Senin, 23 Juli 2018

Mahasiswa Mesir yang magang yang sifatnya sosial ini bernama Abdelrahman Ragab,  dan kegiatan ini hasil kerjasama dengan organisasi AIESEC UNS solo,  kata Hermawan humas SMP Muh. 1 Simpon, Hermawan juga menambahkan bahwa kegiatan yang bekerjasama dengan AIESEC ini sudah dilakukan setiap tahun, dimana tahun sebelumnya mendatangkan dari Rusia,  Jerman dan saat ini dari negara Mesir. AIESEC  adalah organisasi internasional di 128 negara dan merupakan organisasi pemuda terbesar di dunia. Tujuan AIESEC mengembangkan jiwa kepemimpinan di diri para pemuda. AIESEC  di indonesia ada di beberapa daerah diantaranya di UNS solo. Mahasiswa ini memberikan materi bahasa inggris dan bahasa arab, sehingga siswa dapat melatih keberanian berbicara dengan bahasa inggris maupun arab, Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan, dan direncanakan untuk pembelajaran yang dikhususkan untuk kelas PK atau Program Khusus.

Sabtu, 21 Juli 2018

Mengawali tahun ajaran 2018/ /2019, SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengadakan Masa Orientasi PesertaDidik (MOPD) atau yang lebih dikenal dengan Forum  Ta’aruf dan Silaturahmi (FORTASI) pada 16 Juli -21 Juli 2018. Kegiatan ini diikuti sejumlah 47 siswa. Panitia MOPD tahun ini berusaha mengemas rangkaian acara dengan suasana yang sedikit berbeda dengan sekolah pada umumnya. Mengusung tema “Initial Moments in Creating UlulAlbab Generations”, para peserta tidak hanya diperkenalkan kultur sekolah namun juga diberikan beberapa motivasi menjadi generasi yang berkualitas.
Hari pertama MOPD diisi dengan pengenalan berbagai kultur yang ada di sekolah, antara lain adalah kultur keagamaan (pembiasaan kegiatan keagamaan sehari-hari), kultur kesiswaan (peraturan yang berlaku di sekolah), serta kultur kurikulum (kurikulum yang digunakan di sekolah). Hari kedua hingga hari kelima didominasi dengan seminar-seminar motivasi yang lebih mengedepankan kepada orientasi siswa di masa depan. Sedikit berbeda dengan kegiatan tahun ajaran sebelumnya, tahun ajaran ini siswa diberikan pengetahuan berbasis ekonomi kreatif yang dipersembahkan oleh IMAKU ART. Dipimpin oleh Mas Rahmat, siswa-siswi SMA Muhammadiyah Program KhususKottabarat Surakarta didorong untuk menjadi pribadi yang lebih kreatif. Siswa diajak untuk menghias dompet yang telah disiapkan dengn menggunakan cat akrilik.
Mengajak para remaja untuk lebih kreatif memang memiliki tantangan tersendiri. Hal tersebut sejalan dengan pelatih dari IMAKU ART yang menyatakan bahwa dalam hal kreativitas anak-anak harus sedikit dipaksa untuk menggerakkan tanganny adalam menghias suatu benda. Mas Rahmat mengingatkan, “Dalam hal kesenian tidak ada yang salah jadi silahkan berkreasi sebebas mungkin.” Pada awalnya siswa-siswi susah untuk ‘menggerakkan tangannya’ namun setelah ‘dipaksa’ oleh para pelatih, siswa-siswi pun akhirnya dapat menggoreskan cat akriliknya dengan lincah.
Menurut pengakuan Mas Rahmat, pelatihan kerajinan tangan tersebut tidak hanya bermanfaat untuk melatih kreativitas siswa tetapi juga dapat melatih kepekaan siswa dalam menciptakan lapangan pekerjaan yang kreatif. Hal tersebut sejalan dengan pemikiran salah satu peserta FORTASI, Lathifah Az-Zahrodari kelas X IPA, yang menyatakan mendapat banyak manfaat dari pelatihan tersebut, antara lain adalah melatih kesabaran, ketelitian, kepekaan kepada sesama, serta dapat melatih siswa dalam menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya pekerjaan yang berbasis kreativitas.
Sebagai acara puncak MOPD, Sabtu (21/7) kegiatan ditutup dengan EXPO penampilan dari berbagai ekskul sepertiSaman, Etnikopeka dari ekskul musik, basket, futsal, jurnalistik, dll. Kegiatan EXPO tersebut juga menghadirkan seorang founder Griya Schizofrenia, Triana sebagai salah satu pembicara dalam seminar Motivasi dan manajemen diri.
Kegiatan MOPD di SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi siswa-siswi di masa depan, menjadi generasi ululalbab yang berkualitas serta tidak melupakan adanya program ekonomi berbasis kreativitas.

