Tampilkan postingan dengan label PJJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PJJ. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Desember 2021

Keterangan foto: Pengawas memberikan motivasi dan pengingat kepada peserta PAS 1 untuk mengerjakan soal dengan jujur.

PAS 1 di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta kini (9/12) dinyatakan usai. Setelah sembilan hari berkutat dengan soal-soal PAS 1 akhirnya siswa-siswi dapat bernapas lega. Selain faktor kelancaran selama prosesi PAS 1 berlangsung, penting juga kiranya memperhatikan nilai karakter kejujuran kepada siswa selama PAS 1 mengingat pandemi covid-19 ini karakter kejujuran siswa terasa redup. Tidak dipungkiri, lamanya pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai ganti pembelajaran tatap muka (PTM) ini menyebabkan guru kurang leluasa dalam mengarahkan siswa-siswi yang belajar dari rumah. 

Nilai kejujuran merupakan nilai yang sangat penting untuk diajarkan kepada setiap siswa di sekolah. Nilai ini bisa dipupuk baik saat pembelajaran di dalam kelas maupun di luar kelas. Adanya pendekatan pembelajaran yang berbasis qurani dan pengingat tentang pentingnya kejujuran yang disampaikan secara berulang dan terus-menerus bisa diupayakan oleh para guru. Penanaman nilai kejujuran kepada siswa bertujuan agar siswa mampu memahami pentingnya berperilaku jujur dalam setiap aspek kehidupan. Kejujuran merupakan modal penting bagi siswa untuk menjadi penerus generasi bangsa yang unggul.

Selama PAS berlangsung, siswa yang melaksanakan ujian secara luring akan didampingi oleh pengawas. Pengawas di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta sebelum mempersilakan siswa mengerjakan soal tentunya akan memberikan pengingat dan motivasi kepada siswa untuk mengerjakan PAS dengan jujur. Siswa diminta untuk mengerjakan soal secara mandiri, tidak mencontek, tidak bertanya atau bekerja sama dengan temannya, dan tidak mencari jawaban dari google atau sumber lainnya. Tidak cukup hanya di awal, apabila di tengah proses pengerjaan ada yang mengobrol maka pengawas akan mengingatkan. Pengawas juga sesekali berkeliling untuk memastikan siswa mengerjakan soal dengan baik. Proses yang dilakukan secara berulang ini diharapkan mampu membantu siswa untuk berusaha jujur dalam mengerjakan soal ujian. 

“Guru maupun tenaga kependidikan yang menjadi pengawas PAS 1 di kelas memang perlu mengoptimalkan kinerjanya selama PAS berlangsung. Sebelum proses pengerjaan soal berlangsung, pengawas perlu untuk mengingatkan siswa untuk mengerjakan soal dengan jujur. Saya rasa juga mengawasi dari meja guru saja belum cukup, sesekali pengawas perlu berkeliling dan menghampiri anak-anak. Hal ini juga tidak bisa dilakukan sekali dua kali karena penanaman karakter memang harus kontinu untuk mendapatkan hasil yang diinginkan,” papar Nazmah, S.Ud selaku Waka Al Islam dan Kemuhammadiyahan SMP Muhammadiyah 8 Surakarta, Kamis (9/12).

Kamis, 09 Desember 2021

Refleksi terbimbing merupakan media untuk mendokumentasikan perasaan, gagasan, pengalaman, serta praktik baik yang telah selesai dilakukan. Melalui kegiatan tersebut, siswa dan guru akan terdorong untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Seperti yang dilakukan kelas V SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, secara terbimbing siswa melakukan refleksi bersama gurunya, Selasa (8/12/21). Kegiatan ini dilakukan setelah selesai Penilaian Akhir Semester (PAS) I dan diagendakan setiap semester sekali.

Menurut Andi Arfianto, guru kelas V, model refleksi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah model 4F(Facts, Feelings, Findings, Future). 

"4F merupakan model refleksi yang dikembangkan oleh Dr. Roger Greenaway yang diterjemahkan menjadi 4P, yaitu Facts atau Peristiwa, Feelings atau perasaan, Findings atau pembelajaran, dan Future atau penerapan," ungkapnya.

Teknisnya, siswa diminta untuk menuliskan refleksi yang dimulai dari tahap peristiwa. Mereka menuliskan pengalaman saat mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) maupun pembelajaran tatap muka (PTM), terkait hambatan atau permasalahan yang dialami saat mengikuti pembelajaran dan solusi untuk mengatasinya.

Langkah kedua, siswa menuliskan perasaan yang dirasakan saat mengikuti kegiatan pembelajaran dan alasannya. Ketiga, siswa menuliskan pemahaman terkait materi pembelajaran yang sudah didapatkan, apakah bisa memahami secara utuh atau hanya sebagian saja. Terakhir, siswa menuliskan tindakan untuk perbaikan setelah belajar dari peristiwa atau pengalaman yang sudah didapatkan. 

"Tahapan selanjutnya, siswa menempelkan hasil refleksi tertulis di papan yang sudah disiapkan oleh guru secara bergantian," imbuh Andi.

Melalui kegiatan refleksi terbimbing tersebut, Andi berharap bisa melatih dan mengasah keterampilan siswa dalam menulis dan menyampaikan gagasan reflektif.

Muhamad Arifin / Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta 081329718196

Jumat, 26 November 2021

Solo, 25 November 2021. Dalam rangka Hari Guru Nasional, SMP Muhammadiyah 1 Surakarta menginstruksikan kepada segenap Civitas akademika SMP Muhammadiyah 1 Surakarta baik guru, karyawan, peserta didik kelas 7,8,9 baik yang Pertemuan Tatap Muka (PTM) maupun yang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk mendengarkan Pidato HGN (Hari Guru Nasional) yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bapak Prof. Dr. KH. Haedar Nashir M.Si secara live YouTube. Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surakarta H.Ahmad Sukidi, S.ag, M.Pd menyatakan, “Kegiatan ini guna menguatkan kembali semangat Al Islam dan Kemuhammadiyahan khususnya bagi seluruh civitas akademika SMP Muhammadiyah 1 Surakarta”. 

