Jumat, 18 September 2020

SOLO – Agung Sudarwanto MSn Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta berinovasi Wayang Kulit Tokoh Kresna 30 cm untuk tarik minat generasi milenial, dan semangat bergotong royong memperkenalkan Solo baik dari aspek budaya, pendidikan, serta potensi sumber daya manusia.

Momentum pandemi Covid-19 dapat menjadi ajang untuk membumikan budaya wayang di kalangan masyarakat, menumbuhkan character building, pemahaman budaya serta turut berkontribusi pada pembangunan masyarakat setempat, dan melibatkan peran aktif. 

“Meskipun pandemi kita tidak harus berhenti berkreasi dalam setiap ide dalam gagasan, karya ini akan diproduksi berkala,” ungkap Agung lulusan dari Seni Pedalangan ISI (Institut Senin Indonesia).

Ia juga merangkul Ketua RT Perum Sawahan Indah 2 Boyolali bapak Ismoyo dalam memanfaatkan limbah kayu jati Belanda sebagai tancapan wayang.

"Jadi anak-anak sejak dini tahu ada potensi di sekitar lingkungannya yang bisa dikembangkan, dan bernilai ekonomi,”imbuh Agung.

Widi Prakarsa Consulting mengaku memilih Kresna sebagai cerminan pemimpin yang bijaksana. Bingkisan diserahkan kepada direkturnya langsung. Sebelumnya kita belum punya ciri khas dalam memebrikan kenang-kenangan kepada klien.

“Bingkisan untuk PDAM, Pemkab dan Perusda sebagai klien kita. Diperuntukkan sebagai kenang-kenangan dari kantor kita kepada klien. Kebetulan kantor kita dari Solo, untuk mengenalkan budaya Solo dalam bentuk wayang ke klien yang berada tidak hanya di Jawa tapi juga di Luar Jawa,”katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko mengatakan pendidik yang berjiwa wirausaha akan menjadi guru out of the box dan tampil beda.

Sebagai anak bangsa kita harus mampu menjawab tantangan dan mampu bersaing pada era digitalisasi, informasi dan komunikasi dalam Masyarakat Ekonomi Asea (MEA) yang semakin ketat dan kerasnya kehidupan. 

“Apalagi menghadapi Indonesia emas tahun 2045, dimana Indonesia memiliki bonus demografi karena begitu banyak generasi bangsa yang berusia produktif,”ucap Jatmiko.

Milad Ke-85 SD Muh 1 konsisten mencerdaskan anak bangsa dapat ucapan dari wali murid yang juga anggota DPRD Solo Teguh Prakosa. Ini usia yang panjang bagi sebuah yayasan pendidikan dan sudah mencetak generasi muda yang mumpuni untuk bangsanya.

“Harapan kami sebagai tokoh masyarakat kota Surakarta semoga guru-guru dan seluruh karyawan bisa lebih mendidik anak-anak berkarakter, berbudaya sesuai budaya yang ada di Surakarta dan juga bisa berguna bagi nusa dan bangsa,”ujarnya.

Humas, Jatmiko.

Masa pandemi covid-19 menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Kabar gembira tersebut datang dari guru Fisika SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Nurul Fitria (33). Pasalnya, delapan prestasi kejuaraan yang sebagian besar tingkat nasional dan 200 sertifikat pelatihan atau seminar berhasil dikumpulkan.

Nurul Fitria ketika ditemui media (18/9) mengungkapkan banyak keberuntungan yang ia peroleh selama pandemi covid-19.

“Selama pandemi, saya sudah menghasilkan delapan prestasi dari cabang akademik dan non akademik perlombaan yang sebagian besar tingkat nasional. Selain itu, sertifikat pelatihan dan seminar sudah terkumpul 200-an,” ungkapnya di sela-sela mengajar secara daring.

Prestasi yang berhasil dibawa pulang Nurul antara lain, medali emas Kompetisi Sains Nasional IPA, medali perak Kompetisi Nasional Astronomi, medali perak Kompetisi Hardiknas Fisika Nasional, Honorable Mention Olimpiade Matematika Guru, medali perunggu IPA POSI Propinsi, medali perunggu Try out Online IPA, medali Perunggu Kompetisi Kebumian Tingkat Umum, dan Juara 3 Tilawah Online.

