Rabu, 22 September 2021

SOLO – Tak hanya setiap bulan suci Ramadhan, di Program Sekolah Penggerak, Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta yang berlokasi di Jalan Kartini 1, di tengah pandemi Covid-19 digelar kuliah tujuh menit (Kultum) dan baca Qur’an sebelum digelar shalat Dzuhur berjama’ah di hall sekolah sehat, Selasa (21/9/2021).

Bapak ibu guru karyawan dikarenakan pagi tidak dapat digunakan untuk kultum dan mengaji karena menyambut anak-anak datang ketika PTM. Memutuskan pelaksanaan kultum diundur pada waktu sebelum shalat pukul 11.15 WIB, bapak ibu guru karyawan hadir di hall sekaligus sholat dzuhur berjamaah. 

“Hari ini dimulai dengan pembawa kultum ibu Tri Yuniarti sesuai jadwal,” ujar Waka AIK Ahmad Syaifudddin, MPd.

Kultum siang itu, Tri Yuniarti SSi SPd mengupas tips mengatasi kegalauan. Diawali sebuah pertanyaan, pernahkah mengalami galau, gelisah, gundah? Turu ra jenak, mngan ra enak. Tentunya dengan galau hati kita merasa tidak enak. Gundah-gulana, ini ada dua keadaan.

Keadaan yang pertama, karena ada sebab. Keadaan yang kedua karena tidak ada sebab. Keadaan yang pertama karena terlalu menginginkan sesuatu, terlebih ketika hati kita menginginkan dunia, entah harta, kedudukan atau perkara lain. Hati kita akan menjadi gundah-gulana dan galau apalagi disaat kita tidak berhasil.

“Maka dari itu jangan sampai keinginan kita yang terbesar adalah kehidupan dunia,” tutur Tri Yuniarti.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Barangsiapa ambisi terbesarnya adalah dunia, maka Allah akan cerai-beraikan urusannya, Allah jadikan kefaqiran di depan matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali sesuai apa yang telah ditetapkan baginya (HR. Ahmad).

Galau yang kedua, galau yang datang tiba-tiba tanpa sebab. Hal ini disebabkan dari dosa atau kita pernah berbuat dosa dan memikirkan dosa. Apa yang kita lakukan ketika galau? Banyak berdzikir kepada Allah, memperbanyak baca qur’an, banyak mendekatkan diri kepada Allah Swt, jangan mengadu kepada Allah, dan mengadulah kepada Allah.

“Disaat kita ditimpa kegalauan, gundah gulana, segera kita obati dengan hal-hal yang diajarkan Allah dan rasulnya,” pesannya.

Humas, Jatmiko.

Selasa, 21 September 2021

SOLO – Sebelum memulai pembelajaran tetap muka (PTM) terbatas, SD Muhammadiyah 1 Keteln Surakarta gelar pengasapan atau fogging untuk membunuh nyamuk penyebab demam berdarah.

Fogging dilaksanakan Jum’at (17/9/2021) dengan bermitra Nerv Pest yang beralamat Alamat Jl Wijaya Kusuma no 34, Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah. Sekolah yang menjadi pusat belajar, maka harus ada patroli ronda menyisir setiap bagian sekolah, termasuk taman bunga yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. 

“Semua lokasi baik baik dari depan hingga belakang di fogging. Antisipasi cegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue atau DBD di sekolah. Edukasi dan pembiasaan penerapan protokol kesehatan berjalan terus diberikan baik saat hendak berangkat maupun pulang sekolah, dan bisa melihat //www.youtube.com/watch?v=lm9ljLEVjNc&t=129s,” kata Humas Satgas Covid-19 tingkat sekolah, Jatmiko, Minggu (19/9/2021).

PTM terbatas bisa diselenggarakan di SD Muh 1 karena Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Pemerintah Kota Surakarta sudah mengizinkannya.

Hal yang wajib dipastikan adalah menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan adalah salah satu syarat PTM terbatas. Dan SD Muh 1 wajib mematuhnya demi keamanan, keselamatan dan kenyamanan bersama.

“Senin 20 September 2021 kegiatan PTM Terbatas untuk fase 1 kelas 5 dan 6,” ujarnya.

Mengapa Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas penting? Karena untuk menekan risiko learning loss demi menjaga kualitas pembelajaran anak bangsa berkemajuan dan berkeadaban.