Prof. Dr. KH. Haedar Nashir M.Si  pada Pidatonya menyampaikan “ Memperingati hari guru Nasional sebagai momentum penting untuk meneguhkan komitmen guru sebagai actor pendidik. Tidak pernah kenal lelah mendidik anak-anak Bangsa dengan beragam latar belakang dan masalah yang tidak ringan, tetapi tetap bermujahadah, bersungguh-sungguh penuh komitmen untuk terus mendidik akal budi anak-anak negeri untuk menjadi insan kamil, menjadi manusia yang utuh Iman dan takwanya, akhlak dan kepribadiannya, pikiran, ilmu, dan keahliannya sampai pada kebudayaan dalam perilaku sebagai insan yang berkeadaban mulia.

Siswa-siswi dan Guru yang hadir disekolah maupuan yang ada dirumah, mengikuti pidato Peringatan Hari Guru Nasional  dengan khidmat. Siswa siswi SMP Muhammadiyah 1 Surakarta juga mencatat pesan penting dari  Prof. Dr. KH. Haedar Nashir M.Si, sebagai bekal akhlak dan kepribadian sebagai Kader Bangsa.

(Humas-Frida)

Kamis, 11 November 2021

10 November 2021, SMA MUHAMMADIYAH 2 SURAKARTA mengadakan Upacara bendera dalam rangka memperingati hari Pahlawan. Hal ini dilakukan sebagai respon dari instruksi untuk melaksanakan upacara  di sekolah dengan tetap mentaati protokol kesehatan. Untuk itu, SMA MUHAMMADIYAH 2 SURAKARTA dengan tanggap menindak lanjuti instruksi tersebut.

Sebelumnya, selasa (9/10), Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan dibantu guru-guru yang lain, melatih siswa untuk menjadi petugas upacara. Mengingat minggu ini sekolah masih menerapkan PJJ  (Pembelajaran Jarak Jauh) dan juga PTM (Pembelajaran Tatap Muka) maka diputuskan yang menjadi petugas upacara adalah siswa yang mengikuti ekstra PASKI dan yang mengikuti PTM pada minggu ini.

Menurut pantauan redaksi, Upacara sendiri berlangsung dengan khidmat, tertib dan sederhana tanpa mengabaikan protokol Kesehatan. Seluruh siswa, staf, dan karyawan yang masuk PTM terbatas mengikuti upacara dengan memakai masker dan tetap menjaga jarak. Yang unik kali ini adalah, siswa kelas XII yang tidak mengikuti upacara di halaman sekolah sebagaimana biasanya, melainkan dari depan kelas masing-masing yaitu di lantai dua agar tidak terjadi kerumunan.

Upacara peringatan hari pahlawan dengan tema "Pahlawanku, Inspirasiku", walaupun dilaksanakan pada masa pandemi dan dengan protokol kesehatan ketat, tidak mengurangi rasa hikmat siswa dan guru. Namun, dengan adanya penerapan jaga jarak 1 meter menambah kekhusukan peserta upacara.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Darwati sebagai pembina upacara membacakan Amanat menteri sosial dalam rangka peringatan hari pahlawan 2021. Tidak hanya itu, upacara yang pertama kali diselenggarakan selama pandemi ini diselingi mengheningkan cipta serentak  selama 60 detik. Setelah itu Pembacaan Do’a dan dilanjutkan laporan Komandan Upacara kepada Pembina Upacara, ditutup dengan penghormatan kepada Pembina Upacara.

Hari Pahlawan 10 November sendiri merupakan hari yang bersejarah dalam perjuangan rakyat Indonesia. Dimana Pada saat itu, rakyat Surabaya bersama para pejuang bertempur melawan tentara Inggris di Surabaya pada 10 November 1945. Peristiwa ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Pahlawan melalui Keppres Nomor 316 tahun 1959 pada 16 Desember 1959 oleh Presiden Soekarno.

Senin, 25 Oktober 2021

Solo, Kondisi pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara online tidak menyurutkan semangat warga sekolah, khususnya siswa-siswi untuk menyerap materi pelajaran secara optimal. Salah satu unsur pengembangan diri siswa adalah dalam hal kemampuan kognitif. Untuk melayani dan memfasilitasi siswa dalam hal kemampuan pengembangan kognitif, sekolah menjalankan program try- in tiap bulan.

Khotimah Nurul Aini, selaku waka kurikulum menjelaskan bahwa pelaksanaan program try-in bulan Oktober ini dilaksanakan secara daring (online) melalui sistem CBT yang dimiliki sekolah. Meskipun pembelajaran bersifat daring (online), sekolah tetap memberikan pelayanan pendidikan yang meliputi aspek spiritual, aspek kognitif dan aspek keterampilan.Program Try-In ini salah satu layanan dalam bidang kognitif, ujarnya.

Program Try-In di SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat dilaksanakan mulai tanggal 25 Oktober-4 November 2021. Adapun mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia,Bahasa Inggris, Matematika Wajib dan Peminatan, Kimia,Fisika dan Biologi untuk kelas peminatan MIPA. Sedangkan untuk kelas peminatan IPS, mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika wajib, Geografi, Sosiologi dan Ekonomi. 

Khotimah berharap dengan adanya program Try-In tiap bulan ini, sekolah dapat memetakan daya serap siswa terhadap materi pelajaran sehingga dapat memberikan pelayanan penguatan maupun pengayaan kepada siswa terhadap topik materi tertentu. “Walaupun program Try-In ini dimaksudkan untuk mengukur daya serap materi yang bersifat kognitif, namun dalam prosesnya secara implisit terkandung pendidikan karakter yang meliputi kesungguhan belajar,kejujuran,ketelitian dan  percaya diri”, ujar Khotimah.

Rabu, 06 Oktober 2021

SOLO – Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMS), Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Blended Learning, bersamaan Hari Guru Sedunia 2021.

Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti melalui Wakil Kepala (Waka) Bidang Kurikulum Imam Priyanto menjelaskan metode blended learning merupakan penggabungan antara kegiatan pembelajaran tatap muka (face to face classroom method) dengan pembelajaran berbasis online. 

“Ikhtiar di tengah pandemi, memberikan pembelajaran yang optimal dan maksimal, dengan penuh kegembiraan dan kenyamanan untuk memfasilitasi peserta didik memperoleh materi baik tatap muka dan tatap layar secara bersamaan,” ujar Imam, Rabu (6/10/2021).

Metode blended learning, semoga meminimalisasi dampak psikososial anak yang terlalu lama menggunakan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Blended learning, para pendidik mengajar siswa secara daring dan tatap muka secara bersamaan dengan menggunakan beberapa piranti teknologi informasi dan komunikasi yang tersedia di dalam kelas,” bebernya.

Misalnya, di setiap kelas sudah terpasang LCD proyektor. Guru yang mengajar di kelas bisa menggunakan aplikasi Zoom Clouds Meeting agar tetap terhubung dengan siswa yang berada di rumah dalam waktu bersamaan.

Wali kelas 3C Ki Agung Sudarwanto SSn MSn menjelaskan bagaimana penerapan metode blended learning, bukan hanya di bidang akademik, juga di bidang bakat minat, kesenian dan al islam kemuhammadiyahan dan bahasa Arab.

Wakil kepala sekolah bidang Kurikulum telah menyusun mulai dari jam mengajar, pembagian siswa dengan sistem shift, dan durasi belajar. Pembagian jumlah guru yang mengajar, guru yang bertugas sebagai petugas gugus Covid-19.

“Tak kalah penting adalah kesiapan fasilitas sarana sekolah dengan penguatan jaringan internet yang mendukung,” beber Agung.

Pencerahan sebelum pembelajaran berupa pemahaman tentang protokol kesehatan. Mencuci tangan dengan air mengalir pakai sabun dan memakai masker menjadi aspek penting untuk mencegah agar tidak terpapar virus corona penyebab COVID-19.

Maka, penting bagi orang tua untuk menjelaskan cara mencuci tangan yang benar serta bagaimana fungsi masker dalam melindungi tubuh mereka.

“Bekali anak dengan hand sanitizer di saku. Terakhir, minta anak untuk menjaga jarak dengan teman saat di sekolah,” pesan Dalang Muda Berkemajuan.

Humas, Jatmiko.

Sabtu, 31 Juli 2021

 

SOLO – Di mata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta, Etty Retnowati SH MH, Sekolah Penggerak SD Muhammadiyah 1 Ketelan sangat membanggakan. Karena itu pantas menjadi sekolah rujukan bagi sekolah-sekolah yang lain.

Hal itu diucapkan Etty Retnowati  lewat pesan WA saat menyimak webinar bertajuk  “Project Based Learning (Stem) Pada Masa PJJ seri ke#2” yang digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Jum’at (30/7/2021).

Hadir juga dalam acara ini Direktur Sekolah Dasar Dra Sri Wahyuningsih MPd, Pusat Asesmen dan Pembelajaran Dr Bagus Hary Prakoso, Co. Founder Gerakan Sekolah Menyenangkan, Agung Vendi Setyawan MPd, Humaira, Mira dan Moderator Diah Asih Sukesi MPd.  

 ”Turut bangga ananda Humaira siswi SD Muhammadiyah 1 kota Surakarta menjadi narasumber webinar yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Dikti. Semoga sukses ananda Humaira, tetap semangat dan selalu sehat. Saya juga berharap ananda bisa menginspirasi dan memotivasi teman-teman yang lain. Sukses untuk keluarga besar SD Muhammadiyah 1 Surakarta. Salam sehat dan semangat,” tutur Etty Retnowati.

Kepala Sekolah melalui Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko mengatakan dalam rangka meningkatkan kapasitas warga sekolah terutama guru dan siswa, maka kapasitas dan kompetensinya perlu dinaikkan yang muaranya menjadi pembelajar profil pelajar pancasila dan mencegah Learning Loss.

“Hasil survei yang dilakukan oleh Balitbang Kemdikbud terkait survei Belajar dari rumah atau pembelajaran jarak jauh baik yang berada di wilayah 3T atapun Non 3 T masih terlihat dominan pada pemberian tugas pada siswa untuk mengerjakan soal soal yaitu sebesar 92,3 % untuk wilayah 3T sedangkan wilayah non 3T sebesar 86,5 % dan secara nasional prosentasenya adalah sebesar 86,6 % yang mana respondennya adalah guru, orang tua, dan siswa di semua jenjang pendidikan,” jelasnya.

Sementara itu, Siswi berbakat dan multi talenta Humaira Putri Dhia Syarafina yang menjadi narasumber membeberkan ada berkah tersendiri hasil binaan dari Radio Streaming Solo Belajar dan menjadi penyiar program Rani RRI Surakarta. 

"Tadi aku ditanya saat menjadi penyiar RRI, aku senang sekali mengikutinya dan dapat teman baru. Saat PJJ aku belajar tentang pernapasan manusia. Guru membimbing kami untuk lebih dekat organ pernapasan manusia beserta ungsinya. Kami diskusi dan bertanya jawab tentang macam-macam fungsi organ manusia. Jadi pembelajaran di sekolah tidak hanya pidato tapi juga praktik," ungkap Humaira.  Kabid Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Solo, Maretha Dinar Cahyono memberikan Selamat untuk SD Muhammadiyah 1 yang telah mulai pembelajaran Daring dgn Project based learning. 

“Pembelajaran yang mengasyikkan bagi siswa di tengah masa pandemi Covid-19, di mana siswa dapat menambah pengetahuan dan Beraktifitas dengan guru dan teman kelas secara nyata. Sukses dan semangat untuk SD Muhammadiyah 1 beserta jajarannya,”Pungkas Maretha.

Kontributor, Humas Jatmiko.

Selasa, 13 Juli 2021

SOLO – Sebanyak 84 siswa baru tahun pelajaran 2021/2022, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta lancar mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) via Zoom Cloud Meeting berlangsung dua hari , Selasa- Rabu (13-14/7/2021).  

