Portal Resmi Majelis Pendidikan Muhammadiyah Kota Surakarta
Arsip Berita
Berita Terbaru Unduhan Jadwal Sholat
Tampilkan postingan dengan label PAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PAS. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Desember 2021

Usai menempuh ujian penilaian akhir semester (PAS) Gasal, Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan doa bersama dan penggalangan dana pada Kamis (9/12). Aksi tersebut diikuti 124 siswa kelas 7 secara tatap muka di sekolah dan 180 siswa kelas 8 dan 9 melalui zoom meeting dari rumah masing-masing.

Aryanto selaku Humas SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta mengatakan aksi sosial ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada para siswa agar memiliki karakter peduli terhadap sesama. Selain itu, melalui donasi yang terkumpul, kami ingin membantu meringankan para korban erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur.

“Alhamdulillah terima kasih kepada anak-anak dan orang tua siswa SMP Muhammadiyah PK yang telah memberikan donasi terbaik pada aksi sosial hari ini. Hasil donasi akan disalurkan melalui LazisMu Kota Surakarta,” katanya.

Menurut siswi kelas VII, Khadijah Subagyo, penggalangan dana ini untuk membantu para korban erupsi Gunung Semeru. “Saya merasa sedih dan kasihan terhadap para korban, Semoga dana yang terkumpul, walaupun tidak seberapa bisa meringankan beban para korban. Hal yang serupa disampaikan oleh Aji Muhammad Raihan. “Semoga saudara-saudara kita di sana yang menjadi korban erupsi Gunung Semeru bisa segera mendapatkan kebahagiaan kembali dan membangun tempat tinggal yang baru,” harapnya.

Penggalangan dana hari ini dilaksanakan usai para siswa melaksanakan rangkaian ujian Penilaian Akhir Semester Gasal (PAS). “Kami pilih hari Kamis siang ini karena siswa sudah selesai mengikti ujian penilaihan akhir semester,” jelasnya. 

Para siswa terlihat mengikuti rangkaian doa bersama di ruang ujian dan zoom meeting secara khusyuk dipimpin oleh Ustaz-Ustazah pengampu Agama Islam. Setelah berdoa, siswa yang berada di sekolah berjalan menuju lobi sekolah secara bergiliran dan jaga jarak untuk memasukkan uang ke kotak peduli. Adapun, siswa yang mengikuti secara daring dari rumah dapat menyampaikan donasi lewat transfer rekening sekolah a.n. SMP Muhammadiyah Program Khusus. Laziz.

Aryanto mengharapkan bahwa melalui aksi sosial ini terbagun karakter empati dan peduli terhadap sesama. Hal itu sehingga saat di masyarakat, para siswa menemukan orang yang membutuhkan pertolongan maka akan segera memberikan pertolongan. Selain itu, donasi yang terkumpul dapat meringankan beban para korban.

“Alhamdulillah sementara sampai hari ini sudah terkumpul 11 juta 700 ribu rupiah,” jelasnya.

Aryanto
Humas SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta
081586061554

Rabu, 08 Desember 2021

Salah satu peran sekolah yang terpenting adalah mengajarkan pendidikan karakter kepada peserta didik. Pendidikan karakter tak jauh dari bagaimana cara membentuk sifat dan sikap disiplin. Pembentukan karakter dalam dunia pendidikan sangat penting untuk dilakukan, karena akan menunjang dalam kehidupan sosial dan karakter dalam belajar. Salah satu cara membangun karaker adalah melalui pendisiplinan diri (swadisiplin).

Selama masa Penilaian Akhir Semeter (PAS), SMP Muhammadiyah 8 Surakarta semakin giat membangun karakter swadisiplin siswa. Wakil Kepala Sekolah bagian Kesiswaan, Kiki Dyah Prastiwi, S.Pd. menegaskan bahwa membangun karakter disiplin diri itu tidak sama dengan mendisiplinkan orang. Sederhananya membentuk karakter itu berarti membenentuk kebiasaan patuh dan taat demi merubah sikap dan sifat menjadi lebih baik. (08/12).