Sementara itu utuk kebersihan toilet telah diceklist oleh pengawas gugus II Korwil III Tri Winarni. Toilet yang tidak rajin dibersihkan akan membuat bakteri dan kuman nyaman untuk bersarang dan bertebaran. Kuman-kuman di toilet bisa menyebabkan terjangkitnya penyakit, utamanya penyakit yang menular lewat air.

Contohnya Salmonella listeria dan Bacillus yang menyebabkan keracunan makanan. Ada juga virus lainnya yaitu, Rhinovirus (penyakit flu), Rotavirus (infeksi diare pada anak-anak), Respiratory syncytial virus (infeksi pernafasan). 

“Banyak penyakit yang bisa ditimbulkan akibat toilet kotor, seperti diare, infeksi saluran pernafasan, tifus, dan infeksi saluran kencing. Standart kebersihan MCK sebagai syarat PTM di masa pandemi,” Pungkasnya.

Humas, Jatmiko.


Senin, 20 September 2021

SOLO – Sebelum memulai pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, SD Muhammadiyah 1 Keteln Surakarta gelar pengasapan atau fogging untuk membunuh nyamuk penyebab demam berdarah.

Fogging dilaksanakan Jum’at (17/9/2021) dengan bermitra Nerv Pest yang beralamat Alamat Jl Wijaya Kusuma no 34, Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah. Sekolah yang menjadi pusat belajar, maka harus ada patroli ronda menyisir setiap bagian sekolah, termasuk taman bunga yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. 

“Semua lokasi baik baik dari depan hingga belakang di fogging. Antisipasi cegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue atau DBD di sekolah. Edukasi dan pembiasaan penerapan protokol kesehatan berjalan terus diberikan baik saat hendak berangkat maupun pulang sekolah, dan bisa melihat //www.youtube.com/watch?v=lm9ljLEVjNc&t=129s,” kata Humas Satgas Covid-19 tingkat sekolah, Jatmiko, Minggu (19/9/2021).

PTM terbatas bisa diselenggarakan di SD Muh 1 karena Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Pemerintah Kota Surakarta sudah mengizinkannya. 

Hal yang wajib dipastikan adalah menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan adalah salah satu syarat PTM terbatas. Dan SD Muh 1 wajib mematuhnya demi keamanan, keselamatan dan kenyamanan bersama.

“Senin 20 September 2021 kegiatan PTM Terbatas untuk fase 1 kelas 5 dan 6,” ujarnya.

Mengapa Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas penting? Karena untuk menekan risiko learning loss demi menjaga kualitas pembelajaran anak bangsa berkemajuan dan berkeadaban.

Sementara itu utuk kebersihan toilet telah diceklist oleh pengawas gugus II Korwil III Tri Winarni. Toilet yang tidak rajin dibersihkan akan membuat bakteri dan kuman nyaman untuk bersarang dan bertebaran. Kuman-kuman di toilet bisa menyebabkan terjangkitnya penyakit, utamanya penyakit yang menular lewat air. 

Contohnya Salmonella listeria dan Bacillus yang menyebabkan keracunan makanan. Ada juga virus lainnya yaitu, Rhinovirus (penyakit flu), Rotavirus (infeksi diare pada anak-anak), Respiratory syncytial virus (infeksi pernafasan).

“Banyak penyakit yang bisa ditimbulkan akibat toilet kotor, seperti diare, infeksi saluran pernafasan, tifus, dan infeksi saluran kencing. Standart kebersihan MCK sebagai syarat PTM di masa pandemi,” Pungkasnya.

Humas, Jatmiko.

SOLO – Starategi Wujudkan Sekolah Unggul di Muhammadiyah 1 Ketelan. Hj Sri Sayekti MPd membeberkan di sela-sela rapat kerja dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta dengan protokol kesehatan secara ketat, di Karangpandan, Karanganyar, Sabtu (18/9/2021).

Sayekti menyatakan, sejak awal membangun SD Muh 1, sudah menggagasnya sebagai sekolah unggul. “Visi sekolah membentuk lembaga pendidikan unggul kompetitif dengan sumber daya insani yang berakhlaq mulia berkarakter uatama menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi sehat dan peduli lingkungan hidup,” ucapnya.

Hanya saja, karena pandemi Covid-19 kita menekankan pada program di sekolah melaui platform digital pembelajaran atau TIK, Pembelajaran paradima baru, pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang aman dan lancar serta penguatan jaringan internet.

