Portal Resmi Majelis Pendidikan Muhammadiyah Kota Surakarta
Arsip Berita
Berita Terbaru Unduhan Jadwal Sholat
Tampilkan postingan dengan label Literasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Literasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Desember 2021

Keterangan foto: Pengumuman hasil terbaik 16-25 Lomba Literasi GuruInovatif dalam rangka Hari Guru Nasional 2021.

Pada 7 Desember 2021 kemarin sepuluh guru SMP Muhammadiyah 8 Surakarta yang mengikuti lomba Literasi Guru Inovatif dalam rangka Hari Guru Nasional 2021 dinyatakan lolos tahap semifinal. Setelah dinyatakan lolos, seluruh peserta mengirimkan video pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran masing-masing berbasis Blended Learning. Berdasarkan penilaian juri yang diinformasikan hari ini (14/12), empat dari sepuluh peserta dari SMP Muhammadiyah 8 Surakarta berada di posisi 50 terbaik.

Satu guru dari SMP Muhammadiyah 8 Surakarta yang berada di posisi terbaik 26-50 akan mendapatkan sertifikat penghargaan dan akses gratis 3 bulan membership GuruInovatif senilai Rp150.000. Ada pula tiga guru lainnya yang berada di posisi terbaik 16-25 akan mendapatkan sertifikat penghargaan, akses gratis 3 bulan membership GuruInovatif senilai Rp150.000, dan uang tunai senilai Rp500.000. Kemudian dikarenakan guru SMP Muhammadiyah 8 Surakarta belum berkesempatan berada di posisi 15 terbaik maka perjuangan mereka harus berhenti sampai di sini. 

“Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu guru yang berhasil mengharumkan nama baik sekolah. Semoga ilmu yang telah didapatkan dipraktikkan di sekolah bersama peserta  didik. Dengan adanya lomba guru inovatif kemarin, alhamdulillah saya turut merasakan semangat teman-teman, dan semoga semangatnya tidak berhenti di sini. Ke depannya akan ada banyak tantangan, mohon untuk tetap semangat, semoga di tahun depan bisa menjadi peringkat 1. Selain itu, hasil lomba ini menunjukkan bahwa SDM di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta benar-benar unggul, profesional, dan berkarakter,” ungkap Kepala SMP Muhammadiyah 8 Surakarta, Selasa (14/12).

Meskipun belum bisa melaju ke babak final dikarenakan tidak masuk dalam posisi 15 terbaik, semangat para peserta tidak memadam. Salah satu peserta yang masuk ke dalam posisi 16-25 terbaik, Masyati, S.Pd. melalui Whatsapp Group menyatakan akan terus semangat belajar agar di kesempatan yang akan datang bisa memberikan hasil yang lebih baik. Berdasarkan hasil tersebut juga dapat dipetik poin-poin penting sebagai bahan evaluasi untuk semua jajaran guru SMP Muhammadiyah 8 Surakarta.

Rabu, 08 Desember 2021

 

Perasaan gembira kini sedang menyelimuti segenap guru dan tenaga kependidikan SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Dari sepuluh peserta yang terdaftar dalam lomba Literasi Guru Inovatif dalam rangka Hari Guru Nasional 2021, semuanya dinyatakan lolos dan melaju ke tahap semifinal. Yang lebih mengagumkan, dari 375 peserta yang lolos, peserta dari SMP Muhammadiyah 8 Surakarta berada pada peringkat 15 besar.

Hasil yang menggembirakan tersebut diumumkan pada 7 Desember 2021 kemarin. Menganggapi hasil tersebut seluruh guru dan tendik di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta memberikan ucapan selamat melalui Whatsapp grup SMP Muhammadiyah 8 Surakarta kepada seluruh peserta yang lolos semifinal. Ungkapan motivasi juga turut disampaikan oleh kepala SMP Muhammadiyah 8 Surakarta, Rusmanto, S.Pd.I., M.Pd.I. Selasa (7/12).

Keterangan foto : Pengumuman data peserta yang lolos ke tahap semifinal lomba Literasi Guru Inovatif se-Solo Raya

“Alhamdulillah SMP Muhammadiyah 8 Surakarta lolos ke babak semifinal lomba Literasi Guru Inovatif. Perolehan ini kami dapatkan dari usaha dan doa dari teman-teman yang sangat kompak. Kami bersepuluh mengikuti lomba dengan aktif, bersungguh-sungguh dan juga kompak dalam mengikuti serangkaian sesi-sesi yang ada. Kami melakukan koordinasi yang baik dengan membuat grup dan saling berbagi informasi penting terkait lomba, baik itu terkait jadwal zoom meeting, materi, maupun tugas. Kami bersyukur atas hasil yang kami peroleh dan selanjutnya kami akan berupaya untuk menjalani babak semifinal dengan berusaha sebaik-baiknya untuk memberikan hasil yang terbaik,” ungkap koordinator lomba Literasi Guru Inovatif SMP Muhammadiyah 8 Surakarta, Purmoko, S.Kom. Rabu (8/12).

