Tampilkan postingan dengan label AIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AIK. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Februari 2022

Keterangan foto : Guru dan tenaga kependidikan melaksanakan khataman al qur’an dengan khusyuk

SMP Muhammadiyah 8 Surakarta gelar kegiatan khataman Al Qur’an dan buka puasa sunnah Senin-Kamis dengan tema “Bersama AL Qur’an Kita Siapkan Generasi Qur’ani yang Berakhlakul Karimah”. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan di Mushola Istiqomah pada Kamis sore. (27/01/2022).

Kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin tim Al Islam dan Kemuhammadiyah (AIK) SMP Muhammadiyah 8 Surakarta, sebagai penutup rangkaian program One Day One Juz dan pembiasaan puasa sunnah Senin-Kamis setiap bulan.  Selain itu juga sebagai ajang mempererat tali silaturahmi guru dan tendik. 

Nazmah S.Ud. selaku Wakil Kepala Sekolah Al Islam menyampaikan bahwa tim AIK selain memiliki program untuk siswa-siswi, wali murid, juga memiliki program untuk guru dan tenaga kependidikan SMP Muhammadiyah 8 Surakarta . Jadi dalam rangka untuk membumikan al Qur’an salah satu dengan program One Day One Juz. Kegiatan ini dengan cara membagikan kartu setiap awal bulan dan melakukan khataman setiap akhir bulan. Khataman Al Qur’an dilaksanakan bersamaan dengan acara buka puasa bersama.

Keterangan foto : Guru dan tenaga kependidikan nampak penuih syukur menikmati hidangan berbuka puasa

“Mengingat bahwa bulan Ramadhan tinggal menghitung hari, ini menjadi momen yang sangat luar biasa untuk mempersiapkan puasa dan menggiatkan tadaruz Al Qur’an. Sehingga saat Ramadhan dating kita sudah siap.” Imbuh beliau.

Kegiatan ini dimulai pukul 15.30 WIB. Rangakaian acara dimulai dengan pembukaan, sambutan-sambutan, tilawah qur’an, khataman al qur’an, motivasi kepala sekolah, buka puasa bersama, dan ditutup dengan sholat berjamaah.

Nazmah, S.Ud. juga mengungkapkan ucapan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah meramaikan acara buka puasa bersama dan khataman ini, semoga pada kesempatan ini semakin erat hubungan silaturrahmi.

Jumat, 31 Desember 2021

Di penghujung tahun 2021 SMP Muhammadiyah 8 Surakarta mengadakan Gebyar Sekolah Penggerak. Dalam gebyar Sekolah Penggerak terdapat tiga agenda inti yaitu Gelar Karya Proyek Profil Pelajar Pancasila, Deklarasi Sekolah Anti Perundungan, dan Munaqosah Tahfidz Juz 1, 28, 29, 30. Agenda tersebut dilangsungkan pada tanggal 29-31 Desember 2021.

Sebagai salah satu pelaksana sekolah penggerak, SMP Muhammadiyah 8 Surakarta memiliki tugas untuk mengadakan pameran profil pelajar Pancasila. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan kemarin Rabu (28/12) dengan lancar dan tertib. Banyak sekali rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, salah satu acara pembuka yang menarik adalah sambung ayat.

Sambung ayat ditampilkan oleh empat peserta didik SMP Muhammadiyah 8 Surakarta di antaranya yaitu Hanifah, Nurul, Salman, dan Fiqran dengan materi surat Al-Mulk. Setelah mengucap salam-taawudz-basmalah, Hanifah memulai dengan ayat pertama Al-Mulk, disambung oleh Nurul, dilanjutkan Salman, selanjutnya Fiqran, dan berulang-ulang hingga surat Al-Mulk selesai. Setelah itu, Nurul mengambil posisi maju ke depan menampilkan pidato bahasa Arab dengan tema Perguruan Muhammadiyah. Penampilan mereka sebenarnya merupakan 'selingan hiburan'. Hiburan yang jarang disaksikan orang banyak ini sebenarnya tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi dan menginspirasi kental dengan nuansa islami.

