Jumat, 24 Mei 2024

SOLO – SD Muhammadiyah 1 Solo di Jalan Kartini 1 Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa sejak dini melalui pembiasaan shalat Dhuha dan murajaah terkhusus dalam hal mengulang bacaan alquran, Jumat (24/5/2024).

Shalat Dhuha berjamaah menjadi kegiatan rutin sebelum anak -anak menerima pembelajaran yang lain. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman sekolah sehat tepat pukul 07.00 WIB. 

Shalat dilaksanakan berjamaah agar anak dapat melakukan ibadah secara istiqomah dan ajeg yang dimulai sejak di sekolah dasar. Selain itu dapat menanamkan  keimanan dan ketakwaan pada anak kekinian.

Kepala Sekolah Sri Sayekti mengatakan, shalat Dhuha berjamaah bagian dari kurikulum Ismuba Al Islam, Kemuhammadiyah, dan Bahasa Arab (Ismuba). Salah satu perbedaan dengan sekolahlain. 

Di sekolah yang berdiri sejak 1935 ini dan akan milad ke-89 dalam hal implementasi kurikulum Ismuba berbasis aktivitas dan program pembiasaan seperti salat Dhuha dan muraja’ah alquran.

“SD Muhammadiyah 1 Solo selalu melatih dan membiasakan salat dhuha dan membaca al quran bagi siswa dan guru,” ujarnya.

Program pembiasaan inilah yang nanti pada praktiknya semua warga sekolah terlibat. Lembaga pendidikan yang sudah banyak makan asam garam kehidupan. Selalu terdepan dalam kegiatan seperti Hizbul Wathan, Tapak Suci, kegiatan harian, doa harian, tahfiz, tahsin, dan sebagainya. 

Sri Sayekti di sisi lain berharap Ismuba akan menjadi pembelajaran yang bermakna dan menggembirakan. Artinya Ismuba akan menjadi praktik kehidupan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di luar sekolah.

Kedepannya akan terbangun generasi yang berbeda dengan sebelumnya karena mereka terbangun dari kebiasaan dari dalam sekolah dan juga luar sekolah. Ini adalah praktik keagamaan yang dijalankan, dilaksanakan, dan diamalkan.

“Insya Allah adanya Kurikulum Ismuba mampu memunculkan generasi yang unggul dalam prestasi dilandasi akhlakul karimah bersih sehat hijau dan lestari,” jelasnya.

Dengan taat beribadah punya modal paling mahal dalam hidup yakni selalu dekat dengan Allah dan nanti melahirkan kesalehan. 

“Maka selain taat beragama, adalah berakhlak mulia. Usaha  kita ini meniru nabi dalam berkata dan bertindak harus sebaik mungkin. Siswa sesuai janji pelajar Muhamamdiyah selalu berbuat baik kepada orangtua, guru dan sesama,” pungkasnya. 

Kontributor, Jatmiko.

SOLO – Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo menjadi narasumber yang diundang dalam Bimbingan Teknis Keamanan Pangan bagi Kader Keamanan Pangan Sekolah yang digelar Balai POM Surakarta di Front One Hotel Sragen Jl Brigjen Katamso No 37, Kebayan 1, Sragen Kulon, Kec. Sragen, Kabupaten Sragen, Rabu (22/5/2024).

Paparan pertama disampaikan Kepala Sekolah Sri Sayekti bertajuk Pentingnya Implementasi Keamanan Pangan di Kantin Sekolah.  Dia menyampaikan program kantin sekolah  sebagai bagian integral dari program sekolah secara keseluruhan sehingga dikelola oleh tim yang mendapat surat keputusan (SK) dari Kepala Sekolah. 

“Memiliki program kerja, sasaran, target,  standart operasional prosedur (SOP) yang baku. Dibina oleh Dinas kesehatan, Dinas Pendiikan, Badan pengawas obat dan makanan (BPOM). Lalu, bekerjasama dengan Fakultas Kesehatan dan fakultas kedokteran gigi (FKG UMS), STIKES Aisyah Surakarta, RS PKU Muhammadiyah Ska Gita Pertiwi, dan Ricolto Belgia,” terangnya.

Dia menambahkan, tujuan adanya kantin sehat ramah anak dimulai dari meningkatkan proses pembelajaran sebagai indikasi sekolah sehat, memiliki ketahanan pangan dan Kesehatan. Menciptakan kondisi sekolah yang baik, untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga di kemudian hari warga sekolah  dapat bertanggungjawab. 

“Dalam upaya-upaya menjaga kesehatan lewat penyediaan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA). Mengenalkan Konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman sehingga anak mengetahui dan membawa kepada keluarga keragaman konsumsi pangan,” harapnya.