Guru muslimah yang lahir 17 Mei 1988 tersebut juga merupakan pengajar ekstrakurikuler karya ilmiah remaja mengakui bahwa sebelum pandemi, informasi kegiatan perlombaan jarang ia dapatkan. Namun, kini informasi tentang penyelenggaraan perlombaan online dan pelatihan online malah sering diperoleh. Informasi tersebut datang dari whats up group (WAG) dan informasi teman. Berdalih ingin memberikan keteladanan kepada siswanya maka ia berusaha sungguh-sungguh untuk mengikuti semua kegiatan tersebut.

Guru yang hobi bidang astronomi itu pun merasa tertantang saat menjadi guru saat pandemi seperti ini. Menurutnya, kondisi pandemi memberikan tantangan kepada guru untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan mengajar. Saat ini guru harus dan diharuskan untuk melibatkan teknologi dan informasi (IT) dalam setiap kegiatan pembelajaran dari membuat e-modul, video pembelajaran di youtube, upload materi ke web learning sekolah, menggelar video conference, dan membuat game-game online edukasi.

“Pandemi menjadi tantangan sendiri bagi saya untuk terus belajar dan berkarya dalam kegiatan pembelajaran,” ungkapnya.

Nurul berharap kegiatan pelatihan online dan perlombaan online tetap dilaksanakan meskipun pandemi sudah berakhir. Karena teknologi memberikan motivasi besar untuk mengembangkan soft skill menjadi guru professional.

“Saya bersyukur bisa mendapatkan pencapaian prestasi ini. Ke depan melalui teknologi, saya ingin memberikan yang terbaik pada pendidikan di tanah air tercinta,” tandasnya.

Aryanto
Humas SMP Muhammadiyah PK Solo
081586061554

Rabu, 16 September 2020

SOLO – Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta terima sertifikat webinar Kangen Sekolah Nomor: 0796/C3/PP/2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Direktorat Sekolah Dasar, Rabu (16/9/2020).

“Saat ini banyak di antara siswa kangen untuk kembali bersekolah. Para peserta didik rindu untuk berinteraksi bersama guru dan temannya di sekolah selama pandemi Covid-19,”ujar Jatmiko penerima sertifikat.

Hingga detik ini, instruksi kegiatan belajar di rumah aja masih berlaku karena virus corona masih belum bisa dikendalikan di Indonesia.

Hal ini membuat banyak siswa yang mulai kangen dengan suasana di sekolah. menjalani pembelajaran dari rumah.

“Biasanya sertifikat bukti mengikuti acara langsung diberikan kepada peserta begitu acara selesai karena Covid-19 agak tertunda. AlHamdulillah dapat sertifikat via email 11 September 2020 durasi 4 jam tertandatangan Drektur Sekolah Dasar Dra Sri Wahyuningsih MPd,” ucapnya sambil tersenyum yang juga Wakil Kepala Sekolah bidang Humas.

Dengan webinar bisa sangat mendukung gerakan literasi. Selaras perintah Allah dalam al-Quran surat al-Alaq ayat 1 yaitu Iqra' yang artinya bacalah.

Sebagaimana di ketahui, SD Muhammadiyah 1 Ketelan mendapat amanah dari kemendikbud ada dua yaitu Sekolah Rintisan PPK, seperti best practice, perpes no. 87 tahun 2017 tentang ppk, pasal 1 : ketentuan umum dan tujuan, pasal 2 : penyelenggaraan PPK, intrakurikuler, kokurikuler dan ekstra kurikuler.

Lima hari sekolah, gerakan literasi sekolah, budaya mutu sekolah dan Sekolah Model Pembelajaran Inovatif Berbasis TIK, seperti best practice, persiapan, pelaksanaan, monev, publikasi, literasi digital, tik untuk PPK, berpikir abad 21 ( 4 c ).

“Milad ke-85 tahun menjadi tonggak sejarah Sekolah Rujukan Nasional Pendidikan Karakter Berbasis Teknologi Informasi dan Budaya dengan kerja-kerja aktif Sekolah Berbudaya Unggul,” Jelas Jatmiko Peraih Humas Reward setelah mengumpulkan foto copy kliping surat kabar Solopos, Jawapos Radarsolo, SuaraMerdeka Metro yang memuat berita kegiatan sekolah baik akademik maupun non akademik.

Humas, Jatmiko.

Selasa, 15 September 2020

SOLO - Sambut adaptasi kebiasaan baru tahun 2021 mendatang, Usaha Kesehatan Sekolah/ Madrasah (UKS/M) Kota Surakarta bermitra Gita Pertiwi mengadakan syuting Film Standar Kantin Sehat Sekolah Ramah Anak di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Selasa (15/9/2020).

