Tampilkan postingan dengan label MCCC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MCCC. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Juni 2021

Menyongsong tahun ajaran baru 2021/2022, Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta terus melakukan berbagai persiapan.

Prioritas utama adalah penyiapan sarana dan prasarana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru mendatang.

Seperti diungkapkan Andi Arfianto, selaku ketua gugus tugas, bahwa
fokus tugas saat ini meliputi empat aspek, yaitu melengkapi sarana penunjang protokol kesehatan, melengkapi surat pernyataan kesanggupan mengikuti PTM dari orang tua dan guru, menyiapkan checklist kondisi kesehatan siswa dan keluarga, serta koordinasi aktif dengan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Solo.

"Terkait surat pernyataan kesediaan mengikuti PTM terbatas, sudah diisi oleh orang tua siswa bersamaan dengan penerimaan laporan hasil belajar beberapa waktu yang lalu, hasil rekapitulasi menunjukkan 90% orang tua mengizinkan anaknya untuk mengikuti PTM terbatas," ungkapnya.

Ia juga memberi catatan bahwa surat pernyataan tersebut merupakan syarat administratif jika nantinya PTM terbatas benar-benar dilaksanakan di tahun ajaran baru. Untuk itu, sekolah selalu mencermati perkembangan situasi dan mengikuti kebijakan dari Dinas Pendidikan Kota Surakarta.

"Prinsipnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) itu penting, tetapi keselamatan dan kesehatan peserta didik jauh lebih penting," tegasnya.

Sementara itu, untuk mendukung optimalisasi kinerja gugus tugas, komando teknis di lapangan dijalankan oleh tim Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). 

Menurut Muhammad Kusno, selaku koordinator UKS SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, fungsi dan tugas utama UKS adalah untuk pembinaan sarana keteladanan kesehatan di lingkungan sekolah.

Oleh karena itu, di masa pandemi seperti ini tugas UKS dititikberatkan pada promosi kesehatan terkait pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

"Selain memastikan lingkungan sekolah dalam kondisi aman dan sehat, kami selalu berkoordinasi dengan UPT Puskesmas Purwosari terkait persiapan teknis untuk menyongsong pembelajaran tatap muka terbatas di tahun ajaran baru," pungkasnya.

Muhamad Arifin/Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta 081329718196

Senin, 21 Juni 2021

Kepala SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Nursalam, menjadi narasumber dalam dialog interaktif Covid-19 Talk On TV dengan tema "Protokol Kesehatan Bagi Satuan Pendidikan Muhammadiyah", yang disiarkan secara langsung melalui TV Muhammadiyah (tvMu), Jumat (18/6/2021).

Dalam dialog interaktif tersebut, Nursalam yang bergabung melalui Zoom Meeting, memaparkan tentang kesiapan sekolah untuk menghadapi pembelajaran tatap muka (PTM).
Ia mengungkapkan bahwa untuk menyongsong PTM, sekolah sudah menyiapkan sarana dan prasarana fisik maupun nonfisik.

Sarana fisik terdiri dari kelengkapan alat pengukur suhu badan, bilik sterilisasi berbasis ozon, cairan desinfektan, dan menambah tempat cuci tangan. Sedangkan sarana nonfisik, sekolah sudah menerbitkan buku Standar Operasional Prosedur (SOP) Protokol Kesehatan Sekolah.

Buku SOP berisi protokol kedatangan siswa, saat pembelajaran di sekolah, penggunaan fasilitas sekolah, sampai siswa kembali pulang ke rumah, serta pengambilan laporan hasil belajar. Buku ini disusun dengan melibatkan semua guru melalui focus group discussion (FGD).

Mengenai kemungkinan adanya orang tua siswa yang tidak menyetujui pembelajaran tatap muka, ia menyatakan bahwa sekolah tidak bisa memaksakan hal tersebut. PTM memang harus melalui persetujuan orang tua dengan surat pernyataan kesediaan yang sudah ditandatangani dan dikumpulkan ke sekolah.

Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan PTM akan mempertimbangkan perkembangan kondisi pandemi dan masukan dari Muhammadiyah Command Covid Center (MCCC), serta mengacu pada tata aturan yang berlaku di Kota Surakarta.

