Portal Resmi Majelis Pendidikan Muhammadiyah Kota Surakarta
Arsip Berita
Berita Terbaru Unduhan Jadwal Sholat
Tampilkan postingan dengan label Korwil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korwil. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Februari 2022

SOLO – Kelompok Kerja Guru gugus II RA Kartini Korwil III Kecamatan Banjarsari Dinas Pendidikan Kota Surakarta kembali menggelar kegiatan rutin di ruang sekolah penggerak SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Sabtu (5/2/2022).

Kali ini, Kepala sekolah SD Muh 1 Hj Sri Sayekti SPd MPd bertindak sebagai narasumber. Dalam kesempatan itu Sayekti memaparkan, saat ini banyak generasi melenial yang lebih menyukai profesi yang kekinian, sesuai dengan hobi dan digitalisasi.

Jika kemudian memilih menjadi guru apalagi guru SD  diawal-awal biasanya merasa insecure karena jurusan pendidikan bukan jurusan yang privilege. Dengan kata lain, banyak jurusan-jurusan lain yang lebih bergengsi dibanding dengan jurusan pendidikan yang nantinya akan mencetak para alumni untuk menjadi seorang guru.

”Seiring berjalannya waktu pemikiran seperti bergeser muncul pemikiran baru bahwa guru pekerjaan professional, menantang, mulia dan meningkatkan kelas social  dalam masyarakat,” paparnya.

Sementara Pendidikan telah bertransformasi. Kemendikbud Ristek telah memaparkan sejumlah transformasi pendidikan di Indonesia melalui program Merdeka Belajar yang telah berjalan dari episode 1-11.

”Dengan demikian pentingnya pembelajaran paradigma baru, pembelajaran yang memerdekakan,” beber Sayekti, Kepala Sekolah Penggerak ini.

Lebih lanjut Sayekti memaparkan pendidikan merupakan tempat persemaian benih-benih kebudayaaan (menjemput perabadan). Perubahan  sesuai kodrat alam dan kodrat zaman. Anak-anak tidak pernah ada yang sama (beragam), kodrat keadaan :  Kodrat Alam, Kodrat zaman.
“Prinsip  melakukan perubahan kontinuitas (dialog kritis budaya masyarakat). Konvergensi (menguatkan nilai kemanusiaan). Konsentris (menghargai keberagaman). Budi Pekerti: cipta rasa karsa dan pekerti/raga (holistic, seimbang),” tandas Sayekti.


Bagaimana  menempatkan diri  dalam Pendidikan yang memerdekakan? Di awali mengenal diri sendiri. Kuatkan niat. Berkomitmen terhadap niat dan tujuan. Cari tahu kelebihan dan kekurangan diri. Open Minded terhadap saran dan kritik. Buang pikiran negatif. Dapatkan teman-teman yang positif. Tidak takut mencoba hal baru. Terapkan kebiasaan baik. Optimisme.

“Setiap Amanah akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Di setiap kesulitan ada kemudahan. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” pesannya di hadapan peserta KKG 12 sekolah negeri maupun swasta.

Kontributor, Wakasek Humas Jatmiko.

Kamis, 14 Oktober 2021

SOLO – Dinas Kesehatan Kota Surakarta dengan pelaksana kegiatan yaitu UPT Puskesmas Setabelan melakukan Swab PCR bagi 30 siswa dan 3 guru di SD Muhammadiyah 1 Ketelan bersamaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di masa Pandemi Covid-19. Dipantau langsung Pengawas Gugus II Korwil III Kecamatan Banjarsari Tri Winarni, Rabu (13/10/2021).

Petugas Promosi Kesehatan, Nining Purnawati, SKM mengatakan Puskesmas Stabelan mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan Swab. Yang merupakan sekolah di wilayah binaan Puskesmas setabelan. 

"Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebagai bagian evaluasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMS), Salam Sehat, Setabelan Pintar," ujar Nining.