Sekretariat UKS/M Kota Surakarta Hartoyo mengatakan, di antara 5 hak dasar anak untuk mewujudkan Indonesia Maju adalah hak memperoleh asupan gizi yang cukup dan seimbang.

“Bersama anak-anak SD Muh 1 Ketelan. Berdiskusi termbimbing, hak partisipasi menentukan menu yang diinginkan teman-temannya untuk kantin. Sesuai perlindugan anak persiapan new normal,” kata Hartoyo.

Pada kesempatan itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas Jatmiko, mengemukakan berdasarkan sinopsis kantin sekolah menjadi salag satu komponen dalam sistem pendidikan di lingkungan sekolah yang keberadaannya sangatlah pendting dan harus dieprhatikan standarnya.

Pedoman standar kantin sehat di sekolah disusun agar menjadi acuan  atau panduan sekolah untuk mewujudkan kantin sehat di sekolah. Yang muaranya kebutuhan gizi anak didik selama Kegiatan Belajar Mengajar terpenuhi melalui jajanan, pangan, yang diolah dan disajikan dengan cara yang benar.

“Adanya pandemi Covid-19standar kantin sesuai protokol kesehatan,”ucap Jatmiko.

Geliat galakkan Kantin Sehat SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta akhirnya berhasil meraih piagam 'Bintang Satu Keamanan Pangan Kantin Sekolah' dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Penerapan prinsip dasar keamanan pangan meliputi higiene pengolah pangan, penanganan dan penyimpanan pangan, pengendalian hama, sanitasi tempat dan peralatan.

Dilatar belakangi kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan anak akibat dari tidak dilaksanakannya perilaku hidup bersih sehat, anak lebih menyukai makanan cepat saji dan kebiasaan mengkonsumsi pangan bahan yang tidak bervariasi mendorong SD Muhammadiyah 1 Ketelan mendirikan kantin sehat sebagai bagian dari program Sekolah Sehat.

Mahasiswi Universitas Atma Jaya Jogjakarta Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Gracia Kithara Musica Geraldia menambahkan, pembuatan film pendek diinisiasi Gita Pertiwi sejurus dengan program studi saya Sosiologi yang berfokus pada bisinis dan media.

“Take vidio dan setting-setting yang banyak terkadang antara dunia nyata dan frame tidak sama”, kata Kithara atau yang akrab Thara.

Humas, Jatmiko.

Senin, 14 September 2020

SOLO –Upaya menjaga kebugaran dan kesehatan jasmani, Guru Karyawan SD Muhammadiyah 1 Ketelan dan Pengawas Sekolah gugus II Kartini Tri Winarni senam bersama dalam memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) di lapangan setempat, Jumat (11/9/2020).

Mereka pun antusias menirukan setiap gerakan yang dipandu langsung oleh Instruktur Senam Kenamaan, Mas Yanto instruktur dari Formi (Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) Kota Surakarta.

Pejabat Humas, Jatmiko menerangkan dalam Haornas ke 37 peserta senam sehat mengikuti prototokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, seperti memakai masker, mengikuti pengecekan suhu tubuh, menggunakan hand sanitizer dan mencuci tangan. 

Menurutnya olahraga telah menjadi instrumen penting bagi pembangunan budaya dan karakter bangsa di manapun dan kapanpun. Jejak sejarah Pekan Olahraga Nasional pertama kali di Solo, Jawa Tengah, 9 September 1948.

“Menyadari bahwa saat ini kita sedang berada dalam suasana keprihatinan tetapi tetap produktif dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dan syiar edukasi sekolah berbudaya unggul terkait olahraga di masa pagebluk covid-19,” ujar Jatmiko. 

Semagat gotong royong dan kepedulian diri terhadap penerapan kebiasaan hidup bersih sehat, dimulai dari diri sendiri, keluarga dan yang muaranya penerapan new normal dalam memutus mata rantai penyebaran Covid -19 menjadi kebiasaan baru yang berdampak positif dalam pelaksanaan pembangunan, berbangsa dan bernegara.


Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti MPd berharap agar tumbuh kesadaran tentang betapa pentingnya olah raga untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit. Sehingga aktifitas sehari-hari di tengah Covid-19 tidak terganggu.

”Semoga dengan ini warga sekolah semakin mengenal dan mencintai olah raga. Mereka pun semakin bersemangat, bergembira dan selalu bekerjasama serta terima kasih bapak ibu pengawas koordinator wilayah III Kecamatan Banjarsari atas kerawuhan dan supportnya,” harapnya.

