Portal Resmi Majelis Pendidikan Muhammadiyah Kota Surakarta
Arsip Berita
Berita Terbaru Unduhan Jadwal Sholat
Tampilkan postingan dengan label ISMUBA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ISMUBA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Februari 2022

SOLO – Kelompok Kerja Guru al Islam Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (KKG ISMUBA) Sekolah Dasar Muhammadiyah Kota Surakarta pelatihan peningkatan mutu pembelajaran berbasis buku al Islam di Warung Wardhana (Wisma Salimah), Bancakan, Wonorejo, Polokarto, Sukoharjo, Kamis (24/2/2022).

Sebagai narasumber, Dosen ITS PKU Muhammadiyah Suyanto SAg MPdI, Guru SD Muhammadiyah Plus Salatiga Marijo SPdI MPd, dan dihadiri Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Surakarta Drs H Tridjono, Pembina AIK Drs H Muqorrobin dan Ketua IKSD Muzaini SAg MM.

Dalam peningkatan mutu Suyanto mengutarakan bahwa pengembangan guru ISMUBA dengan indicator kinerja utama, kinerja tambahan, pengetahuan tentang teori belajar dan Pendidikan guru Ismuba serta memiliki kecakapan abad ke-21. Dan untuk menyikapi perubahan tersebut dibutuhkan persiapan. Baik teknologi maupun tenaga pendidik yang profesional.

“Harusnya guru ISMUBA Muhammadiyah tidak hanya S1, tapi lanjut S2 maupun S3. Semoga diinisiasi Program Studi Lanjut oleh Majelis Dikdasmen atau LAZISMU untuk Guru ISMUBA Kota Surakarta,” ujarnya.

Dia menegaskan, kurikulum Ismuba selain merupakan ciri khusus sekaligus sebagai keunggulan yang diselenggarakan dengan sistem paket. Sistem Paket adalah penyelenggaraan program pendidikan yang siswanya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar.

“Berkembangnya fungsi pendidikan dasar dan menengah Muhammadiyah mencakup sekolah, madrasah dan pondok pesantren yang berbasis Al- Islam Kemuhammadiyahan, holistik integratif, bertata kelola baik, serta berdaya saing dan berkeunggulan,” tuturnya.

Selain itu Suyanto juga mengkritik terkait pengurus KKG ISMUBA. Menurut dia, Pengurus KKG dituntut dinamik dan progresif. Berbagai kegiatan KKG dilakukan secara kreatif dan inovatif sesuai dengan tuntutan era, orde dan zaman.
Era sekarang dikenal sebagai era millennial, era disruption dikaitkan dengan Globalisasi, Pasar Bebas, materialism/kapilatisme, era industri 4.0, menuju masyrakata 5.0.

“Guru sebagai tombak, guru sebagai penggerak, guru sebagai motor, guru sebagai akar,  guru sebagai katalisator kata orang kimia. Guru sebagai pendobrak,” imbuhnya.

ISMUBA Berfungsi minimal sebagai Penjaga ideologi Persyarikatan Muhammadiyah Kompetensi ke-6 Kepala Sekolah (Kepribadian, Manajerial, Supervisi, Kwu, Social, ISMUBA). Kompetensi ke-5 Guru (kepribadian, pedagogic, profesional, social,ISMUBA). Standar Pendidikan Ke- 9. Pembeda dari Sekolah lain.

“Pemberi ciri khas sekolah Muhammadiyah power/kekuatan/keunggulan Sekolah Muhammadiyah. Daya tarik sekolah muhammadiyah jiwa/roh sekolah Muhammadiyah,” pungkasnya.

Kontributor, Humas Jatmiko.

Jumat, 26 November 2021

Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Solo, Muhdiyatmoko, M.Pd. mengatakan kunci kemajuan bangsa adalah guru. Maka guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat.
 
“Hari Guru Nasional, 25 November 2021, mari kita menjadi guru amanah, berprestasi, berkreasi, dan berinovasi. Hal itu karena kunci menghadapi tantangan ke depan adalah guru yang kreatif, inovatif, dan terus berdedikasi yang tinggi,” ungkap Muhdiyatmoko yang juga Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta Kamis (25/11) kepada media.

Muhdiyatmoko pun menambahkan semangat terus berkarya, berprestasi, dan berinovasi selalu digaungkan kepada guru dan karyawan. Dia mencontohkan di sekolah yang dipimpin, SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, meskipun pandemi covid-19 masih melanda, siswa dan guru terus melakukan kegiatan-kegiatan yang inovatif.

“Alhamdulillah prestasi-prestasi terus diraih oleh siswa dan guru sampai hari ini dalam berbagai perlombaan baik tingkat lokal, provinsi, nasional, bahkan internasional sejumlah 315 prestasi,” ungkap Muhdiyatmoko setelah memberikan sambutan dalam acara pemilihan ketua IPM yang dilaksanakan virtual pada Kamis (25/11) di sekolah.

