Tampilkan postingan dengan label LPPKS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LPPKS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Februari 2022

SOLO – Kepala Sekolah Penggerak SD Muhammadiyah 1 Ketelan mengungkapkan kebahagiaannya saat menerima buku prosiding guru penggerak praktik baik pembelajaran paradigma baru suasana baru.

Bergerak dengan hati, pulihkan pendidikan hasil kerjasama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyrakat Universitas Negeri Semarang (LP3 Unnes) dengan Lembaga Pengembangan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) di Kantor Pusat Karanganyar, Surakarta, Jawa Tengah.

”Alhamdulillah kami sangat senang sudah menerima buku prosiding yang berisi kontribusi yang dihasilkan para peneliti. Di halaman 95 hingga 113 di bahas tentang penerapan E-Money sebagai media pembelajaran literasi finansial siswa di sekolah dasar,” kata Sayekti, Rabu (16/2/2022).

Penggunaan tab e-money sebagai pelacak kehadiran hanya dapat diakses di sekolah dan membutuhkan jaringan internet yang kuat. Keuntungan penggunaan tab e-money sebagai pelacak kehadiran adalah dapat melacak kehadiran siswa dengan mudah, memungkinkan guru untuk memastikan disiplin dan orang tua untuk memantau waktu kedatangan dan keberangkatan anak-anak mereka ke dan dari sekolah.

Di sisi lain, kelemahan dari sistem ini adalah ketidakstabilan jaringan internet terutama ketika beberapa siswa menggunakan tab e-money secara bersamaan sehingga menyebabkan kesalahan pada server. Tab e-money berdampak pada proses pelacakan kehadiran, di mana ia telah mempertahankan dan meningkatkan kedisiplinan siswa.

“Penerapan e money sebagai media pembelajaran literasi finansial siswa di sekolah dasar di laksanakan di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta dengan mengadakan sosialisasi kepada orang tua peserta didik melalui grup WhatsApp. E-Money mendukung ketrampilan abad 21 meliputi literasi dasar, kompetensi dan karakter,” beber Sayekti.

Sosialisasi dan demontrasi e-Money peserta didik secara langsung melalui guru kelas dan tim e-Money. Proses penerapan e-Money sebagai media literasi finansial diintegrasikan dengan proses pembelajaran yang termuat di RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran).

Ia juga berharap karya nyata ini bisa menjadi salah satu role model materi wajib yang diberikan oleh kepada siswa di tingkat dasar, bagaimana cara mengelola keuangan yang baik, mendorong siswa untuk gemar menabung sejak dini dan berbagi sejak dini.

Kontributor, Wakasek Humas Jatmiko.

Kamis, 04 Maret 2021

SOLO – Tim Penelitian Widyaiswara Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah Pengawas Sekolah (LPPKS PS) Kemendikbud Republik Indonesia Drs Gatot Dwi A ST MPd menyatakan ternyata apa yang ada di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta,  Jawa Tengah penerapan e-money dalam pembelajaran liteasi finansial sesuai kenyataan di lapangan.

“Kami ditunjukkan beberapa cara praktis bagaimana penggunaan E-Money, mulai dari saldo, batas minimal jajan, e-infaq, e-UKS, e-Perpustakaan, e-kantin. Ternyata levelnya ini tidak hanya level lokal  ,” katanya dalam kunjungannya, Rabu (3/3/2021).

Implementasi Sekolah rujukan nasional dan pendidikan karakter berbasis budaya teknologi informasi, berbagai fasilitas pendukung pembelajaran disiapkan. Ada Radio Solo Belajar, perpustakaan terkareditasi A dari Perpusnas RI. 

Lalu laboratorium MIPA, bahasa, dan botani. Kemudian ruang musik dan karawitan, kantin sehat bintang 1 dari BPOM RI, serta perawatan kesehatan gigi di UKS. Dibimbing langsung Dinkes (Dinas Kesehatan) Surakarta. Melatih kewirausahaan, menyediakan toko BUMS (badan usaha milik sekolah).

 “Ternyata wali murid selalu memantau aktivitas manajemen sekolah, pengurus juga aktif, kalau saya melihat selalu ada inovasi-inovasi, selalu mengikuti perubahan yang ada, selalu update, dari evaluasi ada tindak lanjut, selalu disampikan tim sekolah ini,” terang Gatot, yang di dampingi Erna Indawati SE MPd dari LPPKSPS.

Ia menuturkan, masyarakat yang di butuhkan saat ini adalah pelayanan pendidikan yang cepat, tepat guna. “Tidak ada celah sedikitpun untuk kita cari celah kesalahan-kesalahan, dari segi manajemen, akademik. Sebagai contoh BUM’s setelah kami lihat sangat hebat bisa mensejahterakan anak, karyawan, guru,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti melalui Wakil Kepala bidang Humas Jatmiko menambahkan pandemi Covid-19 mengubah banyak hal, terutama proses penerimaan peserta didik baru, dan satu-satunya cara bertahan adalah menyesuaikan diri.

“Kita sedang menghadapi masa-masa sulit. Kami siap mendidik putra putri bapak ibu dengan mengisi link http://bit.ly/ppdb-muh1-2021,” ucap Jatmiko.

