Portal Resmi Majelis Pendidikan Muhammadiyah Kota Surakarta
Arsip Berita
Berita Terbaru Unduhan Jadwal Sholat
Tampilkan postingan dengan label Pandemi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pandemi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Oktober 2021

Surakarta, 23 Oktober 2021 , Pandemi yang telah berlangsung lebih dari 2 tahun membuat sekolah harus kembali mengenal potensi siswa lebih dalam setelah pembelajaran Jarak Jauh. Walaupun pembelajaran tatap muka secara protokol kesehatan mulai berlangsung, SMP Muhammadiyah 1 Surakarta memahami peserta didik perlu mengenali diri dan menjalankan kebiasaan yang baik.Maka SMP Muhammadiyah 1 Surakarta menggelar Webinar ," Strategi Memilih Jurusan Tepat Untuk Masa Depan Hebat". Seminar dengan 3 pembicara yakni, Ernawati, S.Psi, M.Psi, (Dosen Psikologi UIN Raden Mas Said Surakarta), Dr. Rahayuningsih, S.Pd, M.Pd, (Kepala SMA Muhammadiyah 1 Surakarta) dan Tarmo, S.Pd.M.Pd., (Kepala SMK Muhammadiyah 1 Surakarta).

SMP Muhammadiyah 1 Surakarta persiapkan siswa mengenali diri untuk memilih Jurusan yang tepat. Pada paparan Dr.Ernawati, S.Psi, M.Psi Siswa dipahamkan bahwa setiap orang memiliki potensi terbaiknya dan kepintaran diukur bukan hanya dari  akademik. Tetapi prestasi bisa dari olahraga, seni, dan bidang lainnya.Untuk membimbing siswa ke potensi terbaiknya siswa diajak membuat peta kehidupan, untuk merencanakan dan mengembangkan potensi nya dengan lebih terarah. 

Pada pembicara kedua Dr. Rahayuningsih, S.Pd, M.Pd, menyampaikan gambaran sekolah yang harus dipilih untuk mempersiapkan siswa ke jenjang perguruan tinggi agar setiap peserta didik memiliki nilai positif pembeda dari yang lain.

Pada pemaparan pembicara ketiga Tarmo, S.Pd.M.Pd., menyampaikan kriteria sekolah yang mampu membimbing siswa menciptakan lapangan pekerjaan.Selain itu sekolah yang memiliki kerjasama yang baik dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga terampil, juga harus dipilih untuk memudahkan siswanya mendapatkan pekerjaan.

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surakarta, H.Ahmad Sukidi, S.Ag, M.Pd. juga menyampaikan harapannya, setelah mengikuti webinar ini peserta didik dapat mulai mengenali di potensi diri dan melakukan kebiasaan yang mendorong pada kesuksesan."

Antusiasme peserta didik mengikuti tampak pada pertanyaan yang bervariasibdan semua Pembicara mendapatkan pertanyaan.

(Frida-Humas)

Selasa, 26 Januari 2021

Senin, 25 Januari 2021, guru SD Muhammadiyah 2 Kauman, Surakarta, Sri Mey Ekowati, S.Pd. menyerahkan buku hasil karyanya sebagai koleksi perpustakaan SD. Serah terima dilaksanakan di kantor kepala sekolah dan diterima oleh Bapak Suprihanto, S.Pd. selalu Kepala SD Muhammadiyah 2 Kauman, Surakarta.

Buku tersebut berupa Cerita Anak berjudul "Tas Rajut Kasih Sayang" dan kumpulan puisi kolaborasi dengan siswa "Warna-Warni Seindah Pelangi". 

Selain dua buku tersebut, Bu Mey, sapaan akrabnya juga menulis buku solo karyanya berjudul "Klandestin" berupa antologi puisi. Selain karya solo, ia juga menulis bersama penulis lain untuk menambah karya dan pengalaman menulis lebih dari 20 buku. Harapan Bapak Suprihanto, S.Pd. selaku kepala sekolah, guru dan siswa terus berkarya baik penulisan buku, artikel, cerita, puisi, dll supaya kemampuan guru dan siswa meningkat dalam bidang menulis. Harapan kepada guru terutama, untuk senantiasa membimbing siswa gemar membaca, menulis, dan berkunjung ke perpustakaan (jika sudah tidak pandemi).