Meskipun sudah menguasai peringkat atas, peserta SMP Muhammadiyah 8 Surakarta sama sekali tidak boleh dan lengah. Di tahap semifinal ini seluruh peserta diminta untuk mengirimkan video pembelajaran dan materi dengan tema “Blended Learning”. Selain itu, peserta juga diminta untuk melakukan publikasi di media sosial (Facebook, Instagram, Whatsapp) pribadi. Dengan menggunakan twibbon yang telah disediakan panitia dan mencantumkan tagar #guruinovatif.id #lombaliterasim #transformasipendidikan

Kamis, 25 November 2021

SOLO – Ternyata tradisi literasi masyarakat Indonesia masih rendah. Untuk nilai kompetensi Membaca, Indonesia berada dalam peringkat 72 dari 77 negara. Untuk nilai Matematika, berada di peringkat 72 dari 78 negara. Sedangkan nilai Sains berada di peringkat 70 dari 78 negara.

Nilai tersebut cenderung stagnan dalam 10 - 15 tahun terakhir berdasarkan Programme for International Student Assessment (PISA). PISA sendiri merupakan metode penilaian internasional, indikator untuk mengukur kompetensi siswa Indonesia di tingkat global.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Sekolah Penggerak Hj Sri Sayekti melalui Wakil kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko dalam pembuatan video Inovasi Pengembangan Gerakan Literasi Sekolah di tengah pandemi Covid-19.

“Video ini mengisahkan tentang kondisi pandemi yang sempat menggoncang jagat pendidikan sehingga menuntut para insan pendidik untuk mencari berbagai strategi yang tepat guna sebagai solutif untuk pembentukan karakter profil pelajar pancasila dalam mewujudkan insan berkemajuan menuju Indonesia jaya dan berkeadaban,” ujar Jatmiko, Rabu (24/11/2021).

Menurut Waka Humas Sekolah Inspiratif, Jatmiko menegaskan literasi tidak hanya sekadar membaca dan menulis. Tapi literasi memiliki arti yang luas, mencakup keterampilan berpikir menggunakan sumber-sumber pengetahuan dalam bentuk cetak, visual, digital, dan auditori. Kemampuan di abad 21 ini disebut sebagai literasi informasi.

Dalam petik baik dimunculkan Literasi Budaya Kewargaan,  Pelibatan Publik, Keberadaan Satgas/Tim Literasi, Program Kerja Satgas atau Tim Literasi, Literasi Finansial dengan Gerakan menabung di sekolah, pentas seni, belanja transaksi di kantin dan BUM’s, Literasi Digital multifungsi kartu M1 Smart di Kantin, BUMS, Perpus, absensi, infaq. 

Literasi Baca Tulis menjelaskan perpustakaan, sudut baca kelas, taman baca sekolah, tulisan gantung, majalah dinding kelas, majalah tunas melati, Pengembangan Perpustakaan, Pengembangan Pojok Baca Kelas (indoor, Majalah Dinding (Mading), Pengembangan Pojok Baca Sekolah ( outdoor ) dan Kegiatan-kegiatan Literasi Warga Sekolah serta Literasi Sains lab. BOTANI dan lab. MIPA )

“Untuk naskah video ini melibatkan pakar guru di sini Ki Agung Sudarwanto MSn, Tim IT, dan 5 Wakil Kepala sekolah, staf, serta didkung penuh kepala sekolah,” ucapnya sambal tersemyum.

Kontributor, Jatmiko.

Jumat, 24 September 2021

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PPPTK IPA) bekerjasama dengan PP Majelis Dikdasmen Muhammadiyah menyelenggarakan Diklat Peningkatan Kompetensi Guru IPA SMP Muhammadiyah Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin-Ahad, 20-26 September 2021. Diklat ini bertempat di Haris Hotel Sentraland Semarang. Seluruh peserta Diklat diwajibkan melakukan rapid antigen karena acara masih dilaksanakan saat pandemi covid-19. Era

Era globalisasi menuntut peserta didik menguasai 4 Kompetensi abad 21 yang dikenal dengan 4 C, yakni Critical Thinking (Berpikir Kritis), Collaboration (Kolaborasi), Communication (Komunikasi) dan Creativity (Kreativitas). Maka guru sangat membutuhkan pelatihan untuk dapat berperan pada peningkatkan kualitas peserta didik untuk memiliki kompetensi abad 21. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memahamkan guru tentang literasi sains dalam pembelajaran IPA di SMP. Merancang inovasi media pembelajaran atau produk sebagai penguatan literasi science. 

Dari pelatihan ini  diharapkan kompetensi guru dalam pembelajaran IPA bermuatan literasi sains peningkatan kompetensi guru dalam merencanakan melaksanakan pembelajaran IPA dan muatan literasi sains peningkatan kuantitas dan kualitas karya inovasi guru dalam pembelajaran IPA bermuatan literasi tentang peningkatan iklim pembelajaran IPA yang bermakna menyenangkan bagi peserta didik. Diklat ini diikuti olah 60 guru SMP Muhammadiyah dari Seluruh Jawa Tengah. Dengan sistem pembagian kelompok pada penyampaiannnya menjadi 3 kelompok dan mempresentasikan ide di masing-masing kelompok.

SMP Muhammadiyah 1 Surakarta mengirimkan wakilnya yakni guru IPA sekaligus pembina ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja, Dr.Siti Khoiriyah, S.Si, M.Si. Beliau menyampaikan harapan dari pelatihan ini Kompetensi guru dalam literasi sains meningkat sehingga inovasi guru semakin banyak dan berkualitas, sehingga berdampak pada iklim pembelajar untuk siswa menjadi bermakna dan menyenangkan. 

