Jumat, 19 Juli 2019

SOLO - Hari masih pagi, Yogyakarta yang istimewa itu memang benar benar terasa istimewa. Hawa paginya dingin awannya abu-abu putih bercampur orange khas pagi. Dari Plengkung Nirbaya yang mengarah ke alun-alun Kidul Keraton Yogyakarta tampak gagah namun ramah, menunjukkan letak disanalah kraton Yogyakarta berdiri, di sanalah masjid Besar Yogyakarta berada.
Saya ke Keraton Yogyakarta dahulu, seolah digerakkan untuk memberi salam pada Yogyakarta bahwa saya telah datang, baru setelah itu dari kraton, saya berjalan kearah kiri, disitu ada perkampungan saya mengambilarah kekanan, melewati gang-gang kecil kampong ‘Kauman‘ saya mengambil lagi jalan kekiri dan  di tempat itulah saya mendapati ‘ Langgar Kidul Haji Achmad Dahlan, langgarnya pendiri Muhammadiyah ‘Sang Pencerah’, bila dilihat dari filmnya Hanung Bramantya yang mengisahkan perjalanan Kyai Daclan dalam mendirikan Muhammadiyah.
Achmad Dahlan atau Kyai Dachlan adalah Putra dari Abu bakar, ulama besar di masjid kasultanan Yogyakarta. Yang ketika berumur lima belas tahun sudah menunaikan ibadah haji dan menuntut ilmu di Mekkah. Sungguh dari usia ini, dan apa yang dilakukan, sudah dapat dilihat keberanian putra Abu Bakar ini dalam mencari ilmu. Bisa dipastikan bila dalam pencarian ilmu ini Achmad darwis pemberani, maka dalam penerapannya bisa dipastikan pula akan pemberani seperti saat menuntut ilmunya.
Benarlah kiranya, dari nama Achmad Darwis sepulang dari Mekkah berganti nama menjadi Ahmad Dachlan. Beliau pada tanggal 18 November 1912 mendirikan Muhammadiyah. Namun dalam pendirian organisasi ini, Achmad dahlan mengalami banyak rintangan yang berat, dari ulama kraton dan dari lingkungan kampung Kauman sendiri. Pembaruan-pembaruannya tentang ajaran sunah terus ditentang sampai puncaknya, langgar kidul kyai Dachlan yang merupakan tempat ibadah dan pendidikan dirobohkan oleh warga yang merupakan utusan dari penasehat agama kraton. Tentunya suatu pemandangan yang miris kejadiannya. Tiyang dan atap langgar luluh lantak rata dengan tanah. Padahal awal mulanya semua dibangun dengan semangat tinggi dan taqwa pada Allah SWT maka dengan segala kerelaan hati Achmad dahlan mengisi semuanya. Pengorbanan tidak hanya dari moril saja namun materiil yang jumlahnya tak terhitung lagi. Dilukiskan oleh Hanung dalam film itu, Nyai Dachlan ,sang istri tercinta rela menyumbangkan sekotak emas perhiasannya demi mendukung dan mewujutkan cita-cita suaminya.Seperti ketika Khadijah istri Rosulullah yang selalu mendukung dan mendanai perjuangan Nabi Muhammad SAW
Saya yang saat ini sedang memandang langgar kidul itu seolah merasakan peristiwa yang terjadi waktu itu. Seolah memandang dengan jelas, hingga saat kyai Dachlan yang putus harapan dan memutuskan untuk berhijrah.

Air mata saya sempat mengalir mengingat peristiwa ini. Saya berusaha menyusun peristiwa itu dan menjadikannya sebagai sebuah sejarah pemikiran yang saya ‘pikuld huwur, pendhem jero’, ( bhs Indonesia:pikul tinggi,pendam dalam) arti benar-benar disimpan baik-baik dalam hati dan pikiran untuk dijadikan semangat dalam hidup. Bahwa bila menemui kesulitan sebetulnya tidak boleh cepat berputus asa, karena pelaku sejarah besar ini makin pedih menemui kesulitan di jaman itu.

Namun tentunya Allah tidak menghilangkan susah payah Achmad Dahlan dalam memperjuangkan jalan Allah itu. Di saat niat bulat berhijrahnya karena rasa yang sudah tidak ada jalan lain lagi selain berhijrah, berbarengan dengan waktu tersebut, fihak kraton sudah mempelajari dan memperbolehkan Muhammadiyah berkembang di Yogyakarta. Kyai Dachalan disusul dalam hijrahnya dimohon kembali ke Yogya lagi.

Termenung, kagum, melihat langgar Kidul ini. Bangunannya berlantai dua ada tangga kecil yang menghubungkannya dari bawah khas bangunan lama. Di dekatnya ada rumah Kyai Dahlam bangungan tembok kuno dengan teras hijau menghadap ke langgar. Terharu mengenang ,sebab dari sinilah lahirnya semua rumah sakit Muhammadiyah, Universitas dan berbagai pendidikan muhammadiyah  yang kini sudah dinikmati para pendidik dan peserta didiknya. Karena Muhammadiyah yang didirikan kyai Dachlan itu bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan ummat.

Dari sini pulalah lahir Panglima Besar jendral Soedirman yang kepiawaiannya diakui dunia. Karena Soedirman muda lahir dari kepanduan Hizbul Wathan Muhammadiyah. Soedirman Sang Jendral yang bisa menjemput para proklamator dari pengasingannya dengan tanpa syarat. Dunia telah menghormati Soedirman, lawan dan kawan teramat segan.

Semua mengakui keberadaanya. Namun siapa yang menyangka dulu bisa tidak akan terjadi, karena dulu Acmad dahlan yang mengenalkan ajaran kembali kepada sunah ditentang habis-habisan oleh lingkungan dan ulama kraton Yogyakarta. Langgar Kidul sudah dirobohkankan, bangunan yang disayangi achmad Dahlan dengan segenap jiwanya, siswa-siswanya yang dicintai kocar-kacir ketakutan. Achmad dahlan lunglai hingga memutuskan hijarah saja. Untunglah Sultan tidak menghendaki semua itu terjadi, AchmadDahlan di panggil kembali untuk dipersilahkan membangun Muhammadiyah sesuai dengan jamannya.