Dalam kesempatan yang berbeda, Mustaqim Kepala SD Mutual Kota Magelang memberikan ucapan selamat kepada SD Muh 1 Ketelan Solo tetap semangat, tetap berkarya.

“SD Muhammadiyah 1 Ketelan sangat luar biasa. SD yang kuat nilai karakter khas dalam keislaman dan keindonesiaan. SD yang penuh inspirasi, menyuguhkan program-program menarik, dan itu ada di SD ini,” pungkas Mustaqim, sambil tersenyum.

Humas, Jatmiko.

Selasa, 09 Februari 2021

SOLO – Pandemi Covid-19 bukan menjadi penghalang bagi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta untuk menebar di Lembaga Pengembangan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) di Kantor Pusat Karanganyar, Surakarta, Jawa Tengah, Senin (8/2/2021).

Kepala Sekolah Sri Sayekti mengatakan, Untuk menyelamatkan anak-anak dari jajanan yang tidak sehat di luar sekolah, e-money sebagai alat transaksi di sekolah. Anak-anak menggunakan e-money sebagai alat tukar untuk membeli makanan dan minuman di kantin sekolah.

“Praktisnya Jajan di kantin menggunakan kartu e-Money. Tanpa uang kontan anak terhindar dari jajanan di luar sekolah yang belum terjamin higienisnya,”ujar Sayekti dalam kegiatan Peningkatan Kompetensi Widyaiswara melalui Karya Tulis ilmiah tahap 2.

Mengawali diskusi, Sri Sayekti menyampaikan, Inovasi pembelajaran terus digeber Lewat penyediaan link khusus kegiatan belajar dari rumah (BDR). Menjaga kualitas pendidikan, kelas dipindahkan ke rumah masing-masing siswa. Dipastikan, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) terkontrol, terukur, terarah, menyenangkan, bermakna, dan berkarakter.

”Terimakasih bapak Gatot Dwi Admaji dan ibu Erna Indawati dari instansi LPPKS telah di ajak diskusi dan dijadikan mitra sekolah,” katanya.

Maka sekolah yang telah berdiri sejak 1935 ini pun memiliki tajuk “Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis TIK dan Budaya”. Pendidikan karakter adalah hal yang utama di sekolah ini.

“Memiliki akhlak yang mulia serta berbudaya, peduli terhadap lingkungan dan kesehatan merupakan karakter yang ditanamkan para pendidik di sekolah ini,”paparnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko yang ikut membersamai menambahkan kebijakan pendidikan Muhammadiyah tak dapat memisahkan pendidikan agama dengan pendidikan umum. 

Pendidikan umum tidak boleh dipisahkan dari pendidikan agama. Justru keduanya harus saling melengkapi dan menjadi landasan pokok dalam mengembangan wawasan pengetahuan peserta didik.

“Menjadi ciri khas SD Muh 1 kegiatan Ektrakurikuler  28 jenis. Seni Budaya (Karawitan dan Pedalangan), Kantin Sehat dan BUM’S. Penggunaan e-Money sebagai alat transaksi anak-anak di sekolah. Penggunaan e-UKS sebagai kartu kunjung UKS. Penggunaan e-Infaq sebagai kartu kegiatan infaq dan shodaqoh. Serta Sekolah berwawasan lingkungan,”pungkasnya.

Humas, Jatmiko.

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Kalender

Jam

Berita Umum

Posting Populer

Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

Informasi


Kalender Islam

Kalender Hijriyah

Unduh - Download

>> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
>> Instrumen Data Sekolah 2021
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
>> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
>> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
>> Materi 1 BLC
>> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
>> Materi 2 Web Editor (BLC)
>> News Template
>> Pro News Template
>> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
>> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
>> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
>> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
>> Instrumen Sekolah 2015
>> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
>> Menambah Header di Blog (Blogger)
>> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
>> Materi 5 BLC ( CMS )
>> Tutorial CMS Balitbang
>> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
>> Materi 8 Cloud Storage
>> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
>> Materi 9 Pembuatan Header Website
>> Blangko PPDB 2016 / 2017
>> Pengantar PPDB 2016 / 2017
>> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
>> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
>> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
>> Materi Google Form atau Formulir Online
>> Materi Desember 2016
>> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
>> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
>> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
>> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
>> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
>> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
>> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
>> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
>> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
>> Pelatihan SPMU
>> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
>> Instrumen Data Sekolah 2019
>> Rekaman Irama Nahawand
>> Blangko RKAS 2021
>> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
>> Form Input PTK GTK Cabdin
>> Syarat Pengajuan SK Yayasan
>> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
>> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
>> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
>> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
>> BLANGKO RKAS 2022/2023
>> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
>> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
>> Form Isian Data 2022 / 2023
>> Logo Musyda 2023
>> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
>> SYARAT DAPODIK 2023
>> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
>> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2
>> DAFTAR PCM 2022 - 2027
>> Badan Hukum Muhammadiyah 2024
>> Maklumat PP Muhammadiyah Ramadhan 1447 H / 2026 M
>> JADWAL WAKTU SHOLAT BULAN RAMADHAN 1446 H / 2025 M
>> Logo Milad Muhammadiyah 113
>> Kode Indeks Surat Muhammadiyah
>> Pembuatan E-KTAM dan Tata Cara Klaim

Pengunjung

Flag Counter