 "Acara Proyek Profil Pelajar Pancasila ini menyesuaikan dengan nilai-nilai Pancasila, salah satunya adalah beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Salah satu usaha tim AIK dalam mewujudkan nilai beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia ialah dengan mendekatkan peserta didik dengan Al-Quran. Selain belajar membaca, peserta didik diajak untuk menghafalkan Al-Quran. Alhamdulilah di sekolah ini sudah mulai tercetak bibit hafidz-hafidzah. Maka di acara ini kami tampilkan para pionir tahfidz di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta untuk memotivasi dan menginspirasi teman-teman yang lain", ungkap Nazmah, S.Ud. selaku Waka Al Islam dan Kemuhammadiyahan SMP Muhammadiyah 8 Surakarta.


Kamis, 16 Desember 2021

Keterangan foto : Salah satu peserta didik maju ke depan dan mempraktikkan gerakan wudhu.

Pelaksanaan PAS 1 di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta telah usai sejak Kamis (9/12) minggu lalu. Agenda yang diadakan di jeda semester gasal ini adalah Halaqah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang berlaku bagi seluruh peserta didik dan Uji Kompetensi IT (UKOMIT)  bagi peserta didik kelas IT. Halaqah AIK ini dilaksanakan dari hari Selasa (14/12) hingga hari Kamis (16/12). Sesuai nama agenda yang diadakan yaitu ‘halaqah’, peserta didik akan dikelompokkan menjadi kelompok-kelompok kecil didampingi dua pengampu. Adapun yang menjadi pengampu halaqah ini adalah seluruh guru dan tenaga kependidikan SMP Muhammadiyah 8 Surakarta.

Ada beberapa materi yang disampaikan kepada peserta halaqah yang dimulai dari pukul 07.30 hingga 09.00 WIB. Materi tersebut di antaranya tadarus surat pendek juz amma, tata cara wudhu dan shalat fardhu yang disertai simulasi dan praktik bersama. Setelah itu barulah peserta didik melaksanakan halaqah Al-Quran sesuai dengan capaian masing-masing. Setelah kegiatan ini selesai para peserta didik bisa langsung meninggalkan lingkungan sekolah dan pulang ke rumah masing-masing.

“Tujuan utama diadakannya halaqah AIK adalah agar peserta didik melaksanakan praktik ubudiyyah di bawah pendampingan pengampu. Dengan adanya praktik ubudiyyah, pengampu dapat membenahi dan menguatkan gerakan dan bacaan wudhu dan sholat peserta didik. Harapannya dengan adanya agenda ini kualitas ibadah peserta didik akan menjadi lebih baik dari yang sebelumnya,” ungkap Waka Al-Islam dan Kemuhammadiyahan SMP Muhammadiyah 8 Surakarta, Nazmah, S.Ud. Rabu (15/12).

Agenda ini dipilih sebagai ganti class meeting yang biasanya diadakan di jeda semester. Mengingat kondisi pandemi yang belum juga berakhir, dikhawatirkan dengan adanya class meeting akan sulit mengondisikan peserta didik untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, praktik ubudiyyah memang sangat diperlukan sebagai bekal peserta didik dalam melaksanakan ibadah sehari-hari.

Sabtu, 11 Desember 2021

Tim Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) SMP Muhammadiyah 8 Surakarta mengordinasi setiap kegiatan yang bernuansa keislaman di sekolah. Kegiatan-kegiatan keislaman ini selalu digalakkan mengingat sekolah ini memiliki motto “Sekolah Islami Bebas Zonasi.” Kegiatan tersebut di antaranya halaqah tahfidz, percepatan baca al-quran (Perbaqu), halaqah iqra’, munaqosah tahfidz, dan masih banyak kegiatan lain yang ditujukan kepada siswa. Tidak hanya siswa, guru juga memiliki program keislaman yang dilaksanakan yaitu one day one juz, puasa sunnah senin kamis, halaqah gutendik, dan lain sebagainya. 

Hari jumat merupakan hari yang istimewa bagi umat muslim di berbagai belahan dunia. Di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta pun ada kegiatan-kegiatan yang bertujuan memuliakan hari jumat. Salah satunya adalah kotak infaq yang diletakkan di depan musholla Istiqomah. Seluruh warga sekolah yang ingin menyumbangkan sebagian hartanya untuk kepentingan bersama dapat berinfaq di waktu tersebut. Adapun dasar pelaksanaan kegiatan ini ialah surat Saba’ ayat 39 yang artinya “...Dan barang apa saja yang kamu naf kahkan/infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.”