Humas, Jatmiko.

Sabtu, 12 September 2020

SMP Muhammadiyah 1 Surakarta yang dikenal dengan Sekolah Kader Bangsa, menggelar Webinar yang dapat diikuti tidak hanya siswa dan wali murid, tetapi dapat juga diikuti masyarakat umum. Webinar yang digelar melalui aplikasi zoom meeting ini diselenggarakan tanggal 12 September 2020, pukul 09.00 sampai 12.00. 

Pembicara pertama yang menyampaikan materi Bapak Prof. Dr. H. Sofyan Anif, M.Si. yang saat ini menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pada Webinar tersebut beliau  menyampaikan tentang “ Kiat Mewujudkan Sekolah berkualitas. Di Era Revolusi 4.0. “ Sekolah tersebut adalah sekolah yang mampu mendidik Siswanya untuk seimbang antara Dunia dan Akhirat. Proses mencapai hal tersebuat yaitu dengan mendidik softskill siswa. Softskill yang  dimaksud seperti Kejujuran, Kedisiplinan, Komunikasi, solutif, penuh inovasi dan tangguh menghadapi persoalan. Tetapi tetap keberhasilan mendididik Siswa tidak hanya dotentutan Sekolah. Tetapi Menurut Ki Hajar Dewantara Mendidik itu melalui Formal, Keluarga, dan Lingkungan.


Pembicara Kedua yang menyampaikan materi adalah Prof. Dr.H. Abdul Mu’ti, M.Ed yang saat ini menjabat sebagai Sekeretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dan baru saja menjadi Guru Besar di UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta. Beliau menyampaikan tentang “ Menyiapkan Generasi Berkualitas Dalam Mewujudkan Kader Berkemajuan”. Beliau menyampaikan pentingnya menjadi orang berilmu, karena ilmulah yang akan mengangkat posisi pemiliknya menjadi mulia. Selain itu peran orang tua sangat penting dalam keberhasilan anak. Seperti Ayah Prof.Mu’ti yang sering terlibat dalam proses belajar Prof. Mu’ti. Sehingga membentuk Karakter Prof Mu’ti menjadi seseorang yang semangat dalam belajar dan memperjuangkan “Himmah” atau cita-cita yang tinggi. Para peserta sangat antusias bertanya karean tema dan penyampaian dari pembicara yang menarik. Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Bapak H. Sukidi, S.Ag, M.Pd menyampaikan harapan dari acara ini agar ilmu yang disampaikan dari pembicara menjadi penyemangat siswa dan menginspirasi Orang tua siswa serta khalayak luas dalam mendidik anak di era pandemi. Maka Milad SMP Muhammadiyah 1 SKA ke-68 kali ini tidak hanya bermanfaat bagi internal sekolah tetapi juga untuk masyarakat.(Humas Simpon)

Jumat, 11 September 2020

SOLO,- SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri di seluruh ruang dan lingkungan sekolah, Sabtu (5/9).

Penyemprotan dilakukan oleh salah satu karyawan (satpam) SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta yang juga tergabung dalam relawan MDMC Surakarta, Iskandar Nurbianto.

"Penyemprotan disinfektan yang dilakukan ini merupakan respon atas informasi merebaknya angka kasus COVID-19 di Kota Bengawan yang terus meningkat, dengan demikian diharapkan mampu mencegah persebaran COVID-19 di lingkungan sekolah," kata Andri  Nugroho, Wakasek bidang humas. 

Andri menambahkan tidak hanya melakukan penyemprotan disinfektan, sebagai langkah antisipasi, SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta juga rutin mengecek ketersediaan hand sanitizer, sabun pencuci tangan, serta dengan ketat melakukan pengecekan suhu tubuh kepada guru dan karyawan serta kepada siapapun yang berkunjung ke sekolah. 

"Kedepan, kegiatan penyemprotan akan terus kami upayakan secara rutin tentunya di luar jam operasional kantor," kata Andri.

_______________________________________
Humas: SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta

Kamis, 10 September 2020

SOLO – Milad ke-85 SD Muhammadiyah 1 Ketelan mendapat ucapan selamat ulang tahun dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (7/9/2020).

“SD Muhammadiyah 1 Ketelan memiliki sejarah panjang. Kualitas pendidikannya tidak perlu diragukan. Layaknya mentari, teruslah memberi manfaat untuk negeri,”ujarnya.