Selain itu juga salah satu upaya kewaspadaan dini penyakit infeksi emerging. "Hasil spesimen yang dikirimkan ke Laboratorium RS UNS Sukoharjo berupa Nasopharyngeal (NP), dan Oropharyngeal (NP) swab," ucapnya sambil tersenyum.

Salah seorang murid, Humaira Putri Dhia Syarafina Kelas 6 Sekolah Penggerak SD Muh 1 Solo terlihat tidak takut saat petugas hendak mengambil sampel Swab di lubang hidungnya. Walaupun petugas memakai Alat Pelindung Diri (APD) saat memeriksa.

Saat diwawancarai, Humaira mengaku pemeriksaan Swab PCR tidak terasa sakit. “enak, tidak apa-apa, tidak sakit, karena sudah pernah,” kata Humaira, dengan penuh semangat.

Sementara itu, Kepala Sekolah, Sri Sayekti menghimbau dan menjelaskan, untuk memudahkan pendataan siswa pada saat kedatangan wali kelas memastikan semua anak beridentitas jelas jangan menganggu padangan (ada yang ditempeli lebih dari satu).

Taati Prokes. Anak-anak tidak boleh meninggalkan tempat duduknya untuk bermain dan bercakap-cakap dengan temannya. Anak-anak diperkenankan berbicara, makan minum ditempat. Maju ke arah guru atau ke kamar mandi dengan tertib dan disiplin peran walikelas/guru dibutuhkan jangan abai atau menyepelekan.

“Kita tidak hanya mengajar tapi juga membangun karakter, kalau ada anak yang menyimpang guru berkewajiban mengingatkan dan mendidik. Mohon diperhatikan seluruh guru yang berada di jam terakhir 5 menit sebelum jam kepulangan anak-anak sudah disiapkan sehinga segera turun ketika sudah dipanggil,” beber Sayekti.

Humas, Jatmiko.

Selasa, 21 September 2021

SOLO – Sebelum memulai pembelajaran tetap muka (PTM) terbatas, SD Muhammadiyah 1 Keteln Surakarta gelar pengasapan atau fogging untuk membunuh nyamuk penyebab demam berdarah.

Fogging dilaksanakan Jum’at (17/9/2021) dengan bermitra Nerv Pest yang beralamat Alamat Jl Wijaya Kusuma no 34, Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah. Sekolah yang menjadi pusat belajar, maka harus ada patroli ronda menyisir setiap bagian sekolah, termasuk taman bunga yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. 

“Semua lokasi baik baik dari depan hingga belakang di fogging. Antisipasi cegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue atau DBD di sekolah. Edukasi dan pembiasaan penerapan protokol kesehatan berjalan terus diberikan baik saat hendak berangkat maupun pulang sekolah, dan bisa melihat //www.youtube.com/watch?v=lm9ljLEVjNc&t=129s,” kata Humas Satgas Covid-19 tingkat sekolah, Jatmiko, Minggu (19/9/2021).

PTM terbatas bisa diselenggarakan di SD Muh 1 karena Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Pemerintah Kota Surakarta sudah mengizinkannya.

Hal yang wajib dipastikan adalah menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan adalah salah satu syarat PTM terbatas. Dan SD Muh 1 wajib mematuhnya demi keamanan, keselamatan dan kenyamanan bersama.

“Senin 20 September 2021 kegiatan PTM Terbatas untuk fase 1 kelas 5 dan 6,” ujarnya.

Mengapa Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas penting? Karena untuk menekan risiko learning loss demi menjaga kualitas pembelajaran anak bangsa berkemajuan dan berkeadaban.

Sementara itu utuk kebersihan toilet telah diceklist oleh pengawas gugus II Korwil III Tri Winarni. Toilet yang tidak rajin dibersihkan akan membuat bakteri dan kuman nyaman untuk bersarang dan bertebaran. Kuman-kuman di toilet bisa menyebabkan terjangkitnya penyakit, utamanya penyakit yang menular lewat air.