“Program infaq jumat memang sudah berjalan sejak lama. Dahulu sebelum terjadinya pandemi setiap hari jumat pengurus IPM akan mengelilingi kelas dengan membawa kotak infaq dan mempersilakan bagi siswa yang ingin berinfaq. Ini adalah upaya pembiasaan infaq bagi siswa dari sekolah. Namun selama pandemi infaq hanya ditujukan untuk guru dan tenaga kependidikan SMP Muhammadiyah 8 Surakarta,” ungkap Waka Al-Islam dan Kemuhammadiyahan SMP Muhammadiyah 8 Surakarta, Nazmah, S.Ud, Jumat (10/12).

Sejauh ini hasil infaq yang terkumpul dialokasikan untuk penunjang kegiatan AIK. Agar bernilai jariyah, uang tersebut digunakan untuk menunjang sarana-prasarana AIK seperti pengadaan iqra, al quran, dan meja belajar untuk halaqah di musholla. Selain untuk sarana prasarana, sebagian uang infaq juga digunakan untuk bantuan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) atau biaya penilaian akhir semester (PAS) bagi siswa yang membutuhkan.

Sabtu, 04 Desember 2021

Keterangan foto : Foto bersama asatidz dan asatidzah bersama wali siswa setelah prosesi launching Rumah Qur'an, Jum'at (3/12)
 
Rumah Quran wali siswa SMP Muhammadiyah 8 Surakarta adalah program yang dibentuk oleh tim Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Program ini merupakan fasilitas yang diupayakan sekolah kepada wali siswa yang ingin belajar lebih dalam mengenai Al Quran. Dengan adanya Rumah Quran, tim AIK berharap agar Al Quran membumi di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta di mana Al Quran tidak hanya dipelajari oleh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik tetapi juga wali siswa.

Hari ini (3/12) dimulai pukul 08.30 WIB telah berlangsung launching Rumah Quran di Musholla Istiqomah SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Mengusut dari sejarahnya, program Rumah Quran sebenarnya sudah ada sejak Agustus 2020. Diadakannya launching Rumah Quran ini adalah untuk menyambut kehadiran wali siswa baru dari kelas 7 yang mulai bergabung dengan Rumah Quran. Launching pagi hari ini beragendakan tahsin surat Al-Fatihah dibimbing oleh Ustadz Muhammad Setya Wicaksono. Setelah serangkaian acara launching berakhir dilanjutkan dengan tes baca Al Quran untuk memetakan kemampuan baca Al Quran peserta Rumah Quran.

“Tujuan kami dengan adanya Rumah Quran adalah untuk membumikan Al Quran di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Kami terus mengusahakan guru dan murid SMP Muhammadiyah 8 Surakarta fasih dalam membaca Al Quran. Ternyata itu saja belum cukup. Kami merasa orang tua juga perlu dilibatkan dalam hal ini sehingga upaya membumikan Al Quran dapat tercapai,” ungkap Nazmah, S.Ud selaku Koordinator AIK dalam launching Rumah Quran yang mengusung tema ‘Bersama Al Quran Kita membangun Peradaban’, Jumat (3/12).

Kegiatan Rumah Quran dilaksanakan secara rutin setiap hari jumat ba’da dzuhur pukul 13.00 WIB. Nantinya wali siswa akan mempelajari Al-Quran secara klasikal. Berbekal dari hasil pemetaan yang dilakukan sebelumnya, peserta Rumah Quran akan menerima materi sesuai dengan kompetensi baca Al-Quran yang belum dikuasai. Nantinya akan ada asatidz SMP Muhammadiyah 8 Surakarta yang memimpin kegiatan tersebut.

 

Keterangan foto: Pelaksanaan program Halaqah Qur’an Guru dan Tendik pada Jumat, 3 Desember 2021

Membaca Al Qur’an merupakan salah satu kompetensi yang wajib dimiliki oleh guru dan tenaga pendidikan di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Kompetensi inilah yang mendukung terwujudnya sekolah Islam yang berbasis Al-Qur’an. Mengingat bahwa membaca Al Qur’an adalah kewajiban seorang muslim apalagi seorang pendidik, SMP Muhammadiyah 8 Surakarta membuat program Halaqah Qur’an Guru dan Tendik. 

Program ini telah terlaksana kurang lebih dua tahun sebagai salah satu usaha agar guru dan tendik dapat membaca Al Qur’an dengan baik dan benar. Untuk mencapai tujuan tersebut, dibentuklah halaqah atau kelompok kecil. Setiap kelompok ini akan dibimbing oleh salah satu guru agama dari tim Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).