Muhdiyatmoko menambahkan beberapa event perlombaan sekolah sudah diikuti dan mendapatkan prestasi seperti akreditasi A perpustakaan, menjadi calon sekolah adiwiyata tingkat Kota Surakarta, lomba sekolah sehat, dan menjadi juara harapan 2 lomba video profil PPDB tingkat Muhammadiyah Kota.

“Selamat kepada Ustazah Nurul Fitria, guru Fisika yang menjadi juara 1 Lomba PJJ Inspiratif tingkat Kota Surakarta dengan media Virtulama Fisika dan Ustaz Widi Kusumajati, guru PAI yang meraih medali silver lomba pembelajaran ISMUBA tingkat nasional,” ungkapnya.

Aplikasi Virtulama Fisika

Ustazah Nurul Fitria menjelaskan bahwa aplikasi Virtulama Fisika tersebut berisi materi magnet. Menurutnya, aplikasi pembelajaran sudah lengkap dengan materi, game, kuis, e-modul, simulai video, percobaan magnet, dan sertifikat penghargaan. Para siswa bisa mengunduh aplikasi tersebut di rumah belajar Kemdikbud pada laman https://belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/VIRTULAMA/story_html5.htmlAplikasi

“Aplikasi ini sudah pernah digunakan untuk siswa kelas 9. Anak-anak mudah menggunakan perangkat tersebut,” ungkap Nurul Fitria yang meraih penghargaan peserta teraktif dalam acara Apresiasi Inovatif TIK dalam Sains di Bandung 22-24 November lalu.

Nurul Fitria mengungkapkan motivasi membuat aplikasi tersebut adalah ingin memberikan kemudahan bagi siswa dalam mengakses materi dan belajar di satu perangkat.

Video Pembelajaran Bahasa Arab Ismuba

Widi Kusumajati, guru PAI mengungkapkan motivasi membuat video pembelajaran tersebut adalah membantu para siswa menguasai materi bahasa Arab. Maka ia membuat video tentang aktifitas sehari-hari yang ditekankan pada bangun tidur tepat waktu, berangkat sekolah tepat waktu, dan patuh kepada orang tua. Ia juga memberikan link tugas dalam video pembelajaran tersebut dalam bentuk game.

“Alhamdulillah mendapatkan medali silver lomba video Ismuba yang digelar Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Meskipun dengan keterbatasan perangkat, saya berusaha untuk membuat video pembelajaran dengan maksimal,” ungkap Widi Kusumajati di sela-sela mengajar.

Aryanto
Humas SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta
081586061554

Senin, 04 Oktober 2021

Bagi umat Islam, mempelajari ilmu tajwid, sifat huruf, maupun makhrarijul huruf sangat penting supaya kualitas bacaan Al quran menjadi baik dan benar. Karena Al quran menggunakan bahasa Arab, keliru satu huruf atau satu harakat saja dalam pembacaan, bisa merubah arti bacaan tersebut.

Berawal dari keinginan untuk membiasakan membaca Al quran dengan baik dan benar, SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menginisiasi program PK Ngaji Pagi dan One Week One Juz (OWOJ).


PK Ngaji Pagi merupakan program mengaji yang mengusung tema besar "Mulia Bersama Al quran" dan disiarkan melalui kanal YouTube SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat setiap Selasa pukul 09.00 WIB.

Program tersebut diawali dengan mengaji beberapa ayat Al quran menggunakan irama Nahawand, dilanjutkan dengan penjelasan hukum tajwid, sifat huruf, maupun makhrarijul huruf, yang diampu oleh Ustaz Mohamad Iqbal Baehaqi dan Ustaz Wahyu Widodo. Keduanya merupakan guru Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA) di SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta.

Ustaz Mohamad Iqbal Baehaqi, pengampu PK Ngaji Pagi berharap program tersebut bisa menambah referensi bagi guru, siswa, orang tua, maupun masyarakat luas dalam mempelajari bacaan Al quran.

"Karena program ini disiarkan melalui YouTube, semoga bisa diakses oleh masyarakat luas dan membawa manfaat untuk membiasakan membaca Al quran dengan baik dan benar, atau setidaknya meminimalkan kesalahan dalam membaca Al quran" ujarnya.

Pembiasaan Mengaji
Ustaz Iqbal juga berpesan bahwa untuk mencapai kualitas bacaan Al quran yang bagus harus diawali dengan pembiasaan mengaji secara rutin.

"Oleh karena itu, SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta juga memprogramkan One Week One Juz (OWOJ), terutama bagi guru dan karyawan sekolah," imbuhnya.

Menurutnya, kegiatan OWOJ ini digunakan untuk monitoring aktivitas ibadah harian guru dan karyawan melalui buku kendali yang setiap akhir pekan akan dicek oleh guru ISMUBA.