Untuk siswa, supaya literasinya dalam membaca dan menulis selama pandemi ditingkatkan meski tidak bisa berkunjung ke perpustakaan secara langsung. (Humas Mudaka)

Rabu, 06 Januari 2021

 

SOLO – Hikmah pandemi, adalah ibu Noormala, pimpinan Balai Bahasa Maluku Utara, pagi itu mengontak Dra Novi Saptina, agar cerpennya diterbitkan di Balai Bahasa Maluku Utara, untuk mewarnai karya bahasa dan sastra disana, Selasa (5/1/2020).

Novi menyetujuinya. Dan jadilah cerpen Novi menghiasi lembaran sastra dan bahasa di Maluku Utara. Judul cerpennya "Uang 50 Juta", mengisahkan tentang tarik ulur keputusan seorang ibu membelanjakan uangnya di jalan Allah atau jalan dunia. Pertentangan yang kuat toh harus dipilih salah satu. Begitulah ceritanya.

“Cerpen adalah cerita pendek, berisi cerita yang terjadi sehari- hari. Topiknya bisa RT masalah sehari- hari yang remeh temeh, tapi juga bisa bercerita tentang seni, budaya bahkan politik ataupun teknologi, namun dikemas dalam artikel cerita pendek, disebut cerpen,  ada tokohnya, pelakunya, dan  liku-likunya. Ada konflik bathin, yang akhirnya action mengambil keputusan,”papar Novi Saptina.

Itulah yang membuat Dra.Novi Saptina, setelah terpilih 100 terbaik pengkampanye bahasa Bangga Berbahasa Indonesia,  melebarkan karyanya menulis cerpen. 

Dan Cerpennya diakui Balai Bahasa Maluku Utara, dan diterbitkan di majalah Bahasa  dan Sastra Harmoni. Sebuah majalah yang memuat tulisan Bahasa Indonesia dan Satra, dibawah Kemendikbud Republik Indonesia.

Dikatakan oleh Novi, “Ini adalah salah satu tugas yang diemban sebagai pengkampanye bangga berbahasa Indonesia, Dimulai dari cerpen,”ucapnya.

Karena ingin melebarkan kemampuaanya menulis cerpen dengan bahasa dan sastra yang baku dan standart yang diukur oleh balai bahasa, setelah sudah berbagai karyanya opini, esai, feature, juga video pendek mendapat beberapa penghargaan dan kejuaraan.

Dari cerpen ini diharapkan akan melebarkan sasaran pada pecinta cerpen untuk mensosialisasikan tema lebih luas lagi dengan kemasan cerpen.

“Khususnya dalam berbahasa Indonesia yang baik. Namun juga melalui cerpen bisa disampaikan isu- isu nasional,” pungkasnya.

Dihubungi, Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti MPd menyampaikan walaupun usia sudah tidak produktik pendidik kami tetap berinovasi dan produktif.
 
“Silakan bu Novi bisa berkolaborasi dengan pedalangan, musik, dan olahraga,’’ Pungkas Sayekti, di sela-sela penyerahan tali asih.

Humas, Jatmiko.

Kamis, 19 November 2020

Segenap Civitas Akademika SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta Mengucapkan "Selamat Milad Ke-108 Muhammadiyah" Semoga Muhammadiyah Dapat Terus Memberikan Konstribusinya Dalam Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Menuju Indonesia Berkemajuan Dan Mencerahkan Bagi Seluruh Umat. Meneguhkan Gerakan Keagamaan Hadapi Pandemi dan Masalah Negeri.


 

Sabtu, 01 Agustus 2020


Gambar (1) Panitia Membungkus Daging

Solo 1 Agustus 2020, SMP Muhammadiyah 1 Surakarta tetap berbagi hewan kurban di masa Pandemi. Banyak masyarakat yang terdampak covid-19. Hal ini menjadi penyemangat SMP Muhammadiyah 1 Surakarta untuk   memberi bantuan.Tentunya niat berbagi tetap disertai dengan ikhtiar maksimal untuk terhindar dari covid -19. Hal ini diwujudkan dengan pelaksanaan penyembelihan di rumah potong hewan dan pemakaian masker untuk semua panitia. Dengaan pelaksanaan Qurban di rumah potong hewan panitia dapat mengurangi frekuensi berkerumun. Saat pembagian semua panitia mengenakan masker.
Gambar (2) Penyerahan Daging pada Shohibul Qurban

Hari ini (1 Agustus 2020) Sekolah yang dikenal dengan sebutan Simpon ini menyalurkan qurban satu ekor sapi dan 3 ekor kambing. Sapi kali ini berasal dari iuran guru dan siswa program khusus. Sedangkan Kambing berasal dari sumbangan alumni tahun 1988 dan wali murid Lukman kelas 9PK1.Jumlah daging Qurban kali ini 200 paket. Sasaran penerima qurban adalah warga sekitar SMP Muhammadiyah 1 Surakarta. Sumber dana Qurban kali ini dari iuran guru,dan iuran siswa program khusus. Penyerahan daging qurban diberikan pada ketua RW agar lebih tepat sasaran dan menghindari kerumunan. Harapan dari acara Qurban SMP Muhammadiyah 1 Surakarta kali ini adalah membantu warga terdampak Covid -19 disekitar lingkungan sekolah.