Dihadiri langsung Kader keamanan pangan sekolah seperti Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sragen, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Tengah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen, Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Sragen, SD N Plupuh 2, Sragen, SD N Mojopuro 1, Sragen, SD N Jetiskarangpung 1, Sragen, SMP N 1 Sambungmacan, Sragen, MTS N 4 Sragen, SMA N 1 Gondang, Sragen, SMK Sakti Gemolong, Sragen, MAN 1 Sragen. 

Kepala Balai POM di Surakarta dalam sambutan yang dibacakan oleh Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda, Singgih Dwi Cahyo, S.Farm, Apt karena Kepala Balai POM berhalangan hadir sekaligus membuka bimbingan teknis tersebut menyampaikan salah satu tugas dan fungsi dari Balai POM di Surakarta adalah pemberdayaan dalam penyediaan pangan yang aman dan bermutu, termasuk Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS). 

Keamanan dan mutu produk pangan yang beredar di lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab bersama dari sekolah, penyedia PJAS di sekitar lingkungan sekolah dan OPD terkait, sedangkan pangan yang beredar di luar lingkungan sekolah membutuhkan peran dari orang tua dan kemandirian dari siswa.

“Oleh karena itu, kemandirian sekolah dalam penerapan keamanan pangan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah menjadi hal yang penting,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam mewujudkan kemandirian tersebut, perlu adanya Kader Keamanan Pangan Sekolah yang bertugas untuk melakukan pengawasan keamanan pangan dan penyebaran pesan keamanan pada komunitas sekolah. 

Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pada Kader Keamanan Pangan Sekolah terkait keamanan pangan dan mewujudkan kemandirian sekolah untuk melindungi diri daei peredaran PJAS yang tidak aman dan bermutu, perlu dilakukan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan untuk Kader Keamanan Pangan Sekolah.

Setelah Bimtek, Kader akan mendapatkan sertifikat dari BPOM dan selanjutnya agar meneruskan ilmu yang diperoleh kepada komunitas sekolah dan mempraktikkan keamanan pangan. 

“Setelah ini, BPOM akan melakukan intervensi langsung ke 8 sekolah terpilih di Kabupaten Sragen, mulai dari pembinaan, pendampingan pemenuhan kriteria kantin sehat, sampling dan pengujian PJAS, dan akhirnya nanti akan diterbitkan Sertifikat Sekolah dengan PJAS bagi sekolah dengan penilaian yang memenuhi syarat,” pungkasnya.

Kontributor, Jatmiko.

SOLO – Membangun keluarga bahagia. Dengan membangun keluarga bahagia, mampu membuat anak merasa nyaman dan ini tips parenting terbaik disampaikan Wakil Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo Dwi Jatmiko SPdI MPd Gr CPS dalam Pengajian Pertemuan Wali Murid KB/TK Aisyiyah Kampung Sewu 1 Senin Pagi bersamaan Hari Kebangkitan Nasional, Senin (20/5/2024). 

Jatmiko menjelaskan, firman Allah tentang berbicaralah dengan tutur kata yang benar  dalam al-Quran surat An-Nisa' Ayat 9, Hendaklah merasa takut orang-orang yang seandainya (mati) meninggalkan setelah mereka, keturunan yang lemah (yang) mereka khawatir terhadapnya. Maka, bertakwalah kepada Allah dan berbicaralah dengan tutur kata yang benar (dalam hal menjaga hak-hak keturunannya).

Menurut dia, bertutur kata yang benar dan yang lembut, orangtua bisa menciptakan keluarga bahagia yang mendukung pertumbuhan emosional dan sosial anak, membantu mereka menjadi individu yang sehat dan bertanggung jawab. 

”Pada usia 0 sampai 7 tahun, orang tua baiknya menganggap anak sebagai raja. Artinya, seluruh pendidikan agama anak masih di bawah tanggung jawab Bunda dan Ayah. Jadi kalau memanggil anak harus disesuaikan interval suaranya,” kata alumni Pascasarjana UIN Raden Mas Said ini.

Rasulullah saw. telah memberikan teladan cara bergaul dan mendidik anak dengan lembut. Kewajiban kita selaku orang tua muslim adalah mencontohnya. 

“Tanpa kita sadari, kadang kita cenderung bersikap keras sehingga membuat anak-anak merasa takut. Dengan begitu, anak-anak pun akan tumbuh dengan hati yang keras sebagaimana orang tua mendidiknya,” katanya.