"Lebih jauh dari sekedar monitoring, tujuan utama OWOJ adalah untuk mendekatkan guru dan karyawan sekolah kepada Al quran," ungkap Ustaz Iqbal.

Melalui program PK Ngaji Pagi dan One Week One Juz ini diharapkan semua guru dan karyawan sekolah bisa menjadi teladan bagi peserta didik maupun masyarakat di lingkungan rumah masing-masing.

"Tentu akan kita evaluasi terus, keteladanan ini penting karena ke depan bisa jadi program tersebut juga akan menyasar kepada peserta didik beserta keluarganya," pungkas Ustaz Iqbal.

Muhamad Arifin Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta 081329718196

Senin, 27 September 2021

Bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik tidak saja membutuhkan stamina fisik yang kuat, tetapi juga stamina spiritual yang tangguh. Oleh karena itu, SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta melaunching Program Tahajud Call, Sabtu (25/9/2021).

Program Tahajud Call yang diinisiasi oleh kluster Al Islam,  Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA) merupakan kegiatan salat tahajud yang dimulai pukul 03.00 WIB, dilanjutkan kajian secara daring melalui Zoom Meeting sampai menjelang subuh. Kegiatan ini
diperuntukan bagi seluruh guru dan karyawan sekolah.

Atit Nur Ariyanna, Wakasek Al Islam dan Kemuhammadiyahan, menjelaskan bahwa tujuan Program Tahajud Call adalah untuk memberikan asupan nilai-nilai spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.

"Kegiatan yang rencananya dilaksanakan setiap Sabtu pekan ke empat ini diharapkan dapat menanamkan spirit keikhlasan dan akhlakul karimah sehingga berimbas pada peningkatan kinerja dari seluruh guru dan karyawan," ujar Ustazah Atit.

Pada kegiatan Program Tahajud Call edisi perdana, kajian diisi oleh Kepala SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Ustaz Nursalam.

Dalam paparannya, Ustaz Nursalam merefleksikan tujuan penciptaan manusia. Pertama, untuk beribadah kepada Allah sesuai Alquran surat Az-Zariyat ayat 56. Kedua, sebagai khalifah, terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 30. Ketiga, untuk saling mengenal atau taaruf sesuai surat Al-Hujurat ayat 13.

"Ibadah itu tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi jadikan sebagai titik tolak keikhlasan dari segala amal. Ketika Allah meridai dengan apa yang kita kerjakan, maka Allah akan selalu memberikan nikmat yang tak terduga," ujar Ustaz Nursalam.

Ustaz Nursalam juga menyinggung pentingnya membangun ekosistem kerja yang kondusif dengan mengembangkan pikiran dan perilaku positif terhadap orang lain.

"Setiap orang pasti memiliki kelemahan, tetapi setiap orang juga pasti memiliki kelebihan. Oleh karena itu, jangan selalu melihat kelemahannya, tetapi kita juga perlu mengapresiasi kelebihan yang dimiliki, sehingga kita bisa bijak dalam berinteraksi dengan rekan sejawat," imbuhnya.

Kegiatan Program Tahajud Call diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Wahyu Widodo, guru ISMUBA kelas II, dan dilanjutkan salat subuh di masjid atau di rumah masing-masing.

Muhamad Arifin / Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta 081329718196

Sabtu, 14 Agustus 2021

SOLO – Selama  kurun waktu 2015-2021 SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta telah bertransformasi dari sekolah tradisional menjadi sekolah modern yang memadukan Kurikulum Ismuba, kurikulum nasional dan internasional.

Sangat layak menjadi sekolah berbudaya mutu dengan menyandang gelar Sekolah Pendidikan Karakter, Sekolah Model pembelajaran TIK, Sekolah Budaya, Sekolah Unggulan, Sekolah Sehat, Sekolah Rujukan Nasional, serta Sekolah Penggerak.

Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti MPd mengatakan, sekolah telah ditetapkan Sekolah Penggerak oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah [PAUD Dasmen] pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi [Kemendikbud Ristek].

"Hal ini berdasarkan surat keputusan bernomor 6555/C/HK.00/2021 tanggal 30 April 2021," ujarnya.

Sebagai sekolah penggerak, SD Muh 1 harus selalu memberikan inovasi pelayananan yang terbaik sehingga dapat menjadi contoh sekolah imbas, “Pengimbasan Akun belajar.Id kepada Gugus Kartini Pukul 08.00 - 09.00 WIB, Tempat ruang Aula dengan Narsum Ahmad Syaifudin, MPd, Sri Martono Lanjarsari, SPd, Indriyani, SKom. Pandemi Covid-19, menyadarkan kita bahwa teknologi punya peran sangat penting di dunia pendidikan,” kata Sayekti.

Kegiatan diikuti 9 sekolah baik negeri maupun swasta meliputi, SDN Madyotaman, SDN Bromantakan, SDN Yosodipura, SDN Beskalan, SD Kristen Triwindu, SD Al Firdaus, SDIU Al Khoir dan tuan rumah SD Muhammadiyah 1 Surakarta serta SDN Ketelan.