Humas
SMP Muh. 1 Simpon Surakarta

Selasa, 14 Juli 2020

Senin 13 Juli 2020 SMA Muhammadiyah 1 Surakarta menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan tema Belajar untuk Masa Depanku Belajar Tanpa Batas Ruang dan Waktu. Kegiatan dilaksanakan 3 hari, 13-15 Juli 2020 secara daring atau online  yang diikuti oleh 113 calon siswa. Kegiatan dimulai pukul 07.30 dibuka dengan doa dilanjutkan pembacaan surat ayat suci Alquran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Sang Surya.

Acara selanjutnya sambutan ibu kepala sekolah Dr. Rahayuningsih, S.Pd., M.Pd. yang mengucapkan selamat datang peserta didik baru di SMA Muhammadiyah 1 Surakarta. Selama Covid pembelajaran tetap berlangsung   dengan menggunakan Pembelajaran Jarak Jauh (PBJJ) karena belajar untuk masa depan. Belajar dapat dilaksakan dimana saja tanpa batas ruang dan waktu. Semoga peserta didik dapat mengikuti kegiatan MPLS sampai selesai.
Adapun materi hari pertama adalah pembukaan yang ditandai dengan pengalungan tanda peserta  kepada dua peserta didik yang masih menggunakan seragam SMP. Mereka adalah Muh. Zaidan Prima Al Ghifari dan Az Zahra Amelia Amiin. Dengan pengalungan tanda peserta sebagai tanda dimulai  kegiatan MPLS SMA Muhammadiyah 1 Surakarta. 
Peserta didik mendapatkan materi Wawasan Wiyata Mandala dari Kepala Sekolah, dilanjutkan  materi dari kurikulum sekolah dan KBM, kegiatan MPLS diakhiri dengan penugasan yang berahir pukul 11.30. Semua kegiatan dilaksanakan sesuai protokoler dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.

Maturnuwun

Senin, 06 Juli 2020

Kamis, 2 Juli 2020 SD Muh 2 Kauman mengadakan kegiatan Pembinaan Dinas dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen). Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 guru dan tendik SD Muh 2 Kauman Surakarta pada awal pelajaran 2020/2021. Kegiatan dibuka pukul 08.00 dan berakhir pukul 11.30. 
Agenda kegiatan diawali sambutan dari Kepala Sekolah, Ketua Komite, Inti Pembinaan, dan penutup.
"Kegiatan ini merupakan pembekalan untuk guru dan tendik yang berkaitan dengan tugas, hak, dan kewajiban dalam menyongsong tahun ajaran 2020/2021," kata Suprihanto, Kepala Sekolah SD Muh 2 Surakarta.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Komite SD Muh 2, Dr. Suharno, M.Pd. yang merupakan dosen PGSD UNS. "Alhamdulillah, sudah banyak guru SD Muh 2 yang sudah tersertifikasi. Bagi yang belum, nanti akan menempuh PPG yang jangkanya 1 tahun," ujar beliau.
Inti pembinaan dari Drs. H. Trijono berisi pemaparan kompetensi guru, pembangunan sekolah, pembiayaan, kepegawaian, serta persiapan tahun ajaran baru dalam era new normal dari pandemi. 
(Mey E. Humas SD Muh 2 Kauman Surakarta)
SOLO, - Sebanyak 36 guru dan tenaga pendidikan SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta sekaligus kepala sekolah mengikuti Workshop Pembelajaran dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2020/2021, digedung Pusdiklat Darmo Cahyono, Sabtu, (4/7). 
Workshop dengan mengangkat tema "Pelaksanaan Pembelajaran di Masa Pandemi Dan Menghadapi New Normal" tersebut terselenggara berkat  kerjasama dari tiga Sekolah Dasar Muhammadiyah di Jebres dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Jebres.