Satu contoh penerapan pembangunan karakter siswa di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta adalah membiasakan anak untuk selalu berpakaian rapi saat PAS. Selama PAS siswa wajib mengenakan seragam sesuai peraturan, mngenakan sepatu dominan warna hitam, berkaos kaki, sabuk hitam, serta mnegenakan jas almamater. Jas almamater ini wajib dikenakan selama ujian berlangsung. Namun masih ada beberapa anak yang terkadang tidak mengenakan almamater saat ujian.  

Keterangan foto : Siswa yang tidak mengenakan almamater diarahkan untuk mengerjakan tes di ruang guru

Mengatasi permasalahan itu, sekolah menerapkan beberapa peraturan guna membiaskan anak untuk patuh dengan peraturan. Bagi siswa yang tidak mengenakan jas almamater saat PAS, diarahkan untuk mengerjakan ujian di ruang guru. Hal ini dilakukan bukan untuk memberi sanksi kepada anak, namun untuk menyadarkan kepada anak bahwa mendisiplinkan diri itu penting.

“Alhamdulillah selama PAS dari hari pertama sampai hari ke delapan, siswa yang tidak mengenakan almamater menurun. Adanya peraruran tersebut terbukti membuat anak lebih patuh dan membentuk kebiasaan yang lebih baik,” imbuhnya. Swadisiplin perlu diajarkan sejak dini. Dengan adanya upaya membangun swadisiplin dari hal-hal kecil diharapkan siswa akan menjadi pribadi yang lebih baik, bermoral, dan memiliki akhlak yang mulia.

Jumat, 03 Desember 2021

 

Keterangan foto : Tertib dan Lancar. Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) secara luring dengan model CBT dan menerapkan prokes di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta, Kamis(2/12)

Sebagian besar SMP di Surakarta tengah melangsungkan kegiatan Penilaian Akhir Semester (PAS) sejak 29 November 2021, begitu pula PAS di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta.. Pelaksanaan PAS peserta didik di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta terlaksana secara tertib dan lancar. Mengingat kondisi pandemi, kegiatan ini dilaksanakan dengan sistem kombinasi, yaitu secara daring dan luring. Adapun model tes yang digunakan di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta adalah  model Computer Based Test (CBT).

Menurut Purmoko, S.Kom. selaku ketua panitia dan operator PAS, walaupun dilakukan dengan sistem kombinasi, tidak begitu banyak kendala yang ditemukan. “Kita cukup mengirimkan link melalui grup Whatsapp, peserta didik langsung mengklik, log in menggunakan password yang telah ditentukan, dan mengerjakan sesuai jadwal ujian,” jelasnya. Adanya model CBT ini memudahkan panitia untuk mengontrol terlaksananya PAS.

“Walaupun CBT ini berbasis online, tapi dalam pelaksanaannya disesuaikan dengan jadwal PTM terbatas. Jadi sebagian siswa mengerjakan di sekolah, dan sebagian yang lain mengerjakan di rumah. Mungkin yang sedikit menjadi kendala adalah masih ada beberapa siswa yang belum memiliki handphone pribadi atau kuota yang tidak memadai.  Mengatasi hal tersebut, sekolah menyediakan komputer dan WIFI untuk bisa digunakan oleh peserta didik,” sambungnya. Kamis (2/12).

Pelaksanaan PAS daring maupun luring di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Guru diwajibkan mengimbau peserta didik untuk mematuhi prokes selama di sekolah maupun di rumah. Termasuk membentuk tim pengawas untuk mengawasi prokes selama kegiatan PAS.

Rusmanto, S.Pd.I, M.Pd.I selaku kepala SMP Muhammadiyah 8 Surakarta mengungkapkan pelaksanaan PAS sangat tertib dan seluruh warga sekolah mematuhi prokes. “Pandemi ini tidak menurunkan minat anak untuk mengikuti PAS. Anak terlihat sangat antusias dalam menjalani PAS, dan InsyaAllah sekolah memberikan fasilitas yang memadai guna menunjang terlaksananya PAS yang sukses,” pungkasnya.

 

Keterangan foto : Salah satu petugas among siswa tampak sedang merapikan pakaian murid yang akan memasuki lingkungan sekolah. 

