Jumat, 26 Mei 2023

Sekolah merupakan tempat yang paling banyak menghasilkan sampah setelah industri dan pasar. Sekolah yang memiliki dapur akan menghasilkan sampah organik, di antaranya kulit buah dan potongan sayur. 

Melalui program zero waste, SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta melakukan konservasi terhadap sumber daya yang dimiliki dengan cara produksi, konsumsi, penggunaaan kembali, pemulihan produk, serta pengemasan sehingga nantinya akan tercipta lingkungan belajar yang bersih, aman, dan nyaman.

Salah satu cara mengolah sampah organik khususnya kulit buah dan potongan sayur adalah dengan dibuat ekoenzim. Ekoenzim merupakan cairan alami serbaguna yang merupakan hasil fermentasi dari gula merah, kulit buah atau potongan sayur, dan air. 

Sebagai cairan serbaguna, ekoenzim bisa dimanfaatkan sebagai bahan aktif campuran pembersih lantai, hand sanitizer, pewangi ruangan, hingga skin care. Bahkan bahan sisa bsa digunakan sebagai media tanam.

Kegiatan pembuatan ekoenzim ini dilakukan oleh 36 murid yang tergabung dalam ekstrakurikuler sains club dan didukung oleh tim Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/ AUM/Desa Binaan (P2AD) dari Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (13/05/2023).

Lina Agustina, selalu ketua tim P2AD menyampaikan kegiatan penyuluhan ini memberikan pelatihan pembuatan ekoenzim. Edukasi yang diberikan berupa pemanfaatan sampah organik serta konsep pengolahan zero waste yang bernilai ekonomi.

"Zero waste merupakan cara konservasi yang pengolahannya tanpa dibuang ke air, tanah, dan udara, sehingga tidak akan mengancam kesehatan manusia serta merusak lingkungan sekitar," terangnya.

Koordinator ekstrakurikuler sains club, Eka Pratiwi Nugraheni, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu implementasi program sekolah sirkular yang sudah dicanangkan bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Menurutnya, alat dan bahan pembuatan ekoenzim sangat mudah didapat dan langkah pembuatan juga mudah diterapkan di rumah.

Lebih lanjut, Eka menjelaskan langkah-langkah kerja pembuatan ekoenzim. Pertama, siapkan alat dan bahan di antaranya; pisau, telenan, sarung tangan karet, masker, spatula, timbangan digital, dan toples plastik. Bahan yang dibutuhkan di antaranya gula merah, kulit buah atau potongan sayur, dan air keran. 

Kedua, siapkan toples plastik yang sudah bersih. Masukkan air bersih maksimum sebanyak 60% dari volume wadah. 

Ketiga, masukkan gula  merah yang sudah dilarutkan dengan air sesuai takaran, yaitu 10% dari berat air. 

Keempat, masukkan potongan kulit buah atau potongan sayuran, yaitu 30% dari berat air, lalu aduk rata. 

Kelima, tutup rapat sampai panen. Beri label tanggal pembuatan dan tanggal panen. Masa pembuatan sampai panen membutuhkan waktu sekitar 90 hari.

"Perlu dicatat sisa buah atau sayur yang sudah dimasak, busuk, berulat, berjamur, berminyak, kering/ keras tidak dapat dipakai dalam pengolahan ekoenzim," jelasnya di sela-sela menyampaikan langkah-langkah kerja.

Abdia Niswah Rizqya Rahmani, salah satu murid ekstrakurikuler sains club, mengaku sangat tertarik dan antusias melakukan praktik pembuatan ekoenzim.

"Ini pertama kali praktik ekoenzim dengan memanfaatkan kulit buah jeruk sisa sampah organik saat makan siang kemarin. Ternyata, dengan teknik pengolahan yang tepat akan menghasilkan barang berguna dan memiliki nilai jual," imbuhnya saat praktik langsung.

Nikmah Hidayati / Kaur Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta +62 856-4048-4290

0 comments:

Posting Komentar

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Kalender

Jam

Berita Umum

Posting Populer

Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

Informasi



Kalender Islam

Kalender Hijriyah

Unduh - Download

>> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
>> Instrumen Data Sekolah 2021
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
>> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
>> Materi 1 BLC
>> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
>> Materi 2 Web Editor (BLC)
>> News Template
>> Pro News Template
>> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
>> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
>> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
>> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
>> Instrumen Sekolah 2015
>> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
>> Menambah Header di Blog (Blogger)
>> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
>> Materi 5 BLC ( CMS )
>> Tutorial CMS Balitbang
>> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
>> Materi 8 Cloud Storage
>> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
>> Materi 9 Pembuatan Header Website
>> Blangko PPDB 2016 / 2017
>> Pengantar PPDB 2016 / 2017
>> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
>> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
>> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
>> Materi Google Form atau Formulir Online
>> Materi Desember 2016
>> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
>> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
>> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
>> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
>> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
>> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
>> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
>> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
>> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
>> Pelatihan SPMU
>> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
>> Instrumen Data Sekolah 2019
>> Rekaman Irama Nahawand
>> Blangko RKAS 2021
>> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Syarat Pengajuan SK Yayasan
>> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
>> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
>> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
>> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
>> BLANGKO RKAS 2022/2023
>> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
>> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
>> Form Isian Data 2022 / 2023
>> Logo Musyda 2023
>> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
>> SYARAT DAPODIK 2023
>> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
>> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2

Pengunjung

Flag Counter