“Kalau kita sudah meletakkan sekolah kita sebagai sekolah unggulan, maka seluruh waraga sekolah teutama wajib bagi guru karyawan harus punya persepsi yang sama dalam segala hal, ikut membersamai rapat waka Kurikulum Imam Priyanto dan waka Ismuba Ahmad Syaifuddin,” tegasnya.

Program unggul SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta yaitu Sekolah sehat, Kantin sehat, Sekolah berbasis TIK, Sekolah Penggerak, Sekolah Budaya, Sekolah ISMUBARISTIK, Sekolah Rujukan Swasta, dan Sekolah Pendidikan Karakter.

“Dampak sekolah unggul diantaranya mampu mengatasi dari sisi permasalahan yang ada seperti keterbatasan lahan sekolah dalam tanda kutip kekurangan ruang untuk pengembangan sekolah, kegiatan sekolah, dan tempat parkir,”ujar Sayekti.

Saat ini teknologi semakin canggih, berbagai sumber belajar dapat kita temukan. Prinsipnya adalah literasi. Literasi harus dijadikan sebagai suatu kebutuhan guru sehingga kebudayaan  literasi bisa tertanam pada lingkungan sekolah dan di mana saja. Sehingga beragam informasi yang teraktual dapat disampaikan kepada siswa di sekolah.

Ketika literasi, menjadi kebutuhan maka terciptalah guru kreatif dan inovatif sesuai keterampilan abad 21 yang menjadi dasar dalam meningkatkan karakter anak milenial.

“Layani berbagai bakat dan minat. Khusus teknologi informasi, di sekolah ada Laboratorium TIK, Radio Solo Belajar, E-learning, E-Raport, Aplikasi online, E-Money, E-Perpus, E-Absensi, E-UKS, dan E-Infaq,” pungkasnya.

Kontributor Sekolah Penggerak SD Muh 1 Solo, Jatmiko.

Sabtu, 18 September 2021

 

Diikuti kurang lebih 20 peserta dalam Upacara Milad Hari Ber Muhammadiyah dengan mengenakan Baju Seragam Batik Hijau Muhammadiyah yang merupakan Batik Kebanggan Warga Muhammadiyah dan sudah diresmikan oleh PP Pusat Muhammadiyah. Sebagai MC acara Indunk selaku penyiar Radio Mentari FM yang merupakan satu gedung di Balai Muhammadiyah Surakarta.

Sebelum acara di mulai di gelar, dilakukan gladi bersih yang di ikuti oleh seluruh peserta demi kelancaran acara, petugas upacara menyiapkan pasukannya, 'tegasnya. Seluruh peserta dengan siap sedia mengikuti. Dengan sikap sempurna seluruh peserta mengikuti acara
"Pemimpin upacara menempati Lapangan Upacara" selanjutnya seluruh peserta memberikan penghormatan kepada pemimpin upacara. Laporan upacara yang disampaikan oleh Pemimpin Upacara kepada pembina upacara bahwa upacara Milad Muhammadiyah siap di laksanakan.
Laporan pembina Upacara yang disampaikan oleh Bapak Sholikin beliau menyampaikan tentang perlu sapa, senyum dalam melayani masyarakat luas, yang berkunjung ke Instansi masing - masing. Selain itu perlunya pelayanan yang prima kepada PRM, PCM yang ingin meminta informasi atau memiliki keperluan.  
 
Pada purna acara, ditutup dengan doa yang disamapaikan oleh Bapak Sholikin, dengan sikap khidmat seluruh peserta meng amini, semoga dapat terkabul. Setelah pembubaran upacara oleh petugas melakukan presensi dan makan bersama oleh seluruh peserta upacara.

 

Sebagai dukungan terhadap gerakan World Cleanup Day (WCD) atau aksi bersih-bersih se-Dunia dan Jateng kudu resik yang dilaksanakan mulai 15-24 September 2021, SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menggelar Gerakan Pilah Sampah dari Rumah pada Jumat (17/9).

“Untuk mendukung aksi tersebut, kami mengajak kepada siswa kelas 7, 8, dan 9 untuk ikut berpartisipasi dalam menyukseskan WCD dengan melakukan kegiatan pilah sampah dari rumah, “ ujar Humas SMP Muhammadiyah PK Kottabarat, Aryanto, Jumat (17/9).