Pelajar Pancasila ialah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Sesuai petunjuk dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, MPLS di gelar secara virtual tidak tatap muka. MPLS Semoga lancar sesuai rencana dan bermanfaat. Tetap semangat dan salam sehat, mengambil tema MPLS Memebentuk Karakter Pelajar Pancasila,” ujar Kepala sekolah Penggerak, Hj Sri Sayekti SPd MPd.

Menurut dia, Profil pelajar Pancasila memiliki enam ciri utama dimulai dari beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Sekolah tetap menghimbau untuk selalu menjalankan 5M dengan disiplin yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, mengurangi mobilitas yang tidak penting dan menghindari kerumunan. Sekolah orang tua dan siswa harus menjadi ujung tombak pemutusan mata rantai covid dengan disiplin 5M agar bisa segera sekolah.
“Terima kasih atas Kerjasama, kolaborasi dan gotong royong antara sekolah, guru, siswa dan orang tua sehingga kegiatan MPLS dapat berlangsung dengan baik meskipun di tengah masa pandemi,” urainya.

Sayekti, menambahkan SD Muh 1 menggunakan kurikulum ISMUBA; K13 KLS 2, 3, 5, 6; Kurikulum Opersional Sekolah (KOS) penggerak untuk kelas  1 dan 4; Cambridge.

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas menunggu edaran resmi dinas, pelaksanaan seperti kegiatan simulasi dan bertahap mulai kelas atas akan ada edaran dari sekolah. Pelaksanaan KBM Blanded learning.

“PJJ pelaksanaan seperti tahun lalu menggunakan link kelas, ada jadwal PJJ sedangkan Penggunaan Buku yang dipinjami dari sekolah : Tematik, PAI, Hijaiyah, Bahasa Arab, Kemuhammadiyahan, Bahasa Jawa, PJOK. Buku yang dimiliki siswa : Modul, Bahasa Inggris, Matematika, TIK, Bahasa Indonesia Kelas 4-6, AKM,” imbuh Sayekti.

Pembelajaran siswa menggunakan Modul siswa sebagai pegangan tambahan dalam pembelajaran akan diberikan setelah Hari Raya Idul Adha bersama buku pegangan siswa.
Peserta didik tertib dan aktif mengikuti kegiatan pembelajaran secara daring.
“Kegiatan pembelajaran daring dilaksanakan sesuai jadwal setiap hari Senin-Kamis pukul 08.00 – 11.00 yang diawali dengan kegiatan tahfidz/mengaji,”pungkasnya.

Humas, Jatmiko.

(Solo)12 Juli 2021- Kasus Covid-19 yang belum melandai membuat Sekolah dan Peserta didik harus segera menyesuaikan diri. Siswa yang sudah memasuki tahun ke dua pandemi dan harus melakukan Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) tentu mengalami kejenuhan yang dapat berpengaruh pada psikologis dan fisik siswa. Maka SMP Muhammadiyah 1 Surakarta merasa perlu memberi bekal diawal sebelum memasuki Tahun Ajaran baru di 2021/2022. 

Demi membangun semangat Siswa menyambut tahun ajaran baru, SMP Muhammadiyah 1 Surakarta penyelenggarakan awalussanah dan MPLS Virtual. Tujuan dari kegiatan ini mempersiapkan siswa kembali melakukan Pembelajaran jarak jauh dengan lebih siap dan bersemangat dalam belajar. Masa Pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) diselenggarakan hari Senin tanggal 12 Juli 2021-14 Juli 2021.

 Kegiatan ini diadakan melalui aplikasi zoom dan You Tube Simpon Official. Acara kali ini awali dengan lafadz Basmalah dilanjutkan dengan murojaah beberapa surat di Juz 30 yang dibimbing oleh ustadz Muhammad Wildan Ashari S.Pd. Sesuai Ibnul Qayyim dalam kitabnya, Zad al-Ma'ad, menjelaskan, Alquran ialah penyembuh yang sempurna dari seluruh penyakit hati dan jasmani. Mengakrabkan kembali siswa dengan muroja’ah dan mendekatkan siswa dengan Al Qur’an membuat siswa lebih semangat dalam menguikuti setiap kegiatan sekolah. 

 Selanjutnya Sambutan dan motivasi oleh Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Bapak H. Ahmad Sukidi, S.Ag, M.Pd menyampaikan harapannya agar Siswa SMP Muhammadiyah 1  menjadi siswa hebat kader bangsa, agama, kader kemanusiaan/keumatan. Beliau juga mengingatkan Siswa Siswi SMP Muhammadfiyah 1 untuk menjadi anak yang baik dengan berbakti kepada orang tua serta berakhlaqul karimah pada sekitar lingkungannya. Sekolah mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari Bapak Ibu Wali peseta didik kepada kami sebagai mitra untuk mendidik anak-anak agar menjadi generasi bangsa yang Tangguh, hebat dan membanggakan. 

Pada Agenda informasi sekolah, Siswa mendapatkan gambaran pelaksanaan pembelajaran sekaligus MPLS, dan arahan untuk tetap bersemangat mempersiapkan belajar.
(Humas-Frida A.M)

Rabu, 05 Mei 2021

SOLO – Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan kembali membuka sekolah tatap muka hari ini, Rabu (5/5/2021). Sejak pukul 07.00 WIB, siswa sudah berdatangan dan langsung uji coba melakukan pembelajaran tatap muka terbatas di kelas pukul 07.30 hingga 10.00 WIB.

Kepala sekolah Hj Sri Sayekti, mengatakan sasaran uji coba PTM ini terbatas yaitu kelas 5ABCD menempati 4 ruang tiap kelasnya 50 % dari jumlah peserta didik. Untuk 50 % peserta didik lainnya, tetap mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui aplikasi zoom meeting unlimited.