Contohnya Salmonella listeria dan Bacillus yang menyebabkan keracunan makanan. Ada juga virus lainnya yaitu, Rhinovirus (penyakit flu), Rotavirus (infeksi diare pada anak-anak), Respiratory syncytial virus (infeksi pernafasan). 

“Banyak penyakit yang bisa ditimbulkan akibat toilet kotor, seperti diare, infeksi saluran pernafasan, tifus, dan infeksi saluran kencing. Standart kebersihan MCK sebagai syarat PTM di masa pandemi,” Pungkasnya.

Humas, Jatmiko.


Sabtu, 18 September 2021

SOLO – Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jawa Tengah menggelar test antigen terhadap 68 guru karyawan persiapan kembali pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di tengah penerapan PPKM level 3.

Kepala Sekolah Sri Sayekti mengatakan, test antigen salah satu cara antisipasi adanya Covid-19 dalam tubuh. Mengedepankan prinsip kehati-hatian. Memastikan ketersediaan sanitasi dan tolilet bersih di bawah supervisi klinis Pengawas Korwil III Tri Winarni.

Dan untuk mendongkrak imunitas dan perbaikan gizi, sekolah menempuh berbagai cara. Berbagi telur rebus, suplemen kesehatan multivitamin, dan sari bubur kacang hijau. 

“al Hamdulillah 100 persen hasilnya negatif bekerja sama RS PKU Muhammadiyah Sampangan. Hadir Hesti Mariana Amd Ak dan Azidana Rizky Haj Nur Azizah Amd Kes, digelar dengan protokol kesehatan secara ketat,” ujar Sayekti ditemui usai kegiatan di Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Modern, Jum’at (17/09/2021).

Kita kenal pembagian generasi saat ini — seperti teori generasi yang dikemukakan oleh Graeme Codrington dan Sue Grant-Marshall (2004) — adalah Generasi Baby Boomers (kelahiran 1946–1964); Generasi X atau Baby Bust (1965-1979), Generasi Y atau milenial (1980 -1994), Generasi Z (1995–2009) dan yang terbaru adalah Generasi Alfa (2010-2024).

“Siap pembelajaran tatap muka terbatas, Senin 20 September 2021 untuk kelas 5 dan 6. kita laksanakan dengan prokes tentunya. Hal ini upaya antisipasi generasi learning Loss. Mudah-mudahan tidak ada kasus Covid-19 saat PTM,” ucapnya.

Generasi Alfa lebih mudah menikmati pembelajaran melalui media Audio Visual dibanding media-media yang lain. Alangkah baiknya pendidik lebih banyak menggunakan bahan ajar yang berbasis video, yang bisa diakses secara online.

Saat guru melakukan pembelajaran tatap muka, sedapat mungkin menggunakan media audio visual agar pembelajaran tatap muka lebih menarik bagi Generasi Alfa. Sementara itu, belajar daring yang tidak tepat dan berkepanjangan, justru bisa mengasingkan dan menjauhkan diri anak dari kebutuhan belajar sejatinya.

“Gairah belajar yang hilang, kemauan dan minat yang menurun, atau kemandirian belajar kurang, akan sangat mengganggu proses dan output belajar,” beber Sayekti.

Kontributor Sekolah Penggerak SD Muh 1 Solo, Jatmiko.

Rabu, 30 Desember 2020

SOLO – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jawa Tengah gelar webinar secara virtual melalui Zoom Clouds Meeting.

Acara diikuti 64 guru karyawan, Ketua Majelis Dikdasmen, Pengawas Korwil III Kecamatan Banjarsari.

“Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dijelaskan tuntas Dra Zul Arsiah Msi Perekayasa Madya-Pusat Asesmen dan Pembelajaran Balitbang dan Perbukuan serta Pembelajaran Akun oleh Wibowo Mukti  dari Pusdatin Kemdikbud RI, serta luncurkan #sekolahmenyapa satu guru hebat wajib punya Channel Toutube,” beber Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti MPd, Rabu (30/12/2020).