Lalu, Jatmiko memberikan gambaran bagaimana agar keluarga menjadi Bahagia, yaitu dengan adanya habituasi membaca al Quran bakda salat Manghrib dan subuh, makan minum dengan menucap basamallah. “Wahai anakku, apabila engkau makan, maka ucapkanlah ‘Bismillah’ dan makanlah dengan menggunakan tangan kanan serta ambillah hidangan yang terdekat darimu.” (HR. Thabrani)

Seorang anak pada dasarnya mempelajari sebagian besar nilai-nilai akhlak dari orang-orang yang dikaguminya. Karena itu, orang tua hendaknya bersikap lemah lembut dalam berinteraksi dengan anak-anaknya.

“Salah satu petunjuk ajaran Islam adalah bersikap lemah lembut kepada anak kecil. Disyariatkan mengikutkan anak kecil ke tempat-tempat ibadah, seperti Masjid, Langgar maupun Musholla. Anak suka smartphone karena responsif. Agar keluarga kita menjadi bahagia lahir batin ayo selalu responsif. Ada aksi, ada reaksi,” ungkapnya, sambil tersenyum. 

Kontributor, Jatmiko.

Jumat, 17 Mei 2024

SOLO – Budaya menghargai prestasi. Prestasi apapun yang diperoleh siswa, guru, karyawan sekolah harus selalu mendapat apresiasi dari warga sekolah, sehingga muncul semangat berprestasi dan budaya membicarakan prestasi di sekolah jadi kebahagiaan bersama.

Di era disruptif, setiap sekolah harus memiliki branding. Branding sekolah sangat penting, karena nantinya akan menjadi kekuatan dan pembeda dari masing-masing sekolah. Sekolah yang memiliki branding yang khas, nantinya dapat menarik minat masyarakat untuk masuk ke sekolah. 

Demikian pernyataan Wakil Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo bidang Humas Dwi Jatmiko MPd di lapangan sekolah sehat saat apel pagi pukul 06.45 WIB, Kamis (16/5/2024) 

“SD Muhammadiyah 1 Surakarta terkenal dengan SD Muh 1 Solo, dengan brandnya Sekolah Karakter Nasional, Sekolah Sehat, Kantin Sehat Ramah Anak tingkat nasional, Sekolah Penggerak, Sekolah Ramah Anak, Sekolah Adiwiyata, Sekolah Budaya, Sekolah Religius dan Sekolah Bersejarah yang berdiri sejak 1935,’ terangnya.

Jatmiko mengingatkan, semua orang adalah pemasar jasa Pendidikan. Maka, kegiatan terdokumentasi setiap kegiatan sekolah, gali keunikan sekolah, lalu publikasikan sekolah dengan postingan dan konten yang menarik namun tetap dalam etika pendidikan yang santun dan mengedukasi. 

“Terima kasih kolaborasi dan komunikasi antar warga sekolah terutama Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Al Islam, Sarpras, Kesiswaan yang telah mengirim foto untuk mengisi di sosial media seperti Facebook, Instagram, Youtube, Podcast, dan juga web,” ujarnya.

Dia menegaskan, guru karyawan berpakaian islami menjadi inspirasi gaya hidup. Penampilan guru dimulai dari cara berpakaian, riasan yang digunakan, aroma tubuh, hingga cara seorang guru saat berpapasan dengan siswa dan sesama guru. 

“Untuk itu guru sangat perlu terlihat fresh, wangi, dan bersemangat setiap datang ke sekolah. Keunikan guru. Hal ini berkaitan dengan attitude, keramahan, kedisiplinan, dan totalitas dalam bekerja serta bersosialisasi dengan sesama guru maupun orang tua siswa,” tegasnya.

Untuk berhasil mengkomunikasikan branding sekolah secara efektif. “Kita harus menentukan saluran apa saja yang akan kita gunakan. Mulai dari saluran yang bersifat offline ataupun online. Targetnya adalah ketercapaian target PPDB,” katanya.

Contoh saluran offline yang bisa digunakan dalam branding sekolah atau lembaga pemberitaan di media cetak, brosur, banner/spanduk, openhouse, perlombaan, seminar, pameran dan lain-lain.

Kontributor, Jatmiko.

SOLO – Berpijak dari  International Literacy Associatio, literasi merupakan kemampuan untuk mengenali, memahami, menafsirkan, menciptakan, mengkomputasi, dan berkomunikasi menggunakan symbol visual, auditori, dan digital mengenai topik lintas disiplin dan keilmuan.