Jika Anda sedang melalui jalan Sri Kuncoro No. 12 di pagi hari, pemandangan yang menyejukkan mata akan temui. Ya, di setiap pagi mulai dari pukul 06.20-07.00 WIB akan ada guru dan tenaga kependidikan yang berbaris rapi di gerbang sekolah SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Senyum sumringah dan sapaan hangat akan tercurahkan untuk siswa-siswi yang akan memasuki lingkungan sekolah dan wali siswa mengantarkan putra-putrinya. Petugas among siswa juga akan mengingatkan siswa yang lupa mencium tangan orang tuanya.

Kehadiran among siswa sejatinya bukan hanya untuk menyapa siswa dan wali siswa saja. Mengingat saat ini pandemi belum juga usai, keberadaan among siswa juga sangat membantu upaya pematuhan protokol kesehatan di lingkungan SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Akan ada petugas yang menembakkan thermogun untuk memastikan siswa yang masuk tidak dalam kondisi demam. Ada petugas yang menyemprotkan hand sanitizer kepada siswa. Ada pula petugas yang mengingatkan siswa yang tidak mengenakan masker untuk segera mengenakan masker dan memberikan masker apabila siswa tidak membawa masker dari rumah.

Belum cukup sampai di situ, petugas among siswa juga bertugas untuk memastikan siswa yang masuk ke dalam lingkungan sekolah dalam kondisi rapi. Seperti halnya saat ini (2/12) siswa wajib mengenakan almamater dikarenakan PAS yang sedang berlangsung. Demikian pula apabila ada siswa yang mengenakan jaket maka petugas akan meminta siswa untuk melepaskan jaketnya sebelum masuk ke sekolah. Petugas juga akan memantau kerapian rambut, pakaian, aksesori, dan apapun itu mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki.

“Harapan saya dengan adanya among siswa akan ada kedekatan atau keharmonisan antara sekolah dan masyarakat sehingga orang tua nantinya akan mendukung program sekolah. Selain itu, dengan adanya among siswa akan timbul perhatian lebih dari guru dan tenaga kependidikan kepada siswa. Misalkan anak belum disiplin, maka di gerbang itulah anak akan diberhentikan sehingga kedisiplinan, kerapian, dan ketertiban siswa akan semakin meningkat. Selain itu, dari guru dan tenaga kependidikan juga akan semakin terasa bahwa sosok sebagai orang tua yang digugu dan ditiru sudah tampak dari depan gerbang sekolah. Sehingga among siswa merupakan program yang mampu meningkatkan kedekatan sekolah dengan masyarakat,” ungkap Kepala SMP Muhammadiyah 8 Surakarta, Rusmanto, S.Pd.I, M.Pd.I. Selasa (2/12).

Kamis, 02 Desember 2021

 

Keterangan foto : Pelaksanaan program Tadarus Al-Quran dan Terjemahannya (TAAT) Rabu, 1 Desember 2021

SMP Muhammadiyah 8 Surakarta saat ini (01/12) tengah melangsungkan Penilaian Akhir Semester (PAS). Kegiatan ini akan berlangsung selama 9 hari, dimulai pada 29 November hingga 9 Desember 2021. Panitia beserta pengawas PAS tidak hanya bertugas pada rangkaian PAS itu saja. Sebelum pelaksanaan PAS berlangsung, seluruh panitia dan pengawas sudah siap di ruang panitia PAS pukul 07.00 untuk melaksanakan kegiatan Tadarus Al Quran dan Terjemahannya (TAAT).

Adapun rangkaian kegiatan yang dilangsungkan dalam program TAAT yaitu pembacaan ayat suci Al-Quran secara bersama-sama. Tidak sampai di situ saja, panitia atau pengawas akan bertugas secara bergilir melanjutkan dengan pembacaan terjemah beserta tafsir dari ayat yang telah dibaca sebelumnya. Setelah kegiatan ini usai barulah pengawas menerima briefing atau evaluasi terkait kegiatan PAS.

“Harapan saya dengan adanya pelaksanaan program TAAT ini para ustadz dan ustadzah SMP Muhammadiyah 8 Surakarta mampu untuk memberikan keteladanan, tidak hanya memberikan nasihat sehingga dalam proses pembelajaran bisa lebih komprehensif. Mendidik tidak hanya memberikan nasihat, tetapi juga memberikan keteladanan,” ungkap Kepala SMP Muhammadiyah 8 Surakarta, Rusmanto, S.Pd.I., M.Pd.I. Rabu (1/12). 