“Program ini sebagai bentuk ikhtiar atau fasilitas dari tim AIK untuk pembekalan ilmu Al Qur’an bagi guru dan tenaga kependidikan. Bekal inilah yang nanti menjadi ladang mencari ilmu untuk guru dan tendik sekaligus modal mengampu halaqah peserta didik,” ungkap Wakil Kepala Sekolah Al Islam dan Kemuhammadiyahan SMP Muhammadiyahan 8 Surakarta, Nazmah, S.Ud. Jum’at (3/12) Program ini dilaksanakan setiap hari Jumat dari pukul 07.00 sampai 08.00 WIB. Adapun rangkaian kegiatan dalam program ini dimulai dengan membaca surat Al Fatihah dan beberapa ayat secara bersamaan. Setelah itu, secara bergilir guru atau tendik membaca ayat demi ayat. Apabila terdapat kesalahan tajwid atau makhorijul huruf, guru pembimbing akan langsung mengoreksi kesalahan bacaan. Tidak hanya sampai di situ, pembimbing setiap kelompok akan memberikan materi mengenai tajwid dan makhorijul huruf.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan selama kegiatan pembelajaran membaca Al Qur’an berlangsung, guru atau tendik yang kurang menguasai tajwid tidak merasa malu untuk bertanya dan mempelajari cara membaca Al Qur’an yang baik dan benar.

Kamis, 11 November 2021

Solo. Kamis pagi, 11 November 2021 nampak geliat aktivitas pagi warga SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta. Mengawali aktifitas sebelum pelajaran dimulai, tiap-tiap tim kelas mulai dari kelas X,XI, dan XII menyapa siswa dengan program-program penguatan AIK (Al-Islam Kemuhammadiyahan) baik secara daring maupun tatap muka terbatas di kelas.

Beragam program penguatan AIK terjadwal setiap hari di setiap kelasnya. Program-program tersebut antara lain tahfidz, tahsin, khitobah siswa, motivasi guru, penguatan bimbingan konseling dan kajian khusus keputrian rutin menghiasi aktivitas siswa di sela waktu sebelum pelajaran kurikuler dimulai.Seperti yang terlihat pagi ini, kegiatan siswa kelas X adalah khitobah siswa, siswa memberikan tausiyah bertema keistimewaan membaca Al-Qur’an. Khitobah siswa ini memberikan ruang kepada siswa untuk aktualisasi dalam bidang Tabligh. 

Siswa kelas XI pun berkegiatan pagi dengan diisi bimbingan psikologi berupa konseling oleh BK. Tema yang disampaikan terkait kecerdasan manusia. Sebagai kader Muhammadiyah, siswa harus mengenal potensi diri untuk dikembangkan agar bermanfaat. Inilah urgensi materi motivasi tentang kecerdasan disampaikan kepada siswa kelas XI.

Sementara itu, siswa kelas XII pun berkegiatan pagi untuk membangkitkan semangat siswa. Pagi itu, siswa kelas XII sharing bersama dan motivasi bersama guru. Dalam materi motivasi yang disampaikan guru, tema tantangan perubahan menjadi materi sharing. Ilustrasi yang diberikan terkait “kampung warna” menjadi media untuk memahami arti sebuah perubahan. Hikmah yang dapat diambil adalah perlu ada keberanian untuk keluar dari zona nyaman agar kebaikan dan kebahagiaan tercipta.

Setyawan Purwanto, salah satu guru SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menyatakan bahwa kegiatan “sapa pagi” ini memang dirancang untuk membangun karakter siswa yang progresif. Ini menjadi salah satu program penguatan di bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) dalam pembinaan siswa di sekolah, ujarnya.

Rabu, 22 September 2021

SOLO – Tak hanya setiap bulan suci Ramadhan, di Program Sekolah Penggerak, Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta yang berlokasi di Jalan Kartini 1, di tengah pandemi Covid-19 digelar kuliah tujuh menit (Kultum) dan baca Qur’an sebelum digelar shalat Dzuhur berjama’ah di hall sekolah sehat, Selasa (21/9/2021).