Hal tersebut disampaikan Sri Martono Lanjar Sari, Guru Penggerak SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo pada kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) gugus 2 RA Kartini Korwil 3 Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta dengan tema Membangun Komunitas Belajar Literasi dan Growt Minset yang digelar di Hotel Sahid Jaya, Selasa (14/5/2024)

“Jadi mudahnya membaca menulis menyimak memirsa dan berbicara,” katanya.

Guru yang telah mengantongi sertifikat guru penggerak yang juga Staf Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum itu mengatakan, saat ini ada enam literasi, yaitu literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial dan literasi budaya dan kewargaan.

“Mari kita menguasai 6 Literasi Dasar yaitu Literasi Baca Tulis. Literasi Numerasi. Literasi Sains. Literasi Digital. Literasi Finansial dan Literasi Budaya dan Kewargaa,” ucapnya.

Menurut pemateri ketiga tersebut, guru yang paham literasi. Melaksanakan pembelajaran yang menguatkan kecapan literasi siswa. Mengembangkan kecakapan literasi dirinya. 

“Untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik pada sekolah dasar, diperlukan berbagai upaya yang komprehensif bagi guru dalam mengembangkan diri; diperlukan peta jalan pengembangan kompetensi literasi dan numerasi,” paparnya.

Sekarang, lanjutnya Guru merupakan pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada sekolah dasar.

“Literasi adalah kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalahdan mengembangkan kapasitas individu agar dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat,” tambahnya.

Sri Martono menjelaskan bahwa Kompetensi Literasi adalah kemampuan Guru untuk mendampingi peserta didik dalam mengakses, menggunakan, menafsirkan, dan mengomunikasikan informasi dan ide melalui berbagai teks sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. 

Sementara itu, Numerasi adalah kemampuan berpikir untuk menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dalam berbagai jenis konteks yang relevan dengan individu. 

“Maka, Kompetensi Numerasi adalah kemampuan Guru untuk mendampingi peserta didik dalam mengakses, menggunakan, menafsirkan, dan mengomunikasikan informasi dan ide matematika untuk mengelola berbagai situasi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya sambil tersenyum.

Kontributor, Jatmiko.

Rabu, 15 Mei 2024

SOLO – Direktorat Jejaring Pendidikan Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) Republik Indonesia menggelar kegiatan kajian nilai-nilai integritas besok hari Selasa, 14 Mei 2024 pukul 09.00 – 16.00 WIB di Ruang Rapat Lantai 16, Gedung Merah Putih KPK, Jl. Kuningan Persada Kav. 4 Setiabudi, Jakarta Selatan.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo Sri Sayekti yang menjadi salah satu narasumber kajian itu mengatakan, sebagai sekolah penggerak dan karakter tingkat nasional bersiap dapat hadir secara langsung ke KPK pada tanggal tersebut untuk mengikuti diskusi bersama dengan pakar dan praktisi lainnya. 

"Terima kasih Direktorat Jejaring Pendidikan Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) Republik Indonesia yang telah memberi kesempatan untuk sharing berbagi praktik baik terkait integritas di satuan Pendidikan Penilaian terhadap Variabel dan Indikator Pembentuk Integritas Individu, beserta pengukurannya," kata Sayekti saat ditemui awak media, Senin (13/5/2024).

Salah satu pembentuk indicator integritas adalah terobosan inovasi M1Smart Card dan berbuah penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI). Penghargaan ini bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakorda)pada Jumat, 9 November 2022.

Penyerahan penghargaan diberikan di Ruang Birawa Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Kav 71-73, Pancoran, Jakarta Selatan. Dihadiri langsung oleh Ketua KPK Komjen Pol (Purn) Drs Firli Bahuri Msi.

Selain untuk presensi, M1Smart Card ini bisa dipakai untuk transaksi pembayaran (cashless) di badan usaha milik sekolah (BUMS), kantin sehat ramah anak, infaq, kunjungan UKS, hingga perpustakaan.

“Smart card ini terkoneksi dengan aplikasi di gadget yang bisa diakses setiap saat. Inovasi pemanfaatan teknologi berupa kartu pintar bernama M1Smart Card, yang mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan disiplin warga sekolah,” ujarnya sambil tersenyum.

Kontributor, Jatmiko.

Rabu, 08 Mei 2024

SOLO – Sepuluh teknik menyusun materi ceramah. Hal tersebut disampaikan alumni pelatihan Da’i dan manajemen dakwah periode 19-27 April 2024 Batch 4 yang digelar oleh Aslam Edutama Pusat Pendidikan dan Pelatihan Profesional Wadah Pengemmbangan Profesi dan Kompetensi Diri dengan SK Kemenkum HAM: AHU 045503.AH.01.30 Tahun 2023.