Kepala sekolah, Parimin Tedjo Pramono yang juga selaku ketua panitia dalam pidatonya menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara "alhamdulillah meskipun dimasa pandemi Covid-19 ini Allah SWT masih memberikan rahmat dan hidayahNya pada kita semua, sehingga acara rutin awal tahun ajaran baru ini tetap dapat kita laksanakan bersama", tuturnya.
"Selain SD Muhammadiyah 8 Jagalan, peserta workshop berasal dari SD Muhammadiyah 4 Kandangsapi dan SD Muhammadiyah 6 Kampung sewu, jumlah peserta sebanyak 74 guru dan tenaga pendidikan".

Acara dibuka oleh Ketua Dikdasmen Muhammadiyah Kota Surakarta, Drs.Trijono, sebelum dibuka dalam sambutannya beliau mengaku senang dan bangga dengan bersatunya warga Muhammadiyah khususnya di Jebres untuk maju bersama dengan menyelenggarakan acara workshop seperti ini, jelasnya. 
Adapun dua narasumber yang dihadirkan dalam mengisi acara yakni Drs.Sholeh Amini Yahman, M.Si., Psi selaku dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  dan Drs.H.Priyono, S.Pd., M.Pd dari Pengawas Korwil II Kecamatan Pasar Kliwon Dinas Pendidikan Kota Surakarta. Materi terkait tentang Ideologi Muhammadiyah dan Strategi Pembelajaran Daring.
Tujuan dan harapan workshop agar dapat memberi solusi para guru dalam pembelajaran online/daring selama pandemi Covid-19, meningkatkan kompetensi dibidang IT, serta memberi motivasi dalam menyambut tahun ajaran baru 2020/2021 dari segi kedinasan maupun persyarikatan.
Humas SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta : Andri Nugroho

Minggu, 28 Juni 2020

SOLO – Pacu kencleng surga di tengah pandemi walaupun situasi serba sulit. Siswa Sekolah Pendidikan Karakter berbasis TIK dan Budaya SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta tetap bergairah berbagi via kencleng surga bermitra dengan Lazismu Solo.

Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti mengatakan walaupun seluruh pembelajaran dilaksanakan secara daring, kebijakan sekolah sungguh mulia yaitu tetap mengajak kepada seluruh peserta didik dari kelas I – VI untuk tetap membantu saudara-saudara kita yang terkena dampak akibat pandemi covid-19.

“Alhamdulillah, selama tiga hari kami membuka gerai zakat di SD Muhammadiyah 1 Surakarta, isi kencleng surga sebesar Rp. 21.806.600 (dua puluh satu juta delapan ratus ribu enam ratus rupiah). Hasil donasi kemudian diamanahkan sebagai infaq kemanusiaan utamanya untuk dana kebencanaan dan pandemi covid-19,” kata Sayekti, Sabtu (27/6/20)
Bertepatan dengan penerimaan hasil belajar siswa, kencleng yang telah berada di rumah masing-masing siswa tersebut dibawa oleh orang tuanya kemudian diserahkan kepada amil Lazismu yang berjaga di gerai zakat.

Sayekti bersyukur atas apa yang telah dilakukan oleh anak-anak ketika tidak berada di sekolah. Selama pandemi, nilai-nilai sosial yang pernah diajarkan di sekolah mampu dipraktekkan secara nyata di rumah. Salah satunya dengan menabung atau berinfaq melalui kencleng lazismu.

“Ini wujud semangat  ta’awun siswa dalam membantu meringankan masyarakat dan umat yang terkena dampak situasi pandemi covid-19,” jelasnya.

Cara-cara berbagi inilah merupakan salah satu implementasi pendidikan karakter yang selalu diajarkan di sekolah dengan 4 pilar yaitu peduli agama, manusia lingkungan dan sistem yang terarah, terukur dan berkesinambungan.

Jika diibaratkan sebuah kapal, kita tidakm ingin tenggelam, kita harus selamat bersama-sama, tidak sendiri-sendiri, yang miskin ataupun yang kaya. Tak bosan sekolah mengajak “yuk berbagi, baik lapang maupun sempit. Membela yang papa, mengetuk yang sejahtera”.

Pandemi ini menguliti manusia dari segala bungkus dan topengnya, serta mengembalikan pada keapadaannya. Akhirnya, manusia adalah manusia, kalau ia mau berbagi dan peduli kepada sesamanya, lebih-lebih yang menderita. Sesungguhnya, itulah harapan kaum papa, jauh sebelum Covid-19 datang.
Kepada seluruh amil Lazismu, tetap semangat mengedukasi masyarakat dan menyalurkan bantuan walaupun di tengah pandemi.

