Tampilkan postingan dengan label Hots. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hots. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Agustus 2021

Menindaklanjuti kunjungan silaturahim SD Muhammadiyah Palur Program Khusus, Mojolaban, Sukoharjo di SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta beberapa pekan lalu, kedua sekolah mengadakan kegiatan try out Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) bersama, Sabtu (28/8/2021).

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan salah satu bagian dari Asesmen Nasional (AN) yang dirancang untuk mengukur pencapaian belajar kognitif, yaitu literasi dan numerasi. Asesmen Nasional akan dilaksanakan secara perdana pada bulan November 2021 oleh Kemendikbud Ristek RI. Untuk jenjang SD dipilih sejumlah 35 siswa kelas V berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik).

Andi Arfianto, Koordinator Sukses AKM SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, mengungkapkan bahwa kegiatan try out ini mengangkat tema "Mempersiapkan AKM Menuju Sekolah Berkualitas."

"Yang melatari kegiatan try out bersama ini adalah semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan dan kolaborasi untuk mempersiapkan Asesmen Nasional yang insya Allah akan dilaksanakan pada bulan November 2021," kata Andi.

Menurutnya, jumlah soal yang diujikan dalam try out adalah 10 soal literasi dan 10 soal numerasi dengan model soal pilihan ganda, pilihan ganda komplek, menjodohkan, isian, dan uraian.

"Untuk teknis pelaksanaannya, siswa dikirim soft file soal kemudian diprint dan dikerjakan di rumah masing-masing, hasilnya difoto dan dikirimkan kepada guru," ujar Andi.

Sedangkan Nur Laili, Waka Kurikulum SD Muhammadiyah Palur Program Khusus, menyebutkan bahwa try out bersama ini sebagai upaya untuk mengenalkan siswa terhadap model-model soal AKM.

"Tujuan utamanya adalah untuk memperkenalkan model-model soal AKM dan memetakan kondisi siswa berdasarkan hasil try out," ungkapnya.

Karena AKM ini merupakan program baru dari Kemendikbud Ristek RI, Nur Laili berharap melalui try out siswa akan terbiasa menghadapi soal AKM yang menggunakan standar Higher Order Thinking Skills (HOTS).


Muhamad Arifin / Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta 081329718196

Selasa, 03 Agustus 2021

Sebanyak 82 siswa kelas V SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan Trial To Succses (TTS) AKM yang digelar secara online, Sabtu (31/7/2021).

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua siswa untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM, yaitu literasi membaca dan literasi Matematika (numerasi).

AKM Nasional perdana rencananya akan digelar Kemendikbud Ristek Republik Indonesia pada bulan Oktober 2021dan diikuti oleh siswa kelas V. Karena program baru dan belum pernah dilaksanakan, maka SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta berupaya mensosialisasikannya kepada siswa.

Salah satu upaya mensosialisasikan kegiatan AKM tersebut adalah dengan menggelar kegiatan Trial To Succses (TTS) AKM secara online.

Rachmeida Auffa Sugiyarto, salah satu siswa kelas V yang mengikuti kegiatan TTS terlihat sangat semangat dan antusias, terbukti ia dapat menyelesaikan dan mengirim jawaban soal paling awal. 

"Alhamdulillah semua soal bisa saya kerjakan dengan mudah dan cepat karena karakter soal yang diujikan sudah pernah saya pelajari di hari sebelumnya,” ungkap Auffa.

Sedangkan Andi Arfianto, selaku koordinator sukses AKM, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan TTS AKM adalah untuk mengenalkan ragam soal serta mendekteksi kemampuan awal siswa terkait pemahaman dan penguasaan soal–soal AKM yang berbasis High Order Thinking Skills (HOTS).

"Kegiatan ini rencananya diagendakan sepekan sekali, yaitu setiap hari Sabtu, soal TTS sebanyak 20 butir yang terbagi dalam dua kompetensi, yaitu literasi dan numerasi dengan ragam bentuk soal pilihan ganda, pilihan ganda komplek, menjodohkan, isian dan uraian," ujarnya.

Andi berharap kegiatan TTS AKM bisa memberi bekal kepada siswa kelas V untuk mempersiapkan AKM Nasional, sehingga sukses dalam pelaksanaan dan hasil.

Muhamad Arifin/ Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta 081329718196

Sabtu, 03 Juli 2021

SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menerima kunjungan studi banding dari SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Kartasura, Jumat (2/7/2021).

Seperti diungkapkan oleh Kepala SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Kartasura, Heru Nugroho, bahwa kunjungan tersebut dalam rangka sharing terkait persiapan Asesmen kompetensi Minimum (AKM) dan manajemen prestasi akademik maupun nonakademik.

Dalam kunjungan tersebut, Heru Nugroho didampingi oleh Waka Kurikulum dan Pengajaran, Yustri Mindaryani, koordinator AKM, Dedi Setiawan, dan koordinator prestasi, Abdurrahman.

Kepala SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Nursalam, mengapresiasi kunjungan silaturahim dari SDIT Muhammadiyah Al Kautsar. Menyambut kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Waka Kurikulum, Esti Ambarwati, dan Andi Arfianto, Waka Sarana dan Prasarana.