“Sekolah sudah menyiapkan semua kelengkapan untuk mendukung PTM saat pandemi, di antaranya komponen, toilet bersih, sarana cuci tangan, disinfektan, ketersediaan fasilitas kesehatan, pemetaan warga berbasis data dan pendukung keterlaksanaan PTM dan adanya satgas Covid-19 di sekolah, dari 116 siswa yang izin 4 siswa,” Jelas Sayekti, Kepala Sekolah Penggerak versi Kemendikbud RI yang telah berusia 86 tahun.

Jadwal Pembelajaran Tatap Muka hari Rabu, Tahfidz, Kemuhammadiyahan, bahasa Inggris, Tematik, Matematika. Sedangkan hari Kamis Tahfidz, Tematik, bahasa Arab, dan bahasa Jawa.

Secara keseluruhan, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Solo, Dwi Ariyatno sepanjang Prokes dipenuhi maka sesuai SKB 4 menteri maka sekolah diperbolehkan menyelenggarakan PTM terbatas.

“SD Muhammadiyah 1 Ketelan salah satu SD yang disiapkan PTM dengan pola baru. Yang hrapan kami menjadi salah satu percontohan dan rujukan untuk sekolah-sekolah yang lain dalam proses pembelajaran. Satu tahun yang lalu sangat terpukul adanya pandemi Covid-19. Kita bisa mengawali proses pembelajaran untuk layanan pendidikan yang lebih baik. SD Muh 1 kami lihat sudah cukup bagus baik sarpras, prosesnya, dan pengawasannya,”ujar Dwi Ariyatno.

Angelina, salah satu peserta didik kelas 5B, mengatakan bahwa ia sangat bahagia bisa masuk sekolah karena sudah lama belajar di rumah.

“Hari pertama sekolah, saya sangat bahagia bisa masuk sekolah karena hampir satu tahun lebih belajar dari rumah. Dan hari ini bisa ketemu guru dan teman-teman,” ucap Angelina.

Hadir dalam kegiatan, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Tridjono, Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Kota Solo dokter Aswin, Komite Sekolah Kartono dan  Pengawas gugus II Korwil III Kecamatan Banjarsari Tri Winarni.

Humas, Jatmiko.

Rabu, 10 Maret 2021

SOLO – Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta berbagi inspirasi buku dan vidio panduan pembelajaran tatap muka, protokol kesehatan di tengah pagebluk covid-19. Siap mendidik putra putri di masa pandemi dengan protokol  kesehatan yang dibakukan.

Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbud RI Enfira Yanuaristi SPsi mengatakan mudah-mudahan adik-adik semuanya semoga sehat selalu dan tetap semangat belajar dari rumah, Selasa (9/3/2021).

“Untuk kita yang ke depan bersiap melakukan pembelajaran tatap muka yang mudah-mudahan akan dilaksanakan pada bulan Juli, yuk mari kita memulai mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan bersiap melaksanakan tatap muka ke depannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti MPd mengatakan sejak siswa belajar di rumah, kami lakukan pembelajaran secara daring. Lewat penyediaan link khusus kegiatan belajar dari rumah (BDR).

“Menjaga kualitas pendidikan, kelas dipindahkan ke rumah masing-masing siswa sebagaimana kegiatan PBM di sekolah. Dipastikan, pembelajaran jarak jauh (PJJ) terkontrol, terukur, terarah, menyenangkan, bermakna, dan berkarakter,”ujar Sayekti di tengah sosialisasi persiapan PTM.

Dijelaskan, kegiatan daring olahraga misalnya, maka anak-anak juga berolahraga di rumah dengan kami kontrol melalui video kegiatan yang dikirim ke gurunya.

Termasuk 5  Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang saling berkaitan, yaitu religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas.

Terkait kesiapan sekolah yang akan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) harus menyiapkan panduan dan konsep pengawasan protokol kesehatan yang sangat ketat. 

Panduan dan konsep pengawasan protokol kesehatan itu perlu diwujudkan dalam bentuk prosedur operasi standar (POS) yang akan dimonitor dan dievaluasi secara intensif.

“86 Tahun menjadi sebuah lembaga yang mampu memberikan pencerahan dan berkemajuan kepada warga Muhammadiyah khususnya dan umumnya warga Kota Solo. Hal itu dibuktikan dengan pencapaian prestasi sekolah dari tingkat kota, provinsi, nasional hingga internasional,”papar Sayekti, yang bersiap menjadi sekolah penggerak.

Terkait kiprah SD Muh 1 dalam kancah pendidikan cukup membanggakan dan tidak diragukan lagi. Pasalnya, beberapa prestasi sudah diraih sekolah, guru, dan siswa.  

Humas, Jatmiko.

Selasa, 02 Februari 2021

SOLO –  Siswa Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, menorehkan prestasi membanggakan di ajang Heroes Taekwondo International League 2021. Alliya Nabila Zahra Hartono menyabet juara dua, Selasa (2/2/2021).

Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti melalui Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko menjelaskan kejuaraan tersebut diikuti banyak negara, antara lain Indonesia, Balangdesh, Malaysia, Singapura, Turki, Nepal, Ukraina, Panama dan lain sebagainya.

"al Hamdulilah, Alliya siswi kelas 1D dengan wali kelas Siti Zakiyah Rakhmawati berhasil sabet medali internasional. Prestasi membanggakan," ujarnya.

Untuk ke depannya, pihaknya komitmen mendorong para peserta didik mendalami minat dan bakatnya. Hal itu agar mereka bisa berkembang pada bidang yang diminati. Sehingga akan muncul siswa berprestasi multi talenta lainnya.

Indriyati sang ibu mengaku kegiatan ini awalnya untuk mengatasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan mendukung gerakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa tengah.

Semua bisa jadi pahlawan. Ikut meningkatkan kesadaran dalam menekan penyebaran Covid-19. Selalu mengingatkan satu dengan yang lainnya untuk melakukan 3M. Mengajak masyarakat ikut vaksinasi agar angka penularan Covid-19 terus menurun.

"Ingat pesan ibu 3M. Penyelenggara Taekwondo heroes Thailand digelar secara virtual. Pengambilan video di Redwing Headquarters Gilingan sejak tanggal 30-31 Januari 2021," katanya.