“ojo kesel tumindak becik dan jangan pernah merasa lelah untuk memberikan edukasi kepada anak-anak tentang makna berbagi dan memberi kepada sesama umat manusia,”pungkasnya.

Humas, Jatmiko.

Senin, 25 Mei 2020

Suasana Idul Fitri tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 kapan akan berakhir belum jelas membawa lebaran pada suasana keprihatinan.

Puasa Ramadan dimulai tanggal 1 bulan Ramadan dan diakhiri tanggal terakhir bulan Ramadhan.

Untuk tahun 2020 ini, usia bulan Ramadan 30 hari. Dimulai 24 April 2020, Ramadan berakhir 23 Mei 2020.

Sehingga Idul Fitri bertepatan pada 1 Syawwal, Ahad 24 Mei 2020.  Lantas, bagaimana ketentan salat Idul Fitri di rumah.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) secara resmi mengeluarkanTuntunan Salat Idul Fitri dalam Kondisi Darurat Pandemi Covid-19.

Tuntunan tersebut dikeluarkan melalui Edaran Nomor 04/EDR/I.0/E/2020 yang dibuat di Yogyakarta, Kamis 21 Ramadhan 1441 atau 14 Mei 2020.

Semua kaum muslimin dan muslimat dianjurkan memahami tata caranya. Boleh dilakukan berjamaah atau sendiri.

Jika berjamaah, minimal diikuti 4 orang yaitu 1 imam dan 3 makmum. Jika jumlah jamaah kurang atau jika tidak ada yang mampu brkhotbah, boleh tetap berjamaah tanpa khotbah.

Jika dilaksanakan sendirian, berniat salat idul fitri, dilaksanakan dengan bacaan pelan dan tidak ada khotbah.

Panduan salat idul fitri berjamaah, sebelum salat disunahkan memperbanyak bacaan takbir, tahmid dan tasbih.

 “… dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur,” terjemahan QS al-Baqarah: 185. 
Waktu salat id adalah setelah matahari terbit sampai sebelum salat Duhur.

Salat dimulai dengan menyeru “ash-shalaatul jami’ah”, tanpa azan dan iqomah. Memulai dengan niat salat Idul Fitri. Membaca takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan. Membaca takbir sebanyak 7 kali “di luar takbiratul ihram”.

Membaca surah Al Fatihah, diteruskan membaca surah pendek dari al Qur’an. Ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan berdiri hingga berdiri lagi seperti salat biasa.

Pada rekaat kedua sebelum membaca al Fatihah, disunahkan takbir 5 kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri.

Membaca surah al Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari al Qur’an. Ruku’. Sujud dan seterusnya hingga salam, setelah salam disunahkan mmendengarkan khotbah Idul Fitri.

Apa amalan sunah idul fitri? Di antaranya mandi dan memotong kuku, memakai pakaian terbaik dan wangi-wangian, makan sebelum salat idul fitri, mengumandangkan takbir hingga jelang salat, dan saling mengucapkan selamat Taqabbalallahu mina waminkum.

Bagaimana lafadz takbir untuk Hari Raya khususnya warga Muhammadiyah? Dianjurkan seperti ini.

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaaha illallah, Wallahu Akbar, Allahu Akbar walillaahil hamdu.”

Yang tidak boleh dilupakan saat memasuki Idul Fitri ialah menunaikan zakat fitri. Zakat fitri diwajibkan kepada setiap orang muslim/muslimah, tua muda, dan anak kecil, terutama yang memiliki kelebihan makanan pokok.

Zakat fitri berupa makanan pokok sebanyak 1 sha‘ (2,5 kg), atau bisa juga diganti uang dengan nominal sesuai harga barang tersebut.

Zakat fitri ditunaikan akhir Ramadan apabila tidak pandemi, dan selambat-lambatnya sebelum shalat Id dilaksanakan.

“Apabila zakat ditunaikan sesudah shalat Id, maka menjadi shadaqah biasa.”

Tujuan zakat fitri ialah untuk membersihkan orang yang berpuasa dari dosa-dosanya, juga untuk menyantuni para fakir miskin.

“Selamat idul fitri 1441 H mohon maaf lahir dan batin, meski tak bersua langsung, hendaknya kita tetap saling memaafkan setulus hati. Semoga dalam menghadapi perang Covid-19, persatuan dan persaudaraan kita semakin dikokohkan,”.