"Apabila ke depan PTM sudah berlangsung dan ada orang tua yang tidak menyetujui anaknya mengikuti PTM, maka sekolah akan tetap memenuhi hak-hak siswa dalam belajar, yaitu melalui pembelajaran daring bagi siswa yang belajar dari rumah," ungkapnya.

Selain Nursalam, narasumber dalam kegiatan dialog interaktif itu adalah Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Surakarta, Sumanto.


Muhamad Arifin/Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta 081329718196

Selasa, 04 Mei 2021

SOLO – Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Kota Solo melakukan supervisi klinis simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SD Muhammadiyah 1 Ketelan yang bakal di gelar besok Rabu (5/5/2021).  

Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti mengatakan, kami telah siap melaksanakan simulasi PTM Rabu. Jumlah siswa sebanyak 118 siswa, menempati 8 ruang dan yang izin 4 siswa. 

“Terimakasih sekretaris MCCC Kota Solo, Teguh Wahyudi yang telah mendampingi dan mensupervisi. Wali Kelas 5ABCD tolong anak-anak diingatkan memakai masker dan face shild, membawa hand saniter dan cadangan masker serta Orang diingatkan saat penjemputan membawa papan nama anak dan kelas ditulis yang besar,”Selasa (4/5/2021).

Sayekti menegaskan dan mewajibkan, Persiapan diri untuk mengikuti Simulasi PTM terbatas siswa maupun orangtua wajib melaksanakan protokol kesehatan (prokes).


Anak yang mengikuti PTM terbatas adalah anak yang mendapatkan izin orang tua, yang tidak diberikan izin mengikuti pembelajaran seperti biasanya melalui kelas daring melalui aplikasi zoom meeting.

Anak-anak dalam kondisi sehat. Siapkan anak-anak dari rumah dengan masker dan face shild. Ikuti dengan disiplin SOP yang telah ditetapkan Satgas Covid-19 Sekolah.  

Bapak/Ibu tidak diperkenankan turun dari mobil atau kendaraan ketika mengantar. Anak-anak masuk lingkungan sekolah mengikuti jalur yang sudah ditetapkan dengan mengawali mencuci tangan pakai sabun, cek suhu dengan termal face.

“Masuk kelas sesuai jalur. Selama di kelas mengikuti pembelajaran dengan baik, tidak berpindah tempat, tidak melepas masker, tidak bertukar masker dan Orang tua mengikuti tata laksana penjemputan yang suadh ditetapkan sekolah,” beber Sayekti, Manajer sekolah yang telah berusia 86 tahun.

Guru menggunakan metode pembelajaran blended learning, yaitu guru memadukan pembelajaran daring dan luring dalam waktu bersamaan, dalam hal ini guru wajib menyiapkan sejak dini PPT (PowerPoint Presentation).

“Sekolah telah melengkapi setiap kelas dengan dengan perangkat webcam, LCD dan Laptop, terhubung internet, di dukung Genset 150 KVA, sehingga anak-anak bisa semakin nyaman, menggembirakan dalam belajar, tidak terganggu dengan berbagai macam kendala. Dan siap menerima siswa baru secara online http://bit.ly/ppdb-muh1-2021,”pungkasnya.

Humas, Jatmiko.

Sabtu, 20 Maret 2021

 

SOLO  - Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa mengunjungi sekolah sehat berkebudayaan unggul SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta dalam rangka meninjau simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM). PTM di Solo rencananya dimulai pada bulan Juli nanti.

Tak seperti biasanya Gibran mendadak tidak muncul dari Mider Praja (Blusukan). Teguh Prakosa menyampaikan pamit atas ketidakhadiran Wali Kota Surakarta, di sebabkan karena memenuhi undangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

"Beliau kemarin sore izin, menyampaikan ke saya, pak Teguh, mider praja tetap berjalan karena sudah terjadwalkan," ujar Teguh, Jum’at (19/3/2021).

Pasca sidak, Teguh beri apresiasi penerapan prokes di sekolah dan memberikan masukan tentang alur penjemputan siswa agar menghindari siswa berkerumun.

“Pengantaran saya percaya aman. Karena orang tua di luar area sekolah. Nanti pas penjemputan dipanggil saja nama anaknya, biar tidak bergerombol,”ucap Teguh penuh semangat pagi.

