Tampilkan postingan dengan label Batik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Batik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Oktober 2021

 

Kamis, 14 Oktober 2021 siswa dan guru SD Muhammadiyah 2 Kauman, Surakarta (SD Mudaka) mengunjungi Sentra Batik Kauman. Kunjungan ini dalam rangka rangkaian hadiah lomba juara menulis cerita "Aku dan Batik" yang diselenggarakan panitia SD Mudaka sebelumnya.

Empat juara, yakni Alia, Nisa, Jibril, dan Eisha bersama tim humas, kepala sekolah dan wakil kepala sekolah mengunjungi Batik Gunawan Setiawan (GS), Kauman, Surakarta. Salah seorang juara, Nares, berhalangan hadir. Pukul 09.30 mereka tiba dengan berjalan santai karena hanya berjarak sekitar 200 meter dari sekolah.

Siswa dan guru SD Mudaka disambut baik oleh staf Batik GS. Tetap dengan protokol kesehatan, yakni sudah memakai masker, cek suhu tubuh dan menyemprotan hand sanitizer oleh petugas. Siswa dibawa ke ruang pembuatan batik tulis beserta koleksi. Staf Batik GS menjelaskan secara rinci cara pembuatan batik, terutama batik tulis, dan sejarah batik.

Gunawan Setiawan juga meluangkan waktunya untuk menyambut dan berbincang dengan Kepala Sekolah beserta tim. Taufik Saleh, S.Ag. kepala sekolah SD Muhammadiyah 2 Kauman, Surakarta menyampaikan selain sebagai hadiah lomba untuk para juara, tujuan kunjungan ini adalah menjalin silaturrahim dan kerja sama dengan alumni sekaligus bina lingkungan.

Gunawan Setiawan menyambut baik kunjungan tersebut bahkan memfasilitasi siswa SD Mudaka ke depannya untuk belajar tentang batik dan membatik di sana.

Rabu, 06 Oktober 2021

Dalam rangka Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2021, SD Muhammadiyah 2 Kauman Surakarta mengadakan lomba menulis cerita dengan tema "Aku dan Batik".

Lomba ini diikuti oleh siswa kelas 1 sampai 6 SD Muhammadiyah 2 Kauman, Surakarta. Durasi waktu lomba hanya satu pekan, namun demikian antusias siswa sangat bagus. Dari banyaknya karya yang masuk, terpilih 5 pemenang, sebagai berikut:

Juara 1 Alia Shofia Wahyudi 6A
Juara 2  Nisa Callysta Yasya 5B
Juara 3 Guritno Jibrillyan Astanto 3A
Harapan 1 Eisha Shazma Atha Abqari 4A
Harapan 2 Wigaringtyas Kinanthi Nareswari 3B

Juara menulis mendapatkan piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, dan kunjungan ke sentra batik Kauman.

"Cerita dan pengalaman tentang batik dari tiap peserta ternyata sangat menarik. Ada puluhan cerita terpilih yang akan dicetak menjadi buku ber-ISBN dengan judul Aku dan Batik," kata Sri Mey Ekowati, S.Pd panitia kegiatan tersebut.

Kepala SD Muhammadiyah 2 Kauman, Surakarta, Taufik Saleh, S.Ag. menyambut baik dan mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai sarana didik untuk lebih gemar menulis dan menghargai seni batik. Apalagi Kauman adalah salah satu sentra industri batik di Solo.

Rabu, 02 Oktober 2019

SOLO – Siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan,  Indira Kartika Sari menerima sertifikat piagam penghargaan Walikota Surakarta sebagai finalis Ajang Pencarian Bakat Penyiar Anak Radio Konata yang bertanda tangan FX. Hadi Rudyatmo bertepatan Hari Batik Nasional, 2 Oktober.
“Bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap pencapaian  Indira, siswi kelas 6A mampu menjadi Finalis, diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Surakarta,” ungkap Jatmiko, Humas SD Muh 1 kepada jurnalis, Rabu (2/10/2019). Jatmiko mengemukakan, Indira bertanding bersama dengan peserta lain dari berbagai SD dan SMP  baik negeri maupun swasta.
Sementara itu, Indira mengaku terkesan luar biasa karena di sana menemukan teman-teman baru yang menarik. “Terima kasih sekolah yang telah mengizinkan saya untuk mencoba maju, biasanya setiap pagi sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siaran di radio streaming, radio pendidikan solo belajar,” ungkap Indira yang bercita-cita bergelar Doktor psikologi dan pelukis putri Moedjianto, SH., MM. Menurutnya, banyak manfaat yang bisa diambil dari tarik suara yakni mental percaya diri semakin membekas, prestasi pun bisa didapatkan. 

Ia pun bertekad untuk terus mengasah dan menggali kemampuan serta bakatnya agar bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. “Saya ingin mengajak semua anak bangsa menikmati masa kecilnya sekaligus mungkin tidak percaya diri atau mungkin takut maju, bisa dimulai dari tarik suara,” ajak Indira.


Humas, Jatmiko.