Bagaimana memutus rantai persebaran virus adalah menjaga jarak dan menghindari kerumunan, silaturahmi secara virtual, tradisi sungkeman dan berziarah ke makam perlu memperhatikan protokol kesehatan, takbir di rumah tak boleh takbir keliling. Menghargai tenaga medis yang sedang menjalankan amanahnya merawat pasien Covid-19.

Dengan demikian, kita semua masyarakat Indonesia menjadi bagian dari keluarga yang dikasihi Allah. Semoga.

Waallhu a’lam bi showab.

Dwi Jatmiko, S.Pd.I
Pengasuh Agama Kelas Bawah
Wakil Kepala Sekolah Sekolah Rujukan Nasional (SRN)
SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta
Penceramah Pegiat Tahsin 6 M

Senin, 18 Mei 2020

SOLO – Situasi bulan suci Ramadhan 1441 Hijriyah tahun ini sangat berbeda dibandingkan tahun sebelumnya atau sepanjang perjalanan Ramadhan yang dilalui umat Muslim seluruh dunia.

Di tengah situasi pandemi Covid-19, masyarakat telah diimbau untuk banyak berdiam diri di rumah, termasuk dalam hal ibadah dan menjadi tantangan luar biasa khususnya bagi dunia pendidikan.

Pemerintah mengimbau kepada semua masjid untuk meniadakan sholat tarawih berjamaah di masjid, buka bersama, hingga kajian rutin selama bulan puasa yang melibatkan massa dalam jumlah banyak.

Meski demikian, tidak menyurutkan umat muslim untuk tetap bersemangat dan menyambut baik bulan ramadhan dengan penuh suka cita.
Salah satunya keluarga besar civitas akademika SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta yang tetap melaksanakan berbagai kegiatan rutin.

Ibuku Eltis Dhara Triesti bilang umat Islam harus gembira menyambut Bulan Ramadhan, Bulan Ramadhan bulan paling istimewa. Setan-setan dibelenggu, pintu taubat dibuka, dan setiap amalan sholeh akan dilipatgandakan pahalanya.

“Meskipun sekarang aku, teman-temanku, dan semua orang di dunia harus tinggal di rumah karena wabah COVID-19, aku tetap menjalankan ibadah puasa dengan semangat,” ucap Lutitisari Shiranalazkura kelas 2B.

Kegiatanku bulan Ramadhan dimulai makan sahur, jam 3.30, Ibu bilang aku boleh minta digorengin lauk kesukaanku, tahu goreng dan nugget. Selesai sholat subuh aku dan kakakku selalu melanjutkan kegiatan ramadhan dengan membaca Al-Quran.

Aku belum lancar membaca Al-Quran, jadi aku harus banyak belajar membaca Al-Quran ditemani Ibu. Ibu mengajari aku membaca makhraj huruf yang benar, berkali-kali harus diulang, kadang aku menangis karena salah dan harus diulang, ternyata belajar membaca Al-Quran harus sabar dan semangat karena banyak pahalanya. 
Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw., “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka Ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf”. (HR. Tirmidzi).

“Pasti teman-teman juga sama seperti aku, semangat mengaji meskipun di rumah, juga semangat melakukan ibadah bulan ramadhan lainnya seperti sholat tarawih. Aku dan keluargaku juga tarawih di rumah, Ayah yang menjadi imam sholat tarawih,”jelas  Lutitisari.

Sholat tarawih di rumah juga seru kan teman-teman, aku bisa minta Ayah baca surat Al-Qurannya yang pendek-pendek saja, jadi sholat tarawihnya bisa cepat, dan aku juga bisa minum susu kesukaanku di sela-sela sholat tarawih. Tapi sholat tarawihnya tetap harus fokus dan berusaha khusyu’ agar ibadah kita diterima Allah subhanahu wa ta’ala. Aamiiin.
Aku juga harus menuliskan kegiatan bulan ramadhan di buku Kegiatan Bulan Ramadhan dari sekolah, agar Bapak dan Ibu Guru bisa tahu kalau kita juga bersungguh-sungguh beribadah di rumah.

Bulan ramadhan kali ini Ibu berjanji memberiku hadiah jika aku puasa sampai selesai, wah senangnya, aku jadi tambah semangat puasa. Mudah-mudahan teman-teman juga semangat menjalankan ibadah puasa dan semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT., Aamiiin.

Saat dihubungi, Wali Kelas 2 B Dwi Suparwanto SPd mengungkapkan kegiatan Ramadhan peserta didik beraktivitas belajar dan beribadah di rumah. Guru mengingatkan untuk selalu tertib shalat wajib dan shalat sunnah seperti Dhuha.