Membersamai kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Etty Retnowaty, Dewan Pendidikan Kota Surakarta Joko Riyanto, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia Subari.

MCCC (Muhammadiyah Covid Commad Center) satgas Covid-19 Muhammadiyah Kota Surakarta menghibahkan sarana, seperti Masker, Hand sanitizer, dan Buku panduan terhindar dari Covid-19.

Sementara itu, Kepala sekolah Sri Sayekti mengatakan sebelum PTM, sekolah akan konsultasi ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta. 

“Kita akan pemanasan PTM dulu. Kami utamakan siswa kelas VI yang akan juian offline. Mungkin sebelumJuli, Insya Allah kami sudah PTM,”ucap Sayekti ketika mendampingi wawali praktik penerapan e-Money di Badan Usaha Milik Sekolah (BUM’s).

Pra simulasi diikuti sebanyak 28 siswa kelas VI. Siswa wajib menggunakan masker dan face shield. Kemudian mencuci tangan dengan sabun. Dilanjutkan pengukuran suhu tubuh dengan alat modern canggih portable.

SD Muh 1 sendiri sudah punya standar baku atau SOP prokes. Bertujuan PTM yang akan digelar berjalan lancar. Sebelumnya sudah ada tutorial vidio dan buku panduan prokes agar siswa paham betul.

“Al hamdulillah, terima kasih hari ini dan kemarin pak Wawali tinjau langsung persiapan mider praja. Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani. Ketua Majelis Dikdasmen, ketua komite, camat, lurah ketelan, koordinator pengawas, pengawas dan kepala sekolah Gugus II RA. Kartini,” beber Sayekti, sambil tersenyum.

Humas, Jatmiko.

Jumat, 19 Maret 2021

Surakarta, 19 Maret 2021 Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa mengunjungi SMP Muhammadiyah 1 Surakarta dalam rangka meninjau kesiapan Sekolah Swasta dalam pembelajaran tatap muka. Acara kunjungan hari ini seharusnya dihadiri juga oleh Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka. Akan tetapi Teguh Prakosa menyampaikan pamit atas ketidakhadiran Wali Kota Surakarta, di sebabkan karena memenuhi undangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Selain Wakil Walikota, kunjungan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Etty Retnowaty, S.H., M.H., Dewan Pendidikan Kota Surakarta Joko Riyanto, SH. MH, MM. dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Drs. H. Subari.

Wakil Walikota hadir sekitar pukul setengah tujuh di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta dengan mengendarai sepeda. Saat sampai di lokasi langsung melihat proses dari siswa hadir diantar orang tua dan turun dari kendaraan menuju ke kelas. Kepala Sekolah, Ahmad Sukidi, S.Ag, M.Pd. menyambut Wali Kota dengan menjelaskan kondisi SMP Muhammadiyah 1 Surakarta serta simulasi tatap muka yang berlangsung. Pada kesempatan tersebut MCCC( Muhammadiyah Covid Commad Center) satgas Covid-19 Muhammadiyah menyampaikan sarana untuk menjaga protocol Kesehatan di sekolah, seperti Masker, Hand sanitizer, dan Buku panduan terhindar dari Covid-19. Setelah penyerahan sarana tersebut Wakil Wali Kota memasuki ruang kelas 9 PK1 yang sedang mendapat pelajaran matematika. Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota menyampaikan agar siswa diharapkan tidak melakukan pinjam meminjam alat tulis. Hal tersebut dilarang karena proses tersebut dapat menjadi sumber penularan.  Maka pihak sekolah harus mampu menyiapkan alat tulis.  Selain itu siswa harap diantar oleh orang tua dan apabila orang tua tidak dapat mengantar lebih baik mengajukan ijin ke pihak sekolah untuk tidak masuk. 