Zul Arsiah menjelaskan Asesmen Nasional 2021 adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang dasar dan menengah.

Mutu diukur menggunakan 3 instrumen. Pertama, Asesmen Kompetensi Minimum mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif.

Kedua, Survei Karakter mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai (values) sebagai hasil belajar non-kognitif.

Ketiga, Survei Lingkungan Belajar mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran.

 “Diikuti oleh murid, guru, dan kepala satuan,” ujarnya.

Menurutnya Hasil Asesmen Nasional 2021 tidak digunakan untuk menilai prestasi murid ataupun kinerja guru dan sekolah. 

Laporan hasil Asesmen Nasional 2021 diberikan kepada guru dan sekolah sebagai alat untuk melakukan evaluasi diri dan perbaikan pembelajaran.

“Murid, orangtua, guru, dan sekolah tidak perlu cemas dan tidak perlu melakukan persiapan khusus untuk menghadapi Asesmen Nasional,”tegasnya.


Biasanya, sambung dia, alokasi waktu jenjang SD/MI hari pertama tes literasi 75 survey karakter 20 menit dan hari kedua tes numerasi 75 menit serta survei lingkungan belajar 20 menit.

Menurutnya, pemanfaatan hasil AKM. AKM tidak mengukur secara spesifik capaian belajar pada mata pelajaran, namun pelaporan hasil AKM dapat dimanfaatkan untuk perbaikan proses pembelajaran mata pelajaran.

“Pelaporan tingkat kompetensi dapat dimanfaatkan guru berbagai mata pelajaran untuk menyusun strategi pembelajaran yang efektif dan berkualitas. Guru diharapkan menyesuaikan pembelajarannya sesuai tingkat kompetensi murid,” terangnya.

Sementara itu, Wibowo Mukti  dari Pusdatin Kemdikbud RI menjelaskan Akun Pembelajaran merupakan akun elektronik yang memuat nama akun (user ID) dan akses masuk akun (password) yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dimanfaatkan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan sebagai akun mengakses layanan/aplikasi pembelajaran berbasis elektronik.

“Bertujuan mendukung kegiatan Belajar Dari Rumah di masa pandemi, mendukung proses pembelajaran di satuan pendidikan melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi,”ucapnya penuh semangat.

Humas, Jatmiko.

Kamis, 20 Juni 2019

SOLO – Salah satu momen spesial Wisuda Kelas VI Tahun Ajaran 2018/2019 SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta yang digelar di Graha Wisata Niaga, Rabu (19/6/2019) berlangsung meriah.
Tak hanya siswa kelas VI, orangtua siswa kelas VI, Korwil III Banjarsari, Tim Karawitan bersama Dalang Cilik Gibran Maheswara  juga ikut di dalam memeriahkan perayaan pelepasan siswa tersebut.
Tercatat ada 156 siswa dilepas tahun ini. Mereka baru saja menyelesaikan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan akan menempuh pendidikan selanjutnya.
Perayaan semakin spektakuler dengan hiburan dan penganugerahan penghargaan yang diberikan kepada peserta didik dengan beragam kategori.Kepala Sekolah Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd mengaku terkesan dengan pencapaian siswa kelas VI yang dilepas hari ini. “al Hamdulillah, 156 siswa lulus dengan baik, tahun pertama sekolah meluluskan dengan Kurikulum 13, bahkan salah satu anak menduduki peringkat 1 USBN di Kota Surakarta,” jelas Sri Sayekti.
Meskipun demikian, lanjut Yekti, anak-anak sudah berusaha maksimal menyelesaikannya.

“Segala upaya telah kita lakukan untuk menghantarkan anak-anak menyelesaikan studinya, apa-apa yang diterima sekolah bermanfaat untuk melanjutkan studinya, perjalanan masih panjang, untuk itu pahami dan amalkan, jadilah anak saleh dan bermanfaat bagi sesama, Selamat ananda Muhammad Ikhwan Ghozy putra dari bapak Yusuf Cahyono, SE dan Peringkat Pertama SD Swasta se-Kecamatan Banjarsari,”ujarnya penuh syukur.