Program TAAT telah dilangsungkan lebih dari setahun yang lalu sebagai pembuka setiap kegiatan testing di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Kegiatan ini juga merupakan upaya bersama untuk terus dekat dengan Al-Quran. Dengan lebih dekat dengan Al-Quran, diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan SMP Muhammadiyah 8 Surakarta tidak hanya meniatkan diri untuk bekerja, tetapi mengubah mindset tersebut menjadi bekerja sebagai salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT.  

Sabtu, 30 Oktober 2021

Sabtu (20/10/2021) sesuai yang sudah diagendakan oleh sekolah, guru beserta staf karyawan SMA Muhammadiyah 2 Surakarta mengadakan rapat koordinasi terkait program sekolah yang akan dilaksanakan pada waktu yang akan datang.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dilaksanakan di aula. Sosialisasi yang diawali dengan pemaparan evaluasi PPDB tahun lalu dan memetakan langkah yang akan dilaksanakan. “Menyikapi fenomena yang ada, maka perlu adanya rumusan untuk menghadapi PPDB tahun 2022” Jelas Sri Darwati selaku Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Surakarta.

Selain pembahasan tersebut, acara tersebut juga membahas persiapan PTM terbatas tahap ke dua yang berlangsung mulai minggu depan. Sebelumnya Muha sudah berhasil melaksanakan simulasi PTM  dengan menerapkan protocol kesehatan yang ketat. Dewi Wulandari, selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum menyampaikan bahwa kegiatan tidak akan jauh beda dengan yang sudah berjalan. “Semua petugas masih akan bertanggung jawab pada pos masing-masing. Setiap lantai akan ada petugas yang stand by untuk mengarahkan anak agar mereka tetap nyaman”.

Siswa yang akan mengikuti PTM kali ini akan lebih banyak. Jumlah kelas juga akan ditambah. Sehingga konsentrasi petugas pun juga dituntut lebih. “Kali ini kita akan memasukkan beberapa kelas yang kemarin belum sempat masuk di PTM tahap awal. Kita usahakan semua mendapatkan kesempatan yang sama” lanjut Dewi sambil menjelaskan slide jadwal dan petugas selama PTM berlangsung.

Pada kesempatan singkat tersebut disampaikan juga mengenai jadwal penilaian akhir semester (PAS) yang akan diselenggarakan pada bulan November mendatang. Serta pembagian tugas pembuatan soal penilaian akhir semester gasal agar Bapak Ibu Guru bisa mencicil membuat soal mulai hari ini. Untuk teknis pelaksanaan penilaian akhir semester kali ini akan dilaksanakan secara luring dan daring mengingat PTM terbatas yang masih berlangsung di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta.

Sesi ketiga diisi oleh Yainuri selaku Waka Kesiswaan yang juga ketua Satgas Covid-19 SMA Muhammadiyah 2 Surakarta. Sesi ini diisi dengan pemaparan instrumen PTM dan analisa kesiapan siswa siswi melakukan PTM Tahap ke-dua. “Mohon wali kelas melakukan konfirmasi ulang kepada siswa siswi yang sudah mengisi data PTM. Siapa tau nanti ada perubahan mengingat ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh siswa dan orang tua terkait PTM”. ucapnya sambil mengecek data yang sudah terkumpul.

Rabu, 25 November 2020

 

Solo- Bertepatan dengan hari guru, tanggal 25 November 2020, Seluruh siswa SD Muhammadiyah 2 Kauman akan menjalani Penilaian Akhir Semester (PAS). Kegiatan ujian ini dilakukan dengan mekanisme PJJ, siswa mengerjakan soal_soal PAS dari rumah. Kegiatan PAS dilakukan mulai Rabu, 25 November 2020 sampai Selasa, 8 Desember 2020. Meskipun pembelajaran selama satu semester dilakukan secara daring, pelajaran yang diujikan meliputi semua mapel sesuai kurikulum sekolah hanya saja jumlah soal dan naskahnya dikurangi. Denny, pejabat kurikulum SD Muhammadiyah 2 Kauman mengubgkapkan bahwa semua mata pelajaran diujikan dalam PAS 1 ini, namun jumlah soal dan jumlah naskahnya dikurangi. "semua mapel diujikan, namun dikurangi jumlah soal dan naskahnya. Karena masih masa pandemi covid 19." Ungkapnya.