Bapak ibu guru karyawan dikarenakan pagi tidak dapat digunakan untuk kultum dan mengaji karena menyambut anak-anak datang ketika PTM. Memutuskan pelaksanaan kultum diundur pada waktu sebelum shalat pukul 11.15 WIB, bapak ibu guru karyawan hadir di hall sekaligus sholat dzuhur berjamaah. 

“Hari ini dimulai dengan pembawa kultum ibu Tri Yuniarti sesuai jadwal,” ujar Waka AIK Ahmad Syaifudddin, MPd.

Kultum siang itu, Tri Yuniarti SSi SPd mengupas tips mengatasi kegalauan. Diawali sebuah pertanyaan, pernahkah mengalami galau, gelisah, gundah? Turu ra jenak, mngan ra enak. Tentunya dengan galau hati kita merasa tidak enak. Gundah-gulana, ini ada dua keadaan.

Keadaan yang pertama, karena ada sebab. Keadaan yang kedua karena tidak ada sebab. Keadaan yang pertama karena terlalu menginginkan sesuatu, terlebih ketika hati kita menginginkan dunia, entah harta, kedudukan atau perkara lain. Hati kita akan menjadi gundah-gulana dan galau apalagi disaat kita tidak berhasil.

“Maka dari itu jangan sampai keinginan kita yang terbesar adalah kehidupan dunia,” tutur Tri Yuniarti.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Barangsiapa ambisi terbesarnya adalah dunia, maka Allah akan cerai-beraikan urusannya, Allah jadikan kefaqiran di depan matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali sesuai apa yang telah ditetapkan baginya (HR. Ahmad).

Galau yang kedua, galau yang datang tiba-tiba tanpa sebab. Hal ini disebabkan dari dosa atau kita pernah berbuat dosa dan memikirkan dosa. Apa yang kita lakukan ketika galau? Banyak berdzikir kepada Allah, memperbanyak baca qur’an, banyak mendekatkan diri kepada Allah Swt, jangan mengadu kepada Allah, dan mengadulah kepada Allah.

“Disaat kita ditimpa kegalauan, gundah gulana, segera kita obati dengan hal-hal yang diajarkan Allah dan rasulnya,” pesannya.

Humas, Jatmiko.

Senin, 19 April 2021

SOLO –  Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta, Tridjono angkat bicara memperbolehkan anak didik untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, dengan syarat Orang Tua mengizinkan dan beberapa persyaratan, Sabtu (17/4/2021).
 
“Kata kuncinya terpenuhi semua daftar ceklist (periksa) sesuai protokol Kesehatan dan diperbolehkan Pemkot Solo dan Dinas Pendidikan. Jika orang tua tidak mengizinkan, siswa mengikuti pelajaran secara daring,” ujar Tridjono saat sidak mendadak dan monitoring tentang kondisi kebersihan sekolah meliputi halaman, ruang kelas, toilet dan ruang yang lainnya. 

Tridjono menekankan, untuk mulai belajar tatap muka mendapatkan persetujuan komite sekolah atau perwakilan orang tua, ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, toilet bersih layak pakai, sarana cuci tangan pakai air mengalir dengan sabun, hand sanitizer dan disinfektan.

“Gerakan 5 M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi untuk berinteraksi. Siswa berangkat dan pulang diantar orang tuanya sendiri,”imbuhnya.

Humas Satgas Covid-19, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jatmiko mengatakan penerima vaksin tanggal 8 April 2021 sebanyak 37 guru karyawan terbagi menjadi 6 rumah sakit. RS Oen Kandangsapi, RS Brayat Minulya, RS Kustati, RS JIH, RS Onkologi, dan RS GM Soelastri.

“alHamdulillah, terima kasih. Sudah divaksin siap PTM. Guru karyawan kami telah di vaksinasi Covid-19 pertama dan diberi sertifikat vaksinasi. Separuhnya yang belum vaksin menunggu antrian jadwal, sebanyak 34 guru karyawan termasuk di dalamnya Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti,” ungkap Jatmiko. 

Masih pandemi, sekolah tak tiadakan kegiatan Ramadhan. Hanya saja kegiatan diisi pembelajaran diisi sesuai jadwal, Senin-Kamis pukul 08.00 – 12.00 WIB, setelah salat Dhuhur guru karyawan tadarus bersama 10 menit. Selama Ramadhan, kegiatan Ekstrakurikuler (ekskul) tetap berjalan.