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surakarta H. Ahmad Sukidi, S.Ag, M.Pd. menyampaikan dukungannya pada pelaksanaan Diklat Kompetensi Guru IPA Jawa Tengah ini, yakni “ Semoga diklat ini menjadi awal pembelajaran IPA yang semakin menarik dan bermakna untuk para peserta didik”.
(Humas-Frida)

Minggu, 27 Juni 2021

Meskipun kebijakan pembelajaran tatap muka belum bisa dipastikan untuk tahun ajaran 2021/2022, SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta terus bersolek dan melengkapi sarana prasarana sekolah. Salah satu yang menjadi prioritas adalah menambah sarana berupa kafe literasi.

Kafe literasi merupakan sarana tempat membaca buku yang suasananya disetting seperti layaknya kafe. Terdapat booth sebagai meletakkan rak buku dilengkapi kursi dan meja untuk tempat membaca buku.

Kafe ini dibuat di beberapa lokasi strategis di lingkungan sekolah, dengan desain suasana yang nyaman untuk membaca buku dan berinteraksi.

Koleksi jenis bacaan yang dipajang cukup lengkap, seperti jenis buku ensiklopedia, fabel, sains, komik, cerita islami, serta majalah anak-anak.

Menurut Siti Junaidati, Staf Litbang SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, keberadaan kafe literasi ini sebagai penunjang fungsi perpustakaan. 

"Tidak setiap anak memiliki minat dan waktu untuk ke perpustakaan, sehingga kami mencoba membuat alternatif pengadaan kafe literasi.  Harapannya setiap ada waktu luang atau saat istirahat siswa bisa bermain sambil membaca buku," ungkapnya.

Keberadaan kafe literasi ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah.

"Suasana yang nyaman diharapkan menjadi daya tarik siswa untuk membaca dan mencintai buku", imbuhnya.

Bagian litbang bekerjasama dengan tim klaster bahasa yang anggotanya guru dengan latar belakang keilmuan bahasa serta wali kelas sudah menyusun program-program pengayaan literasi bagi siswa.

Program tersebut dititikberatkan pada kampanye gemar membaca, misalnya kegiatan membuat resume buku bacaan dan menceritakan kembali isi buku sudah dibacanya di depan kelas.

Meskipun di tahun ajaran baru nanti dalam suasana pandemi dan pembelajaran tatap muka masih terbatas, tetapi budaya membaca buku harus terus digalakkan untuk menunjang keterampilan literasi siswa," ujarnya.

Muhamad Arifin/Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta 081329718196

Kamis, 25 Februari 2021

Dwi Jatmiko
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas
SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta
Mahasiswa Semester 1 Pascasarjana IAIN Surakarta

Cara mendapatkan kebenaran ilmu ditengah pandemi Covid-19,
Sejatinya, satu-satunya cara mendapatkan kebenaran ilmu adalah dengan banyak membaca alias melek literasi.

Pertanyaannya adalah sudahkah kita menggunakan akal sehat, prasangka, intuisi, penemuan kebetulan, penemuan coba-coba, pendapat otoritas ilmiah atau kritis?

Kita simak Firman Allah Swt.,
Dan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap,” (QS al-Isrâ’ [17]: 81)

Khalifah Ali bin Abi Thalib berkata, “Kebenaran, tidak terorganisasi dengan baik, akan dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisasi rapi”.

Pernyataan sangat menarik. Karenanya, wajib mendapat perhatian dari kaum muslimin, sebagai kelompok umat yang mendapat amanah Allah untuk senantiasa menebarkan dan mempertahankan kebaikan, kedamaian, dan kebenaran di muka bumi ini dalam kehidupan umat manusia secara keseluruhan.

Rasa ingin tahu,
Manusia adalah satu-satunya makhluk yang diberi anugerah akal. Dengan akalnya manusia mempunyai hasrat ingin tahun dan mengagumi alam semesta. Penelitian dilandasi oleh rasa ingin tahu manusia mengenai alam sekitar yang melingkupinya. Ketidak tahuan menimbulkan pertanyaan dan masalah yang mendorong manusia mencari jawaban dan pemecahan.

Memenuhi rasa ingin tahu,
Usaha manusia mencari jawaban atas masalahnya dilakukan berbagai pendekatan. Awalnya jawaban dibuat dengan melakukan spekulasi-spekulasi tanpa pembuktian menggunakan data yang dikumpulkan. Sejalan dengan meningkatnya taraf berfikir manusia, usaha mencari jawaban atas maslah yang dilakukan manusia dengan disertai pembuktian. Cara ini kemudian dikenal sebagai metode ilmiah atau penelitian.

Apakah pengetahuan,
Pengetahuan adalah hasil dari tahu. Awalnya manusia tidak mengetahui apapun mengenali alam semesta pada saat lahir. Selama menjalani hidup di dunia masnuai terus mencari pengetahuan mengenai alam sekitarnya. Setiap kali memperoleh pengetahuan baru, maka wilayah gelap ketidaktahuan telah berubah menjadi pengetahuan. Pengetahuan mempunyai dua tingkatan yaitu pengetahuan biasa dan ilmu.

Pengetahuan biasa dan ilmu,
Pengetahuan biasa adalah pengetahuan yang digunakan orang dalam hidupnya sehari-hari tanpa mengetahui seluk beluk yang sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya.