Indriyani S.Kom menambahkan, aktivasi akun guru, admin dan siswa pada belajar.id gugus RA Kartini Korwil III Kecamatan Banjarsari diawali dari apa itu Akun Pembelajaran?  Akun Pembelajaran merupakan akun elektronik yang memuat nama akun (user ID) dan akses masuk akun (password) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan dapat digunakan oleh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan sebagai akun untuk mengakses layanan/aplikasi pembelajaran berbasis elektronik.

“Tahap pertama, Dapatkan akun userID dan password akun belajar.id dari Operator masing-masing sekolah. xy12@guru.sd.belajar.id. xy12@admin.sd.belajar.id. xy12@sd.belajar.id. Akun digunakan untuk login ke google dan platform guru mengajar,”ucap Indriyani, sambil tersenyum.

Operator Sekolah mengakses laman: http://pd.data.kemdikbud.go.id login menggunakan user dan password dapodik. Klik tombol "Unduh Akun", pilih "Peserta Didik" atau "PTK" untuk mengunduh file csv berisi nama akun (user ID) dan password akun belajar.id untuk pengguna (guru/admin/siswa) di satuan pendidikan.

“Buka file csv yang sudah diunduh, lalu berikan informasi akun (user ID dan password) kepada pengguna yang bersangkutan secara pribadi,” pungkasnya.

Humas, Jatmiko.

Kamis, 27 Mei 2021

SOLO – Ada yang berbeda pada peristiwa gerhana bulan total di tengah pandemi Covid-19. Langgar Taqorrub Banyuanyar gelar salat Khusuf dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Khusuf adalah peristiwa di mana cahaya bulan menghilang baik sebagian atau total pada malam hari karena terhalang oleh bayangan bumi karena posisi bulan yang berada di balik bumi dan matahari.

Hal itu disampaikan Jatmiko saat menjadi imam dan khatib shalat khusuf (gerhana bulan), Rabu (26/5/2021).

"Mendadak diminta masyarakat dan umat untuk menggelar salat Gerhana Bulan atau Khusuf. Sesuai arahan ketua Ta’mir Muhammad Nashir SAg dan Sekretaris Yunus Prihatmoko ST digelar menerapkan protokol kesehatan karena masih pandemi," kata Wakil Kepala Sekolah Penggerak SD Muh 1 Solo, Jatmiko, saat dihubungi Jurnalis.

Jatmiko menukil hadits Bukhari dan Muslim : “Dari Abu Mas’ud Al Anshari ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhya matahari dan bulan adalah dua ayat dari ayat-ayat Allah, yang dengan keduanya Allah hendak menakut-nakuti hamba-Nya. Dan tidaklah terjadi gerhana pada keduanya karena kematian seseorang atau pun kelahirannya. Jika kalian melihat gerhana, maka shalat dan berdo’alah kepada Allah sampai matahari kembali normal (seperti sedia kala).” 

Ustaz Jatmiko yang juga guru Al Islam Kemuhammadiyahan dan bahasa Arab (ISMUBA) kelas bawah menegaskan,  beriman kepada hari akhir merupakan salah satu rukun iman yang wajib diamalkan oleh setiap muslim.

Sebagaimana firman Allah SWT berikut: “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan,” Qur’an surat ke 29 al Al-'Ankabut Ayat 57.

“Ibu-ibu, bapak-bapak dan adik-adik pasti mati gak? Pasti, yaqin pasti mati. Sudah pernah mati? Belum, itulah tanda-tanda orang yang beriman. Luangkan waktu yang Allah berikan kepada kita untuk memperdalam ajarannya. membaca Al-Quran akan membawa banyak kebaikan dalam hidup. Satu huruf saja yang dibaca maka akan membawa 10 kebaikan,” ujar ustadz Jatmiko.

Maka alangkah beruntungnya kita semua yang hadir di Langgar Taqorrub ini. Oleh karena itu marilah kita jadikan momentum syawal dan gerhana bulan untuk meningkatkan kualitas takwa kita kepada Allah Subahanahu Wata’ala.

Kontributor, Jatmiko.

Kamis, 06 Mei 2021

SOLO – Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta Tridjono mengatakan sosialisasi panduan irama Nahawand pada juz 30 bertujuan membumikan murottal nahawand sebagai irama murottal khas perguruan muhammadiyah.

"Kegiatan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Hadir membersamai sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, ustaz Yatimun, Muhsin, Muqorrobin, tim pengembang dan tim 12. Ke depan diagendakan adanya lomba Murattal khas Perguruan Muhammadiyah," kata Tridjono, di Gedung Pusdiklat Muhammadiyah Darmo Tjahjono Surakarta, Selasa (4/5/2021).