Langgar Kidul berdiri kembali, khalayak menyambutnya dengan persaudaraan sesama. Langgar kidul saksi monumental yang tidak bisa diingkari lagi. Dia berdiri mengawasi Muhammadiyah yang kian maju sepeerti yang dicita-citakan Achmad Dahlan.

Semua dilukiskan Hanung Bramantya dalam film “Sang pencerah” dengan apik. Bisa membuat para pemirsa menyadari bahwa Langgar Kidul yang dibangun Kyai Haji Achmad Dahlan adalah asal dari sejarah besar perkembangan jaman yang tidak boleh dilupakan, beserta para pendukungnya. Jangan sampai terjadi Kacang Lupa Akan Kulitnya.

Saya meninggalkan langgar, dengan rasa berat tak terlukiskan. Ingin rasanya saya menunggui bangunan ini dan memeluknya sehingga terlepas kerinduan pada pemimpin sejati yang arif. Namun keinginan itu tentunya mustahil dilakukan, langgar Kidoel bukan milik saya, maka saya tidak bisa melakukan keinginan saya itu. Saya hanya bisa mengunjunginya ketika hari libur tiba, sebagai seorang wisatawan.

Beberapa meter dari langgar, terdapat makam Nyai Dachlan yang sudah dikukuhkan menjadi Pahlawan nasional, di tembok ada beberapa foto Kauman Tempo Doeloe, Air mata saya sudah kering terhibur pemandangan ini, terutama didekatnya ada SD MUHAMKA, SD Muhammadiyah Kauman yang berdiri asri. Makin membuat hati saya tenang dan penuh harapan bahwa generasi ini tidak akan pernah melupakan kesejarahan yang maha dasyat ini.

Humas Jatmiko.
Halaman SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta pada Jumat (19/7/2019) penuh dengan tanaman beragam warna dan jenis. Sejumlah 180 siswa kelas 7 dan 8 mengikuti kegiatan green school sebagai rangkaian dari kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Baru). Aryanto selaku Humas SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menjelaskan bahwa kegiatan green school bertujuan untuk meningkatkan kepedulian para siswa untuk menjaga kerindangan lingkungan dengan menanam tanaman. Selain itu, kami ingin mengajak para siswa agar gemar bercocok tanam karena manfaatya sangat banyak bagi kehidupan.
“Seribu tanaman untuk kehidupan yang lebih baik menjadi tema kita pada hari ini dimana kami mengajak para siswa untuk bercocok tanam secara bersama-sama,” ungkapya kepada media di sela-sela kegiatan. Ia pun menambahkan bahwa para siswa secara berkelompok sejumlah 10 orang membawa 3 tanaman yang beraneka jenis, pot, dan media tanam. Tanaman yang disiapkan para siswa beraneka jenis antara lain tanaman toga, bunga, tanaman berbuah, tanaman hijau, dan sebagainya.
Sebelumnya, para siswa mendapatkan penjelasan cara menanam dari guru IPA, Ichsan Widayanto. Kemudian mereka melakukan kegiatan menanam dalam pot secara berkelompok. Tidak lupa, setiap jenis tanaman diberi keterangan nama latin dan manfaatnya bagi kehidupan.Salah satu siswa kelas 7 A, Syifa Kurnia Rossanty mengaku senang mengikuti kegiatan green school pada hari ini. Ia membawa dari rumah tanaman jambu air dan tulisan nama latin serta manfaat tanaman. 
“Keren banget karena bisa nambahin tanaman di sekolah. Ya… harapannya dijaga aja tanaman biar bisa gedhe dan berbuah,” jelasnya saat ditemui seusai menanam jambu air. Syifa pun mengaku bahwa sudah terbiasa menanam di rumah bersama mama. Ia pun menjelaskan cara menanam tanaman di pot.
“Yang pertama taruh tanah dan pupuk di dalam pot kira-kira sepertiga, lepaslah polybag, tanaman diletakkan di pot kemudian diberi media tanah. Terakhir disiram dengan air secukupnya,” ceritanya sambal tersenyum.
Syifa dan kawan-kawan tadi sudah menanam jambu air, bunga mawar putih, bunga krisan, pohon jeruk, dan pohon klengkeng. Aryanto pun mengharapkan dari kegiatan ini, para siswa lebih gemar untuk bercocok tanam dan bisa merawat tanaman dengan sepenuh hati.