Redaksi : SMA Muh. PK Surakarta

Dokumentasi : SMA Muh. PK Surakarta

Jumat, 20 Juli 2018

Botol-botol dan plastik-plastik bekas menghiasi halaman sekolah pada Jumat pagi (20/7/2018). Bukan karena para siswa kurang menjaga kebersihan lingkungan, melainkan botol dan plastik bekas tersebut digunakan 87 siswa baru SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta dalam kegiatan Ecobrick. Kegiatan tersebut dalam rangkaian acara Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD).
Aryanto selaku Humas SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menjelaskan bahwa sekolah pada hari ini mengajak sebanyak 87 siswa baru untuk membuat ecobrick dari botol plastik dan plastik bekas menjadi meja dan kursi. Hal tersebut untuk mengenalkan dan memberikan edukasi kepada para siswa agar aktif berpartisipasi menjaga dan mencari solusi permasalahan lingkungan.
“Hari ini sekolah ingin memberikan edukasi kepada para siswa baru untuk aktif berpartisipasi menjaga lingkungan dari sampah-sampah plastik dengan kegiatan ecobrik,” terang Aryanto kepada media di sela-sela acara pada Jumat (20/7/2018).
Nurul Fitria selaku kooordinator sekaligus pembimbing menjelaskan bahwa ecobrick merupakan metode untuk membuat batu bata ramah lingkungan yang terbuat dari botol plastik yang diisi dengan plastik-plastik bekas. Ia menambahkan bahwa ecobrick bisa menjadi solusi dalam kehidupan yang memang tidak bisa terlepas dari keberadaan plastik. Plastik-plastik bekas pakai daripada dibuang dan menjadi sampah lebih baik dimanfaatkan untuk pembuatan ecobrick menjadi barang-barang yang bermanfaat seperti meja, kursi, dan barang yang lain.
“Awal mula kami melihat keberadaan sampah plastik yang tidak bisa terurai dan hanya menjadi sampah sehingga membuat kami berinisiatif untuk membuat ecobrick,” jelas Nurul Fitria kepada media.
Nurul pun mengatakan bahwa pembuatan ceobrick botol plastik bekas menjadi barang yang bermanfaat sangat mudah. Langkah-langkahnya meliputi pertama, kita harus menyiapkan botol-botol plastik ukuran 1500 ml atau 600 ml dengan tinggi botol yang sama, kedua siapkan pula 200 hingga 300 plastik-plastik bekas, ketiga plastik bekas tersebut dipotong kecil-kecil, keempat potongan kecil plastik tersebut dimasukkan ke dalam botol dan dipadatkan dengan ditusuk-tusuk kayu, kelima botol yang terisi plastik ditimbang berat 300-500 gram, keenam botol-botol tersebut dirangkai sesuai selera dengan lem silicon dan isolasi untuk dibuat meja dan kursi, terakhir bentuk-bentuk rangkaian botol boleh dimasukkan ke dalam sarung kursi atau dibungkus dengan kain.
Aryanto pun berharap melalui kegiatan tersebut para siswa bertambah kesadaran untuk menjaga kesehatan lingkungan dan semakin kreatif mencari solusi seperti ecobrick pada hari ini.
“Semoga para siswa tambah mengerti dan sadar akan lingkungan serta mampu kreatif mencari solusi terhadap permasalahan lingkungan, “tandasnya.
Aryanto,

Redaksi : Humas SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta
081586061554

Dokumentasi : Humas SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta
081586061554

Kamis, 19 Juli 2018

Solo, Jawa Tengah, - Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di Sekolah Pendidikan Krakter Berbasis TIK SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta dilaksanakan sebagai wadah membangun karakter lewat pengembaraan pencarian bakat dan minat siswa terhadap seni tradisi akhirnya kesampaian.