Lanjut, Aryanto, kegiatan ini juga sebagai upaya sekolah untuk membangun karakter siswa agar peduli terhadap lingkungan mulai dari diri sendiri, dari rumah, dan lingkungan sekitar. “Kami ajak para siswa berdiskusi dan sharing dalam acara podcast (obrolan santai) melalui youtube PK TV bersama aktivis lingkungan, Hanifah Nurawaliah. Melalui acara tersebut, para siswa berdiskusi tentang apa itu sampah, alasan perlu pilah sampah, akibat dari sampah yang tidak dipilah, jenis-jenis pemilahan sampah, dan bagaimana cara memilah sampah di rumah,” ujarnya.

Aryanto menambahkan, para siswa kita ajak memilah sampah di rumah, ditimbang, dan dicatat beratnya. Untuk sampah anorganik yang bisa didaur ulang dikirim ke bank sampah sekolah, PK Waste Bank. Barang-barang tersebut akan dikelola melalui program kreasik (kreasi sampah plastik). Kreasik ini sudah menghasilkan beberapa karya seperti pot botol plastik, ecobrik, dan berbagai kerajinan dari limbah plastik.

Sementara itu, Hanifah Nurawaliah, aktivis ecodeen.id tersebut membagikan tips memilah sampah di rumah. “Pertama tentukan target level, misal memisahkan sampah menjadi 4 jenis antara lain, sampah mudah membusuk, kertas, kaca-logam plastik, dan residu. Kedua, siapkan tempat sampah terpilah seperti kardus sesuai jenis. Ketiga, berilah label dan harus mudah dibaca. Keempat, pisahkan selalu sampah yang  basah dan kering. Kelima timbang sesuai jenis dan dicatat. Keenam, salurkan ke pihak yang bertanggung jawab seperti bank sampah atau petugas kebersihan. Terakhir dokumentasikan kegiatan di media sosial agar bisa menjadi inspirasi,” paparnya.

Beberapa siswa terlihat mengirimkan sampah ke PK Waste Bank, bank sampah sekolah dengan protokol kesehatan. Salah satunya, Aqila Najwani Syifa, siswa kelas 9. Karena rumahnya dekat sekolah, ia mengantar sampah ke bank sampah sekolah dengan naik sepeda. Dirinya pun mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. 


 “Saya senang mengikuti kegiatan ini karena mengingatkan kita agar membuang sampah pada tempatnya dan dipilah-pilah sesuai dengan jenis sampahnya. Memang kita harus membiasakan diri memilah sampah di rumah,” pungkasnya.

Aryanto
Humas SMP Muhammadiyah PK
081586061554

SOLO – Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jawa Tengah menggelar test antigen terhadap 68 guru karyawan persiapan kembali pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di tengah penerapan PPKM level 3.

Kepala Sekolah Sri Sayekti mengatakan, test antigen salah satu cara antisipasi adanya Covid-19 dalam tubuh. Mengedepankan prinsip kehati-hatian. Memastikan ketersediaan sanitasi dan tolilet bersih di bawah supervisi klinis Pengawas Korwil III Tri Winarni.

Dan untuk mendongkrak imunitas dan perbaikan gizi, sekolah menempuh berbagai cara. Berbagi telur rebus, suplemen kesehatan multivitamin, dan sari bubur kacang hijau. 

“al Hamdulillah 100 persen hasilnya negatif bekerja sama RS PKU Muhammadiyah Sampangan. Hadir Hesti Mariana Amd Ak dan Azidana Rizky Haj Nur Azizah Amd Kes, digelar dengan protokol kesehatan secara ketat,” ujar Sayekti ditemui usai kegiatan di Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Modern, Jum’at (17/09/2021).

Kita kenal pembagian generasi saat ini — seperti teori generasi yang dikemukakan oleh Graeme Codrington dan Sue Grant-Marshall (2004) — adalah Generasi Baby Boomers (kelahiran 1946–1964); Generasi X atau Baby Bust (1965-1979), Generasi Y atau milenial (1980 -1994), Generasi Z (1995–2009) dan yang terbaru adalah Generasi Alfa (2010-2024).

“Siap pembelajaran tatap muka terbatas, Senin 20 September 2021 untuk kelas 5 dan 6. kita laksanakan dengan prokes tentunya. Hal ini upaya antisipasi generasi learning Loss. Mudah-mudahan tidak ada kasus Covid-19 saat PTM,” ucapnya.