Misalnya tahu bahwa air akan mendidih kalau dpanaskan. Ilmu adalah minat pada pengetahuan yang bukan hanya gunanya tapi juga berusaha memuaskan keinginannya lebih mendalam.

Misalnya : tidak puas dengan mengetahui bahwa air yang dipanaskan akan mendidih maka manusia mempelajari sifat air, unsur air, syarat mendidih, dan sebagainya. Pengetahuan biasa manusia meningkat menjadi ilmu ketika manusia tidak puas dengan hanya sekedar tahu, tapi memuaskan rasa ingin tahunya dengan menelusuri secara mendalam.

Perbedaan Pengetahun dan ilmu,
Pengetahuan: semua yang diketahui manusia. Sedangkan Ilmu : pengetahuan meningkat menjadi ilmu setelah memenuhi persyaratan tertentu.

Pengetahuan menjadi limu:
Ilmu harus sesuai dengan objeknya, ilmu harus bermetode, ilmu harus universal, ilmu harus bersistem

Ilmu alam,
Ilmu alam adalah ilmu yang berobjek fakta alam, misalnya ilmu falak, fisika dan biologi. Ilmu pasti termasuk dalam kelompok ilmu alam, sebab ilmu pasti memounyai objek berupa benda-benda. Namun benda-benda itu dilucuti sifat kebendaanya kecuali jumlah, ruang, sudut, atau bidang. Keseluruhan hasil diukur secara eksak sehingga disebut ilmu eksakta.

Mengapa ilmu sosial,
Manusia adalah makhluk sosial yang secara naluriah mempunyai dorongan untuk bergaul dan bekerja sama dengan sesama. Pilihan menjadi anggota masyarakat menjadikan masnuai sebagai bagian darim organisasi sosial.

Manusia dibekali kemampuan ini karena misinya untuk terus menyempurnakan dirinya menjadi makhluk yang berbudaya dan membudayakan alam sekitarnya. Manusia mampu bertindak di luar ikatannya dengan alam sehingga kegiatannya diarahkan pada tujuan tertentu yang nilainya telah diakui menurut akalnya.

Campur tangan akal telah mengubah alam (nature) menjadi kebudayaan (culture). Kebutuhan akan keinginan mempelajari perilaku manusia telah menimbulkan keinginan untuk mengkaji ilmu sosial.

Kesukaran ilmu sosial,
Perkembangan ilmu sosial tidak dapat mencapai derajat yang bisa dicapai oleh ilmu alam. Hal itu disebabkan oleh objek penelaahan gejala sosial yang kompleks, kesukaran dalam pengamatan tidak berulang dan adanya motif dalam objek yang diteliti. Kesukaran-kesukaran dalam ilmu sosial menyebabkan minimumnya konsensus (interagreement) yang dapat dicapai di antara para ilmuan sosial, baik dalam konsep maupun metode keilmuan.

Perbedaan dalam metode keilmuan berhubungan dengan perbedaan pemahaman mengenai kebenaran ilmu pengetahuan. Perbedaan ini melahirkan dua mainstream metode penelitian dalam ilmu sosial : kuantitatif dan kualitatif.

Kamis, 17 September 2020

SOLO – Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta terima sertifikat webinar Kangen Sekolah Nomor: 0796/C3/PP/2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Direktorat Sekolah Dasar, Rabu (16/9/2020).

“Saat ini banyak di antara siswa kangen untuk kembali bersekolah. Para peserta didik rindu untuk berinteraksi bersama guru dan temannya di sekolah selama pandemi Covid-19,”ujar Jatmiko penerima sertifikat.

Hingga detik ini, instruksi kegiatan belajar di rumah aja masih berlaku karena virus corona masih belum bisa dikendalikan di Indonesia. 

Hal ini membuat banyak siswa yang mulai kangen dengan suasana di sekolah. menjalani pembelajaran dari rumah.

“Biasanya sertifikat bukti mengikuti acara langsung diberikan kepada peserta begitu acara selesai karena Covid-19 agak tertunda. AlHamdulillah dapat sertifikat via email 11 September 2020 durasi 4 jam tertandatangan Drektur Sekolah Dasar Dra Sri Wahyuningsih MPd,” ucapnya sambil tersenyum yang juga Wakil Kepala Sekolah bidang Humas.

Dengan webinar bisa sangat mendukung gerakan literasi. Selaras perintah Allah dalam al-Quran surat al-Alaq ayat 1 yaitu Iqra' yang artinya bacalah.

Sebagaimana di ketahui, SD Muhammadiyah 1 Ketelan mendapat amanah dari kemendikbud ada dua yaitu Sekolah Rintisan PPK, seperti best practice, perpes no. 87 tahun 2017 tentang ppk, pasal 1 : ketentuan umum dan tujuan, pasal 2 : penyelenggaraan PPK, intrakurikuler, kokurikuler dan ekstra kurikuler.

Lima hari sekolah, gerakan literasi sekolah, budaya mutu sekolah dan Sekolah Model Pembelajaran Inovatif Berbasis TIK, seperti best practice, persiapan, pelaksanaan, monev, publikasi, literasi digital, tik untuk PPK, berpikir abad 21 ( 4 c ).