Alliya Nabila ZH, kelahiran 11 April 2014 berhasil mengungguli lawannya berkat pembinaan secara terarah, terukur dan berkesinambungan di Sanggar Kartika Buana, Donny Susanto.

“Alhamdulillah. Saya senang dan bangga. Sebagai informasi Final 6.199 Indonesia 14067 Naomi Renata Tirtadihardja Kesatuan Taekwondo Club Indonesia, Final 5.766 Indonesia 13839 Alliya Nabila Zahra Hartono Sanggar Kartika Buana, Final 5.566 Ukraine 14183 Yaroslava Yemelianenko Art Way Taekwondo,” kata Alliya.

Menjadi ajang evaluasi diri setelah mengikuti pelatihan beberapa bulan sebelumnya. Hanya motivasi bertanding yang terbaik dan jalankan instruksi pelatih dengan tepat. Jangan sekali-kali memandang rendah lawan.

”Kuncinya selalu istiqomah dalam beribadah, berlatih dan taat sama orang tua maupun pelatih. Tidak ada beban karena dilakukan atas keinginan sendiri. Cita-cita saya jadi juara olympiade untuk Indonesia dan desainer,” ucapnya sambil tersenyum.

Humas, Jatmiko.

Senin, 04 Januari 2021

 

Memasuki tahun 2021 maka kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah juga dimulai. Senin 4 Januari merupakan hari pertama dilakukannya pembelajaran sekolah secara serentak. Namun, mengingat kondisi pandemi dan makin tingginya angka penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Surakarta, membuat pembelajaran kali ini masih dilakukan secara daring. “Mempertimbangkan kondisi pandemi Covid yg masih dlm potensi resiko tinggi maka KBM dilaksanakan dengan Model pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ/ Daring) sampai batas waktu yg belum ditentukan.” ungkap Dewi Wulandari dalam rilisnya.

Mengutip dari portal berita Pemprov Jateng, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan tak tergesa-gesa melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Januari 2021. Evaluasi dan peraturan ketat diterapkan, menyusul munculnya klaster SMK Negeri Jawa Tengah. Hal ini dikuatkan dengan adanya edaran Dinas Pend dan Kebudayaan Prop Jateng tentang Kegiatan Belajar Mengajar Semester Genap Tahun Pelajaran 2020/2021 pd SMA/K dan SLB di Prop Jateng nomor 443.2/12966.

Sementara itu, Jody, Wali kelas X Mipa mengungkapkan “Anak-anak sudah siap untuk mengikuti PJJ, adapun jadwal masih sama seperti semester kemarin. Sejauh ini masih terpantau lancar. Tinggal nanti kita lihat evaluasi harian siang nanti”. sebagaimana diketahui, SMA Muhammadiyah 2 Surakarta menerapkan absensi harian yang nantinya akan dipantau secara berkala. “Laporan tiap hari kami kirimkan kepada orang tua/ wali siswa. Sehingga para orang tua bisa memantau kehadiran ananda” terang Sriyatmi, yang juga bertindak sebagai staf kurikulum.

Senin, 23 November 2020

Solo, 20 November 2020 bertepatan dengan Hari Anak Sedunia. SMP Muhammadiyah 1 Surakarta menyelenggarakan webinar Parenting dengan judul Membangun Karakter Mandiri dan Qur’ani untuk Sukses Pelaksanaan PJJ di Era Pandemi. Pembicara pada Webinar ini adalah ibu Ernawati, S.Psi, M.Si adalah Dosen Psikologi Islam IAIN dan Ustadz Saiev Dzaky El Kemal, S.H Hafidz sekaligus guru tahfidz di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta. 

Pada penyampaian pertama oleh Ibu Ernawati, S.Psi, M.Si mengenai pentingnya pendampingan Orang Tua saat pembelajaran Daring dalam meningkatkan semangat belajar siswa. Bila pendampingan orang tua terlaksana dengan baik maka keharmonisan antara orang tua dan anak dapat meningkat. Tahap awal pendampingan yang baik adalah dengan memeriksa  Iman, apakah pandemi ini membuat anggota keluarga semakin taat atau sebaliknya. Maka Iman harus senantiasa meningkat. Di poin kedua menciptakan berpikir, berperasaan, dan berperilaku  positif. Dari pola tersebut sehat jasmani dan sehat rohani akan tercapai. Selanjutnya terbuka dan mau belajar terhadap tehnologi.Untuk membimbing dan memantau anak, orang tua perlu mengikuti perkembangan media sosial yang digunakan anak serta aplikasi pembelajarannya. Di poin berikutnya Orang tua harus belajar kreatif, jalin diskusi positif ,dan pahami pola berfikir anak.

Pada penyampaian kedua Ustadz Saiev Dzaky El Kemal, S.H menyampaikan surat-surat yang dapat menjadi acuan mendidik anak selain Qur’an Surat Luqman, yakni Qur’an Surat Al Qasas, Qur’an Surat Yusuf, dan Qur’an Surat Maryam. Ternyata perbincangan Ayah dan Anak dalam Al qur’an terdapat pada 14 tempat di QS. Yusuf. Sedangkan perbincangan Anak dengan Ibu hanya terdapat pada 2 tempat yakni pada QS. Maryam dan Al Qasas. Hal tersebut menunjukkan kendala berbicara dengan anak memang dialami Laki-laki atau Ayah, maka Al Qur’an menjadi petunjuk bagi ayah dalam mendidik. Sedangkan Ibu memang sudah diberikan oleh Alloh kemampuan dalam berbicara pada Anak. (Humas)

Senin, 26 Oktober 2020

Menyambut milad ke-10 dan 20 tahun Perguruan Muhammadiyah Kottabarat, SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menggelar berbagai perlombaan secara daring. Perlombaan tersebut adalah Plasmic (PK Olympiad Social, Mathematic, and Science) dan Bulan Bahasa. Perlombaan yang digelar secara maraton tersebut tersebut diikuti oleh ratusan siswa baik internal sekolah maupun eksternal sekolah.