Generasi Alfa lebih mudah menikmati pembelajaran melalui media Audio Visual dibanding media-media yang lain. Alangkah baiknya pendidik lebih banyak menggunakan bahan ajar yang berbasis video, yang bisa diakses secara online.

Saat guru melakukan pembelajaran tatap muka, sedapat mungkin menggunakan media audio visual agar pembelajaran tatap muka lebih menarik bagi Generasi Alfa. Sementara itu, belajar daring yang tidak tepat dan berkepanjangan, justru bisa mengasingkan dan menjauhkan diri anak dari kebutuhan belajar sejatinya.

“Gairah belajar yang hilang, kemauan dan minat yang menurun, atau kemandirian belajar kurang, akan sangat mengganggu proses dan output belajar,” beber Sayekti.

Kontributor Sekolah Penggerak SD Muh 1 Solo, Jatmiko.

Jumat, 17 September 2021

Sebagai sekolah muhammadiyah dengan ciri khusus pendidikan dan pembentukan karakter Islami, SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta secara rutin satu minggu satu kali melaksanakan kegiatan pembelajaran "Tahsin Al Qur'an" dengan Metode "Halaqoh" bagi Bapak Ibu Guru dan Karyawan setiap hari selasa. 

Tahsin tilawah Al-Qur'an adalah memperbaiki atau memperindah bacaan Al-Qur'an kita sehingga bacaan kita sesuai dengan bacaan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yakni, mengeluarkan huruf dari makhroj nya, wajib mematuhi dan memperhatikan hukum bacaannya atau dengan kata lain memperindah bacaan agar sesuai tajwid.

Seperti yang diperintahkan Allah SWT dalam Tafsir Suroh  Al-Muzammil Ayat 4. Yaitu; "atau lebih dari seperdua itu, dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan dengan bacaan yang baik dan benar"

Adapun pelaksanaan pembelajaran Halaqoh di SD Muhammadiyah 8 Jagalan dibagi menjadi 5 kelompok dan di bimbing oleh guru PAI setempat. 

Harapannya, semua bapak ibu guru dapat meningkatkan pemahaman ilmu Tajwid, lebih-lebih ke depan ilmu yang di peroleh juga mampu di tularkan ke peserta didik.

Selain belajar membaca Al-Qur'an, bapak ibu guru juga di berikan kesempatan secara bergilir sesuai kelompoknya masing-masing menyampaikan Tausyiah untuk mengawali Majelis Halaqoh tersebut.

Humas SD Muhammadiayah. 8 Jagalan Surakarta : Andri Nugroho

Ketua

Drs. H. Tridjono
NBM. 498.374

Menu

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Kalender

Jam

Posting Populer

Kalender Islam

Kalender Hijriyah

Unduh - Download

>> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
>> Instrumen Data Sekolah 2020
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP,MTs
>> Form Excel Pengajuan Input PTK Baru SD, SMP
>> Materi 1 BLC
>> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
>> Materi 2 Web Editor (BLC)
>> News Template
>> Pro News Template
>> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
>> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
>> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
>> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
>> Instrumen Sekolah 2015
>> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
>> Menambah Header di Blog (Blogger)
>> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
>> Materi 5 BLC ( CMS )
>> Tutorial CMS Balitbang
>> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
>> Materi 8 Cloud Storage
>> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
>> Materi 9 Pembuatan Header Website
>> Blangko PPDB 2016 / 2017
>> Pengantar PPDB 2016 / 2017
>> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
>> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
>> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
>> Materi Google Form atau Formulir Online
>> Materi Desember 2016
>> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
>> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
>> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
>> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
>> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
>> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
>> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2017 / 2018
>> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
>> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
>> Pelatihan SPMU
>> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
>> Instrumen Data Sekolah 2019
>> Rekaman Irama Nahawand
>> Blangko RKAS 2021
>> Surat Tarik PTK Dinas
>> Form Input PTK GTK Cabdin

Pengunjung

Flag Counter

DIKDASMEN

Masukkan Bahan Berita Website Dikdasmen


Harus memiliki akun google terlebih dahulu
Kemudian klik ikon diatas

Saran dan Kritik ( Mail Box )

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kerjasama


Arsip Blog

Kontak Kami

Email Kantor :
dikdaspdmsolo@yahoo.co.id
dikdasmenska@gmail.com

Nomor Telp Kantor :
(0271)656942

Fax :
(0271)653025