Dia mengatakan kewajiban pertama, dan yang utama adalah umat Islam mengimani seluruh Ayat Alquran yang turun kepada Nabi Muhammad SAW apalagi kita masih di bulan Ramadhan 1442 Hijriyah dan di tengah pandemi Covid-19.

Hendaknya bapak ibu guru al-Islam Muhammadiyah dan Bahasa Arab (Ismuba) "all out" dalam mensosialisasikan dan menerapkan irama nahawand sebagai ciri khas muhammadiyah.

"Keberhasilan dalam membimbing siswa belajar membaca Al quran (khususnya murottal nahawand) akan menjadi nilai jual tersendiri bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah. peserta cukup antusias dengan prosentasi kehadiran di atas 80%. Dari data presensi 45 sekolah yang hadir 41 perwakilan," ujar Tridjono.

Sementara itu, Humas Pengembang Program Tahsin Tilawah (PTT), Jatmiko mengatakan Al Quran adalah sumber utama ajaran Islam sesungguhnya, yaitu ajaran Rahmatan Lil'alamin. 

"Secara teknis ketika pembelajaran daring, pendidik dan siswa jarang mendengar secara langsung dari ustadz dan ustadzah tim 12,” jelasnya.

Jatmiko menjelaskan, rekaman berupa MP3 hasil rekaman di Perusahaan Umum Percetakan Negara Republik Indonesia (Perum PNRI) Cabang Solo yaitu Lokananta bisa di kirim dan bisa didengar, dipelajari, di manapun dan kapanpun dan bisa disebar melalui WhatsApp (WA).  

Ramadhan, selain bulan diwajibkan umat Islam berpuasa, juga bulan diturunkan Alquran, Ramadhan juga disebut syahru Alquran (bulan Alquran).

“Pahala membaca Alquran sangatlah besar. Mengutip hadits Nabi SAW, Setiap huruf dalam Alquran bernilai pahala, bukanlah alif lam mim dihitung satu huruf, tapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf,” pungkas Jatmiko, pengisi kultum Radio Soloposfm selama satu bulan penuh.

Humas, Jatmiko.

Minggu, 25 April 2021

SOLO – Niat membranding Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) mengantarkan Jatmiko menjadi Kontributor Terproduktif I dan AUM terproduktif periode Tahun 2020 dalam Temu JurnalisMu Jateng ‘Membangun JurnalisMu dan Media Muhammadiyah menuju Dakwah Islam Berkemajuan, Minggu (25/4/2021).

Guru Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA) kelas bawah 1, 2, 3 ABCD di SD Muhammadiyah 1 (SDMuh1) Surakarta awalnya awalnya merasa tidak percaya dinobatkan kontributor terproduktif pertama. Menurut perkiraannya, kontributor lain lebih banyak menulis berita di PWMJATENG.COM.  

“alHamdulillah, terima kasih bapak Wahyudi MPd pembina MPI PWM Jateng atas apresiasinya dan sentuhan dingin Aji Rustam jurnalis senior. rasanya senang mendapat penghargaan ini. Semoga beritanya bermanfaat dan menginspirasi,” ungkap laki-laki kelahiran Sragen 10 juli 1985.  

Jatmiko mengaku berlatih menulis jurnalisme warga beberapa kali di salah satu media ternama di kota Solo baik cetak maupun online. Motivasi dia menulis adalah niat karena Allah. 

“Untuk berbuat baik bisa dengan cara Klik, Baca dan Bagikan (KBB). Mengasah kemampuan menulis perlu proses panjang. Kemampuan bisa diasah dengan banyak membaca. Semakin banyak yang dibaca maka semakin kaya kita dalam menulis,” ujar Jatmiko yang masih kuliah di Pasca IAIN Surakarta.

Dia menambahkan, kalau menulis dilakukan secara terus-menerus komprehensif akan terbentuk gaya penulisan tersendiri dan akhirnya pembaca dapat menikmati apa yang kita tulis.

Jatmiko menyampaikan, untuk menjadi humas dan kontributor yang tangguh, saya niati ibadah. Lelah menjadi lillah. “Selama kita masih mau terus belajar sepanjang hayat dan menerima kritikan dari para editor, pimpinan, maka kwalitas tulisan kita akan menjadi baik dan naik kelas,” ujarnya.

Kepala Sekolah Berkebudayaan Unggul SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Hj Sri Sayekti sangat mengapresiasi penghargaan yang telah diraih Jatmiko. Sayekti berharap agar penghargaan yang diraih menjadi penguat semangat untuk terus berkarya.

“Semoga degan pencapaian ini semakin memberikan semangat bidang Kehumasan SD Muh 1 untuk menyampaikan informasi dan berita yang bermanfaat dan menginspirasi untuk sekolah khususnya dan Muhammadiyah pada umumnya,” pesannya.

Humas, Jatmiko.