“Alhamdulillah, telah menerima sertifikat materi pelatihan da’i dan manajemen dakwah. Instruktur pelatihan  Ustaz Agus Salam SHI CWC CDAI CMED CDCT CTR. Materi sangat berkesan tentang sepuluh teknik menyusun materi ceramah. Sesuai amanah guru harus belajar sepanjang hayat dan bergembira belajar dengan siapapun,” ujar Dwi Jatmiko, sambil tersenyum, Rabu (8/5/2024).  

Jatmiko menuturkan, pada prinsip 1 kenali jamaah kita. Maka, tentukan tujuan ceramah. Tentukan tema dan pokok materi. Buat struktur ceramah. Gunakan bahasa yang jelas dan menarik. Berikan contoh dan ilustrasi. Interaktif dan partisipatif. Gunakan bantuan visual. .

“Perhatikan waktu dan durasi, lalu yang ke sepuluh tutup dengan kesimpulan,” jelasnya.

Dia menjelaskan pahami siapa jama’ah kita. Pertimbangkan latar belakang, kebutuhan, dan minat mereka. Ini akan membantu kita dalam menyusun materi yang relevan dan menarik bagi mereka. Tentukan dengan jelas tujuan dari ceramah kita. Apakah Anda ingin memberikan informasi, menginspirasi, mengajak jama’ah bertindak, atau menciptakan pemahaman baru?

“Tentukan tema umum ceramah dan identifikasi pokok-pokok materi yang akan disampaikan. Pastikan materi tersebut terkait erat dengan tujuan ceramah dan kebutuhan jama’ah,” tekannya.

Dia menuturkan, teknisnya dalam gunakan struktur yang jelas, seperti pendahuluan, isi, dan kesimpulan. Pendahuluan sebaiknya mencakup poin-poin kunci, isi ceramah membahas materi secara sistematis (kerangka materi), dan kesimpulan merangkum pokok-pokok utama. 

Misal dengan judul tidak semua amal diterima. Maka pednahuluannya Qs. Al-Kahfi [18]: 104 penyesalan orang kafir di akhirat.  “Siapa yang melakukan suatu perbuatan (ibadah) yang bukan urusan (agama) kami, maka dia tertolak”. (HR. Muslim). Do’a subuh Nabi minta amal yang diterima (amalan mutaqabbalan) ini menunjukkan ada amal yang di tolak.

Kerangka isi materi imam Qs. Az-Zumar [39]: 65, al Ikhlas Qs. Al-Bayyinah [98]: 5, Ittiba’ Qs. Ali Imran [3]: 31 dan Istiqomah Qs. Al-Hijr [15]: 99

 “Sebagai penutup. Ada empat hal yang harus kita lakukan agar amal kita tak sia-sia. Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua dan kelak kita dikumpulkam Kembali di dalam Jannah-Nya,” jelasnya. 

Kontributor, Jatmiko.

SOLO – Dalam rangka mendukung upaya untuk mewujudkan tujuan program Kota Cerdas Pangan di Kota Bandung, maka serangkaian kegiatan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. 

Sehubungan dengan hal tersebut Tim Centre of Local Excellence – COLE Universtas Katolik Parahyangan Bandung yang selama ini memberikan dukungan untuk Kota Cerdas Pangan Kota Bandung, melakukan studi tiru praktik kantin sehat ramah anak di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Selasa (7/5/2024).

“Mengapa studi tiru ke SD Muhammadiyah 1 Ketelan? Karena menurut kami pengelolan kantin di sini luar biasa bagusnya. Kami berdecak kagum sejak kami datang ke sekolah ini. Bagaimana kondisi kantin, dapur. Kami merasa luar biasa belajar banyak praktik-praktik baik yang ada di sekolah. Mereka menyediakan e-money untuk anak-anak,” kata Dr Theresia Gunawan saat berbincang dengan Jurnalis di Aula Sekolah Sehat.

Theresia menyampaikan ada beberapa poin penting yang akan ditiru dari sekolah yang berdiri sejak 1935 ini, di antaranya tentang kriteria yang diterapkan untuk mewujudkan kantin sehat sekolah. Standart Operasional Prosedur (SOP) Pengelolaan dan kelembagaan kantin sehat. Para pemangku kepentingan yang berperan dalam pengelolaan. Peran pemerintah setempat misalnya pemerintah kota, kecamatan, kelurahan

Dukungan kebijakan yang sudah ada. Tata Kelola keuangan kantin sehat sekolah. Penentuan menu makanan dan minuman yang dijual di kantin. Sistem pengawasan dan evaluasi standar kantin sehat sekolah. Lain-lain hal yang terkait dengan pengelolaan kantin sehat sekolah. 