Selasa, 12 Februari 2019

“Bertujuan ingin mengenalkan kerajinan batik di Solo ini, sekaligus praktek membatik mulai mengenalkan bahan baku,  cara membatik,  hingga finishing menjadi kain batik”, ungkap Frida Maslahah salah satu guru yang mendampingi kegiatan ini, Kamis (7/2/2019)
yang diikuti siswa dari kelas VIII sejumlah kelas 6 orang ini dalam rangka menyelesaikan tugas karya tulis yang merupakan salah satu syarat untuk kenaikan kelas.

Sentra batik di Mutihan RT. 06 RW. 10 Laweyan juga melatih siswa membuat hasil karya dari awal membatik,  mewarnai,  mencuci,  hingga mengasilkan sebuah karya kain batik walaupun sederhana.
Hermawan Humas SMP Muh 1 Simpon Solo membenarkan bahwa kegiatan ini salah satu syarat untuk kenaikan kelas, selain sentra batik juga mengunjungi Museum Keris dan De Colomadu.
Hermawan menegaskan siswa yang mengikuti kegiatan ini adalah siswa yang kebetulan tidak mengikuti outing class yang ke Bandung.

Rabu, 03 Oktober 2018

( 1 )
Sekolah Kreatif ini merupakan metamorfosis SD Muhammadiyah 18 Surakarta dengan branding " Berani Berubah Menjadi Menjadi Lebih Baik". Didalam perjalanannya selama enam belas bulan ini telah banyak melakukan kegiatan - kegiatan kreatif dan inovatif berbasis pendekatan kontekstual, setiap ada peristiwa - peristiwa penting dunia dan nasional. Diantaranya teatrikal peristiwa korban peringatan tahun baru hijriyah ( lomba), peristiwa gerhana dengan demontrasi sholat khusyuf dan sebagainya.

( 2 )
Pada tanggal 2 Oktober 2018. ini peristiwa penting diakuinya batik oleh UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia. Sekolah kreatif menyelenggarakan Studi Lapangan dengan melakukan kunjungan ke Produksi / Butik Batik di lingkungan sekolah ( Gandekan kecamatam jebres ).
Kegiatan ini merupakan realiasasi dari visi kedua sekolah kreatif yaitu : "mewujudkan manusia baru untuk masa yang akan datang melaui pengembangan berfikir kritis, kolaborasi, komunnikasi, kreativitas, dan inovasi yang dilandasi ilmu keislaman " salah satu diantaranya anak memiliki komitmen untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan.

( 3 )
Melalui studi lapangan ini anak - anak memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang batik sehingga di harapkan akan mempunyai rasa cinta pada batik dan mempunyai sikap untuk melestarikannya. Dan pada akhirnya akan menumbuhkan kreativitas dalam berusaha menghadapai tantangan jaman.

--------------------------------------- GAMBAR BERCERITA ---------------------------------------

Sekolah Kreatif (Hari Batik Nasional) berkunjung ke pabrik/butik batik Wahyumoro Batik Solo di Gandekan Jebres
Anak mengikuti penjelasan macam2 batik dan nama motif batiknya.
Ada siswa bertanya dan ada yang Mencatatnya.
Ini alat untuk batik cap yang berbeda  dengan batik tulis dan batik printing.
 
 Semua anak ingin mrrasakannya. Anak mendapat pengalaman yang bermakna.
Begini cara memegangnya kata nara sumber kepada anak2.
 Anak yang kreatif berusaha untuk membeda kan mana batik yng CAP, mana yang TULIS dan yang printing.
Ayo ditebak apa motif batik ini?
Oh ya sekalian dilihat catatannya, motifnya apa.
Pengusaha batik (nara sumber) memamerkan berbagsi motif batik untuk memperkaya pengetahuan anak.
Anak2 puas "terima kasih ya bu, mudah2an batiknya laris manis" da da da.
Pagi ini hall SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo dipenuhi siswa kelas 1-6 yang berkostum batik, Selasa (2/10/2018). Mereka nampak antusias memakai kostum batik dengan berbagai motif dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional.
Namun, ada yang berbeda dari peringatan Hari Batik Nasional tahun ini. Momentum ini sekaligus dirangkai dengan kegiatan doa bersama dan penggalangan dana dengan tajuk #Pray for Palu.

Seluruh siswa, guru, dan karyawan tampak khusyuk mendoakan korban bencana. Mereka seolah-oleh merasakan kesedihan dan penderitaan yang dialami para korban. Setelah selesai doa bersama yang dipimpin oleh guru agama, para siswa secara bergantian memasukkan uang yang sudah mereka bawa ke kotak yang sudah disiapkan.

Sehari sebelumnya pihak sekolah memang mengumumkan kepada para siswa bahwa peringatan Hari Batik Nasional akan diisi dengan kegiatan peduli gempa dan tsunami Palu. Selain memakai kostum batik para siswa juga dihimbau membawa uang seikhlasnya untuk membantu korban bencana di Palu.