“Mengingatkan bagaimana kesehatan siswa, meminta anak-anak olahraga ringan dan berjemur. Laporan Ramadhan lewat ebook setiap seminggu sekali dan pembelajaran menggunakan Umeet Me,”imbuhnya.


Humas, Jatmiko.

Sabtu, 09 Mei 2020

Bagaimana akrabi ilmu tajwid? Untuk itu sangat perlu mengenal generasi Z. Generasi Z, Generasi lahir pada tahun 1995 juga disebut Generasi NET.

Generasi Z, lahir saat internet berkembang pesat dalam kehidupan peradaban manusia. Mereka lahir tanpa mengetahui masa kehidupan tanpa internet, komputer, dan telepon genggam.

Salah satu pemdekatan pembelajaran Akrabi Ilmu Tajwid bagi generasi yang lahir di era digital dengan memanusiakan manusia teknisnya belajar sambil bermain (BSB).

Allah Swt., mendorong kepada kita untuk membaca AlQur'an dengan perlahan-lahan(tartil), berarti juga diharuskan mempelajari ilmu tentang tata cara membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar.

Tajwid secara bahasa berasal dari kata jawwada-yujawwidu-tajwidan, artinya membaguskan.

Sedangkan menurut istilah, tajwid merupakan ilmu yang berfungsi mengetahui bagaimana cara memberikan hak setiap huruf dan mustahaqnya, baik yang berkaitan dengan mad dan lainnya, seperti tarqiq (tipis) dan tafkhim (tebal) dan selain dari keduanya.

Maksud dari hak huruf adalah sifat yang senantiasa menempel pada huruf, seperti al-jahr, isti'la, dan lain-lain.

Sedangkan mustahak huruf adalah sifat yang nampak sewaktu-waktu seperti tafkhim, tarqiq, ikhfa, idgham, dan lain-lain.

Saat mendengar PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), aku bagaikan berjumpa saktah, hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar kira-kira ukuran 2 harokat.

Virus Corona di matamu mungkin bagaikan nun mati di antara idgham bilaghunnah, terlihat, tapi dianggap tak ada.

Dampak Corona seperti idzhar, jelas dan terang.

Berita Corona ibarat ikhfa, selalu mendengung-dengung di telinga kita.

Jika mim mati bertemu ba disebut ikhfa syafawi. Sejenak kita di rumah, tiba-tiba seperti idgham mutamaatsilain, melebur jadi satu.

Berita Corona seperti mad lazim, paling panjang di antara yang lainnya.

Setelah semua pasien sembuh seperti qalqalah kubro, terpantul-pantul dengan keras.

Dan akhirnya setelah lama kita bersama, kita seperti iqlab, ditandai dengan dua hati yang menyatu

Semoga dalam hubungan kita seperti idgham bilaghunnah yang cuma berdua, lam dan ro’

Meski perhatian kesehatan kita gak terlihat seperti alif lam syamsiah, namun aktivitas Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) seperti alif lam qomariah, terbaca jelas.

Idgham bilaghunnah, huruf nun mati tidak diangap ada (dilebur/dihilangkan) jika bertemu dengan huruf idgham.

“Terlihat, tapi dianggap tak ada … ,”

Ikhfa bila huruf nun atau tanwin bertemu dengan huruf ikhfa, maka huruf nun atau tanwin dibaca samar, dengan getaran kecil lidah hingga terdengar seperti dengungan kecil.

“Selalu mendengung-dengung di telingaku”

Iqlab huruf nun, berubah bunyi menjadi huruf mim jika bertemu dengan huruf ba.

“ditandai dengan dua hati yang menyatu “

Jika merdeka belajar di era digitalisasi  telah menjadi trending topik di saat wabah corona, maka Merdeka Belajar Akrabi Ilmu Tajwid semestinya guru memfasilitasi pembelajaran yang bertujuan untuk memaksilmalkan potensi peserta didik.

Maka kesadaran dan kekuatan seorang guru, untuk selalu belajar dan belajar harus ditumbuhkan dan digalakkan.

“At-thariqah ahammu mina-l-maddah, wa al-mudarris ahammu mina-t-thariqah, wa ruhu-l-mudarris ahammu mina-l-mudarris nafsihi,”

Cara atau Metode itu lebih penting dari pada Materi (Materi pengajaran) dan Guru lebih penting dari Metode dan Ruh (Jiwa ) seorang Guru itu lebih penting lagi dari gurunya sendiri. Apakah saudara insan pendidikan setuju?