Sementara, meskipun pembelajaran selama satu semester dilakukan dengan PJJ, namun semua materi sudah disampaikan ke siswa. Ada yang melalu video, GCR, maupun homevisit. Ari, guru kelas 4 SD Muhammadiyah 2 Kauman menyampaikan, " semua materi sudah disampaikan ke siswa, di kelas 4 kami sudah berusaha  maksimal agar anak-anak mampu menyerap materi dengan baik, kami homevisit, buat video, dan buat ringkasan melalu GCR." Tukasnya.

Kepala sekolah, Suprihanto, atau yang akrab dipanggil pak Tanto menyampaikan harapannya agar PAS berjalan dengan baik dari tahap persiapan sampai dengan penerimaan rapor semester satu nanti. " kami berharap semogo kegiatan PAS 1 ini berjalan lancar dari persiapan sampai penerimaan rapor nanti." Ungkapnya. Selain itu, pak Tanto juga berpesan untuk semua siswa SD Muhammadiyah 2 Kauman, agar selalu gembira dalam belajar dan mengerjakan soal-soal secara mandiri dan maksimal, serta selalu menjaga kesehatan.

Minggu, 05 April 2020

SOLO – Mendung gelap menyelimuti Sekolah Rujukan Nasional SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta.

Salah satu siswi terbaiknya, Aqila Hanania  kelas 5A telah pergi meninggalkan sekolah tercinta untuk selam-lamanya karena sakit.
"Innalillahi wa innaillaihi rojiun. Telah meninggal dunia, putri kami Aqila Hanania. Mohin mmaaf jika ada kesalahan dari putri kami. Dikarenakan katup jantungnya sudah rusak dan parah, Jazakumullah Khairan Katsiiraa, terima kasih atas do’a-do’a panjenengan semua. Semoga Allah mengabulkan," ungkap Dyah Ayu Ratnaningsih, ibunda Nania, lewat WA, Ahad (5/4/2020).
Kepala Sekolah Sri Sayekti melalui wakil kepala sekolah bidang Humas Jatmiko ingat betul dengan semangat Nania ketika mengikuti kegiatan Turnamen Catur.

Menurutnya Nania adalah anak yang sangat aktif dan pantang menyerah. “Saya masih ingat betul betapa semangatnya ketika mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Jawa Tengah 2018. Ia selalu ingin mengikutinya,” kata Jatmiko.
Nania salah satu peserta dari 27 Kabupaten antara lain Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Temanggung, Grobogan, Salatiga, Purworejo, Brebes, Blora, Pemalang, Pati, Kebumen, Batang, Pekalongan, Tegal, Kota Pekalongan, Semarang, Kota Semarang, Boyolali, Magelang, Demak, Kendal, Klaten, dan Surakarta

Bahkan menurut Jatmiko, anak pasangan Dyah Ayu Ratnaningsih dan Tohir ini akan tetap mengikuti kegiatan Kompetisi walaupun dalam keadaan sedikit kurang enak badan. 
Menurut Jatmiko yang juga guru bahasa Arab kelas atas, Nania untuk pelajaran al Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (ISMUBA) mendapat peringkat istimewa.

“Tinggalkan teladan dan inspirasi, untuk mapel Bahasa Arab nilai rata-ratanya selalu bagus, bahkan Penilaian Akhir Semester (PAS) nilai murni dapat 100, subhana Allah, Semoga menjadi bidari surga dan khusnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, keikhlasan dan kesabaran,” katanya.

Pantauan lapangan dan jangkuan, rumah duka juga menerapkan protokol kesehatan, tersedia hand sanitizer untuk membersihkan tangan dan menjaga jarak agar tidak saling berdekatan.

Humas, Jatmiko.