“Milad ke-85 tahun menjadi tonggak sejarah Sekolah Rujukan Nasional Pendidikan Karakter Berbasis Teknologi Informasi dan Budaya dengan kerja-kerja aktif Sekolah Berbudaya Unggul,” Jelas Jatmiko Peraih Humas Reward setelah mengumpulkan foto copy kliping surat kabar Solopos, Jawapos Radarsolo, SuaraMerdeka Metro yang memuat berita kegiatan sekolah baik akademik maupun non akademik.

Humas, Jatmiko.

Rabu, 30 Oktober 2019

Puncak bulan bahasa dan sastra yang diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo berlangsung meriah di hall sekolah setempat, Selasa (29/10/2019). Kegiatan yang diikuti oleh 170 siswa kelas 4 dan 5 tersebut meliputi peresmian kafe literasi, launching buku karya siswa, penilaian lomba majalah dinding, dan pojok baca kelas.

Beberapa tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Rita Nirbaya, ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah, Tridjono, dan pengawas gugus I Slamet Riyadi, Titik Sayekti.  Kegiatan diawali dengan seremonial dan tampilan siswa yang tergabung dalam ekskul paduan suara. Tridjono, ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Kota Surakarta mengapresiasi gelaran acara ini.
"Kegiatan ini sangat bagus sebagai upaya membangun kesadaran gemar membaca dan menulis di kalangan warga sekolah," ujarnya. Puncak acara ditandai dengan peresmian kafe literasi dan launching buku karya siswa oleh Rita Nirbaya, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Surakarta. Dalam sambutannya, Rita Nirbaya mengaku gembira karena gerakan literasi sekolah yang diinisiasi oleh dinas pendidikan terimplementasi dengan sangat baik di sekolah ini.

"Kafe literasi ini merupakan terobosan yang sangat bagus untuk memfasilitasi siswa supaya lebih gemar membaca, ungkapnya. Ia juga mengapresiasi penerbitan buku berjudul "Menabung Kenangan" yang merupakan karya kumpulan tulisan siswa kelas 6. "Buku ini benar-benar akan menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan karena berisi ungkapan perasaan siswa selama sekolah di sini," pungkasnya.
Di akhir acara, dilakukan pemotongan pita oleh Rita Nirbaya, menandai peresmian kafe literasi. Setelah itu siswa tampak asyik membaca-baca buku di kafe tersebut. Para tamu undangan juga menuliskan testoni dan pesan kesan terkait acara puncak bulan bahasa dan sastra ini. Siti Junaidati, selaku panitia kegiatan mengungkapkan bahwa kegiatan bulan bahasa dan sastra diinisiasi oleh tim klaster guru bahasa Indonesia.

"Momentumnya adalah peringatan hari Sumpah Pemuda yang kita kemas menjadi kegiatan yang produktif untuk peningkatan literasi warga sekolah," pungkasnya.

Muhamad Arifin/Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo 081329718196

Sabtu, 26 Oktober 2019

Menyuguhkan semangat bekreativitas dalam literasi digital menjadi tema dalam perlombaan Semarak Bulan Bahasa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta pada Jumat (25/10/2019). Kegiatan tersebut diikuti 268 siswa dari kelas 7 hingga kelas 9. Aryanto selaku Humas sekolah menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini menjadi rutinitas setiap tahun karena bulan Oktober identik dengan bulan Bahasa.
“Tujuan diadakan kegiatan adalah meningkatkan kompetensi kebahasaan dan kesastraan siswa dan kemampuan siswa dalam berliterasi digital,” jelasnya. Perlombaan dimulai dengan pembukaan dari Kepala Sekolah dan pentas seni literasi seperti musikalisasi puisi, pementasan teater, rebana, musik kontemporer, dan musik band. Kemudian pada pukul 09.00 WIB, akan dilanjutkan dengan perlombaan kompetensi berbahasa dan bersastra. Sesuai dengan tema kami mengadakan perlombaan penulisan blog bertema Sekolahku Masa Depanku. Masing-masing siswa menulis teks dengan fotografi lalu mengupload di blog. 
Perlombaan berikutnya yang tidak kalah menarik adalah short movie (film pendek) bertema Pendidikan di era 4.0. Film ini merupakan garapan dari para siswa yang mewakili masing-masing kelas. Film tersebut diunggah di youtube sekolah.
Terdapat pula perlombaan menulis cerpen, news reading, story telling, menulis cerkak, berpidato baik bahasa Indonesia dan bahasa Arab, dan menulis puisi. Selvitri Salma Andani, siswa Kelas 7 C yang mengikuti lomba musikalisasi puisi mengungkapkan kesan senang mengikuti kegiatan bulan bahasa.

"Tadi saya mengikuti lomba musikalisasi puisi Kerawang Bekasi oleh Chairil anwar. Makna puisi itu adalah mengajak kita sebagai generasi penerus bangsa harus mengingat perjuangan para pahlawan." Selvitri pun berharap bisa menang dan bisa menyadarkan generasi oenerus bangsa untuk mengingat jasa pahlawan.
"Seru tentunya dan hiburannta sangat seru," jelasnya. Harapan dari kegiatan ini adalah para siswa semakin bangga untuk berbahasa Indonesia dan kompetensi berbahasa dan bersastra semakin meningkat serta budaya literasi digital bisa diterapkan.