Kunjungan kali ini juga disaksikan perwakilan Siswa Program Khusus melalui Aplikasi zoom. Maka setelah meninjaun pelaksanaan pembelajaran, Wakil Walikota menyempatkan berinteraksi dengan siswa yang telah bergabung di aplikasi zoom maupun orang tua yang dapat bergabung dan menyampaikan pertanyaannya secara langsung. Sebelum berpamitan Bapak Wakil Walikota menyampaikan didepan awak media, yakni “SMP Muhammadiyah 1 Surakarta  yang dikenal dengan nama “Simpon”. Merupakan salah satu sekolah swasta yang dekat dengan pusat pemerintahan Kota Surakarta, bisa menjadi role model sekolah swasta untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Hal ini bisa menjadi contoh bahwa kekhawatiran bukan berarti kita tidak melakukan apa-apa, tapi kita tetap bergerak dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Harapannya, Kadinas akan mengatur memberikan kewenangan sebagian kepada masing-masing kepala sekolah, bahwa simulasi PTM harus bergerak terus, tanpa menunggu dipantau kepala daerah. Kepala daerah akan sewaktu-waktu memantau di titik-titik tertentu, sehingga masing-masing sekolah yang sudah ada simulasi, dapat digunakan sebagai persiapan nanti awal Bulan Juli 2021 diharapkan bisa masuk sekolah.”

(Humas- Frida A.M)

Senin, 28 Desember 2020

Dengan di ikuti lebih dari 250 peserta yang terdiri dari guru, karyawan dan siswa. Mulai dari jenjang SD, SMP/MTs, SMA/MA, SMK Muhammadiyah yang tersebar di kota Surakarta. Sambutan yang di sampaikan Koordinator Layanan Psikososial Budi Santoso, M. Kes. berterima kasih kepada Majelis Dikdasmen PDM Kota Surakarta untuk berkerjasama demi terselenggaranya acara ini. 

SD Muhammadiyah 22 Sruni

Sambutan Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Surakarta di harap kan mampu memberikan pencerahan terutama di masa pandemi sekarang ini yang dapat menaikkan tingkat stres orang tua wali siswa, karena sekaligus sebagai orang tua juga menjadi guru bagi anaknya selama pembelajaran dirumah. 

SMA Muhammadiyah 2 dan 3

 Memasuki acara inti yang yang disampaikan oleh Narasumber Gita Aulia Nurani, M.Psi., Psikologi. Dalam paparannya menjelaskan beberapa tingkat dan jenis stres seseorang, apabila stress tidak segera diatasi maka akan mengakibatkan depresi. Pada sesi terakhir ditutup dengan sesi tanya jawab yang via chat dan live oleh para peserta. 
SD Muhammadiyah 4

 SMP Muhammadiyah 8

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Kalender

Jam

Berita Umum

Posting Populer

Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

Informasi


Kalender Islam

Kalender Hijriyah

Unduh - Download

>> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
>> Instrumen Data Sekolah 2021
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
>> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
>> Materi 1 BLC
>> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
>> Materi 2 Web Editor (BLC)
>> News Template
>> Pro News Template
>> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
>> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
>> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
>> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
>> Instrumen Sekolah 2015
>> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
>> Menambah Header di Blog (Blogger)
>> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
>> Materi 5 BLC ( CMS )
>> Tutorial CMS Balitbang
>> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
>> Materi 8 Cloud Storage
>> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
>> Materi 9 Pembuatan Header Website
>> Blangko PPDB 2016 / 2017
>> Pengantar PPDB 2016 / 2017
>> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
>> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
>> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
>> Materi Google Form atau Formulir Online
>> Materi Desember 2016
>> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
>> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
>> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
>> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
>> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
>> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
>> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
>> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
>> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
>> Pelatihan SPMU
>> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
>> Instrumen Data Sekolah 2019
>> Rekaman Irama Nahawand
>> Blangko RKAS 2021
>> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Syarat Pengajuan SK Yayasan
>> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
>> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
>> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
>> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
>> BLANGKO RKAS 2022/2023
>> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
>> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
>> Form Isian Data 2022 / 2023
>> Logo Musyda 2023
>> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
>> SYARAT DAPODIK 2023
>> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
>> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2
>> DAFTAR PCM 2022 - 2027
>> Badan Hukum Muhammadiyah 2024
>> Maklumat PP Muhammadiyah Ramadhan 1446 H / 2025 M
>> JADWAL WAKTU SHOLAT BULAN RAMADHAN 1446 H / 2025 M

Pengunjung

Flag Counter