Ditemui usai acara, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SW. Winarsi, S.Ag., S.Pd mengatakan, pihaknya menyuguhkan beragam hiburan dan penghargaan untuk siswa dalam rangka membangun karakter siswa melalui harmonisasi olah hati, rasa, pikir dan olah raga.
“Ada hiburan lancaran pendidikan karakter, wayang minimalis, tari lutung dipersembahkan Ramaditya Timur Rajuna, Kirana Ajirani Putri membawakan Deen As Salam, Para Pencarimu dan penampilan apik Pengawas Gugus II Drs. Mulyanto, M.Pd Sepanjang Jalan Kenangan dan Surgamu,” jelas Winarsi.

Terkait siswa yang mendapatkan nilai tertinggi untuk 3 Mata Pelajaran baik Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA yaitu Bahasa Indonesia Muhammad Ikwan Gozy nilai 92,25, Matematika Muhammad Ikhwan Ghozy nilai 100, Ayla Najwa Faza Ardian nilai 100, Wildan Haris Rasikh nilai 100, Muhammad Aqsha Zulfa al Viardi nilai 100, IPA diraih Tiara Laksithadevy Kusuma nilai 96,01.
“Inilah nama-nama Peringkat 10 Besar, Muhammad Ikhwan Ghozy dengan skor 286,23, Ayla Najwa Faza Ardian 278,27, Wildan Haris Rasikh 278,03, Najwa Alya Putri Sudarmadi 277,68, Avika Nayyara Fazila 277,46, Tiara Laksithadevy Kusuma 277,32, Naufal Yoga Pratama 274,55, Najwa Shafa Habiba 274,43, Muhammad Aqsha Zulfa al Viardi 273,99 dan Muhammad Raihan Athoillah total skor 273,78,” jelasnya.
Yusuf Cahyono, SE mengaku bangga dengan siswa kelas VI dan terkhusus putranya Muhammad Ikhwan Ghozy tidak menyangka nilanya nyaris sempurna. “Anak saya lahir di Wonogiri, 18 Mei 2007 bercita-cita Designer, seperti yang diungkap Ghozy sendiri, bisa memperoleh nilai 100 Matematika dengan salat 5 waktu, suka bermain HP tapi juga ingat belajar dan jauh-jauh hari sebelum USBN giat belajar dan do’a serta dukungan guru dan orang tua,” paparnya.

Melihat hasil pencapaian Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PDM Solo Drs. H. Tridjono mengungkapkan, semua yang telah ditempuh anak-anak selama 6 tahun menjadi kenangan tersendiri.

“Selamat kepada Ibu Sri Sayekti dan warga sekolah yang telah melaksanakan tugas pokoknya baik dari proses dan hasilnya, Perjuangan mereka khususnya ketika kelas VI dengan ujian-ujian yang ditempuh, semoga bisa membuat bekas tersendiri dalam benak mereka dan terus berjuang, yang diingat siswa adalah guru SD,” harapnya.

Humas Jatmiko.