Rabu, 25 November 2020

 

Solo- Bertepatan dengan hari guru, tanggal 25 November 2020, Seluruh siswa SD Muhammadiyah 2 Kauman akan menjalani Penilaian Akhir Semester (PAS). Kegiatan ujian ini dilakukan dengan mekanisme PJJ, siswa mengerjakan soal_soal PAS dari rumah. Kegiatan PAS dilakukan mulai Rabu, 25 November 2020 sampai Selasa, 8 Desember 2020. Meskipun pembelajaran selama satu semester dilakukan secara daring, pelajaran yang diujikan meliputi semua mapel sesuai kurikulum sekolah hanya saja jumlah soal dan naskahnya dikurangi. Denny, pejabat kurikulum SD Muhammadiyah 2 Kauman mengubgkapkan bahwa semua mata pelajaran diujikan dalam PAS 1 ini, namun jumlah soal dan jumlah naskahnya dikurangi. "semua mapel diujikan, namun dikurangi jumlah soal dan naskahnya. Karena masih masa pandemi covid 19." Ungkapnya.

Sementara, meskipun pembelajaran selama satu semester dilakukan dengan PJJ, namun semua materi sudah disampaikan ke siswa. Ada yang melalu video, GCR, maupun homevisit. Ari, guru kelas 4 SD Muhammadiyah 2 Kauman menyampaikan, " semua materi sudah disampaikan ke siswa, di kelas 4 kami sudah berusaha  maksimal agar anak-anak mampu menyerap materi dengan baik, kami homevisit, buat video, dan buat ringkasan melalu GCR." Tukasnya.

Kepala sekolah, Suprihanto, atau yang akrab dipanggil pak Tanto menyampaikan harapannya agar PAS berjalan dengan baik dari tahap persiapan sampai dengan penerimaan rapor semester satu nanti. " kami berharap semogo kegiatan PAS 1 ini berjalan lancar dari persiapan sampai penerimaan rapor nanti." Ungkapnya. Selain itu, pak Tanto juga berpesan untuk semua siswa SD Muhammadiyah 2 Kauman, agar selalu gembira dalam belajar dan mengerjakan soal-soal secara mandiri dan maksimal, serta selalu menjaga kesehatan.

Minggu, 05 April 2020

SOLO – Mendung gelap menyelimuti Sekolah Rujukan Nasional SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta.

Salah satu siswi terbaiknya, Aqila Hanania  kelas 5A telah pergi meninggalkan sekolah tercinta untuk selam-lamanya karena sakit.
"Innalillahi wa innaillaihi rojiun. Telah meninggal dunia, putri kami Aqila Hanania. Mohin mmaaf jika ada kesalahan dari putri kami. Dikarenakan katup jantungnya sudah rusak dan parah, Jazakumullah Khairan Katsiiraa, terima kasih atas do’a-do’a panjenengan semua. Semoga Allah mengabulkan," ungkap Dyah Ayu Ratnaningsih, ibunda Nania, lewat WA, Ahad (5/4/2020).
Kepala Sekolah Sri Sayekti melalui wakil kepala sekolah bidang Humas Jatmiko ingat betul dengan semangat Nania ketika mengikuti kegiatan Turnamen Catur.

Menurutnya Nania adalah anak yang sangat aktif dan pantang menyerah. “Saya masih ingat betul betapa semangatnya ketika mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Jawa Tengah 2018. Ia selalu ingin mengikutinya,” kata Jatmiko.
Nania salah satu peserta dari 27 Kabupaten antara lain Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Temanggung, Grobogan, Salatiga, Purworejo, Brebes, Blora, Pemalang, Pati, Kebumen, Batang, Pekalongan, Tegal, Kota Pekalongan, Semarang, Kota Semarang, Boyolali, Magelang, Demak, Kendal, Klaten, dan Surakarta

Bahkan menurut Jatmiko, anak pasangan Dyah Ayu Ratnaningsih dan Tohir ini akan tetap mengikuti kegiatan Kompetisi walaupun dalam keadaan sedikit kurang enak badan. 
Menurut Jatmiko yang juga guru bahasa Arab kelas atas, Nania untuk pelajaran al Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (ISMUBA) mendapat peringkat istimewa.

“Tinggalkan teladan dan inspirasi, untuk mapel Bahasa Arab nilai rata-ratanya selalu bagus, bahkan Penilaian Akhir Semester (PAS) nilai murni dapat 100, subhana Allah, Semoga menjadi bidari surga dan khusnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, keikhlasan dan kesabaran,” katanya.

Pantauan lapangan dan jangkuan, rumah duka juga menerapkan protokol kesehatan, tersedia hand sanitizer untuk membersihkan tangan dan menjaga jarak agar tidak saling berdekatan.

Humas, Jatmiko.

Sabtu, 22 Februari 2020

SOLO - Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Solo gagas Rumah Tahsin di gedung berlantai 3 Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) berlokasi di Margoyudan, Sabtu (22/2/2020).