“Hari Jum’at pukul 08.00 – 11.00, Guru karyawan melaksanakan kultum program Wakasek AIK berupa kirim berupa voice kepada peserta didik melalui Wali kelas maksimal pukul 17.00 WIB sebelum berbuka puasa. hal hal yang lain belum tercantum akan diatur kemudian hari sesuai instruksi dinas dan persyarikatan,”pungkasnya.

Humas, Jatmiko.

Rabu, 17 Juni 2020

SOLO – Sekolah Dasar (SD) Rujukan Nasional Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jawa Tengah, bertindak cepat membentuk Satuan Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19.

Hal itu diputuskan dalam rapat koordinasi pencegahan penyebaran Covid-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda, bahkan kian merajalela, Senin (15/6/2020).

Rapat digelar di aula sekolah sehat, dipimpin Kepala Sekolah Sri Sayekti dan dihadiri Wakil kepala bidang Kurikulum SW. Winarsi, Kesiswaan Imam Priyanto, Sarpras Jaka Prasetya, AIK Ahmad Syaifuddin, Tim IT, Bendahara dan Bum’s.
Satgas Percepatan Pencegahan Covid-19, diketuai Imam Priyanto, Wakil Ahmad Syaifuddin, Sekretaris SW. Winarsi, Indriyani, Bendahara Ria Susanti, Puji Rahayuningsih.

Teknis lapangan Hafid Sinung E, Baruno Nasution, Sarpras Jaka Prasetya Winursito, Sosialisasi Danardono Sri Pamungkas, Lilik Haryono, juru bicara Wakil Kepala bidang Humas, Jatmiko, Tim kesehatan Nurtiningsih, Kantin Iin Tri Mayasari dan Eny Khusnul Hotimah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah Sri Sayekti menjelaskan, untuk pencegahan penyebaran Covid-19, pusat komandonya adalah Usaha Kesehatan Sekolah yang mengutamakan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat merupakan proritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran.
"Adanya satgas ini, memperkuat bagaimana tahun pelajaran 2020/2021 dan harus mengikuti aturan pemerintah serta persyarikatan, apabila belum zona hijau kita akan daring terlebih dahulu," ujarnya, ditemui di kantor lantai satu usai melepas 140 siswa kelas VI secara online, Senin (15/6/2020).

Selain Satgas kata dia, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center Kota Surakarta dan puskesmas Stabelan.

"Kita akan intensifkan pelatihan daring, pembuatan modul, membentuk tim Information Technology (IT), meningkatkan kualitas belajar dari rumah (BDR), menentukan teknologi, media sebagai bahan pembelajaran yang terarah dan terukur berbasis internet seperti Whatsapp, Google Classroom, Google Meeting, Webex, Zoom, Schoology dan Radio Pendidikan Solo Belajar," katanya.
Tim gugus tugas sekolah memastikan SOP sekolah, mengisi ceklist kesiapan, memastikan lembar monitoring, pengawasan protokol kesehatan, memastikan fasilitas sekolah dalam keadaan bersih dan sehat dengan disinfektan sesudah sesudah dan sebelum pembelajaran.

Ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, toilet bersih, sarana cuci tangan air mengalir, akses layanan kesehatan, area wajib masker, punya thermogun (pengukur suhu tubuh tembak dan membuat kesepakatan bersama komite satuan pendidikan terkait.
“Apabila ditemukan warga sekolah dengan gejala influenza dan suhu badan 38°C ke atas, tim gugus tugas merekomendasikan untuk yang bersangkutan tidak mask sekolah dan dipulangkan, koordinasi MDMC dan layanan kesehatan yang ditunjuk,”Pungkas Juru bicara, Jatmiko.

Humas, Jatmiko.

Kamis, 07 Mei 2020

SOLO – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta mendukung imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar pembayaran zakat, termasuk zakat fitri dan zakat mal, dipercepat di awal Ramadhan.

Sebaran virus corona sulit dibendung telah membuat pemerintah mengambil berbagai keputusan pahit bagi masyarakat demi memutus mata rantai penyebaran virus.

Seperti social distancing, pshical distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau semi lockdown.

Dampaknya bahan pokok yang dimiliki semakin menipis sementara pemasukan bisa dianggap nihil  dan bisa jadi akan muncul isitilah “Orang Miskin Baru”.