“Setelah studi tiru hasilnya keren dan menginspirasi. Uniknya guru dan siswa makan di kelas untuk makan bersama. Suatu alat untuk merekatkan hubungan. Pengalaman yang tak terlupakan makan siang bersama selama 6 tahun. Sekolah ini menjadi panutan dan referensi untuk kota-kota lain di Indonesia bagaimana pengelolaan kantin sehat dan Saya mengundang sekolah-sekolah yang ada di Indoensia mari datang ke SD Muhammadiyah 1 Ketelan,” kata Theresia.

Hadir dalam acara ini Kepala Sekolah Sri Sayekti, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SW Winarsi, Tim Kantin Sehat Ramah Anak Eny Khusnul Khotimah, Tri Yuniarti, Dyah Ayu Ratnaningsih, Nurtiningsih, Kameramen Dany Fajar Kristanto SW, Direktur Program Gita Pertiwi Titik Eka Sasanti bersama tim, Ketua Badan Koordinator Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (BKUKSM) Hartoyo dan dipandu oleh Master of Ceremony (MC) Wakil Kepala Sekolah bidang Humas Dwi Jatmiko pemegang certified public speaking (CPS).

Kontributor, Jatmiko.

Senin, 06 Mei 2024

SOLO – Alumni standardisasi Da’I Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat Dwi Jatmiko SPdI MPd Gr CPS mengungkapkan pernyataan bahwa dirinya setuju bahwa selamatkan bumi air pertiwi, berjuang karena perintah ilahi.

Hal yang disampaikan Jatmiko saat mengisi ceramah dalam acara acara Halal Bi Halal Partai Ummat Kota Surakarta yang dihadiri DPD Partai Ummat (PU) se-Solo Raya besutan yang didirikan politikus senior Prof Dr Muhammad Amien Rais MA. Hadir juga sesepuh partai Ummat Asiyah Rais.

"Terima kasih saya diundang halal bi halal partai Ummat lewat mas Fahmi. Kebetulan sesama anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta," kelakar Jatmiko dalam acara yang digelar di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Darmo Cahyono di Margoyudan, Solo, Minggu (5/5/2024). 

Ini syarat-syarat partai ummat ingin membesar, sambung ustaz Jatmiko, Kalau partai Ummat ingin lebih besar maka harus silaturrahim ke pendiri partai Ummat yaitu Prof Dr Muhammad Amien Rais MA.

”Sering-seringlah berziarah. Pikiran kita ziarah bukan ke kuburan tapi silaturahmi ke umat dan masyarakat. Terjun ke umat dengan 4 peduli, peduli agama, peduli manusia, peduli lingkungan dan peduli sistem serta jangan lemah meninggalkan generasi yang lemah dalam berorganisasi,” katanya.

Dia menyitir firman Allah dalam Surat an-Nisa Ayat 9 yang artinya, “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”

Jatmiko berpendapat bahwa ayat tersebut bersifat umum. Bukan hanya lemah dalam sisi materi. Hal lain yang sangat penting untuk dikhawatirkan adalah meninggalkan generasi yang lemah dalam akidah dan ilmu pengetahuan tentang kepartaian.

“Tidak meninggalkan keturunan yang lemah ekonomi itu penting, tapi tidak lemah akidah kepartaian jauh lebih penting. Ikan membusuk dari kepala. Sebab kepala ikan di sini adalah sang pemimpin, sedang tubuhnya adalah mereka yang dipimpin, yang satu sama lain punya keterkaitan,” ungkapnya.

Kehidupan itu mengikat. “Kita sesama kader partai Ummat itu harus saling memaafkan. Partai itu harus tegak lurus seperti syahadat. Kita itu lemah dalam keteladanan. Ziaroh itu pikirannya jangan ke kuburan. Ngaji kita jangan terlalu eksklusif,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Ummat Kota Surakarta Tommy Bagus Mahendra menyatkan dalam sambutannya. “Hari ini adalah merupakan hari yang tepat untuk berkumpul saling memaafkan. Ini merupakan momentum yang istimewa. Semangat halal bi halal ini bisa kita bangun untuk menggapai keberkahan Allah SWT,” ujar Tommy.

Kontributor, Jatmiko

SOLO – Puncak Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berlangsung meriah di  depan kelas ABCD SD Muhammadiyah 1 Solo, Jawa Tengah, Jumat (3/5/2024).  

Siswa membawa produk masing-masing lengkap dengan logo dan label harga. Produk siswa  dikelompokkan menjadi 3 jenis yaitu makanan, minuman, dan asesoris. 