"Sekolah kami sangat terbuka menerima kunjungan untuk belajar dan saling menginspirasi untuk meraih kemajuan bersama," ungkapnya.

Menanggapi tim SDIT Muhammadiyah Al Kautsar yang ingin sharing manajemen AKM, Esti Ambarwati, Waka Kurikulum SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengungkapkan bahwa sekolahnya sudah menyusun langkah-langkah strategis untuk menghadapi AKM Nasional yang rencananya dilaksanakan secara perdana pada bulan Oktober 2021.

Menurutnya, tahapan yang sudah dilakukan oleh sekolahnya, meliputi workshop sosialisasi AKM menghadirkan pejabat Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Kota Surakarta, penyusunan modul AKM oleh tim guru,  validasi modul, serta uji coba AKM.

"Sekolah kami sudah menyusun modul AKM semua level, yaitu level 1 untuk kelas 1 dan 2, level 2 untuk kelas 3 dan 4, level 3 untuk kelas 5 dan 6," kata Ambar.

Ia juga menambahkan bahwa pengenalan dan pembiasaan soal AKM akan dilakukan sejak kelas I. Hal ini dilakukan karena soal AKM, untuk keterampilan literasi dan numerasi bersifat Higher Order Thinking Skills (HOTS). 

"Mendidik anak berpikir kritis dan memiliki keterampilan literasi, numerasi, serta karakter tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi harus melalui proses tahapan pembelajaran yang juga mendukung ke arah penguasaan keterampilan tersebut," imbuhnya.

Terkait manajemen prestasi sekolah, Ambar menyampaikan bahwa sekolah sudah memetakan potensi, bakat, dan prestasi siswa sejak kelas I, kemudian data tersebut ditindaklanjuti oleh tim lomba untuk dilakukan pembinaan sampai mereka siap untuk maju dalam berbagai perlombaan," pungkasnya.

Di akhir kunjungan, Kepala SDIT Muhammadiyah Al Kautsar mengaku mendapatkan banyak manfaat dan berharap kunjungan ini bisa memotivasi sekolahnya untuk sukses AKM dan prestasi.

Muhamad Arifin/ Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta 081329718196

Jumat, 26 April 2019

SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo mendapatkan kunjungan dari Bill Atweh, seorang profesor bidang Matematika sekaligus peneliti ilmu sosial dari Curtin University of Australia, Kamis (25/4/2019). Dalam kunjungan tersebut Bill Atweh melakukan pengamatan terhadap proses pembelajaran di kelas-kelas. 
Ia nampak senang berinteraksi dengan guru dan siswa. Saat masuk ke kelas I ia bertanya beberapa nama dan usia siswa. Para siswa bersemangat untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam bahasa Inggris tersebut.
Saat di kelas III, Bill Atweh membuka dialog dengan menanyakan binatang khas dari Australia dan ciri-cirinya. Beberapa siswa sangat antusias menjawab pertanyaan tersebut sambil mempraktikkan gerakan khas dari Kanguru. Bill Atweh juga bertanya tentang beberapa perbandingan luas wilayah antara Indonesia dengan Australia dan perbandingan jumlah penduduknya.
Selesai mengunjungi beberapa kelas, kegiatan dilanjutkan dengan dialog dan sharing bersama guru. Dalam dialog tersebut Bill Atweh mengkritisi masih minimnya riset yang dilakukan oleh akademisi di Indonesia. Ia menyimpulkan bahwa fenomena tersebut terjadi karena sistem pendidikan yang belum mampu merangsang siswa untuk menjadi peneliti. "Sebagian besar hanya difokuskan pada kegiatan menghafal materi pelajaran," ungkapnya.
 Menanggapi paparan Bill Atweh tersebut, guru Matematika kelas V, Andi Arfianto menyatakan pentingnya para guru menggunakan metode pembelajaran yang mengajak siswa untuk lebih aktif. "Kita perlu menerapkan lebih banyak metode yang melatih siswa bisa berpikir lebih kritis dan tidak sekedar menghafalkan", tegasnya.
Yuli Ekowati, salah satu guru kelas II menanyakan tentang cara mengajarkan Matematika yang menyenangkan. "Selama ini siswa menganggap Matematika masih menjadi momok," ujarnya. Sedangkan guru kelas III, Noviana Rahmawati bertanya tentang apakah perlu memberikan PR kepada siswa. 
Menanggapi pertanyaan tersebut, Bill Atweh menekankan bahwa kita tidak mungkin memaksa semua siswa menyukai Matematika, tapi yang terpenting siswa harus menyadari bahwa Matematika adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tetkait dengan PR, Bill Atweh termasuk orang yang tidak setuju adanya PR. "Biarkan mereka menikmati kehidupan sosialnya setelah seharian bersekolah", ungkapnya.
Kegiatan kunjungan Bill Atweh ini merupakan implementasi kerjasama sekolah mitra antara SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo dengan Prodi PGSD UMS. Nur Amalia, Kaprodi PGSD UMS menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi guru di sekolah mitra. "Kami bersama Prof. Bill Atweh memang sedang fokus pada upaya meningkatkan kompetensi guru terutama konsep higher order thinking skills (HOTS)", paparnya.