Wakil Kepala Sekolah bidang al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), Ahmad Syaifuddin mengatakan pihaknya berbagi bertujuan membantu dan meringankan warga sekitar sekolah mengatasi dampak dari wabah virus corona dan menjalin hubungan kemasyarakatan untuk menjalin hubungan yang baik.

"Ke warga sebanyak 50 bungkus dan ke Lazismu Kota Solo 156 bungkus, sebagian zakat fitri akan dibagikan sebelum hari raya," kata Ahmad, saat dihubungi, Rabu (6/5/2020).
Menurutnya, Pembayaran tanpa kontak dengan Mustahik kuat dugaan menjadi maklum bersama. Yang jelas niat sudah tertanam untuk menjalankan syariat Islam di tengah wabah seperti ini.

"Besar harapan sekolah bisa membantu ketahanan pangan dengan tetap menjalankan syariat Islam yaitu zakat di tengah wabah terkhusus kota Surakarta dan Indonesia," lanjutnya.

Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti mengungkapkan, sekarang bagaimana kita kuatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat luas, ayo berzakat fitri dan zakat maal. Kantong mustahik sudah ada tinggal kita mendorong publik untuk berzakat dan berdonasi.

Zakat harta seperti yang dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah (Majmu` Fatawa, 4/456), mayoritas ulama mazhab seperti Imam Abu Hanifah, Imam Syafi`i dan Imam Ahmad mengatakan boleh untuk mengluarkan zakat harta sebelum sempurna haulnya asalkan jumlah nishab memang sudah terpenuhi.

Amal usaha Muhammadiyah (AUM) memiliki potensi zakat cukup besar. Dalam hal ini, Lazismu dapat dijadikan mitra strategis oleh amal usaha Muhammadiyah, seperti rumah sakit dan lembaga pendidikan tinggi, dalam menyalurkan sebagian dana sosial yang mereka miliki.
"al Hamdulillah, semoga menjadi penyempurna ibadah kita di bulan Ramadhan," Ujar Sayekti salah satu duta lazismu dan penerima penghargaan dari Lazismu Solo, Ahad(30/7/2017).

Humas, Jatmiko.

Sabtu, 03 November 2018

SOLO,- SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, memperkokoh pendidikan karakter religius dengan menyelenggarakan baitul arqam kelas 6 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Kegiatan dimulai sejak Jumat (2/11/2018) pagi dan berakhir Sabtu (3/11/2018).

Wakil Kepala Sekolah Bidang AIK, Ahmad Syaifuddin, S.Pd.I, mengatakan, kegiatan Baitul Arqom diikuti 156 siswa kelas enam dan 65 guru Karyawan.

Kegiatan tersebut, ditujukan untuk mengetahui, sejauh mana para peserta didik di era generasi milenial telah mengaplikasikan pelajaran yang telah diterimanya, dan salah satu jawaban menyiapkan peserta didik memiliki kepekaan, kemampuan, kecakapan, dan semangat juang dan memiliki integritas bertanggung jawab belajar kemandirian serta gembleng semangat.

"Kita ukur di kegiatan itu, apakah shalat mereka sudah betul sesuai HPTM (Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah), cara berwudunya, termasuk bacaan-bacaanya, hafalan surat pendek minimal 25 surat, praktik salat jenazah dan manasik haji untuk mewujudkan masyarakat islam yang rahmatan lil ‘alamiin" kata Ahmad.

Lebih lanjut Ahmad mengatakan, selain mengevaluasi pemahaman dan pengamalan agama para siswa, acara itu juga di malam hari dengan muhasabah atau evaluasi diri para siswa, apakah mereka sudah menjadi anak yang baik, sesuai dengan petunjuk agama.

"Muara Kegiatan Baitul Arqam ini untuk mengajak anak-anak memahami seberapa jauh tanggung jawab mereka sebagai seorang muslim, menjadi pelajar Muhammadiyah yang berjiwa Qur’ani, berakhlaqul karimah, berkarakter dan berkemajuan" katanya.

Adhipramana, salah satu peserta di sela-sela kegiatan, mengatakan saya senang mengikuti dan bermanfaat bagi hidup saya, misalnya praktik salat jenazah, apabila ada keluarga meninggal bisa mendirikan salat dan mendo’akan, semoga ditempatkan di surga. Perasaan mengikuti salat jenazah tidak merasa takut dan mendapat ilmu saat menghafalkan surat-surat pendek.