Selama 3 hari, siswa baru peserta MPLS mendapat wawasan baru dalam beragam materi. Salah satunya Tradisi budaya jawa wayang kulit yang diakui UNESCO sebagai Master Piece of Heritage of the World.

"MPLS sebuah program mengawali tahun ajaran baru bagi siswa baru untuk dijadikan sebagai ajang melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan,” Kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Jatmiko, Jum’at, (20/7/2018).

Di sela-sela kerumunan siswa baru, Ki Agung Sudarwanto, S.Sn., M.Sn, Anggota Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) dan guru kelas 1 menemukan siswa berbakat dalam seni pedalangan dan karawitan. Merasa tergugah dan terharu ketika Gibran Maheswara secara spontan diberi kesempatan nembang Pocung di depan teman-temannya. Gibran segera merespon permintaan sang guru.

“Ngelmu iku, kelakone kanthi laku, lekase lawan kas, tegese ikhlas nyantosani, setyabudya pangekese dur angkara,”  lantunan Gibran sang dalang cilik.

Tepuk tangan teman-teman sorak mengiringi semangat Gibran Putra tunggal pasangan Agus Setiawan dan Fitri Handayani untuk belajar di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta.

“Gibran sangat berpotensi untuk mengembangkan minat dan bakatnya di bidang seni pedalangan dan karawitan. Keinginannya untuk menjadi peserta didik di SD Muh 1 Ketelan sangatlah kuat. Hal itu akan mawujud karena di dukung fasilitas sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah,’’ Ujar Agung dalang Berkemajuan dan anggota Pengembangan seni Budaya PDM Kota Surakarta.

Fitri Handayani atau lebih dikenal Mbak Pipit Mengatakan “Anak saya mulai belajar memainkan tokoh wayang sejak umur 3,5 tahun, dan latihan di Sanggar Sarotama, Desa Ngringgo, Kecamatan Jaten, Dari semula pentas wayang putranya itu diunggah di sosial media, hingga banyak yang tertarik mengundangnya. Termasuk beberapa program talkshow di stasiun TV nasional. Al Hmadulillah, Gibran itu pandai menghafal dialog. Untuk pentas wayang kulit berlakon konvensional, Gibran sudah tak perlu dipandu para mentor yang biasanya berada di belakang layar. Namun untuk pentas wayang suluh, banyak karakter baru dikenalnya sehingga butuh panduan,” ujarnya.

Humas Jatmiko
  
156 siswa kelas 6A, B, C, D dan D 1 dari Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis TIK SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta  berjejer rapi di tepi jalan Slamet Riyadi. Mereka bersiap menyambut obor api Asian Games 2018.

Ratusan siswa tersebut tampak membawa bendera merah putih berukuran kecil. Mereka menyambut api abadi gabungan api India dan Mrapen Indonesia.

"Ada 156 siswa dari kelas 6, 7 Mahasiswa PPG UMS, dan didampingi guru Senior Pinggir, S.Pd., Nur Fitri Astuti, S.Pd dan waka Humas yang ikut melakukan penyambutan," kata wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, Imam Priyanto, S.Pd, Kamis (19/7/2018)

Imam mengatakan, peserta didiknya yang diajak menyaksikan Torch Relay Asian Games sangat senang. Sebab, mereka bisa menyaksikan api abadi. Harapannya ke depan bagi anak-anak yang menyaksikan ikut berkobar semangatnya dan berprestasi.

"Kita merasa senang, merasa bangga api abadi bisa lewat di sini. Anak-anak juga senang, ini juga pertama kali karena mereka melihat api abadi, semoga tahun ajaran 2018/2019 prestasi kesiswaan semakin meningkat dan menguatkan karakter anak lebih baik dari tahun sebelumnya sekaligus sebagai inspirasi" ucapnya.