Aryanto
Humas SMP Muhammadiyah PK Solo
081586061554
Bersama meraih sukses Tipes, matahari bersinar terang benderang, daun-daun bergerak ringan disertai semilir angin pagi yang mendamaikan jiwa, senin 15 Juli 2019 adalah hari pertama masuk sekolah, terlihat dengan semangat barunya para peserta didik menuju sekolah impian mereka, wajah yang ceria dengan hiasan senyum dan canda tawa memperlihatkan antusias mereka dalam mengikuti kegiatan yang sudah dinanti Masa orientasi peserta didik di SMP Muhammadiyah 6 Surakarta.
Pelaksanaan masa orientasi peserta didik dilaksanakan selama 3 hari di area SMP Muhammadiyah 6 Surakarta, acara dikemas dengan bernuansa kekeluargaan dengan harapan terwujudnya kebersamaan antar peserta didik dalam proses pembelajaran disekolah menuju kesuksesan bersama. Kegiatan hari pertama diawali dengan melaksanakan tilawah Al Qur’an dan sholat sunah dhuha di masjid dilanjutkan dengan pembukaan, sambutan kepala sekolah, penyematan tanda peserta dan dilanjutkan dengan materi pengenalan organisasi IPM,materi pengenalan Bimbingan konseling sera sholat dzuhur dan do’a.
Kegiatan MOPD mengambil tema “bersama meraih sukses” dalam sambutannya KepalaSekolah SMP Muhammadiyah 6 Surakarta, Ibu Dra. Dwiyani Prastiyanti menyampaikan kepada seluruh peserta MOPD bahwa kesuksesan akan diraih apabila dalam prosesnya dilakukan secara bersama. Semangat kekeluargaan antar siswa harus dibangun untuk meraih kesuksesan tersebut. Semangat untuk saling menyayangi, menghargai dan saling melindungi perlu dikembangkan disekolah sehingga tercipta suasana sekolah yang kondusif untuk belajar.
Materi pengenalan organisasi IPM disampaikan langsung oleh IPM PDM Surakarta, para peserta MOPD dibekali pentingnya sebuah organisasi dalam dunia pendidikan, sejarah terbentuknya IPM dan juga disampaikan visi misi dan penjelasan makna lambang IPM, materi berikutnya terkait dengan pengenalan Bimbingan konseling dalam mater tersebut dipaparkan peran dan fungsi guru BK di sekolah dengan membangun konsep bahwa guru BK adalah partner bagi siswa dalam proses pengembangan diri untuk bersama meraih kesuksesan.
Hari berikut tepatnya Selasa, 16 Juli 2019 pukul 06.50 seluruh peserta MOPD sudah menanti-nanti kegiatan bersama disekolah dengan semangat baru merekam memulai kegiatan dengan tilawah Al Qur.an dilanjutkan dengan sholat sunah dhuha sebagaimana aktifitas pembiasaan harian di SMP Muhammadiyah 6 Surakarta, kemudian siswa peserta MOPD dipandu oleh kakak tingkat mereka yang aktif sebagai pengurus IPM dan Hawai melakukan observasi lingkungan sekolah dilanjutkan dengan materi hari keduaya itu pemaparan kurikulum sesuai ciri khusus sekolah, program kegiatan keagamaan, penjelasan aturan/tata tertib sekolah dimana aturan tata terib sekolah mengikat/mengatur kebiasaan siswa tidak hanya di dalam namun juga diluar sekolah. pada hari itu suasana nampak lebih meriah dengan disampaikan dan di ikuti secara bersama ice breaking.

Untuk menambah semangat kebersamaan di hari ketiga, setelah mengikuti kegiatan pembiasaan harian peserta MOPD dipandu kakak kelas mereka menuju lapangan pringgolayan tipes, puluhan peserta didik nampak sangat ceria dan berbahagia dalam mengikuti kegiatan outbond, seluruh permainan yang diberikan oleh kakak kelas dilakukan dengan semangat penuh kegembiraan. Kegiatan outbond dihari ketiga bertujuan untuk menguji, melatih dan memahamkan pentingnya kerjasama tim, komunikasi dan leadership, melalui kegiatan ini pula dapat diketahui kepribadian dari masing-masing individu secara langsung.
                   

Kamis, 18 Juli 2019

Solo, Forum Generasi Berencana (GenRe)  Surakarta memberikan materi spikologi remaja kepada siswa baru kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo dalam acara Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (18/7/2019).

GenRe adalah salah satu forum generasi berencana di kota Surakarta yang membantu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) untuk memberikan sosialisasi program Genre terhadap remaja yang mempunyai tujuan memfasilitasi kaum muda untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka agar senantiasa berperilaku sehat, terhindar dari resiko penyakit seksual dan HIV/AIDS serta NAPZA (TRIAD kesehatan reproduksi remaja) dengan cara menunda usia pernikahan dan memiliki perencanaan berkeluarga yang matang, ungkap Seva Mariska salah satu duta GenRe Surakarta tahun 2019.
Seva Mariska juga menambahkan dengan adanya sosialisasi ini diharapkan siswa dapat mengembangkan dirinya dengan baik dan tidak mengarah pada hal yang salah, dan dapat menuju pada era Indonesia Emas 1945. Materi yang diberikan oleh GenRe mengenai Psikologi remaja adalah mengenai perkembangan spikis remaja itu sendiri, bagaimana cara berkomunikasi, bersosialisasi kepada lingkungannya.

Ahmad Sukidi kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Surakarta saat ditemui disekolah setempat mendukung adanya sosialisasi dari GenRe Surakarta, diharapkan siswa SMP Muhammadiyah 1 Simpon Surakarta mendapatkan wawasan tambahan mengenai organisasi remaja yang ada di Surakarta.

Ahmad Sukidi mengharapkan nantinya diantara 200 siswa baru yang mengikuti MPLS ini ada salah satu siswa SMP Muhammadiyah 1 Simpon Surakarta yang menjadi duta GenRe dan dapat melatih siswa menjadi seorang pemimpin dan menjadi kader-kader yang bermanfaat bagi Bangsa dan Negara.

Selasa, 16 Juli 2019

SMP Muhammadyah 1 Simpon Surakarta saat apel pagi dalam pembukaan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2019/2020 di halaman sekolah, dari Gitar Solo Rini Musica memberikan bantuan atau hibah alat music berupa Gitar Akustik dan Kajon, ungkap H. Ahmad Sukidi, MPd yang menerima langsung bantuan tersebut.

Ahmad Sukidi di sela waktunya Selasa (16/7/2019) menceritakan bahwa dari Gitar Solo Rini Musica yang pemiliknya juga merupakan orang tua siswa dari Anisa Eka kelas IX Program Khusus SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, alat ini tentunya akan dimanfaatkan sebagai pelengkap laboratorium musik yang sudah dimiliki sekolah yang setara dengan studio musik dan ruangan ini sudah kedap suara.

Rini selaku orang tua dari Anisa Eka yang dikenal dengan Rini Musica dan suaminya dikenal di media sosial dengan Suki Sagita ini menceritakan bahwa mempunyai usaha pembuatan  alat musik dari produksi hingga pemasaran, pemasarannya tidak saja di pulau jawa tetapi sudah merambah ke Sumatra, Kalimantan, Kupang dan Irian Jaya.