Aryanto
Humas SMP Muhammadiyah PK Solo
081586061554

Kamis, 24 Oktober 2019

Kegiatan literasi kali ini menggandeng Polresta Surakarta (Bp. Dalyanto, S. H. : Wakasat Res Narkoba, beserta jajaran ya) materi literasi Hidup Sehat Tanpa Narkoba beliau menyampaikan jenis jenis narkoba, efek penggunaan serta contoh dalam bentuk gambar asli. Para siswa pun sangat antusias mendengarkan paparan mengenai narkoba ini, disampaikan pula agar para siswa berhati hati jika bertemu dengan orang yang tidak dikenal dan memberikan iming-iming makanan atau minuman agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan. 
Disampaikan pula oleh Bp. Dalyanto S. H. Bahwa yang banyak beredar di sekitar Surakarta ini adalah miras/minuman keras atau yang sering disebut ciu. Efek meminum minuman keras ini akan sangat berbahaya, dapat membuat orang lupa diri sehingga bisa memicu untuk berbuat kriminal. Selain memicu perbuatan kriminal juga merusak saraf saraf otak, sehingga tidak bisa berfikir dengan benar.
Selain narkoba, disampaikan pula bahwa hal yang sangat berbahaya adalah bermain game yang berlebihan. Karena akan memicu emosi sehingga bisa terjadi tindakan yang merugikan diri sendiri ataupun orang lain. 
Semoga dengan adanya kegiatan literasi kali ini anak anak dapat menjaga diri dari hal hal yang akan merugikan masadepan kita, jika bukan kita yang menjaga diri kita maka siapa lagi ? Jika tidak kita mulai menjaga diri sejak dini, mau menunggu kapan lagi ? Ayo kita bersama saling mengingatkan dalam hal kebaikan.

Sabtu, 10 Agustus 2019

SOLO - Untuk memberikan motivasi dan semangat anak-anak di era kekinian tentang branding Kota Solo. Rizky Fajar Pambudi Pemenang Putra Putri Solo 2019, mengunjungi SD Muhammadiyah 1 Ketelan. Pria supel dan humoris ini, sejak dulu tekun, patuh dan berani. “Kunjungan ini untuk memberikan motivasi dan petik praktik baik kepada adik-adik kelas tentang Solo sebagai kota budaya baik dalam lingkup nasional maupun internasional yang tidak hanya sebatas kota budaya melainkan sebagai kota pusaka, kota paling nyaman dan paling layak huni di Indonesia,” ucap Rizky, Jum’at (9/8/2019) ini.
Di hadapan sejumlah siswa kelas IV, Rizky memberikan wejangan agar peserta didik mempersiapkan diri sebaik mungkin. “Jadilah anak yang membanggakan bagi orang tua, guru, agama, nusa dan bangsa. Kalian adalah tunas bangsa yang kelak akan melanjutkan memimpin negeri ini. Oleh karena itu, tingkatkan kedisiplinan dan giatlah belajar. Tanamkan pola pikir, Saya harus bisa dan fokus untuk menggapai cita-cita,” kata Rizky- Kaka panggilannya bersemangat. Dyah Ayu Ratnaningsih, SE., S.Pd salah satu guru memberikan testimoninya. “Ananda Kaka termasuk siswa yang tekun, patuh, berani. Secara akademik walaupun tidak termasuk tiga besar, ibadahnya bagus dan tidak bercanda ketika salat,” ungkapnya.
Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko, merasa senang dengan kedatangan salah satu alumni sekolah. Menurutnya, selama ini dalam mendidik siswa dan guru, selalu ditanamkan nilai kedisiplinan dan rasa kebanggaan terhadap sekolah sejak dini.  Atas prinsip itu, hingga kini sekolahnya memiliki prestasi yang cukup membanggakan.  “Siswa kami banyak yang berprestasi, dari pribadi maupun kelompok, tak hanya olah pikir (literasi), Penguat Pendidikan Karakter (PPK) yang diimplementasikan sekolah memperhatikan olah hati (etik dan spiritual) olah rasa (estetik), dan juga olah raga (kinestetik). Terintegrasi proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler melalui kolaborasi dengan komunitas-komunitas di luar lingkungan pendidikan,” jelasnya.
Diungkapkan juga, pada lulusan tahun ini, salah satu siswa yang memperoleh peringkat 1 USBN yang dimaksud adalah Muhammad Ikhwan Ghozy Skor 286,23 Rata-rata 95,41 putra bapak Yusuf Cahyono, SE. 
Capaian itu sekaligus menjadi peringkat Pertama SD Negeri maupun Swasta se-Surakarta. Ada empat siswa yang berhasil mendapatkan nilai 100 di mata pelajaran Matematika, 1 siswa mendapat 92,25 bahasa Indonesia dan satu siswa mendapat nilai 96,01 di mata pelajaran IPA.
“Alhamdulillah, 156 siswa lulus dengan baik. Ini adalah tahun pertama sekolah meluluskan siswa dengan Kurikulum 13. Bahkan salah satu siswa kami menduduki peringkat 1 USBN di Kota Solo. Semoga apa yang diterima di sekolah bisa bermanfaat untuk nanti lanjut study,” tandasnya. Shasmira Daiva Satriawan bersama Halwa Fatin Batrisyia, siswi kelas IVA, mengatakan senang kedatangan Putra Daerah Solo. 

”Ini pembelajarannya menarik dan menyenangkan. Duta Wisata yang sabar, sangat disayangkan jika tidak mengikuti. Tadi aku minta tanda tangan,” ujarnya.

Humas Jatmiko.