Dwi Jatmiko, S.Pd.I
Pengasuh Agama Kelas Bawah
SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta

Kamis, 07 Mei 2020

SOLO, Siswa SMP Muh 1 Simpon Solo simak video dakwah dari guru sebagai bentuk pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan dalam rangka mengisi kegiatan di bulan Ramadhan.

Menurut Sukidi, SAg, MPd selaku kepala SMP Muh 1 Simpon Solo saat diwawancarai melalui telepon menceritakan bahwa di bulan Ramadhan ini perlu adanya kegiatan Al Islam Kemuhammadiyahan sebagai bentuk pantauan kegiatan siswa di bulan Ramadhan di rumah, apalagi dalam kegiatan belajar di rumah saat Pandemi Covid-19 ini, Kamis (7/5/2020).

Sukidi juga menambahkan bentuk kegiatan ramadhan yang diberikan kepada siswa baik kelas 7, 8, dan 9 yaitu dalam bentuk audio visual atau video yang diberikan kepada seluruh siswa melalui youtube sekolah, sehingga siswa diminta untuk melihat dan menyimak sekaligus membuat resume yang harus dilaporkan kepada guru Al islam Kemuhammadiyahan.

Dengan kegiatan melihat video ini paling tidak sekolah masih bisa memberikan bimbingan dan pengarahhan kepada siswa  yaitu untuk meningkatkan ketaqwaan di bulan ramadhan dan juga kegiatan sehari-hari di rumah dalam kondisi pandemic saat ini.

Sukidi mengharapkan dengan bentuk kegiatan ini siswa masih dapat memperoleh pembelajaran, bimbingan, dan arahan dari sekolah, dan siswapun masih mempunyai kegiatan di rumah dalam bentuk tugas resume, sekaligus untuk membentuk ikatan  batin antara guru dan siswa dimana sudah beberapa pecan tidak bertemu secara tatap muka dalam pembelajaran di sekolah.

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat

Surakarta (Solo)

Imsak--:--
Subuh--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Mengambil jadwal Surakarta...

Sumber jadwal: API MyQuran

Kalender

Jam

Berita Umum

Berita Terbaru Majelis

Memuat berita terbaru...

    Lihat semua berita

    Posting Populer

    Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

    Informasi


    Kalender Islam

    Kalender Hijriyah

    Unduhan

    >> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
    >> Instrumen Data Sekolah 2021
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
    >> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
    >> Materi 1 BLC
    >> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
    >> Materi 2 Web Editor (BLC)
    >> News Template
    >> Pro News Template
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
    >> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
    >> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
    >> Instrumen Sekolah 2015
    >> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
    >> Menambah Header di Blog (Blogger)
    >> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
    >> Materi 5 BLC ( CMS )
    >> Tutorial CMS Balitbang
    >> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
    >> Materi 8 Cloud Storage
    >> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
    >> Materi 9 Pembuatan Header Website
    >> Blangko PPDB 2016 / 2017
    >> Pengantar PPDB 2016 / 2017
    >> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
    >> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
    >> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
    >> Materi Google Form atau Formulir Online
    >> Materi Desember 2016
    >> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
    >> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
    >> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
    >> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
    >> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
    >> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
    >> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
    >> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
    >> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
    >> Pelatihan SPMU
    >> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
    >> Instrumen Data Sekolah 2019
    >> Rekaman Irama Nahawand
    >> Blangko RKAS 2021
    >> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Syarat Pengajuan SK Yayasan
    >> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
    >> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
    >> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
    >> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
    >> BLANGKO RKAS 2022/2023
    >> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
    >> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
    >> Form Isian Data 2022 / 2023
    >> Logo Musyda 2023
    >> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
    >> SYARAT DAPODIK 2023
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2
    >> DAFTAR PCM 2022 - 2027
    >> Badan Hukum Muhammadiyah 2024
    >> Maklumat PP Muhammadiyah Ramadhan 1447 H / 2026 M
    >> JADWAL WAKTU SHOLAT BULAN RAMADHAN 1446 H / 2025 M
    >> Logo Milad Muhammadiyah 113
    >> Kode Indeks Surat Muhammadiyah
    >> Pembuatan E-KTAM dan Tata Cara Klaim
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah">Sewa Gedung Pusdiklat Dharmo Tjahjono

    Pengunjung

    Statistik kunjunganDiperbarui otomatisCounter pengunjung dan tampilan halaman