Senin, 17 Desember 2018

SOLO,- Setelah mengadakan penilaian akhir semester (pas) gasal Tahun Ajaran 2018/2019 Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis TIK dan Budaya SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta kembali mengadakan kegiatan bulan bahasa yang biasanya di bulan Oktober yang diikuti oleh seluruh peserta didik. Diselenggarakan Senin sampai Selasa (10-11/12/2018).

Wakil Kepala bidang Humas, Jatmiko mengatakan dengan diacarakannya acara ini, ia berharap dapat meningkatkan karakter seluruh siswa. Pihaknya sedang menggalakkan dan membudayakan penguatan pendidikan karakter.

"Saat ini saling asah, asih, asuh antar dan antara temannya, dengan orang tua, adik kelas, dengan guru, mengucapkan terimakasih, 5 S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun) perlu kita perkuat dan dibudayakan kembali di era kekinian," kata Jatmiko, ketika ditemui saat acara, Selasa (11/112/2018).
 
Selain belajar menggunakan bahasa dengan lebih sopan, siswa SD Muh 1 Solo juga dilatih lebih menghargai budaya Indonesia dan berbagai aneka bahasa.

"Budaya yang kita tanamkan di sini adalah budaya saling menghormati, sehingga 5 K (kolaborasi, komunikasi, kritis, kreatif dan kesefahaman) kunci mengenal diri sendiri di era distrupsi," imbuhnya.

Ketua Pelaksana, Hafid Sinung Effendy menjelaskan dirinya ingin membuat acara yang berbeda pada tahun ini khususnya pada jeda semester 1.

Hari ini, beberapa lomba diadakan dan diikuti oleh murid. Kelas atas ada lomba membuat puisi, cerita islami, menulis aksara jawa, dan pidato berbahasa inggris. Sedangkan kelas bawah ada lomba menulis indah, membaca puisi, cerita islami dan mewarnai.

"Mengisi kegiatan pada waktu berakhirnya PAS sampai dengan waktu penerimaan raport, mengembangkan bakat dan minat siswa," kata Hafid.

Sedangkan, Kegiatan nulis aksara jawa merupakan gerakan cinta budaya dalam rangka penanaman nilai-nilai etika budaya.

"Jawa  yang mencangkup unggah-ungguh, sopan santun, tata krama. Dalam penulisan aksara jawa memuat etika dan estetika yang wajib fardhu ‘ain dikenalkan sejak dini kepada peserta didik, apalagi sekolah kita dekat Pura Mangkunegaran yang  didirikan sejak tahun 1757,
pusat budaya dan seni di Kota Solo, lomba nulis aksara jawa diikuti kurang lebih sebanyak 259 siswa, mereka sangat antusias dalam menyalin dan mengganti aksara jawa ke aksara latin, " kata Agung Sudarwanto, Anggota Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) yang juga guru bahasa jawa melanjutkan.

Humas Jatmiko.

Kamis, 13 Desember 2018

Solo, SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo setelah selesainya PAS 1 (Penilaian Akhir Sekolah  Semester 1) adakan beberapa kegiatan untuk mengendorkan kepenatan setelah selama dua pecan mengerjakan tes PAS 1.
Rabu (12/12/2018) di halaman sekolah adakah lomba antar kelas yaitu suatu permainan gobak sodor, permainan ini adalah permainan masa lalu yang berawal dari Jawa dan Yogyakarta dan pertama kali adanya permainan ini diawali dari para prajurit untuk berlatih pertahanan dan sekaligus untuk mengisi waktu luang saat itu.
 
Gobak sodor yang dipermainkan di SMP Muhammadiyah 1 Simpon ini dimainkan dua regu dan tiap regu terdiri dari empat pemain yang merupakan perwakilan tiap kelas dan seluruhnya diikuti oleh 24 regu atau 24 kelas, satu regu sebagai penjaga dan satu regu sebagai penyerangnya. Jika penyerang ini bisa melewati penjaga sampai bolak balik maka permainan ini dipastikan penyerang mendapatkan point atau kemenangan, dan jika penjaga dapat menyentuh anggota badan dari penyerang maka perlu pergantian penjaga, dan yang awalnya tadi sebagai penjaga berganti menjadi penyerang.
Sebelum permainan ini dilakukan, tidak semua siswa di SMP Muhammadiyah 1 Simpon mengenal permainan ini sehingga perlu di beri contoh terlebih dahulu dari bapak ibu guru yang saat itu juga mendampingi dan melihat permainan ini.
“Keseruan dalam permainan gobak sodor ini bertujuan selain mengisi waktu setelah PAS juga untuk mengenalkan permainan tradisional masa lalu kepada siswa” kata Hermawan Humas sekaligus Kesiswaan SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo.
Hermawan juga mengharapkan permainan ini bisa menumbuhkan kerjasama, kekompakan tiap regu, dan mempunyai strategi untuk saling memenangkan dalam permainan ini, sekaligus permainan ini juga membutuhkan tenaga dan merupakan bagian dari olah raga supaya tubuh lebih menjadi sehat.