Arkan Danendra, salah satu siswa kelas 4 mengaku sedih dengan peristiwa gempa dan tsunami yang mengguncang Palu dan sekitarnya. Kesedihannya bertambah setelah mengetahui jumlah korban yang terus bertambah. "Saya mengikuti berita gempa dan tsunami dari berita televisi", ungkapnya.

Arkan mengharapkan pemerintah dan semua rakyat Indonesia bersatu membantu saudara-saudara di Palu. "Saya tadi ikut membantu doa dan uang, meskipun sedikit mudah-mudahan bisa meringankan penderitaan warga Palu", imbuhnya.

Wakasek Bidang Kesiswaan dan Humas, Muhamad Arifin mengungkapkan bahwa doa bersama dan penggalangan dana ini merupakan implementasi nilai gotong-royong yang sangat penting diajarkan kepada para siswa. "Gotong-royong merupakan nilai luhur bangsa kita yang harus terus diajarkan sejak dini kepada para siswa", tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan penggalangan dana ini akan diadakan selama tiga hari ke depan. Untuk hari pertama ini terkumpul dana sebesar Rp 16.678.500,00 dan akan disalurkan melalui Muhamadiyah Disaster Management Center (MDMC) Solo.

Muhamad Arifin / Wakasek Bidang Kesiswaan dan Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo
081329718196

Selasa, 21 Agustus 2018

 
Solo, Jawa Tengah, -  Senyum merona tampak bahagia oleh Raya Bening Gading Pawestri, siswi kelas VI Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis TIK dan Budaya SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta ketika Panitia Ndalem Gondosuli menyebut namanya untuk menerima piagam juara favorit dan hadiah.

Perlombaan bertajuk Ndalem Gondosuli Batik Week 2018 berlangsung 18-19 Agustus 2018, di Ndalem Gondosuli, Jalan Gondosuli, Laweyan, Surakarta. Bertujuan untuk menjaring bakat pembatik, beriringan dengan semangat dan semarak memeriahkan gelaran Asian Games 2018 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 RI. Aura kebahagiaan terpancar di wajah Raya Bening.

 “Perasaanya senang, bangga bercampur haru, Saya tidak menyangka bisa menyabet juara,” ungkapnya setelah menerima paigam. (Ahad Malam, 19/08/2018)

Ia bersaing dengan peserta lainnya yang ikut dalam perlombaan tersebut. Tercatat untuk tingkat SD kurang lebih 300 siswa Se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jokjakarta (DIY).

Menurut Heru Sudiarso, S.Pd, yang bertugas mendampingi, alangkah indahnya Lomba batik diharapkan bisa menjadi agenda dan momentum tahunan Kota Solo dan masuk ke sekolah-sekolah, sehingga generasi pelajar kekinian tidak menjadi asing tentang pengetahuan perbatikan, Batik salah satu investasi bangsa, Bangga Memakai Batik, kita semua wajib menjaga warisan dunia, ayo melestarikan budaya bangsa dengan memakai batik.

“Dengan prestasi yang telah diraih ini diharapkan menambah kekuatan dan semangat para peserta didik untuk lebih giat berlatih, sabar, dan terus berusaha untuk meraih prestasi berikutnya, bahkan sekolah juga memfasilitasi berupa Eksrakurikuler membatik, hari ini harus lebih baik dari pada hari kemarin” Harap Praktisi Batik Heru atau lebih dikenal Kak Olga.

Humas Jatmiko.

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Kalender

Jam

Berita Umum

Posting Populer

Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

Informasi


Kalender Islam

Kalender Hijriyah

Unduh - Download

>> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
>> Instrumen Data Sekolah 2021
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
>> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
>> Materi 1 BLC
>> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
>> Materi 2 Web Editor (BLC)
>> News Template
>> Pro News Template
>> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
>> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
>> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
>> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
>> Instrumen Sekolah 2015
>> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
>> Menambah Header di Blog (Blogger)
>> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
>> Materi 5 BLC ( CMS )
>> Tutorial CMS Balitbang
>> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
>> Materi 8 Cloud Storage
>> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
>> Materi 9 Pembuatan Header Website
>> Blangko PPDB 2016 / 2017
>> Pengantar PPDB 2016 / 2017
>> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
>> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
>> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
>> Materi Google Form atau Formulir Online
>> Materi Desember 2016
>> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
>> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
>> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
>> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
>> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
>> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
>> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
>> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
>> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
>> Pelatihan SPMU
>> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
>> Instrumen Data Sekolah 2019
>> Rekaman Irama Nahawand
>> Blangko RKAS 2021
>> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Syarat Pengajuan SK Yayasan
>> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
>> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
>> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
>> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
>> BLANGKO RKAS 2022/2023
>> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
>> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
>> Form Isian Data 2022 / 2023
>> Logo Musyda 2023
>> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
>> SYARAT DAPODIK 2023
>> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
>> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2
>> DAFTAR PCM 2022 - 2027
>> Badan Hukum Muhammadiyah 2024
>> Maklumat PP Muhammadiyah Ramadhan 1446 H / 2025 M
>> JADWAL WAKTU SHOLAT BULAN RAMADHAN 1446 H / 2025 M

Pengunjung

Flag Counter