“Beberapa kegiatan telah berjalan Program Unggulan Tahsin Tilawah, Humas Reward, Workshop Sekolah Muhammadiyah di Wilayah PCM Jebres, Latihan irama keroncong surya, Penataran kepala sekolah, halal bihalal, Rapat Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), pelatihan jurnalistik dan workshop kurikulum,” ungkap Wakil Sekretaris Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Solo, Muchsin al Rasyid kepada wartawan.
Menurutnya, Pusdiklat Darmo Cahyono punya fasilitas seperti parkir luas, ruang sidang 1 lokal dilengkapi AC, 2 aula, toilet terpisah putra putri, musholla, rumah penjaga, dan WiFi.

“Setelah post test tahsin tilawah gelombang II, kami ke depan menggagas rumah tahsin, dan itu jadi salah satu upaya kita dalam memajukan pendidikan agama dan mencerahkan semesta yang bertanggung jawab,” ujar Muchsin.

Membaca Alquran termasuk amal sangat mulia dan akan mendapat pahala berlipat ganda, sebab yang dibacanya adalah Kitab Suci Ilahi.
Alquran sebaik-baik bacaan bagi orang mukmin, baik di kala senang maupun susah, di saat gembira atau sedih, membaca Alquran bukan cuma amal dan ibadah, tapi juga menjadi obat dan penawar bagi orang yang gelisah jiwanya.

Sementara salah satu anggota majelis Drs H Muqorrobin mengemukakan, Sebenarnya gedung ini berpotensi bukan hanya untuk melatih, mendidik atau pelatihan saja tetapi bisa digunakan sebagai tempat yang sifatnya umum.

Bisa awwalussanah, al Islam Kemuhammadiyahan Bahasa Arab (ISMUBA), maupun berupa mata pelajaran umum. Bahkan kegiatan lain seperti Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Pemuda, karena tempatnya memadai.
“Al Hamdulillah telah terwujud gedung representatif, diupayakan bisa diatur penggunaan gedung ini. Yang jelas saya sangat setuju digunakan pembinaan baca al Quran baik itu yang sifatnya belajar baca qur’an dari awal hingga fasih atau tahsin atau lebih jauh lagi diskusi agama di gedung ini, agar manfaatnya lebih besar lagi di masa-masa mendatang,” jelasnya.

Diharapkan masyarakat mampu bukan hanya membaca tetapi mampu menyampaikan kepada orang lain. Oleh karena itu kalau bisa gedung ini tidak hanya untuk pelatihan guru murid perguruan Muhammadiyah saja tetapi bisa juga masyarakat ikut memanfaatkannya dengan aturan-aturan dibuat agar tidak tabrakan.

Humas PTT, Jatmiko.

Jumat, 21 Februari 2020


SOLO - Ciri abad 21 menurut Kemendikbud, tersedianya informasi dimana saja  dan kapan saja, adanya implementasi penggunaan mesin atau komputasi, mampu menjangkau segala pekerjaan secara otomatisasi dan bisa dilakukan dari mana  saja  dan kemana saja.

E-Learning diklaim mempunyai sejumlah kelebihan bila dibandingkan dengan sistem belajar offline, di antaranya menghemat waktu belajar, biaya, serta lebih efektif.

Pesatnya perkembangan teknologi menuntut adanya penyesuaian, salah satunya penerapan sistem E-Learning dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Dengan sistem ini, pemberian materi pelajaran dilakukan secara online.
Wakil Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Ketelan bidang Humas, Jatmiko mengatakan, program E-Learning telah dicanangkan sejak 2 tahun lalu dan semakin menarik bagi siswa.

"Dengan E-Learning siswa mampu menggali materi pelajaran lebih luas dan dalam. Karena materinya dapat di-upload di server. Siswa juga bisa lebih kreatif dan inovatif," ujar Jatmiko, Kamis (20/2/2020).

Dan rencananya pertama kali sebanyak 140 siswa kelas VIABCD Ujian Ciri Khusus Al Islam, Kemuhammadiyahan dan bahasa Arab (ISMUBA) tahun 2019/2020 berbasis komputer/Smartphone.

Berdasarkan Ketentuan Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 170/KTN/I.4/F/2019, dan surat edaran dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PWM Jawa Tengah tertanda tangan Ketua Dr H Iwan Junaedi MPd beserta Sekretaris Dr H Karnadi Hasan MPd.

Tri Yuniarti Ssi SPd Wali Kelas 5C menambahkan, Penggunaan web sdmuh1.net untuk assesmen aspek kognitif atau pengetahuan untuk tema 7 subtema 1.

Ada kemudahan dengan cara mendengar, melihat atau membaca. Yang pasti, metode E-Learning siswa menjadi lebih tertarik untuk belajar.