Peringatan milad juga tidak lepas dari perhatian Ketua Umum Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir Msi yang mengirimkan vidio spesial pada SD Muh 1. Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, 25 Februari 1958 itu secara khusus membuat pernyataan selamat.

“Atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah saya menyampaikan selamat atas milad SD Muhammadiyah 1 Ketelan yang ke-85. Perjalanan SD tercinta ini cukup panjang sejak tahun 1935, sejak dari HIS, menjadi sekolah rakyat, sampai kemudian SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta,”ucapnya.

Haedar melanjutkan, Momentum perjalanan panjang ini tentu memberikan kekuatan bagi SD Muhammadiyah 1 Ketelan untuk menjadi sekolah yang punya karakter kuat sebagai pembawa misi pendidikan muhammadiyah yang berkarakter pendidikan islam modern yang maju, unggul dan mencerahkan.

“Karena itu di hari milad yang ke-85 ini saya berpesan terutama kepada para siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 agar menjadikan sekolah ini sebagai tempat untuk membina diri, sebagai ajang untuk mendidik akhlak mulia, sebagai karakter utama. Sehingga dengan karakter utama ini lahir lulusan SD Muhammadiyah 1 Ketelan yang amanah, jujur, memberi uswah hasanah bagi diri keluarga dan lingkungannya,” tutur Hedar.


Haedar berpesan, “Anak-anak SD Muhammadiyah 1 Ketelan juga harus menjadi kader-kader terbaik persyarikatan yang cerdas berilmu mau belajar, gemar membaca dan mamupu menguasai IPTEK sampai ketingkat tinggi setelah lulus dari SD Muhammadiyah 1.

lebih dari itu tentu juga nak-anak dan lulusan SD Muhammadiyah menjadi sosok yang memberi manfaat bagi lingkungannya peduli lingkungan dan menjadi kader yang memberi sibghoh dalam membangun kehidupan yang lebih baik di nanapun berada,”ungkapnya.

Bagi para guru dan pimpinan sekolah “Saya menyampaikan terima kasih atas pengabdiannya lewat SD Muhammadiyah ini juga para pengurus di Majelis Dikdasmen. Kami percaya bahwa milad ke 85 ini akan menjadi tonggak untuk meningkatkan kualitas sekolah ini menjadi tonggak untuk meningkatkan kualitas sekolah ini menjadi sekolah unggulan bagaimana dalam visi dan misi sekolah ini dengan pengalaman yang panjang dan kaya dengan dinamika suka duka,” harapnya.

Tentu para guru pimpinan sekolah dan majelis pendidikan dasar dan menengah mampu menjadikan sekolah ini menjadi percontohan di masa yang akan datang yakni menjadi sekolah muhammadiyah yang unggul membanggakan dan menjadi sekolah berkemajuan.

Mudah-mudahan Allah Swt., meridhai jejak langkah dan pengkhidmatan bapak ibu sekalian lebih-lebih di era pandemi Covid-19  tentu penyelenggaraan sekolah masih belum bisa dilaksanakan secara offline dan kita tetap mengutamakan keselamatan jiwa agar pandemi ini segera berakhir.

Terakhir haedar berpesan, “Dan tentu sekolah harus menjadi pelopor di dalam mencari solusi agar kita segera keluar dari musibah yang besar ini mudah-mudahan rahmat dan karunia Allah senantiasa tercurah kepada kita semua tetap ikhlas gigih dan berjuang melalui persyarikatan Muhammadiyah untuk mencerdaskam kehidupan bangsa dan membangun khaira ummah melalui SD Muhammadiyah 1 Ketelan sebagai sekolah unggul berkemajuan selamat nasrum minallah wafathun qariib,”pungkas Haedar Nashir.

Video dapat diunduh melalui link berikut : unduh video

Humas, Jatmiko.

Ketua

Drs. H. Tridjono
NBM. 498.374

Menu

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Kalender

Jam

Kalender Islam

Kalender Hijriyah

Pengunjung

Flag Counter

DIKDASMEN

Masukkan Bahan Berita Website Dikdasmen


Harus memiliki akun google terlebih dahulu
Kemudian klik ikon diatas

Saran dan Kritik ( Mail Box )

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kerjasama


Posting Populer

Arsip Blog

Kontak Kami

Email Kantor :
dikdaspdmsolo@yahoo.co.id
dikdasmenska@gmail.com

Nomor Telp Kantor :
(0271)656942

Fax :
(0271)653025