Masing-masing kelompok dimohon dapat membawa 1 Handphone (HP) untuk pendokumentasian per kelompok. Bagi kelompok minuman yang memerlukan es batu, es batu sudah disiapkan dari sekolah dalam kegiatan tersebut. 

Hal itu dikatakan Koordinator Wali Kelas 5ABCD Tri Yuniarti SSi SPd, bahwa siswa dari awal membuat gambar di kertas secara manual, lalu dilanjutkan dengan teknologi digital dengan aplikasi canva.  Hasil dari logo dari Canva dipresentasikan anak di depan kelas.  

“Puncak P5 SD Muhammadiyah 1 Solo diramaikan Market Day dengan tema kewirausahaan. Sebagai implementasi dari kegiatan projek P5. Logo yang dibuat anak di tempel dalam produk dan dijual. Itulah proses dari P5 dengan tema kewirausahaan,” ujarnya.

Rainar Aghnashindhu Kayyisa menjadi kelas seni atau Fase C yang jadi model jurnalis cilik menjelaskan makanan yang dijual semua enak.

“Terima wali kelas 5D bu Ruswardah atas bimbingannya dalam P5 kewirausahaan, mulai dari membuat logo hingga praktik di lapangan mereview minuman susu matcha. Saya gembira sekali dengan pembelajaran merdeka belajar berkelanjutan,” papar Aghnashindu.

Rusmawardah SPsi SPd guru kelas 5 menyampaikan bahwa dari zaman Ki Hajar Dewantara hingga era digital saat ini pendidikan terus berkembang dan adaptif. Ia mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional.  

“Selamat hari pendidikan nasional. Dari SD Muhammadiyah 1 Solo berharap semoga guru di manapun mampu menjadi pemimpin pembelajaran dengan menciptakan proses belajar mengajar yang aman, nyaman, dan menggembirakan,” ujar Rusmardah.

Melalui Merdeka Belajar, Rusma mengungkap, peserta didik kian hari semakin semangat dan berani berinovasi untuk menghadapi tantangan dunia nyata. "Terima kasih wali murid dan teman sejawat sudah menjadi penggerak perubahan dalam kemajuan pendidikan dan kebudayaan. Mari kita terus bergerak, lanjutkan, Merdeka Belajar," pungkasnya.

Kontributor, Jatmiko.

Jumat, 03 Mei 2024

Surakarta - SMK Muhammadiyah 4 Surakarta menggelar kegiatan Job Fair dan Edu Fair yang dilaksanakan pada hari jumat, 26 April 2024 di Halaman SMK Muhammadiyah 4 Surakarta yang beralamat Jl. Slamet Riyadi No.443, Pajang, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan salah satu program dari SMK Muhammadiyah 4 Surakarta yang bekerja sama dengan Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMK Muhammadiyah 4 Surakarta, Seluruh warga sekolah turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. 

Edu Fair diadakan guna menjembatani siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di pergurua tinggi yang tepat. Sedangkan, Job Fair bertujuan untuk membuka peluang karir bagi siswa lulusan SMK untuk memasuki dunia kerja. Edu Fair diikuti oleh Universitas swasta diantara lain adalah Universitas Aisyiah, Universitas Bina Informatika, Universitas Sahid Surakarta, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta, Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta, Universitas Duta Bangsa Sruakarta, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Politeknik Indonusa, dan Universitas Setia Budi. Edu Fair diikuti oleh Perseroan Terbatas (PT) diantaranya adalah PT INDOMARCO Prismatama, PT Phapros, dan PT Konimex, Klinik kecantikan Larissa Aesthetic Center dan Salon Neiya Muslimah dengan menggelar Stand yang telah disediakan oleh panitia. 

Kegiatan dari Edu Fair dan Job Fair selain itu juga sebagai pengenalan setiap perusahaan, Universitas, klinik, dan salon di masing-masing stand yang telah disediakan. Siswa dan pengunjung  dapat mengunjungi stand Edu Fair dan Job Fair yang telah disediakan. Selain itu, terdapat kegiatan lain yang memeriahkan acara Edu Fair dan Job Fair diantaranya adalah Interview Kerja dari PT INDOMARCO Prismatama, penampilan dari Universitas yang mengikuti Edu Fair, penampilan dari Guru SMK muhammadiyah 4 Surakarta, dan penampilan dari PR IPM SMK Muhammadiyah 4 Surakarta.  Kegiatan Edu Fair dan Job Fair ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa mengenai pekerjaan dan perkuliahan agar siswa memiliki planning setelah lulus sekolah, selain itu agar siswa dapat memiliki peluang karir bagi siswa lulusan SMK untuk memasuki dunia kerja.