"Kegiatan E-Learning ini untuk semua kelas. Tadi anak-anak mengerjakan soal evaluasi secara on line melalui Dasbord tugas pada menu E Learning, soal meliputi 5 muatan pelajaran setiap mupel diberi batas waktu 10 menit," kata Tri.
Fahreza Luthfi Althafany, mewakili siswa kelas 5C yang jumlahnya sebanyak 30 menuturkan, penerapan E-Learning membuat belajar menjadi lebih praktis dan lebih mudah.

Sehingga banyak waktu, bisa digunakan untuk berdiskusi dengan teman-teman membahas materi yang diberikan guru.

"Mudah agak deg-degan karena ada batas waktunya, latihan disiplin. Kita semakin tertantang lebih mendalam karena bisa melakukan eksplorasi dalam materi digital," tandas Siswa Berkemajuan yang sehari-hari dipanggil Affan.

Humas, Jatmiko.

Selasa, 14 Januari 2020

SOLO – Siswa kelas VI ABCD Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta jalani Ujian Sekolah (US) praktik pendidikan Agama Islam tahun pelajaran 2019/2020, di Kelas maupun Musholla sekolah setempat.

terus berusaha melakukan terobosan-terobosan dalam melaksnakan  proses pendidikan di era milenial. Salah satu di antaranya  melalui pendidikan pengembangan karakter Islami. Selama tiga hari, mereka diuji materi tayamum, wudhu, salat maghrib, salat jenazah, baca Al Quran, 3 hafalan surat pendek dari an Naba’, an Nazi’at, ‘Abasa dan 10 do’a harian oleh guru al Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (ISMUBA).
“Ujian praktik agama di ikuti 140 siswa di bagi menjadi 7 ruang, dan 7 penguji,” ungkap Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko kepada wartawan, di sekolah setempat, Solo, Senin (13/1/2020).

Menurut Jatmiko, pemilihan materi ujian praktik tersebut karena merupakan hal paling dasar yang harus dipahami oleh setiap penganut Agama Islam, sehingga diharapkan siswa tidak hanya memahami secara materi, tapi juga praktik yang benar.
Sekolah juga terus berusaha melakukan terobosan-terobosan dalam melaksanakan  proses pendidikan di era milenial. Salah satu di antaranya  melalui pendidikan pengembangan karakter Islami.

"Wudhu, salat, dan baca Al Quran dilakukan akan mengukur sejauh mana keberhasilan bimbingan religius yang sudah diterima anak, semoga kita menjadi pelopor percontohan sekolah berkemajuan yang unggul bidang agama maupun prestasi akademik," tegas Jatmiko.


Humas, Jatmiko.

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat

Surakarta (Solo)

Imsak--:--
Subuh--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Mengambil jadwal Surakarta...

Sumber jadwal: API MyQuran

Kalender

Jam

Berita Umum

Berita Terbaru Majelis

Memuat berita terbaru...

    Lihat semua berita

    Posting Populer

    Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

    Informasi


    Kalender Islam

    Kalender Hijriyah

    Unduhan

    >> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
    >> Instrumen Data Sekolah 2021
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
    >> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
    >> Materi 1 BLC
    >> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
    >> Materi 2 Web Editor (BLC)
    >> News Template
    >> Pro News Template
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
    >> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
    >> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
    >> Instrumen Sekolah 2015
    >> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
    >> Menambah Header di Blog (Blogger)
    >> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
    >> Materi 5 BLC ( CMS )
    >> Tutorial CMS Balitbang
    >> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
    >> Materi 8 Cloud Storage
    >> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
    >> Materi 9 Pembuatan Header Website
    >> Blangko PPDB 2016 / 2017
    >> Pengantar PPDB 2016 / 2017
    >> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
    >> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
    >> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
    >> Materi Google Form atau Formulir Online
    >> Materi Desember 2016
    >> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
    >> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
    >> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
    >> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
    >> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
    >> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
    >> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
    >> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
    >> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
    >> Pelatihan SPMU
    >> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
    >> Instrumen Data Sekolah 2019
    >> Rekaman Irama Nahawand
    >> Blangko RKAS 2021
    >> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Syarat Pengajuan SK Yayasan
    >> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
    >> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
    >> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
    >> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
    >> BLANGKO RKAS 2022/2023
    >> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
    >> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
    >> Form Isian Data 2022 / 2023
    >> Logo Musyda 2023
    >> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
    >> SYARAT DAPODIK 2023
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2
    >> DAFTAR PCM 2022 - 2027
    >> Badan Hukum Muhammadiyah 2024
    >> Maklumat PP Muhammadiyah Ramadhan 1447 H / 2026 M
    >> JADWAL WAKTU SHOLAT BULAN RAMADHAN 1446 H / 2025 M
    >> Logo Milad Muhammadiyah 113
    >> Kode Indeks Surat Muhammadiyah
    >> Pembuatan E-KTAM dan Tata Cara Klaim
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah">Sewa Gedung Pusdiklat Dharmo Tjahjono

    Pengunjung

    Statistik kunjunganDiperbarui otomatisCounter pengunjung dan tampilan halaman