Di akhir paparan, Bill Atweh menekankan pentingnya siswa memiliki kemampuan higher order thinking skills (HOTS) untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan. "Kemampuan berpikir HOTS sangat ditentukan oleh metode pembelajaran dari guru yang memberikan ruang kepada siswa untuk aktif ," pungkasnya.

Muhamad Arifin / Humas SD Muhamamdiyah PK Kottabarat Solo 081329718196

Selasa, 01 Januari 2019

SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta meningkatkan kompetensi tenaga pengajar tentang Pembelajaran Berbasis Hots dalam Menghadapi Era Revolusi 4.0 dengan menggelar Workshop selama dua hari pada Jumat hingga Sabtu (28-29/12/2018) di sekolah setempat.

Aryanto selaku Humas SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta mengatakan bahwa kurang lebih 28 guru dan karyawan terlibat dalam kegiatan tersebut.
"Terdapat 28 guru dan karyawan yang ikut dalam kegiatan workshop dalam dua hari ini," jelasnya kepada wartawan.

Ia pun menambahkan bahwa pada Jumat (28/12) terdapat dua materi workshop yaitu Pembinaan dari Ketua Majlis Dikdasmen PDM Kota Surakarta, Drs. H. Tridjono. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan ice breaking dalam mengajar.

Pada Sabtu (29/12) para guru meningkatkan kompetensinya tentang pembelajaran Hots (High Order Thinking Skill) bersama pembicara Prof. Dr. rer. nat. Sajidan, M.Si., Pakar Pendidikan UNS Solo. Dalam kesempatan tersebut, para guru diajak untuk mengonsep pembelajaran abad 21 karena generasi sekarang ini sudah generasi milenial.
"Pembelajaran kita jangan pembelajaran abad 20. Generasi usia ini adalah generasi milenial. Mereka dituntut untuk lebih high thinking skill. Anak-anak mari kita ajak untuk menganalisis bacaan atau materi."
 
Kenapa perlu pembelajaran abad 21, lanjutnya, karena keterampilan abad 21 di Indonesia masih jauh dari harapan. Maka di sini saya ingin menyampaikan tentang pemberdayaan. Pemberdayaan itu menggali potensi dan mengembangkannya. Anak-anak kita lahir sudah memiliki potensi Hots dari orang tua secara genetika. Dengan pembelajaran abad 21 yang indikatornya adalah 4 C (Creative, Critical Thinking, Comunicator, Colaborative), Literasi, PPK ( Program Pengembangan Karakter), dan Hots yang dikemas dengan model serta pendekatan saintifik maka kita bisa melahirkan generasi milenial yang bisa jadi pemimpin ataupun pengusaha. Kalau generasi muda tidak Hots maka bukan menjadi potensi pembangunan tetapi penghambat atau bahkan penonton di bangsa sendiri.

Aryanto
Humas SMP Muhammadiyah PK Solo
081586061554

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Kalender

Jam

Berita Umum

Posting Populer

Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

Informasi


Kalender Islam

Kalender Hijriyah

Unduh - Download

>> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
>> Instrumen Data Sekolah 2021
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
>> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
>> Materi 1 BLC
>> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
>> Materi 2 Web Editor (BLC)
>> News Template
>> Pro News Template
>> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
>> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
>> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
>> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
>> Instrumen Sekolah 2015
>> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
>> Menambah Header di Blog (Blogger)
>> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
>> Materi 5 BLC ( CMS )
>> Tutorial CMS Balitbang
>> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
>> Materi 8 Cloud Storage
>> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
>> Materi 9 Pembuatan Header Website
>> Blangko PPDB 2016 / 2017
>> Pengantar PPDB 2016 / 2017
>> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
>> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
>> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
>> Materi Google Form atau Formulir Online
>> Materi Desember 2016
>> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
>> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
>> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
>> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
>> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
>> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
>> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
>> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
>> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
>> Pelatihan SPMU
>> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
>> Instrumen Data Sekolah 2019
>> Rekaman Irama Nahawand
>> Blangko RKAS 2021
>> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Syarat Pengajuan SK Yayasan
>> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
>> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
>> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
>> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
>> BLANGKO RKAS 2022/2023
>> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
>> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
>> Form Isian Data 2022 / 2023
>> Logo Musyda 2023
>> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
>> SYARAT DAPODIK 2023
>> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
>> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2
>> DAFTAR PCM 2022 - 2027
>> Badan Hukum Muhammadiyah 2024
>> Maklumat PP Muhammadiyah Ramadhan 1447 H / 2026 M
>> JADWAL WAKTU SHOLAT BULAN RAMADHAN 1446 H / 2025 M
>> Logo Milad Muhammadiyah 113
>> Kode Indeks Surat Muhammadiyah
>> Pembuatan E-KTAM dan Tata Cara Klaim

Pengunjung

Flag Counter