Sabtu, 08 Desember 2018

Ustadz Saiev Zaky El Kemal sebagai penguji mengatakan bahwa ujian ini wajib bagi kelas 7. 8. Dan 9 kelas program khusus. Tahfidz atau hafalan yang diujikan adalah juz 28 dan 27 Al Quran. Cara penilaian yang dilakukan siswa harus maju satu persatu untuk membacakan bacaan dan harus baik dan benar. "Kegiatan ini adalah rangkaian dari PAS yang dilakukan sekolah,  dan nanti hasil laporannya akan disampaikan pada orang tua,  sehingga orang tua tahu kemampuan dan capaian anak" kata saiev saat diwawancarai. Siswa ternyata bersungguh-sungguh untuk mempersiapkan ujian PAS khusus tahfidz ini,  dan mayoritas siswa sudah siap karena sebelumnya sudah dibekali dengan kegiatan Daurah selama 3 hari untuk mengejar capaian tahfidz hingga baik dan benar.

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat

Surakarta (Solo)

Imsak--:--
Subuh--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Mengambil jadwal Surakarta...

Sumber jadwal: API MyQuran

Kalender

Jam

Berita Umum

Berita Terbaru Majelis

Memuat berita terbaru...

    Lihat semua berita

    Posting Populer

    Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

    Informasi


    Kalender Islam

    Kalender Hijriyah

    Unduhan

    >> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
    >> Instrumen Data Sekolah 2021
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
    >> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
    >> Materi 1 BLC
    >> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
    >> Materi 2 Web Editor (BLC)
    >> News Template
    >> Pro News Template
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
    >> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
    >> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
    >> Instrumen Sekolah 2015
    >> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
    >> Menambah Header di Blog (Blogger)
    >> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
    >> Materi 5 BLC ( CMS )
    >> Tutorial CMS Balitbang
    >> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
    >> Materi 8 Cloud Storage
    >> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
    >> Materi 9 Pembuatan Header Website
    >> Blangko PPDB 2016 / 2017
    >> Pengantar PPDB 2016 / 2017
    >> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
    >> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
    >> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
    >> Materi Google Form atau Formulir Online
    >> Materi Desember 2016
    >> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
    >> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
    >> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
    >> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
    >> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
    >> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
    >> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
    >> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
    >> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
    >> Pelatihan SPMU
    >> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
    >> Instrumen Data Sekolah 2019
    >> Rekaman Irama Nahawand
    >> Blangko RKAS 2021
    >> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Syarat Pengajuan SK Yayasan
    >> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
    >> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
    >> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
    >> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
    >> BLANGKO RKAS 2022/2023
    >> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
    >> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
    >> Form Isian Data 2022 / 2023
    >> Logo Musyda 2023
    >> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
    >> SYARAT DAPODIK 2023
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2
    >> DAFTAR PCM 2022 - 2027
    >> Badan Hukum Muhammadiyah 2024
    >> Maklumat PP Muhammadiyah Ramadhan 1447 H / 2026 M
    >> JADWAL WAKTU SHOLAT BULAN RAMADHAN 1446 H / 2025 M
    >> Logo Milad Muhammadiyah 113
    >> Kode Indeks Surat Muhammadiyah
    >> Pembuatan E-KTAM dan Tata Cara Klaim
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah">Sewa Gedung Pusdiklat Dharmo Tjahjono

    Pengunjung

    Statistik kunjunganDiperbarui otomatisCounter pengunjung dan tampilan halaman