Sementara salah satu siswa kelas 6, Reza menambahkan, dirinya juga senang dengan adanya Torch Relay Asian Games di Kota The Spirit Of Java.

"Senang banget walaupun kita hadir di titik lokasi sejak pukul 10.30 WIB sampai 14.15, karena baru lihat (obor api Asian Games) untuk pertama di sini, semoga dengan dikasih contoh seperti ini semangat jiwa selalu berkobar, menumbuhkan rasa sabar, cinta NKRI, NKRI harga mati, Siapa tahu dikemudian hari bisa menjadi atlet yang sukses," pungkas dia.

Redaksi : Humas Jatmiko.

Dokumentasi : Humas Jatmiko.
TAHUN Pelajaran 2018/2019 tengah dimulai. Siswa baru SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta tidak langsung dibekali kegiatan belajar mengajar.
Namun peserta didik diajak untuk mengenal lingkungan sekolah barunya.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta, Parimin Tedjo Pramono S.Pd., M.Pd. menyampaikan biasanya pada ajaran baru ada kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS).
Namun, hal itu diganti menjadi MPLS yakni Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016.
Kegiatan MPLS SD Muhammadiyah 8 Jagalan diadakan selama tiga hari, dimulai Selasa, (17/07/18) hingga hari ini Kamis,(19/07/18).
Seluruh siswa baru disekolah sebanyak 92 siswa didampingi oleh beberapa guru terdiri dari guru kelas satu dan guru bidang studi melaksanakan kegiatan MPLS. Dalam hal ini anak-anak diberikan materi-materi seperti pengembangan karakter dan budi pekerti, materi tentang lingkungan Sekolah, materi kesehatan dan kebersihan serta kegiatan sosial.
Hal ini sangat positif, menurut Andri selaku ketua panitia MPLS. Banyak manfaat yang dirasakan dalam kegiatan ini, harapannya kedepan tidak ada lagi siswa yang masih minta ditunggui orang tuanya ketika belajar seperti tahun lalu, tidak ada siswa yang takut kepada guru dan kakak kelasnya.
Guru juga menyampaikan materi pengenalan sekolah dan tata tertib sekolah, jadi siswa tau mana saja yang nanti boleh dibawa ke sekolah dan hal apa saja yang tidak boleh dibawa. Begitu juga siswa tau apa saja yang boleh dilakukan selama disekolah dan sebaliknya yang tidak boleh. Ada juga materi-materi yang ditanamkan kepada para siswa baru sebagai penguatan karakter," katanya.
Kilas kegiatan MPLS hari pertama, kegiatan berlangsung dimasjid Baiturahman. Siswa berkenalan dengan Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta (SD MAPAN) dan seluruh guru kelas satu dan bidang studi. Selanjutnya siswa ditontonkan video profil SD MAPAN. Kemudian pembekalan mengenai materi Ibadah dari Waka (Wakil Kepala) Al Islam Kemuhammadiyahan.
Hari kedua, kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. Siswa dibentuk kelompok dan didampingi satu guru untuk berkeliling keseluruh ruang yang ada di gedung 1 maupun gedung 2 SD MAPAN. Dalam hal ini siswa juga diajarkan menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan budaya 5S yaitu Senyum Salam Sapa Sopan dan Santun kepada Bapak/Ibu guru dan karyawan SD MAPAN.
Hari ketiga, siswa diajak berolahraga selain menyehatkan kegiatan ini juga untuk menumbuh kembangkan keberanian dibuktikan dengan siswa yang berani maju didepan untuk ikut memimpin teman-temannya senam. Selanjutnya adalah kegiatan mewarnai gambar, kemudian kegiatan tanya jawab guru dengan siswa, lalu di akhir kegiatan siswa juga diajarkan untuk belajar berbagi dengan membagikan beras yang dikumpulkannya untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya yakni tukang becak, tukang parkir dan tukang bangunan yang ada di lingkungan sekitar SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta. 