Minggu, 07 Juli 2019

1. Diperkenalkan dengan pembelajaran Berbasis Kreatif melalui pembinaan akhlaq/karakter dengan cara melaluin observasi perilaku oleh tim khusus (kejujuran, kebernian, tanggung jawab, kemandirian, dan hubungan sosial).

2. Identifikasi kemampuan bahasa arab (huruf hijaiyah) melalui  eksploasi huruf hijaiyah berbasis  nama diri dan nama Orang Tua serta unjuk unjuk kerja kemampuan tilawah.

3. Menggali potensi literasi melalui pengenalan diri, mendengarkan ceritera/dongeng singkat lalu mengekplorasinya melalui dialog

4. Menelusuri bakat/keterampilan seni melalui imitasi (tari, musik, tapak suci, grafis, qiro'@h).

5. Program Rihlah Jumat dan outing Class dan

6. Pengenalan dini perserikatan Muhammadiyah (mewarnai lambang2 organisasi perserikatan. Melalui kegiatan tersebut anak dan orang tua siap menggikuti pembelajaran berbasis Kreatif. Pada bulan ke dua sekolah akan melakukan uji petik hasil perubahan pirilaku melalau silaturahmi ke rumah-rumah.

Jumat, 01 Februari 2019

Solo,- Sekolah Dasar ( SD ) Muhammadiyah 8 Kota Surakarta, yang biasa disebut SD Mapan Jagalan , tahun 2019 ini menyongsong  Milad-nya yang ke-57. Keberadaan Sekolah Dasar yang berada dibawah Persyarikatan Muhammadiyah ini telah mampu berkiprah untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat.  Berada di kawasan Jagalan , Jebres Kota solo , eksistensi dan prestasi SD Mapan adalah  pengabdian yang tak hanya memerlukan kerja keras namun juga keikhlasan.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta , Parimin S.Pd menjelaskan , sekolah ini didirikan sebagai sebuah ikhtiar untuk pengembangan dakwah melalui bidang pendidikan , sebagai salah satu ciri khas Persyarikatan Muhammadiyah.   “ Sekolah ini didirikan Tanggal 31 Januari 1962 , oleh para pegiat Muhammadiyah dan mampu member warna bagi gerakan dakwah di kawasan Jagalan ,’ Tandas Parimin Spd , dalam keterangan pers menjelang digelarnya Milad ke-57 SD Mapan yang jatuh pada 31 Januari 2019.
Dengan ratusan siswa yang saat ini mengenyam pendidikan , serta ribuan alumni yang pernah menjadi bagian dari eksistensi SD Mapan Jagalan , kini jalinan tali persaudaraan akan terus ditingkatkan untuk kemajuan almamaternya.
Lebih lanjut Parimin S.Pd.,M.Pd. menjelaskan , beberapa kegiatan yang digelar untuk memeriahkan Milad ke-57 SD Mapan Jagalan kali ini , antara lain ; Lomba Literasi dan Tahfiz Quran , Muhassabah dan Refleksi Milad ke-57 SD Mapan Jagalan , Pentas seni dan dipuncaki dengan Pawai Ta’aruf untuk menyapa warga di kawasan Jagalan, Jebres , Kota Surakarta.

“ Lomba literasi , tahfidz Quran serta pentas seni , kami tujukan untuk mencari talenta unggulan siswa , agar bisa diwujudkan dalam prestasi yang membanggakan,’ tutur Parimin S.Pd.,M.Pd.
Sementara untuk acara Muhasabah dan refleksi , yang akan digelar pada Rabu(30/1/2019) mengundang seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah 8 Jagalan antara lain; para guru , karyawan , Komite Sekolah , Pengurus Ranting Muhammadiyah , Pengurus cabang Muhammadiyah ( PCM ) Jebres , Para  Perwakilan alumni , Pensiunan Guru dan Kepala Sekolah yang pernah bertugas di SD Muhammadiyah 8 Jagalan , Jebres , Kota Surakarta.  ( * )

Selasa, 16 Oktober 2018

Sekolah kreatif (SD Muh. 18) fokus pada pembelajaran abad 21, yaitu pembelajaran dinamis, saintifik, dan Wholistic learning.
Pengembangan inisiatif dan kesadaran sosial diwujudkan dengan pengumpulan shadaqah (kualitas akhlak dan atau karakter anak) kemudian berkunjung ke Lazismu untuk penyerahan dana yang terkumpul (pengenalan thdp gerakan Muhammadiyah sejak dini, merupakan berfikir kritis untuk pemecahan masalah dalam skala kecil dan berkomunikasi dengan lembaga terkait dan juga kolaborasi (kompetensi).
Proses pembelajarannya sebagai berkut ini.
Pertama: Sebelum menuju ke kantor PDM Solo atau balai Muhammadiyah anak anak melihat tayangan lewat lcd peristiwa tsunami dan gempa di palu (literasi  sains)
Dilanjutkan  simulasi dengan menggunakan media BAK PASIR. Untuk menggamparkan gempa dg cara alas pasar diangkat ke atas pada dua sudutnya maka terjadilah pepohonan, bangunan yang ada di atasnya menjadi berantakan. Siapa anak-anak yang menggerakkan bumi sehingga terjadi gempa? (Iman dan Taqwa)
Inilah gambaran gempa ketika bumi digerakkan oleh Allah SWT.
 