 

Aryanto selaku humas menjelaskan bahwa kegiatan perlombaan tersebut digelar dalam rangka menyongsong milad sekolah yang kini berusia 10 tahun. Menurutnya memasuki usia tersebut, sekolah masih harus terus berbenah, meneguhkan positioning guna meningkatkan kepercayaan masyarakat. 

“Perlombaan Plasmic digelar untuk siswa SD se-Solo Raya sedangkan Bulan Bahasa untuk siswa internal SMP Muhammadiyah PK. Berdasarkan data peserta, siswa yang mengikuti Plasmic berjumlah 127 siswa SD se-Solo Raya dari 16 SD baik negeri dan swasta. Adapun peserta lomba bulan bahasa diikuti 269 siswa dari kelas 7, 8, dan 9 SMP Muhammadiyah PK,” jelasnya kepada media.

Ia menambahkan kedua perlombaan, baik Plasmic dan Bulan Bahasa merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Kali ini kedua lomba digelar secara hampir bersamaan. Olimpiade tingkat karesidenan tersebut, Plasmic, ditujukan untuk siswa kelas 5-6 SD. Peserta mendaftar sejak 28 September hingga 20 Oktober. Karena digelar daring maka panitia mengadakan simulasi pengerjaan soal sebelumnya.
Nanang Aryanto, selaku koordinator lomba Plasmic menjelaskan teknis pelaksanaan lomba yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2020.

“Peserta login dengan akun yang diberikan panitia pada smp.muhpksolo.sch.id/plasmic. Kemudian peserta mengerjakan soal sesuai bidang lomba yang diikuti seperti Matematika, IPA, dan IPS. Waktu mengerjakan selama 2 jam dari pukul 08.00 s.d. 10.00 WIB,” jelasnya.

Nanang Aryanto menambahkan bahwa panitia akan mengambil juara 1, 2, dan 3 berdasarkan kriteri penilaian yaitu kebenaran jawaban dan kecepatan mengerjakan. Para juara akan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan dan piala serta sertifikat.


Adapun, lomba bulan bahasa digelar secara daring khusus untuk siswa SMP Muhammadiyah PK. Terdapat beragam lomba bulan bahasa seperti menulis cerpen, resensi buku, musikalisasi puisi, speeling bee, musikalisasi geguritan, mewarnai batik, pidato bahasa Arab, kaligrafi, video pendek, dan komik literasi. Proses perlombaan digelar dari tanggal 10 s.d. 16 Oktober 2020. Beberapa lomba dalam bentuk video ditayangkan di youtube sekolah, PK TV untuk di-like dan dikomentari. Penilaian berdasarkan like dan viewer terbanyak.

Aryanto mengharapkan bahwa kegiatan perlombaan secara daring seperti ini mampu meningkatkan motivasi belajar para siswa. Pasalnya, para siswa sekarang sebagian besar sedang menempuh pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah.


“Sebagai puncak acara berupa pengumuman dan penyerahan hadiah maka panitia menggelar awarding bertajuk Konser Pemuda Semarak Bulan Bahasa dan Plasmic 2020 pada Sabtu, 24 Oktober 2020 pukul 08.00 s.d. 10.30 live dari youtube sekolah, PK TV,” pungkasnya.

Humas SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta
Aryanto
081586061554

Selasa, 14 Juli 2020

SOLO – Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta gelar serah terima pemanfaatan pembangunan pengembangan sekolah.

Penyerahan ini dilakukan oleh ketua panitia Jaka Prasetya melalui kepala sekolah Hj Sri Sayekti bertempat di aula sekolah sehat, (Senin, 13 Juli 2020).
"Atas nama pihak pertama menyerahkan pemanfaatan pembangunan pengembangan sekolah SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta tahun 2020 kepada pihak kedua meliputi perbaikan sarana lomba sekolah sehat tingkat nasional, perbaikan bangunan lantai 1-3, kamar mandi, kabel, pembuatan ruang kepala sekolah baru, ruang tunggu tamu, atap hall dan lain sebaginya," tutur Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Surakarta, Drs H Tridjono.

Tridjono menambahkan peningkatan mutu pendidikan khususnya pada tingkat sekolah dasar harus ditunjnag oleh sarana dan prasarana yang memadai.
Kebutuhan peningkatan kualitas sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor penunjang dalam rangka peningkatan pendidikan dan kesehatan baik peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.

"Kita harus memiliki 6 ketepatan baik sisi administrasi, waktu, kualitas atau spek, pajak, anggaran dan tidak punya hutang," ujarnya.

Pandemi virus corona (Covid-19) berpengaruh terhadap kegiatan manusia sehari. Tak luput dunia pendidikan. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) yang seharusnya tatap muka, diubah jadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Memanfaatkan kemajuan teknologi telekomunikasi.
“Di antara sifat Muhammadiyah mengindahkan segala hukum, undang-undangan, peraturan, serta dasar dan falsafah negara yang sah,” ucapnya dalam sambutan dan pembinaan.

Kepala sekolah unggulan dan rujukan, Hj Sri Sayekti MPd menyampaikan pihak kedua menerima penyerahan pemanfaatan pembangunan pengembangan dari pihak pertama untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Kegiatan pengadaan dan pemeliharaan bertujuan untuk mencapai hasil belajar maksimal optimal di semua jenjang, ruang kelas yang layak dan kondusif yang muaranya terciptanya kenyamanan dalam proses KBM dengan adanya keindahan, kebersihan sekolah, dan 4 M yaitu memengaruhi, menggerakkan, mengembangan serta memberdayakan semua potensi warga sekolah,” Ujar Sayekti.
Acara ini disaksikan dan disahkan oleh ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta, Drs H Tridjono, Drs H Supraptono MPd, HM Arifin Turmudzi, Drs H Harminto,  Ketua Komite Sekolah Drs H Trijono dan tim 12 pimpinan sekolah.

Humas, Jatmiko.