Redaksi : Andri Nugroho ( SD Muh. 8 Surakarta )

Dokumentasi : Andri Nugroho ( SD Muh. 8 Surakarta )

Rabu, 18 Juli 2018


Siswa SD Muhammadiyah 2 Kauman Surakarta telah berhasil meraih Medali Emas dan Piala Best Theory dalam ajang Olimpiade Sains Nasional ( OSN ) atas nama  Dzaki Aulia Fadhil dalam Bidang Matematika 2018. Acara tersebut merupakan Agenda Tahunan yang diselenggarakan oleh Kemendikbud.

Selasa, 17 Juli 2018

Berpamitan para atlit O2SN Kota Surakarta ke Tingkat Provinsi yang diadakan di Dinas Pendidikan Kota Surakarta. Atlit dari SD Muhammadiyah 22 Sruni Surakarta mewakili Cabang Olahraga Pencak Silat. Semoga Sukses SD Muhammadiyah 22 Sruni Surakarta.

Ketua

Drs. H. Tridjono
NBM. 498.374

Menu

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Kalender

Jam

Kategori

berita (11) TIK (6) Juara (5) Karakter (4) Muktamar (4) PK (4) UNBK (4) Akhirusanah (3) Berbasis (3) Ekstrakurikuler (3) Lomba (3) Motivasi (3) OSN (3) PCM (3) PRM (3) Pelantikan (3) Pelepasan (3) Pencak Silat (3) Ramadhan (3) Tartil (3) UN (3) USBN (3) Walikota (3) Wisuda (3) Wisudawan (3) Ajang Kreassimu (2) Bola Basket (2) Cup (2) Dokter (2) Dongeng (2) Edukasi (2) Emas (2) Era (2) Fitrah (2) Futsal (2) Gelar (2) Haji (2) Halal Bihalal (2) Juz (2) Kantin Sehat (2) Kepala Sekolah (2) Kreassimu 2018 (2) Kreatif (2) Kunjungan (2) Launching (2) Lokakarya (2) Lombok (2) MOPD (2) MPLS (2) MUI (2) Matematika (2) Medali (2) Mu'alimin (2) Narasumber (2) O2SN (2) PDM (2) Paski (2) Pengajian (2) Pesantren (2) Poster (2) Program (2) Silaturahim (2) Siswa (2) Siswi (2) Smp 1 Simpon (2) Spiritual (2) Studi Banding (2) Surakarta (2) Tahfidz (2) Tahsin (2) Tausiyah (2) Team (2) Teknologi (2) Tilawah (2) Tilawatil (2) Tingkat (2) Top Score (2) UMS (2) UNS (2) Ustad (2) Workshop (2) Zakat (2) Zaman Now (2) AIESEC (1) AIK (1) ASEAN GAMES 2018 (1) AUM (1) Abepura (1) Adiwiyata (1) Admistrasi (1) Aisyiyah (1) Aiyiyah (1) Ajang (1) Akademika (1) Akbar (1) Akses (1) Al - Azhar (1) Al - Ma'un (1) Al - Qur'an (1) Animator (1) Anti Korupsi (1) Apresiasi (1) Arpusda (1) Art (1) Asset (1) Atlit (1) Aula (1) BP2MK (1) Baitul Arqom (1) Bakat (1) Baksos (1) Bakti Sosial (1) Ballroom (1) Balon (1) Banjiri (1) Bantuan (1) Bazar (1) Bekicot (1) Bendera (1) Beras (1) Berkah (1) Bina (1) Boarding (1) Boarding School (1) Borong (1) Botol (1) Brigif (1) Budaya (1) Building (1) Buka (1) Buku (1) Bupati (1) Business Plan (1) Cabang (1) Calon (1) Cambridge (1) Car Free Day (1) Ceremonial (1) Ceremony (1) Cerita (1) Championship (1) Check Up (1) Ciri Khusus (1) Civitas (1) Class Meeting (1) Coffe Break (1) Cooking (1) Dakwah (1) Darmo Tjahjono (1) Darul Arqom (1) Dauroh (1) Desain (1) Dewan (1) Dieng (1) Dikdasmen (1) Dikpora (1) Dinas (1) Direktorat (1) Discover (1) Diseminasi (1) Doa (1) Dokter Kecil (1) Dolan (1) Dongkrak (1) Donor (1) Dosen (1) Dr (1) Durhaka (1) Dzikir (1) ESQ (1) Ecobrick (1) Edukatif (1) Emasipasi (1) English (1) Eselon (1) FL2SN (1) FSRD (1) FX (1) Faham (1) Farmasi (1) Fasilitas (1) Festival Kreatif (1) Fisioterapi (1) Fondasi (1) Forisa (1) Fortasi (1) Fotografi (1) GOR (1) Gagasan (1) Gebyar (1) Gebyar Budaya (1) Gedung (1) Gema (1) Gerbang (1) Gerobak (1) Gladi (1) Global (1) Golden Age (1) Green (1) Griya (1) Gugus (1) Guru (1) HPN (1) HSBC (1) HUT (1) Hadiah (1) Hafalan (1) Hardiknas (1) Hibah (1) Hizbul Wathan (1) Humas (1) Husni Tamrin (1) IPA (1) IPM (1) IPSI (1) IT (1) ITB (1) Ihram (1) Ikrar (1) Iman (1) India (1) Indonesia (1) Inisiator (1) Inspirasi (1) Inspiratif (1) Intensif (1) Istiqlal (1) Isya (1) Jabatan (1) Jadwal (1) Jagalan (1) Jalan Sehat (1) Jantung (1) Jasa (1) Jawa Tengah (1) Jodoh (1) Juara Umum (1) Jurnalisme (1) Jurnalistik (1) KBBI (1) KPI (1) KTSP (1) Kader (1) Kajian (1) Kalkulator (1) Kandidat (1) Karanganyar (1) Karawitan (1) Karesidenan (1) Karimun Jawa (1) Kartini (1) Kauman (1) Keahlian (1) Kebumen (1) Kediri (1) Kehumasan (1) Kejurnas (1) Kelas (1) Kemendikbud (1) Kemenkes (1) Kemuliaan (1) Kenang (1) Kepanduan (1) Keraton (1) Kesalehan (1) Kesehatan (1) Kesenian (1) Kesiapan (1) Ketelan (1) Keterampilan (1) Khidmat (1) Khusus (1) Klik (1) Kokoh (1) Kolaboratif (1) Komite (1) Komite Sekolah (1) Komitmen (1) Kompetensi (1) Komputer (1) Komputerisasi (1) Komunikasi (1) Konsentasi (1) Kontemporer (1) Kontingen (1) Kospin (1) Kottabarat (1) Kuirkulum (1) Kultum (1) Kunci (1) Kwarcab (1) Kwarda (1) Kwartir (1) LSBO (1) Lab (1) Lail (1) Lantik (1) Launcher (1) Lazis (1) Lazismu (1) Lembaga (1) Liburan (1) Lingkungan (1) Literasi (1) Lolos (1) Lulus (1) Luwes (1) MC (1) MIM (1) MIPA (1) MTQ (1) Macapat (1) Mading (1) Maghrib (1) Makharijul (1) Management (1) Manajemen (1) Manasik (1) Mangubagyo (1) Masjid (1) Masjid Agung (1) Masyarakat (1) Mawadah (1) Mei (1) Meises (1) Mendikbud (1) Mental (1) Menyongsong (1) Mikrotik (1) Milad (1) Militer (1) Minat (1) Mobil Pintar (1) Monas (1) Monoton (1) Muhammadiyah (1) Muri (1) Musabaqoh (1) Mutiara (1) NKRI (1) Napak Tilas (1) Nasional (1) Nutrisi (1) OGN (1) Obor (1) Observasi (1) Office (1) Olahraga (1) Olimpiade (1) Olympicad (1) Open (1) Ornamen (1) Ortom. AUM (1) Outbond (1) Outing Class (1) Outting Class (1) PCPM (1) PGRI (1) PGSD (1) PHBS (1) PIRN (1) PKU (1) PMR (1) POPDA (1) PTN (1) PTS (1) Pamitan (1) Panas (1) Pandu Athfal (1) Panitia (1) Panti Asuhan (1) Pasar (1) Paskibra (1) Patriotisme (1) Pejabat (1) Pekan (1) Pelajar (1) Pelatihan (1) Pemantapan (1) Pembangunan (1) Pembekalan (1) Pemilu (1) Pengajian Sorga (1) Penghargaan (1) Pengusaha (1) Pentas (1) Penyakit Menular (1) Perak (1) Percussion (1) Perguruan (1) Periode (1) Perkemahan (1) Permainan (1) Pernikahan (1) Perpustakaan (1) Pers (1) Perwakilan (1) Pesantewn (1) Peserta (1) Pimpinan (1) Pokok (1) Polisi (1) Politik (1) Pondok Semangat (1) Posbindu (1) Potensi Peserta Didik (1) Press (1) Prestasi (1) Profesionalisme (1) Prosesi (1) Protokol (1) Psikologi (1) Psikotes (1) Publik (1) Pudiklat (1) Punah (1) Pura. Mangkunegaran (1) Purbalingga (1) Puri (1) Pusdiklat (1) Putra (1) Putri (1) Qiyamul Lail (1) RAP (1) RAT (1) Raker (1) Rakerpimda (1) Ranting (1) Rapat (1) Ratusan (1) Rebut (1) Rekor (1) Rektor (1) Religius (1) Relokasi Pedagang (1) Remaja (1) Reproduki (1) Revitalisasi (1) Robot (1) Roket Air (1) Roti (1) Rutin (1) SD (1) SD Muhammadiyah 22 (1) SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta (1) SDM (1) SDN Cemara Dua (1) SEMAI (1) SMA (1) SMECOMP (1) SMK (1) SMP (1) STIEKES PKU (1) Sakinah (1) Sambutan (1) Sampah (1) Sanggit (1) Santri (1) Sarapan (1) Sasaran (1) School (1) Sedekah (1) Sekolah (1) Sekolah Kreatif (1) Senam (1) Seni (1) Seni Budaya (1) Seni Rupa (1) Senyum (1) Serentak (1) Sertfikat. (1) Sholat (1) Silat (1) Simbolis (1) Simpon (1) Sinergi (1) Smartphone (1) Solo (1) Solo Menari (1) Solopos (1) Soloraya (1) Sorga (1) Sosial (1) Spirit (1) Stimulan (1) Study Banding (1) Suci (1) Surabaya (1) Susunan (1) Syukur (1) TBC (1) TI (1) TK (1) TPQ (1) Ta'aruf (1) Tadarus (1) Tahsin Tilawah (1) Tajdid (1) Takmir (1) Tali Asih (1) Tanfidzul (1) Tapak Suci (1) Taqwa (1) Target (1) Tarjih (1) Tarung Drajat (1) Tassel (1) Tawangmangu (1) Tekkomdik (1) Teladan (1) Tembang (1) Thajud (1) Tiket (1) Tim Basket (1) Ton (1) Tradisional (1) Trainer (1) Trainning (1) Transmart (1) Trophy (1) Try Out (1) Turnamen (1) UANMBN (1) UASBN (1) UPT (1) UUKK (1) Ujian (1) Ulul Albab (1) Umat (1) Umroh (1) Umum (1) Universitas (1) Upacara (1) Value (1) Vantenburg (1) Virus (1) Volley (1) Wakaf (1) Wakil Walikota (1) Warahmah (1) Warnai (1) Wisata (1) Wisma (1) Wisudawati (1) Wonosobo (1) Workhshop (1) basmallah (1)

Akhirusanah Siswa - Siswi Kelas XII SMK Muhammadiyah 5 Surakarta

Kalender Hijriyah

Pengunjung

Flag Counter

DIKDASMEN

Masukkan Bahan Berita Website Dikdasmen


Harus memiliki akun google terlebih dahulu
Kemudian klik ikon diatas

Saran dan Kritik ( Mail Box )

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kerjasama


Posting Populer

Arsip Blog

Kontak Kami

Email Kantor :
dikdaspdmsolo@yahoo.co.id
dikdasmenska@gmail.com

Nomor Telp Kantor :
(0271)656942

Fax :
(0271)653025