Anak-anak begitu serius mengamati diorama bak pasir. Dalam pikirannya apa yang akan terjadi? Rasa ingin tahunya muncul sebagi langkah awal dari prosed saintifik.
Proses mengamati dengan matanya sendiri dan mengalami sendiri melalui  pengamatannya (olah pikir dan olah hati) dan. Pada akhirnya olah karsa yaitu kesedian untuk memberikan sebagian uang sakunya membantu saudara-saudaranya yang mengalami musibah.
Kedua: setelah dana terkumpul kemudia berangkat menuju Balai Muhammadiyah. Tujuan pertama adalah berkunjung ke rumah Allah (Masjid).
 Anak melakukan shalat sunnah tahiyatul masjid dan shalat dhuha (iman dan taqwa). Semua anak melakukannya sendiri. Kebiasaan seperti inilah yang ditanamkan sejak dini (nilai relegius dan disiplin)

Sumbangan yang terkumpul kemudian diserahkan kepada petugas Lazismu, yang diwakili oleh masing- masing keluarga.
Sebelumnya diawali sambutan dan tanya jawab oleh yang mewakili PDM Ska.
Anak mendapat penjelasan bagaimana Muhammadyah (Lazismu) ikut serta membantu para kurban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi.
Bantuan yang disumbangkan kemudian dihitung oleh petugas Lazismu dihadapan anak-anak.
Anak-anak diperkenalkan bagian-bagian yang ada di PDM kota Surakarta. Diantaranya Radio Mentari
 Ustadz Yatimun dengan kesabarannya mengantarkan anak-anak ke setiap kantor bagian/ortom yang ada.
Ini juga kantor yang menangani progarm kegiatan Muhammadiyah.
Kunjungan diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan foto bersama dengan pimpinan Lazismu.
-------------------------------------------------- ARTIKEL ---------------------------------------------------------
Kegiatan-kegiatan pembelajaran sekolah kreatif seperti yang tergambar di atas akan mampu menumbuhkan dan membangun ukhuwah sebagai pilar pembelajaran dari yang paling rendah menuju yang paling tinggi. Mulai dari proses ta'aruf, proses tafahum, akan melahirkan proses ta'awun (saling menolong) dan terbentuk takaful (saling menanggung) menghasilkan kemauan untuk tanashuh dan tarahum (menasehati dan menyayangi) sehingga akan tumbuh itsar (mengutamakan orang lain dibandingkan dirinya sendiri didasarkan atas kecintaannya kepada Allah SWT. Sekolah Kreatif memandang alam semesta sebagai obyek alam dalam belajar (sumber belajar) dan merupakan bagian penting ketika siswa melakukan aktivitas akal budi melalui semua indera, akal dan hati sehingga menghasilkan sesuatu berdasarkan hal2 yang sudah diketahui. Islam menuntut pertanggungjawaban indera akal dan hati. Islam melarang menyikapi, mengikuti dan membantah sesuatu tanpa ilmu.



Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat

Surakarta (Solo)

Imsak--:--
Subuh--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Mengambil jadwal Surakarta...

Sumber jadwal: API MyQuran

Kalender

Jam

Berita Umum

Berita Terbaru Majelis

Memuat berita terbaru...

    Lihat semua berita

    Posting Populer

    Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

    Informasi


    Kalender Islam

    Kalender Hijriyah

    Unduhan

    >> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
    >> Instrumen Data Sekolah 2021
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
    >> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
    >> Materi 1 BLC
    >> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
    >> Materi 2 Web Editor (BLC)
    >> News Template
    >> Pro News Template
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
    >> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
    >> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
    >> Instrumen Sekolah 2015
    >> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
    >> Menambah Header di Blog (Blogger)
    >> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
    >> Materi 5 BLC ( CMS )
    >> Tutorial CMS Balitbang
    >> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
    >> Materi 8 Cloud Storage
    >> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
    >> Materi 9 Pembuatan Header Website
    >> Blangko PPDB 2016 / 2017
    >> Pengantar PPDB 2016 / 2017
    >> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
    >> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
    >> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
    >> Materi Google Form atau Formulir Online
    >> Materi Desember 2016
    >> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
    >> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
    >> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
    >> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
    >> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
    >> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
    >> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
    >> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
    >> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
    >> Pelatihan SPMU
    >> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
    >> Instrumen Data Sekolah 2019
    >> Rekaman Irama Nahawand
    >> Blangko RKAS 2021
    >> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Syarat Pengajuan SK Yayasan
    >> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
    >> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
    >> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
    >> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
    >> BLANGKO RKAS 2022/2023
    >> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
    >> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
    >> Form Isian Data 2022 / 2023
    >> Logo Musyda 2023
    >> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
    >> SYARAT DAPODIK 2023
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2
    >> DAFTAR PCM 2022 - 2027
    >> Badan Hukum Muhammadiyah 2024
    >> Maklumat PP Muhammadiyah Ramadhan 1447 H / 2026 M
    >> JADWAL WAKTU SHOLAT BULAN RAMADHAN 1446 H / 2025 M
    >> Logo Milad Muhammadiyah 113
    >> Kode Indeks Surat Muhammadiyah
    >> Pembuatan E-KTAM dan Tata Cara Klaim
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah">Sewa Gedung Pusdiklat Dharmo Tjahjono

    Pengunjung

    Statistik kunjunganDiperbarui otomatisCounter pengunjung dan tampilan halaman