Kamis, 07 Maret 2019

Solo, - SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta kembali mengukir prestasi. Kabar baik kali ini datang dari cabang ekstrakurikuler olimpiade. Dua siswi SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta, Chayara dan Charisya, berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) SD/MI Tahun 2019 yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surakarta Korwil II Kecamatan Jebres, Rabu (27/2). Chayara memperoleh juara II OSN Mata Pelajaran IPA dan berhak mewakili Korwil II Kecamatan Jebres untuk maju ke OSN Tingkat Kota Surakarta, sedangkan Charisya masuk dalam 10 peserta terbaik OSN Mata Pelajaran Matematika.
Ajang kompetisi siswa dalam bidang sains tersebut diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, dan nasional. Pada tahun ini, OSN SD/MI Tingkat Kecamatan Jebres diselenggarakan di Aula Dinas Korwil II Kecamatan Jebres dan diikuti sekitar 98 siswa SD/MI se-Kecamatan Jebres.
Kepala SD Muhammadiyah 8 Jagalan, Parimin Tedjo Pramono, bersyukur dan berbangga atas prestasi yang diperoleh peserta didiknya. Parimin berpesan supaya pemenang beserta pembimbing ekstrakurikuler OSN di sekolahnya dapat mempersiapkan sebaik-baiknya untuk OSN SD/MI Tingkat Kota yang akan dilaksanakan pada 13 Maret 2019 mendatang. “Selamat untuk ananda Chayara dan Charisya. Semoga ananda Chayara yang akan maju ke tingkat kota dapat mempersiapkan dengan matang segala sesuatunya bersama pembimbing ekstrakurikuler olimpiade”, tuturnya.
OSN adalah salah satu program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah yang rutin diadakan setiap tahun sebagai  bentuk pembinaan bakat dan kemampuan siswa dalam bidang sains serta literasi sains yang nyata. OSN-SD Tahun 2019 merupakan salah satu  upaya komprehensif dalam menumbuhkembangkan budaya belajar, kreativitas, dan motivasi berprestasi.

Andri Sd Muh. 8: Hp 085865443261
Andri Sd Muh. 8: Pengirim;Andri Nugroho

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat

Surakarta (Solo)

Imsak--:--
Subuh--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Mengambil jadwal Surakarta...

Sumber jadwal: API MyQuran

Kalender

Jam

Berita Umum

Berita Terbaru Majelis

Memuat berita terbaru...

    Lihat semua berita

    Posting Populer

    Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

    Informasi


    Kalender Islam

    Kalender Hijriyah

    Unduhan

    >> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
    >> Instrumen Data Sekolah 2021
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
    >> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
    >> Materi 1 BLC
    >> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
    >> Materi 2 Web Editor (BLC)
    >> News Template
    >> Pro News Template
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
    >> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
    >> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
    >> Instrumen Sekolah 2015
    >> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
    >> Menambah Header di Blog (Blogger)
    >> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
    >> Materi 5 BLC ( CMS )
    >> Tutorial CMS Balitbang
    >> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
    >> Materi 8 Cloud Storage
    >> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
    >> Materi 9 Pembuatan Header Website
    >> Blangko PPDB 2016 / 2017
    >> Pengantar PPDB 2016 / 2017
    >> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
    >> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
    >> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
    >> Materi Google Form atau Formulir Online
    >> Materi Desember 2016
    >> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
    >> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
    >> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
    >> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
    >> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
    >> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
    >> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
    >> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
    >> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
    >> Pelatihan SPMU
    >> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
    >> Instrumen Data Sekolah 2019
    >> Rekaman Irama Nahawand
    >> Blangko RKAS 2021
    >> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Syarat Pengajuan SK Yayasan
    >> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
    >> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
    >> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
    >> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
    >> BLANGKO RKAS 2022/2023
    >> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
    >> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
    >> Form Isian Data 2022 / 2023
    >> Logo Musyda 2023
    >> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
    >> SYARAT DAPODIK 2023
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2
    >> DAFTAR PCM 2022 - 2027
    >> Badan Hukum Muhammadiyah 2024
    >> Maklumat PP Muhammadiyah Ramadhan 1447 H / 2026 M
    >> JADWAL WAKTU SHOLAT BULAN RAMADHAN 1446 H / 2025 M
    >> Logo Milad Muhammadiyah 113
    >> Kode Indeks Surat Muhammadiyah
    >> Pembuatan E-KTAM dan Tata Cara Klaim
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah">Sewa Gedung Pusdiklat Dharmo Tjahjono

    Pengunjung

    Statistik kunjunganDiperbarui otomatisCounter pengunjung dan tampilan halaman