Kegiatan pembukaan berjalan sukses, menggembirakan dan dihadiri oleh Kepala Sekolah Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd., Dra. Hj. Nursyiam, M.Pd.I Pengawas PAI Korwil III, dan Drs. H. Tridjono Ketua Majelis Pendidikan Dasar Muhammadiyah Kota Surakarta.

Humas Jatmiko.`

Sabtu, 23 Desember 2017

Solo, Jawa Tengah, - Sekolah Pendidikan Karakter berbasis Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Workshop Evaluasi dan Perencanaan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Sekolah Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd pada Jum’at (22 Desember 2017) di Aula Sekolah. Pada sambutannya, ia berpesan agar Workshop kali ini mampu merumuskan kembali seperti apa Al Islam dan Kemuhammadiyahan, baik bagi siswa dan guru di dalam mengimplementasikannya untuk meningkatkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di kalangan warga sekolah sehingga maksud, visi, misi dan tujuan dapat terlaksana sebagaimana yang diharapkan.
“al Islam dan Kemuhammadiyahan adalah ciri khusus dan program unggulan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta untuk mengembangkan dan meneguhkan komitmen sebagai sekolah berciri khas berbasis agama yang ditopang dengan infrastruktur yang memadai untuk menanamkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di sekolah. Hendaknya mampu mendorong peningkatan prestasi peserta didik bidang AIK khususnya dengan cara yang mudah diterima dan dimengerti oleh warga sekolah dengan semangat baru pada umummnya,” ujarnya.
Baruno Nasution, S.Pd.I, selaku Ketua panitia mengatakan bahwa Workshop kali ini akan membahas tentang seluruh program kerja AIK kedalam matrik dan waktu pelaksanaan yang akan disesuaikan dengan kalender Pendidikan. “Workshop kali ini bertujuan untuk memonitoring dan Evaluasi program AIK serta perencanaan program AIK yang mensinergikan dengan manajemen tersistem dan terpadu,” tambahnya.
Pada kegiatan tersebut, menampilkan pembicara antara lain SW. Winarsi, S.Ag., S.Pd waka Kurikulum, Ahmad Syaifuddin, S.Pd.I., Waka AIK dan Sutrisno, S.Pd.I Staff Waka dengan peserta terdiri dari guru, karyawan  sebanyak 63 orang. Humas Jatmiko.

Ibu Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd. menyampaikan materi workshop

Peserta Antusias mengikuti workshop

Redaksi : SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta

Dokumentasi : SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Kalender

Jam

Berita Umum

Posting Populer

Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

Informasi


Kalender Islam

Kalender Hijriyah

Unduh - Download

>> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
>> Instrumen Data Sekolah 2021
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
>> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
>> Materi 1 BLC
>> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
>> Materi 2 Web Editor (BLC)
>> News Template
>> Pro News Template
>> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
>> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
>> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
>> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
>> Instrumen Sekolah 2015
>> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
>> Menambah Header di Blog (Blogger)
>> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
>> Materi 5 BLC ( CMS )
>> Tutorial CMS Balitbang
>> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
>> Materi 8 Cloud Storage
>> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
>> Materi 9 Pembuatan Header Website
>> Blangko PPDB 2016 / 2017
>> Pengantar PPDB 2016 / 2017
>> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
>> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
>> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
>> Materi Google Form atau Formulir Online
>> Materi Desember 2016
>> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
>> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
>> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
>> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
>> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
>> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
>> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
>> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
>> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
>> Pelatihan SPMU
>> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
>> Instrumen Data Sekolah 2019
>> Rekaman Irama Nahawand
>> Blangko RKAS 2021
>> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Syarat Pengajuan SK Yayasan
>> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
>> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
>> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
>> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
>> BLANGKO RKAS 2022/2023
>> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
>> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
>> Form Isian Data 2022 / 2023
>> Logo Musyda 2023
>> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
>> SYARAT DAPODIK 2023
>> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
>> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2
>> DAFTAR PCM 2022 - 2027
>> Badan Hukum Muhammadiyah 2024
>> Maklumat PP Muhammadiyah Ramadhan 1447 H / 2026 M
>> JADWAL WAKTU SHOLAT BULAN RAMADHAN 1446 H / 2025 M
>> Logo Milad Muhammadiyah 113
>> Kode Indeks Surat Muhammadiyah

Pengunjung

Flag Counter