Rini mengharapkan dengan memberikan bantuan alat musik ini nantinya bisa bermanfaat bagi SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo dan rencananya akan memberikan alat music yang lainnya agar Ruang Musik SMP Simpon lebih lengkap lagi.
 
Tahun Ajaran 2019/2020 SMA Muhammadiyah 1 Surakarta menerima  sejumlah 270 murid  dengan jumlah rombel 7 kelas. Dengan mengambil tempat di lantai 4 gedung balai muhammadiyah surakarta menggelar acara dengan tajuk pentas seni  siswa yang merupakan rangkaian dari MPLS ( Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ) dan berlangsung selama 3 hari. Arya yang merupakan siswa baru dari ( SMP Negeri 19 Surakarta ) cukup antusias mengikuti acara tersebut.
 
Dalam rangkaian acara tersebut di jelaskan tentang organisasi kepemudaan IPM ( Ikatan Pemuda Muhammadiyah ), yang mungkin kita kenal  disekolah negeri dengan istilah OSIS ( Organisasi Siswa Intra Sekolah ), ungkap Fauzan yang merupakan anggota IPM sekaligus pembicara. Lambang IPM terdapat tulisan arab “Nuun Wal Qolami Wama Yasthurun” yang artinya Demi Pena dan Apa Yang Mereka tuliskan yang merupakan potongan ayat dari Surat A- Qolam ayat 1.



Redaksi : Majelis Dikdasmen Surakarta
SOLO – Ada cara yang mudah untuk mengenalkan adab saat makan-minum dan shalat berjama’ah di masjid pada anak kelas dua. Seperti yang dilakukan oleh siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta mengawali tahun ajaran baru 2019/2020 di sekolah setempat pada Selasa (16/7/2019).
Disampaikan Dwi Suparwanto, S.Pd salah satu Wali Kelas bahwasanya agenda ini merupakan mengenalkan karakter Islam sejak dini yang sesuai tuntunan Nabi Muhammad Saw., Islam adalah panduan hidup.
“Kegiatan ini kami buat untuk mewujudkan generasi yang unggul dan berakhlaqul karimah. Di samping itu anak-anak dikenalkan secara langsung menjadi generasi anak bangsa tahu tentang seperti mencuci tangan sebelum makan, makan dengan tangan kanan, tidak makan sampai kekenyangan dan tidak makan sambil berdiri,”ujar Dwi Suparwanto.
“Sholat adalah tiang agama, maka barangsiapa mendirikannya maka sungguh ia telah mendirikan agama (Islam) itu dan barangsiapa merobohkannya maka sungguh ia telah merobohkan agama (Islam) itu,” Hadist di samping riwayat Al Baihaqi, menekankan keutamaan menunaikan ibadah sholat.
Dengan demikian, sholat wajib hukumnya untuk dilakukan tiap umat Islam baik laki-laki maupun perempuan.
Anak-anak terlihat senang karena baru kali pertama mereka di jelaskan secara rinci adab makan dan salat berjama’ah di masjid.
“Apakah kita tetap bandel membiasakan makan minum sambil berdiri dan salat mendahului gerakan imam,?” tanya Ustaz Dwi — panggilannya — pada para siswa yang terlihat serius mendengarkan. “Tidaakkk…,”sahut mereka dengan serempak.
Kepada Jurnalis, Jatmiko — Wakil Kepala Sekolah bidang Humas mengatakan, tujuan utama diadakan kegiatan shalat Dhuha berjamaah di masjid al Wustha Mangkunegaran adalah untuk pembelajaran bagaimana adab shalat di dalam masjid.
“Al hamdulillah kaya manfaat. Dan juga pembelajaran adab shalat di masjid,” ujarnya.
Di SD Muh 1 ini, juga digelar salat jum’at di hall sekolah dan yang terbaru praktik shalat Dhuha bagi kelas empat dan lima yang sebelumnya hanya kelas enam secara berjama’ah.

Humas Jatmiko.

Senin, 15 Juli 2019

SOLO - Hampir semua gerbang sekolah di Surakarta menyuguhkan pemandangan ramai oleh orangtua yang mengantar buah hatinya, masuk sekolah di hari pertama tak terkecuali SD Muhammadiyah 1 Ketelan.
Keberhasilan dan kesuksesan belajar peserta didik ditentukan oleh kerja sama antara sekolah dan wali murid. Sehebat apapun program sekolah, pendidiknya tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dari wali murid.
“Saya rasa SD Muh 1 sudah semakin bagus, sudah tertata rapi segala prosesnya, sudah ada peningkatan dari tahun ke tahun. Dari awal anak saya pertama, kedua, ketiga dan yang keempat inilah yang paling baik. Kami mensupport segala program sekolah asalkan tidak memberatkan wali murid,”ujar Gustiana Diah Praminingtias wali murid kelas 1B, Nadya Kamila Luqya Nugraha.
Ketua Panitia MPLS,  SW. Winarsi, S.Ag., S.Pd menyampaikan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). MPLS di SD Muh 1 memang ditunggu-tunggu oleh siswa baru dan juga para orang tua yang siap untuk mendampingi proses belajar anak-anaknya.
Selama tiga hari, Selasa-Kamis (16-18/7/2019), sebanyak 137 siswa baru mengikuti kegiatan MPLS di sekolah unggulan Pimpinan Wilayah Jawa Tengah dan Sekolah Dasar Swasta Rujukan Nasional Kemendikbud RI.