Selasa, 07 Juli 2020

SMA Muhammadiyah 1 Surakarta menggelar Rapat Kerja Pimpinan dan staf, senin 6 Juli 2020. Kegiatan raker untuk menyamakan persepsi masing-masing Wakil Kepala Sekolah dan stafnya untuk periode 2020-2022.  Laporan program yang sudah dilaksanakan dan yang akan dilaksanakan untuk tahun 2020-2021.

Kegiatan dimulai pukul 07.00 dibuka oleh Iwan Wuriyanto, SS., selaku Wakil Kepala sekolah urusan Kurikilum dilanjutkan sambutan  Kepala  SMA Muhammadiyah 1 Surakarta Dr. Rahayuningsih, S.Pd.,M.Pd., sekaligus mengawali raker pimpinan SMA Muhammadiyah 1 Surakarta. 

Pada kesempatan ini juga dikenalkan wakil kepala sekolah yang baru serta stafnya.
Materi selanjutnya sosialisasi program muhi pembelajaran jarak jauh menuju new normal. Sampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Iwan Wuriyanto, SS.
Agenda selanjutnya setelah sosialisasi yaitu masing-masing wakil kepala sekolah dan staf merapat  menggodok program masing-masing untuk disesuaikan dengan tupoksinya.

Diakhir kegiatan ibu kepala  SMA Muhammadiyah 1 Surakarta  memberi penguatan pada masing-masing program kerja Wakil Kepala Sekolah untuk dapat menyelesaikan  tugasnya. 

Kegiatan rapat kerja diakhiri pukul 15.00 dengan harapan  kegiatan raker perlu  dilaksanakan untuk mencetak SDM yang unggul dan tangguh melalui tupoksinya sehingga ke depan  tercipta manusia yang berkarakter, kompetitif dan inovasi sesuai dg perkembangan zaman.

Jumat, 26 Juni 2020

SOLO – Pandemi Covid-19 melahirkan kreativitas Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jawa Tengah yang saat ini tengah mengkaji dan melakukan penyusunan untuk modul offline dan digital di Schoology terkait sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Penyusunan modul selama empat hari mulai Selasa hingga Jum’at (23-26/6/20). Setidaknya, akan ada 44 modul materi di mana peserta didik akan diberikan akses untuk menggunakan modul tersebut.
“Kegiatan penyusunan modul pembelajaran mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan karakter yang muaranya menumbuhkan generasi anak bangsa unggul dan cerdas.  Diikuti sebanyak 44 guru dan 21 karyawan ikuti pelatihan IT, integritas dan loyalitas, adanya pandemi berdampak akselerasi digitalisasi informasi dan teknologi,” ujar Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko, Jum’at (26/6/2020).

Pihaknya pun mengharapkan, dengan adanya pelatihan penyusunan modul ini bisa memberi nilai tambah dan motivasi dalam menulis.

Mengenai tahun ajaran baru sekolah akan melaksanakan pembelajaran tatap muka menunggu surat edaran Dinas Pendidikan Kota Surakarta dan pembelajaran jarak jauh di mulai bersamaan, yakni 13 Juli 2020.
Menjaga momentum dan solusi masalah bagi yang tidak memiliki akses ke perangkat pembelajaran yang diperlukan. Gawai yang memadai, seperti telepon pintar (smart phone), tablet, atau computer.

Jatmiko menyarankan, memulai sesuatu hal yang baru adalah susah. Maka harus dilatih, bisa diawali menjadi pendengar dan pembaca yang baik. Dia lalu mengutip Surat an-Nahl Ayat 78.

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun. Dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati, agar kamu bersyukur.”

Menurut Jatmiko pegiat berita sekolah tiga komponen harus dimaksimalkan agar manusia memperoleh pengetahuan. 
Dengan pengetahuan yang luas maka tulisan akan bagus dan menginspirasi banyak orang khususnya peserta didik.

Jatmiko menegaskan, kegiatan semacam ini sangat bagus untuk meningkatkan sumber daya manusia dan menambah wawasan.

Kegiatan belajar mengajar selalu berubah seiring perkembangan zaman. "Proses pembelajaran mulai bergeser ke student center learning, yakni kegiatan belajar mengajar menitikberatkan pada keaktifan siswa," pungkasnya.

Humas, Jatmiko.

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Kalender

Jam

Berita Umum

Posting Populer

Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

Informasi


Kalender Islam

Kalender Hijriyah

Unduh - Download

>> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
>> Instrumen Data Sekolah 2021
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
>> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
>> Materi 1 BLC
>> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
>> Materi 2 Web Editor (BLC)
>> News Template
>> Pro News Template
>> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
>> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
>> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
>> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
>> Instrumen Sekolah 2015
>> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
>> Menambah Header di Blog (Blogger)
>> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
>> Materi 5 BLC ( CMS )
>> Tutorial CMS Balitbang
>> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
>> Materi 8 Cloud Storage
>> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
>> Materi 9 Pembuatan Header Website
>> Blangko PPDB 2016 / 2017
>> Pengantar PPDB 2016 / 2017
>> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
>> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
>> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
>> Materi Google Form atau Formulir Online
>> Materi Desember 2016
>> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
>> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
>> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
>> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
>> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
>> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
>> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
>> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
>> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
>> Pelatihan SPMU
>> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
>> Instrumen Data Sekolah 2019
>> Rekaman Irama Nahawand
>> Blangko RKAS 2021
>> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Syarat Pengajuan SK Yayasan
>> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
>> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
>> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
>> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
>> BLANGKO RKAS 2022/2023
>> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
>> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
>> Form Isian Data 2022 / 2023
>> Logo Musyda 2023
>> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
>> SYARAT DAPODIK 2023
>> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
>> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2
>> DAFTAR PCM 2022 - 2027
>> Badan Hukum Muhammadiyah 2024
>> Maklumat PP Muhammadiyah Ramadhan 1447 H / 2026 M
>> JADWAL WAKTU SHOLAT BULAN RAMADHAN 1446 H / 2025 M
>> Logo Milad Muhammadiyah 113
>> Kode Indeks Surat Muhammadiyah

Pengunjung

Flag Counter