SOLO – Sebanyak 650 siswa mulai dari kelas 1ABCD hingga kelas 6ABCD SD Muhamamdiyah 1 Solo, Jawa Tengah mengenakan pakaian adat saat mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kamis (2/5/2024) pagi. 

Upacara digelar di gelar di halaman sekolah sehat berlangsung pada pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB. 

Kepala Sekolah Sri Sayekti mengatakan pakaian adat yang dikenakan berasal dari seluruh daerah di Indonesia baik dari Aceh hingga Papua bertajuk ‘bergerak bersama, lanjutkan merdeka belajar’. 

“Kita rayakan hardiknas siswa dan sebanyak 72 guru kenakan pakaian adat untuk membangun generasi emas Indonesia yang unggul dilandasi akhlakul karimah bersih sehat hijau dan lestari,” kata Sri Sayekti.

Menurut Sayekti, mengenakan pakaian adat, sekaligus menanamkan kepada anak untuk mencintai budaya sendiri yang muaaranya untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebinekaan global.

“Mari kita lanjutkan merdeka belajar. Agar anak-anak tumbuh baik budi pekertinya. Menjaga kearifan lokal bumi Nusantaranya. Mampu berbicara lantang di kancah global. Menjadi generasi pembelajar yang sesuai dengan nilai-nilai moral dan berpegang teguh pada agama dan keyakinan. Menjaga kebhinnekaan dan rasa saling menghormati dalam bingkai Pancasila,” kata Sayekti.

Tidak hanya upacara bendera hari Senin selalu ada pengumuman siswa prestasi berbagai lomba. Selena Shofa Salsabilah Amandany sebagai Juara 1 Kumite 25 Kg dan Juara 1 Kata perorangan pra usia dini putri dalam kejuaraan Kota Lemkari Surakarta. 

Lalu, Naura Maritza Setya Rizky peraih medali emas pada mata lomba Matematika Olympic Ahmad Dahlan (Olympicad) VII tingkat Nasional di Bandung. Meisha Malya Aditya peraih medali perak pada mata lomba Majalah Sekolah Tunas Melati kegiatan Olympicad. Ardhan Zeeya Tohar peraih medali perunggu pada mata lomba Ismu In English kegiatan Olympicad. Nabilah Urbi Dhia Syarafana peraih medali perunggu pada mata lomba News Reading In English Olympicad. 

Kemudian, Faeyza Bayanaka K juara 2 Matematika SD grand final Cendikia Surakarta. Dan Faiza Adzkiya Titian Hidayat meraih juara 1 sains tingkat karesidenan Solo, juara 1 Bahasa Inggris tingkat karesidenan Solo dan harapan 1 Bahasa Inggris tingkat Jawa Tengah dan Yogyakarta.

“Selamat atas prestasinya yang telah diraih. Saya menyaksikan perjuangan anak-anak bersama teman-temannya dan guru pembinbingnya dalam mempersiapkan mengikuti berbagai lomba. Baik akademik maupun non akademik," pungkasnya.

Kontributor, Jatmiko.

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Kalender

Jam

Berita Umum

Posting Populer

Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

Informasi



Kalender Islam

Kalender Hijriyah

Unduh - Download

>> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
>> Instrumen Data Sekolah 2021
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
>> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
>> Materi 1 BLC
>> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
>> Materi 2 Web Editor (BLC)
>> News Template
>> Pro News Template
>> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
>> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
>> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
>> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
>> Instrumen Sekolah 2015
>> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
>> Menambah Header di Blog (Blogger)
>> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
>> Materi 5 BLC ( CMS )
>> Tutorial CMS Balitbang
>> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
>> Materi 8 Cloud Storage
>> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
>> Materi 9 Pembuatan Header Website
>> Blangko PPDB 2016 / 2017
>> Pengantar PPDB 2016 / 2017
>> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
>> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
>> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
>> Materi Google Form atau Formulir Online
>> Materi Desember 2016
>> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
>> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
>> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
>> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
>> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
>> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
>> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
>> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
>> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
>> Pelatihan SPMU
>> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
>> Instrumen Data Sekolah 2019
>> Rekaman Irama Nahawand
>> Blangko RKAS 2021
>> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Syarat Pengajuan SK Yayasan
>> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
>> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
>> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
>> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
>> BLANGKO RKAS 2022/2023
>> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
>> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
>> Form Isian Data 2022 / 2023
>> Logo Musyda 2023
>> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
>> SYARAT DAPODIK 2023

Pengunjung

Flag Counter