 “Hari pertama sekolah anak-anak disuguhi asesmen psikologi bekerja sama dengan LPT Cindo Surakarta, dengan menggambar pohon, rumah dan manusia, guna pemetaan dan kesuksesan belajar anak-anak di sekolah sebagaimana komitmen Bapak-Ibu sekalian saat interview (wawancara) di awal mendaftar di sekolah ini, ada pengenalan lingkungan, hijaiyah dan kemuhammadiyahan, peraturan sekolah, upacara bendera merah putih, dan pengenalan budaya di Pura Mangkunegaran,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Harian Kepala Sekolah, Imam Priyanto, S.Pd mengutarakan, MPLS tahun ini Tema yang diambil adalah "Sukses dan maju bersama SD Muh 1 dengan Implementasi mental sumber daya manusia yang inovatif dan kompetitif” dengan harapan seluruh siswa dapat belajar dengan nyaman, potensi dan bakatnya terfasilitasi dengan baik, sehingga kelak menjadi kader Muhammadiyah dan bangsa yang berakhlaqul karimah.

"Unggul dalam prestasi dilandasi akhlaqul karimah, bersih sehat hijau dan lestari di era industri 4.0," tandasnya

Humas Jatmiko.

Ketua

Drs. H. Tridjono
NBM. 498.374

Menu

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Kalender

Jam

Kategori

TIK (23) SDSR (18) Milad (11) PK (11) berita (11) Humas (10) Literasi (10) Karakter (9) PDM (9) Ekstrakurikuler (8) IPM (8) Lomba (8) MPLS (8) UMS (8) USBN (8) Workshop (8) Adiwiyata (7) Karawitan (7) PCM (7) PMR (7) Pelantikan (7) Ramadhan (7) Halal Bihalal (6) IPA (6) ISMUBA (6) Juara (6) Kemendikbud (6) Pencak Silat (6) Studi Banding (6) Tahfidz (6) UNBK (6) Dongeng (5) Fortasi (5) Futsal (5) Konten (5) Kreatif (5) Muhi (5) Muktamar (5) Olimpiade (5) Outting Class (5) Perpustakaan (5) Baksos (4) Batik (4) Building (4) Cup (4) DLH (4) Edukasi (4) FGM (4) Haji (4) Hardiknas (4) IT (4) Kesehatan (4) Kompetensi (4) Kunjungan (4) Launching (4) Lazismu (4) Lingkungan (4) MAPAN (4) Matematika (4) Museum (4) Nasional (4) OSN (4) PAMUJI (4) POPDA (4) PPL (4) PRM (4) SDIT (4) Sampah (4) Senam (4) Silaturahim (4) Simpon (4) Spiritual (4) Turnamen (4) UKS (4) Walikota (4) Wayang (4) Wisuda (4) AUM (3) Aisyiyah (3) Akhirusanah (3) Akreditasi (3) Alumni (3) Apel (3) Baitul Arqom (3) Berbasis (3) Brand (3) Cilik (3) Dalang (3) Daurah (3) Dokter (3) Donggala (3) E-Learning (3) Fitrah (3) Gebyar (3) HUT (3) Hafalan (3) Imunisasi (3) Jagalan (3) Kejurnas (3) Kepala Sekolah (3) Komite (3) Lombok (3) MAPSI (3) MOPD (3) MUI (3) Manasik (3) Medali (3) Motivasi (3) O2SN (3) Ortom (3) PAS (3) PEPADI (3) PGRI (3) PHBS (3) PPG (3) PPK (3) PPLP (3) PTS (3) Palu (3) Paski (3) Pelepasan (3) Pengajian (3) Perpusnas (3) Pesantren (3) Posbindu (3) Prestasi (3) Puskesmas (3) Revolusi (3) Robotik (3) Sains (3) Soloraya (3) Sosialisasi (3) TORSENI (3) Tapak Suci (3) Tartil (3) ToT (3) Try Out (3) UN (3) UNS (3) Upacara (3) Wisudawan (3) Zakat (3) 3x3 (2) 4.0 (2) 73 (2) AIK (2) ASEAN GAMES 2018 (2) Adab (2) Ajang Kreassimu (2) Android (2) Archery (2) Arpusda (2) Artikel (2) Award (2) BPBD (2) Balaikota (2) Bank (2) Bazar (2) Bendera (2) Berbagi (2) Boarding School (2) Bola Basket (2) Borong (2) Boyolali (2) Budaya (2) Buka Puasa (2) Bulan Bahasa (2) Championship (2) Check Up (2) DIY (2) Dikdasmen (2) Direktorat (2) Doa (2) Dokter Kecil (2) Donor (2) Emas (2) Era (2) Era 4.0 (2) Eropa (2) Filantropi (2) Gamelan (2) Gelar (2) Gladi (2) Global (2) Gugus (2) Guru (2) HW (2) Hizbul Wathan (2) Hots (2) IGF (2) Indonesia (2) Islamic (2) Jalan Sehat (2) Jurnalistik (2) Juz (2) K13 (2) KAA (2) KIA (2) Kader (2) Kajian (2) Kaligrafi (2) Kantin Sehat (2) Karnaval (2) Kemerdekaan (2) Kepanduan (2) Ketelan (2) Khitobah (2) Komputer (2) Komputerisasi (2) Kontemporer (2) Kontingen (2) Korwil (2) Kreassimu 2018 (2) Kultum (2) LPJS (2) Lail (2) Lokakarya (2) MIM (2) Magang (2) Malaysia (2) Manajemen (2) Mendikbud (2) Milenial (2) Mu'alimin (2) Musabaqoh (2) Narasumber (2) Olympicad (2) Open (2) Outbond (2) Outing Class (2) PGSD (2) PORPROV (2) PPDB (2) Panahan (2) Pasar (2) Pembangunan (2) Penghargaan (2) Pentas (2) Perkemahan (2) Permainan (2) Peserta (2) Pesilat (2) Pie Chart (2) Portal (2) Poster (2) Potensi (2) Program (2) Psikologi (2) Pusdiklat (2) Qurban (2) Radio (2) Ranting (2) Refleksi (2) Religius (2) Rembug (2) Robotic (2) Rujukan (2) SDM (2) SILA (2) SIMOC (2) SMK (2) SSAB (2) Sekolah (2) Sembako (2) Seni (2) Service (2) Sholat (2) Sigi (2) Siswa (2) Siswi (2) Smp 1 Simpon (2) Solopos (2) Stimulan (2) Sunda (2) Surakarta (2) Ta'aruf (2) Taekwondo (2) Tahsin (2) Tahsin Tilawah (2) Tali Asih (2) Target (2) Tausiyah (2) Team (2) Teknologi (2) Teladan (2) Tilawah (2) Tilawatil (2) Tingkat (2) Top Score (2) Training (2) Transmart (2) Tsunami (2) Umroh (2) Ustad (2) Visitasi (2) Web (2) Website (2) Zaman Now (2) Zonasi (2) #Hall (1) #IKSM (1) #Isra'Mi'raj (1) #PERJUMSA (1) #PPMI (1) #Pray For Palu (1) #RiverMoon (1) #UjianSekolah (1) #sdmuhammadiyahpksolo (1) 1000 Atlet (1) 106 (1) 109 (1) 5 S (1) AA-IPSC (1) AFI (1) AI (1) AIDS (1) AIESEC (1) AIPTU (1) AKP (1) ASEAN (1) Abad (1) Abepura (1) Acuan (1) Adha (1) Aditex (1) Admistrasi (1) Adopsi (1) Ahass (1) Ahmad Dahlan (1) Aiyiyah (1) Ajang (1) Akademika (1) Akbar (1) Akper (1) Akses (1) Aksi (1) Aktif (1) Al - Azhar (1) Al - Ma'un (1) Al - Qur'an (1) Al Hikmah (1) Alana (1) All Of Me (1) Ambassador (1) Amurwa (1) An Najah (1) Analog (1) Andalusia (1) Andong (1) Angklung (1) Animator (1) Anti Korupsi (1) Apresiasi (1) Ar-Risalah (1) Arsitek (1) Art (1) Asesmen (1) Asesor (1) Aspek (1) Asset (1) Aston (1) Atlit (1) Atmosfer (1) Atsiri (1) Atweh (1) Aula (1) Australia (1) Awalussanah (1) Awards (1) Awwalusannah (1) BKKBN (1) BMPS (1) BNN (1) BP2MK (1) BPMPK (1) BPOM (1) BSB (1) BST (1) BUMS (1) Badminton (1) Bakat (1) Bakti Sosial (1) Balekambang (1) Bali (1) Baliqh (1) Ballroom (1) Balon (1) Bandung (1) Banjiri (1) Bantuan (1) Bappeda (1) Baqarah (1) Basket (1) Batam (1) Bekas (1) Bekicot (1) Beladiri (1) Bengkel (1) Beras (1) Berenang (1) Berkah (1) Bermuhammadiyah (1) Berprestasi (1) Best Practise (1) Best Ten 4 (1) Bias (1) Bimtek (1) Bina (1) Bio Aktivator (1) Biology's (1) Boarding (1) Botol (1) Branch (1) Breaking (1) Brigif (1) Bronze (1) Brosur (1) Bubur Kertas (1) Buka (1) Buku (1) Bulutangkis (1) Bupati (1) Business Plan (1) CAT (1) CFD (1) CNC (1) Cabang (1) Calon (1) Cambridge (1) Camp (1) Campak (1) Campus (1) Canya (1) Car Free Day (1) Catur (1) Ceremonial (1) Ceremony (1) Cerilis (1) Cerita (1) Children (1) China (1) Cidera (1) Ciri Khusus (1) Civitas (1) Class Meeting (1) Clean Up (1) Coffe Break (1) Competition (1) Conference (1) Cooking (1) Curiosity (1) DEA (1) DPKS (1) DRTA (1) Dadakan (1) Daerah (1) Dakon (1) Dakwah (1) Damkar (1) Dana (1) Dapodik (1) Darah (1) Darmo Tjahjono (1) Darul Arqom (1) Dauroh (1) Demokrasi (1) Desain (1) Dewan (1) Dieng (1) Dikpora (1) Dinas (1) Dinkes (1) Direktur (1) Discover (1) Diseminasi (1) Disiplin (1) Disnakerprin (1) Disruptif (1) Distrupsi (1) Dolan (1) Donasi (1) Dongkrak (1) Donohudan (1) Donor Darah (1) Dosen (1) Dr (1) Durhaka (1) Duta Wisata (1) Dzikir (1) E Money (1) E-Money (1) EDTA (1) ESQ (1) Ecobrick (1) Edukatif (1) Edutrip (1) Ekonomi Kreatif (1) Emasipasi (1) English (1) Enterpreneur (1) Eromoko (1) Eselon (1) Esensial (1) Event (1) Excellent (1) FGD (1) FKIP (1) FL2SN (1) FMIPA (1) FSRD (1) FX (1) Faham (1) Fahmil (1) Fair (1) Family (1) Farmasi (1) Fasilitas (1) Fastabiqul (1) Festival (1) Festival Kreatif (1) Field Trip (1) Filipina (1) Fisika (1) Fisioterapi (1) Flashmob (1) FnT (1) Fondasi (1) Forisa (1) Fotografi (1) GJDJ (1) GLS (1) GOR (1) GPH (1) GPRS (1) Gagasan (1) Galang (1) Gathering (1) Gaung (1) Gebyar Budaya (1) Gedung (1) Geladi (1) Gema (1) Gempa (1) Gemu Hamire (1) Generasi (1) Gerbang (1) Gerobak (1) Ghaib (1) Gigi (1) Gizi (1) Gobag Sodor (1) Gol (1) Golden Age (1) Gondosuli (1) Google (1) Graha Saba Buana (1) Graha Wisata Niaga (1) Grand (1) Granhap (1) Green (1) Griya (1) Gukar (1) HAB (1) HIV (1) HKBN (1) HPN (1) HPSN (1) HPT (1) HPTM (1) HSBC (1) HTD (1) Hadiah (1) Hadidz (1) Hand Soap (1) Handuk (1) Harmony (1) Haru (1) Hibah (1) Hidayatullah (1) Hidroponik (1) Hijriyah (1) Home Stay (1) Hongkong (1) Husni Tamrin (1) Hygiene (1) IGTI (1) IHT (1) IKCI (1) IKM (1) IKSS (1) IPS (1) IPSI (1) IT-Smart (1) ITB (1) ITS (1) Ice Cream (1) Ihram (1) Ikrar (1) Ilmiah (1) Iman (1) India (1) Indoor (1) Industri (1) Infaq (1) Inisiator (1) Inovasi (1) Inovatif (1) Inspirasi (1) Inspiratif (1) Intensif (1) Internal (1) Internasioanl (1) Internet (1) Introspeksi (1) Irama Surya (1) Islami (1) Isra (1) Istiqlal (1) Isya (1) Jabatan (1) Jadwal (1) Jagalan Fair (1) Jantung (1) Jasa (1) Jatinom (1) Jawa Tengah (1) Jazz (1) Jeda (1) Jepang (1) Jiwa (1) Jodoh (1) Jr (1) Juara Umum (1) Jum'at (1) Jumat Hijau (1) Jurnalis Cilik (1) Jurnalisme (1) Juzz (1) K-13 (1) KBBI (1) KBM (1) KD (1) KIR (1) KONI (1) KPI (1) KTI (1) KTSP (1) Kadipiro (1) Kalkulator (1) Kambing (1) Kampung (1) Kandidat (1) Kantin (1) Kapolda (1) Karanganyar (1) Karesidenan (1) Karimun Jawa (1) Kartini (1) Kauman (1) Kautsar (1) Keahlian (1) Kebakaran (1) Kebumen (1) Kecamatan (1) Kediri (1) Kehumasan (1) Kejuaraan (1) Kejurda (1) Kejurprov (1) Kelas (1) Kemanusiaan (1) Kemdikbud (1) Kemenkes (1) Kemenpan (1) Kemenpora (1) Kemuliaan (1) Kenang (1) Kencleng (1) Kepala (1) Keraton (1) Keris (1) Kesaktian (1) Kesalehan (1) Kesenian (1) Kesiapan (1) Keterampilan (1) Keyword (1) Khidmat (1) Khusus (1) Klik (1) Kliping (1) Kokoh (1) Kolaborasi (1) Kolaboratif (1) Komando (1) Komite Sekolah (1) Komitmen (1) Kompetisi (1) Komponen (1) Kompor Gas (1) Kompos (1) Komunikasi (1) Konsentasi (1) Koran (1) Kospin (1) Kottabarat (1) Kreasi (1) Kreasso (1) Kualitas (1) Kuirkulum (1) Kuis (1) Kunci (1) Kurikulum (1) Kurikulum 2013 (1) Kwarcab (1) Kwarda (1) Kwartir (1) LCC (1) LKBH (1) LPMK (1) LPMP (1) LSBO (1) Lab (1) Laboratorium (1) Lagu (1) Lampung (1) Lantik (1) Launcher (1) Lavender (1) Laweyan (1) Lazis (1) Lego (1) Lembaga (1) Leuyen. E- MONEY (1) Liburan (1) Like (1) Litbang (1) Literate (1) Lolos (1) Lor In Hotel (1) Lotus (1) Lulus (1) Luwes (1) MA (1) MC (1) MCD (1) MDMC (1) MI (1) MIN (1) MIPA (1) MSTP (1) MTQ (1) Macapat (1) Mading (1) Maghrib (1) Mahar (1) Majalah (1) Makharijul (1) Management (1) Mangkunegaran (1) Mangubagyo (1) Mars (1) Masjid (1) Masjid Agung (1) Maskot (1) Masyarakat (1) Maut (1) Mawadah (1) Media Alam (1) Mei (1) Meises (1) Melia (1) Memilin (1) Mencangkok (1) Mendongeng (1) Menstruasi (1) Mental (1) Menyongsong (1) Merauke (1) Merona (1) Metro (1) Mi'raj (1) Mikrotik (1) Militer (1) Minat (1) Mineral (1) Mini (1) Minimalis (1) Mint (1) MoU (1) Mobil Pintar (1) Mocopat (1) Monas (1) Monoton (1) Muhammadiyah (1) Muhasabah (1) Murattal (1) Muri (1) Mushola (1) Mutiara (1) NBA (1) NIS (1) NKRI (1) Nahawand (1) Napak Tilas (1) Narkotika (1) Nasionalis (1) Nasionalisme (1) Negeri (1) Nizamia (1) Nominasi (1) Nutrisi (1) OGN (1) Obor (1) Observasi (1) Office (1) Oktober (1) Olahraga (1) Olympiade (1) Olympicad VI (1) Online (1) Ornamen (1) Ortom. AUM (1) Osaka (1) Osteoporosis (1) Otot (1) Outting (1) PAI (1) PBB (1) PBWI (1) PCPM (1) PDA (1) PDS (1) PGOTS (1) PIRN (1) PJAS (1) PK Kottabarat (1) PKU (1) PKWU (1) PKn (1) PLASMIC (1) PLP (1) PLT (1) PLTA (1) PMI (1) PPMI (1) PR (1) PTK (1) PTN (1) PTT (1) PWM (1) Paduan Suara (1) Pahlawan (1) Palang Merah (1) Pamitan (1) Pamong (1) Pamungkas (1) Panas (1) Pancasila (1) Pandu Athfal (1) Panitia (1) Panti Asuhan (1) Papa Rons (1) Parade (1) Parenting (1) Pasar Gede (1) Paskibra (1) Patriotisme (1) Patung (1) Pawai (1) Pedagogik (1) Pedalangan (1) Peduli (1) Peghargaan (1) Pejabat (1) Pekan (1) Pelajar (1) Pelatihan (1) Pemantapan (1) Pembekalan (1) Pembinaan (1) Pemilu (1) Pemimpin (1) Pendaftaran (1) Pendapi (1) Pendekatan (1) Pendhapi (1) Pengajian Sorga (1) Penguatan (1) Pengusaha (1) Pensi (1) Pensiun (1) Penyakit Menular (1) Perak (1) Percussion (1) Perguruan (1) Periode (1) Pernikahan (1) Pers (1) Persami (1) Perspektif (1) Perwakilan (1) Pesantewn (1) Pesantren Kader (1) Pesantren Kilat (1) Petani (1) Phuket (1) Piagam Bintang (1) Piala (1) Pimda (1) Pimpinan (1) Pisang (1) Pizza (1) Pokok (1) Polisi (1) Politik (1) Polsek (1) Polybag (1) Pondok Semangat (1) Potensi Peserta Didik (1) Praktik (1) Predikat (1) Press (1) Profesional (1) Profesionalisme (1) Professor (1) Profil (1) Program Khusus (1) Prosentase (1) Prosesi (1) Protokol (1) Provinsi (1) Psikotes (1) Puber (1) Publik (1) Pudiklat (1) Puisi (1) Punah (1) Pura. Mangkunegaran (1) Purbalingga (1) Puri (1) Purwokerto (1) Putra (1) Putri (1) Qiyamul Lail (1) Quipper (1) RAP (1) RAT (1) REGULER (1) RI (1) RKAS (1) RRI (1) RSB (1) Radio Streaming (1) Radja Art (1) Radya Pustaka (1) Raker (1) Rakerpimda (1) Raket (1) Ramanda (1) Rapat (1) Ratusan (1) Raya (1) Reaksi (1) Rebut (1) Refreshing (1) Rekor (1) Rektor (1) Relokasi Pedagang (1) Remaja (1) Reproduki (1) Revitalisasi (1) Revolusi Industri (1) Reward (1) Rezeki (1) Rihlah (1) Rikolto (1) Rini Musica (1) Risalah (1) Rivermoon (1) Robot (1) Roket (1) Roket Air (1) Rosemary (1) Roti (1) Rukun (1) Rumah (1) Rutin (1) S2 (1) SASMO (1) SBC (1) SBT (1) SD (1) SD Muhammadiyah 22 (1) SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta (1) SDC (1) SDN Cemara Dua (1) SEAMO (1) SEMAI (1) SMA (1) SMECOMP (1) SMP (1) SOP (1) STIEKES PKU (1) STIKES (1) Sadap Karet (1) Saintis (1) Sakinah (1) Sambutan (1) Sandal Jepit (1) Sanggit (1) Santri (1) Sapi (1) Sarapan (1) Sarasehan (1) Sasaran (1) Saung (1) School (1) Science (1) Screening (1) Sedekah (1) Segaran (1) Sehat (1) Sekolah Kreatif (1) Sekolah Sehat (1) Selat (1) Selempang (1) Semarak (1) Seminar (1) Seni Budaya (1) Seni Rupa (1) Senyum (1) Sepak Bola (1) Serah Terima (1) Serba Serbi (1) Sereh (1) Serentak (1) Sertfikat. (1) Sidang (1) Sidorejo (1) Silat (1) Simbolis (1) Simulasi (1) Sinergi (1) Singapura (1) Skrining (1) Smart (1) Smartphone (1) Solo (1) Solo Menari (1) Sorga (1) Sosial (1) Sparkol (1) Spirit (1) Sri Baduga (1) Staff (1) Stay Tunner (1) Stop (1) Strategis (1) Study Banding (1) Substansi (1) Suci (1) Sudut Baca (1) Surabaya (1) Susunan (1) Swasta (1) Syariah (1) Syawalan (1) Syiar (1) Syukur (1) TBC (1) TELKOM (1) TI (1) TIMES (1) TIMO (1) TK (1) TPQ (1) Taaruf (1) Taawun (1) Tadarus (1) Tajdid (1) Tajdied (1) Takmir (1) Tanfidzul (1) Tangis (1) Taqwa (1) Tari Nuri (1) Tarjih (1) Tarung Drajat (1) Tassel (1) Tasyakuran (1) Tawangmangu (1) Teaching (1) Tekad (1) Tekkomdik (1) Tematik (1) Tembak (1) Tembang (1) Tempe (1) Thafidz (1) Thailand (1) Thajud (1) Tiket (1) Tikror (1) Tim Basket (1) Tokoh (1) Toleransi (1) Ton (1) Tong (1) Tournament (1) Tradisional (1) Trainer (1) Trainning (1) Transformatik (1) Trophy (1) Tropy (1) Tryout (1) Tsunmi (1) UANMBN (1) UASBN (1) UMP (1) UMY (1) UNY (1) UPSI (1) UPT (1) UUKK (1) Udjo (1) Ujian (1) Ukhuwah (1) Ukin (1) Ulul Albab (1) Umat (1) Umum (1) Unggul (1) Universitas (1) Ustadzah (1) Ustaz (1) Value (1) Vantenburg (1) Vas (1) Vestenburg (1) Video (1) Virus (1) Volley (1) Waka (1) Wakaf (1) Wakil Walikota (1) Warahmah (1) Warnai (1) Wartawan (1) Washlap (1) Wayang Kulit (1) Widuri Open (1) Wira (1) Wisata (1) Wisma (1) Wisuda Tahfidz (1) Wisudawati (1) Wonogiri (1) Wonosobo (1) Workhshop (1) World (1) Wushu (1) YSTC (1) Yogyakarta (1) Yonif (1) ZIS (1) Zenjiang (1) basmallah (1) icp (1) peneliti (1) sma muhi (1)

Kalender Islam

Kalender Hijriyah

Pengunjung

Flag Counter

DIKDASMEN

Masukkan Bahan Berita Website Dikdasmen


Harus memiliki akun google terlebih dahulu
Kemudian klik ikon diatas

Saran dan Kritik ( Mail Box )

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kerjasama


Posting Populer

Arsip Blog

Kontak Kami

Email Kantor :
dikdaspdmsolo@yahoo.co.id
dikdasmenska@gmail.com

Nomor Telp Kantor :
(0271)656942

Fax :
(0271)653025