan SPMU
    >> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
    >> Instrumen Data Sekolah 2019
    >> Rekaman Irama Nahawand
    >> Blangko RKAS 2021
    >> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Syarat Pengajuan SK Yayasan
    >> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
    >> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
    >> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
    >> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
    >> BLANGKO RKAS 2022/2023
    >> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
    >> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
    >> Form Isian Data 2022 / 2023
    >> Logo Musyda 2023
    >> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
    >> SYARAT DAPODIK 2023
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2
    >> DAFTAR PCM 2022 - 2027
    >> Badan Hukum Muhammadiyah 2024
    >> Maklumat PP Muhammadiyah Ramadhan 1447 H / 2026 M
    >> JADWAL WAKTU SHOLAT BULAN RAMADHAN 1446 H / 2025 M
    >> Logo Milad Muhammadiyah 113
    >> Kode Indeks Surat Muhammadiyah
    >> Pembuatan E-KTAM dan Tata Cara Klaim
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah">Sewa Gedung Pusdiklat Dharmo Tjahjono

    Pengunjung

    Statistik kunjunganDiperbarui otomatisCounter pengunjung dan tampilan halaman