Portal Resmi Majelis Pendidikan Muhammadiyah Kota Surakarta
Arsip Berita
Berita Terbaru Unduhan Jadwal Sholat
Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Desember 2021

Solo. Sikap ilmiah merupakan salah satu dari karakter peneliti dari seorang ilmuwan. Sikap ilmiah adalah pola pikir umum seorang ilmuwan, peneliti atau siapapun yang objektif, tumbuh keingintahuan, selalu bertanya dan menyimpulkan sesuatu sesuai fakta. Termasuk didalamnya, bagaimana lulusan sekolah Muhammadiyah harus memiliki sikap ilmiah sebagai bekal kehidupan ketika terjun di masyarakat.

Terkait hal diatas, SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat memprogramkan ujian praktik bagi siswa kelas XII. Pagi itu, Jumat, 10 Desember 2021 siswa kelas XII melaksanakan ujian praktikum Kimia di rumah masing-masing dengan panduan guru. Khotimah Nurul Aini, selaku guru Kimia menuturkan bahwa ujian praktik ini menuntun langkah-langkah siswa untuk mengambil kesimpulan berdasarkan pengamatan. Adapun materi atau percobaan yang dilakukan siswa antara lain uji sederhana karbohidrat, thermokimia, dan faktor laju reaksi, ujarnya.

Kepada tim humas, Khotimah menuturkan secara detail terkait persiapan, langkah-langkah dan metodologi yang dilakukan siswa. Bahan yang disiapkan siswa dalam uji karbohidrat antara lain beras, betadine, gelas kaca bening dan pengaduk. Bahan yang disiapkan siswa dalam uji thermokimia antara lain air, detergen bubuk, pupuk urea, gelas kaca bening dan pengaduk. Sedangkan bahan yang disiapkan siswa dalam uji laju reaksi antara lain kepingan cangkang telur, air dalam suhu kamar, air dingin, cuka, gelas dan pengaduk.

Dalam praktiknya, siswa dibagi menjadi kelompok berdasarkan ketiga tema praktikum. Masing-masing siswa mempraktikkan sesuai jatah tema yang diberikan dan segala aktivitas siswa direkam dalam bentuk video untuk dikirimkan kepada sekolah. Khotimah menyampaikan, dalam video yang dibuat siswa harus menampilkan praktikkan berseragam,disertai penjelasan berupa suara asli dan dilengkapi tulisan penjelasan serta langkah-langkah praktikum. Khotimah berharap dengan adanya ujian praktikum ini bisa memperkuat karakter sikap ilmiah siswa dalam mengambil kesimpulan atas suatu prosedur dan fakta yang dilihat, ujarnya kepada humas sekolah.

Selasa, 30 November 2021

SOLO – Di tengah pandemi Covid-19, Naura Maritza Setya Rizky berhasil meraih medali emas olimpiade Math Matlete dan medali perunggu untuk final Math Kompetisi Sains Terbuka (KST)- PPO tingkat Jateng-DIY.

Siswa kelas 4 ini bersekolah di Program Sekolah Penggerak (PSP), Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, suka Matematika sejak kelas 1. Di masa pandemi ini sudah 10 penghargaan.

“alhamdulillah bisa meraih medali emas olimpiade Math Matlete dan medali perunggu untuk final Math KST-PPO tingkat Jateng-DIY. Dan 10 penghargaan di tengah pandemi Covid-19,” ucap Naura atlit sains kelahiran Surakarta, 31 Desember 2011.

Siswi yang sekarang duduk dibangku kelas IV ini mengaku selalu menyempatkan diri untuk belajar setiap harinya.

“Terima kasih pak Jaka dan Ibu Tri, bapak Deta dan bapak Agus. Persiapan belajar sejak kelas 1 SD. Untuk meraih prestasi perlu perjuangan dan kerja keras,” ungkap Naura sambal tersenyum.

Naura yang hoby menyanyi menceritakan kesuksesannya sambil tersenyum merekah mengikuti lomba sejak TK di bidang mewarnai dan vocal. Anak kedua dari dua bersaudara, putri Bapak Setya Budi Raharjo SE MM dan Ibu Nuning WK SFarm Apt

“Rahasia sukses diawali berdo’a, semangat belajar dan pantang menyerah. Untuk mengerjakan soal dengan mudah dan cepat, temukan kata kunci dan rutin berlatih untuk soal yang berbasis High Order Thinking Skills,” cerita Naura yang bercita-cita jadi Profesor Sains.

Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti SPd MPd melalui Wakil kepala sekolah bidang Humas Jatmiko, mengatakan mewujudkan generasi unggul dilandasi akhlakul karimah berprestasi dan berkarakter di masa pandemi covid-19, kian menantang.

Pendidikan yang baik tidak hanya mempersiapkan peserta didik untuk suatu profesi atau jabatan, tetapi untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya dalam kehidupan itu, apapun masalahnya.

“Selamat kepada anak-anak yang sholeh dan solihah Naura. Ada informasi yang masuk selain Naura, selamat untuk Ananda Terao Argani Mayasya meraih medali perunggu untuk Matematika dan IPA. Juga Ananda Humaira Putri Dhia Syarafina kelas 6 juara I lomba da’i cilik Muhammadiyah tingkat kota Surakarta tahun 2021,” tutur Jatmiko.

Kontributor, Jatmiko.

Sabtu, 09 Oktober 2021


Tiga siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta maju perlombaan KSN (Kompetisi Sains Nasional) tingkat Provinsi Jawa Tengah pada Senin (11/10). Terdapat tiga mata pelajaran yang diikuti antara lain Shafira Zahra Nur Izza (Sains), Dzaky Aulia Fadhil (Matematika), Reyhan Demas Kusuma Bramantyo (IPS).


Kepala SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Muhdiyatmoko Jumat (8/10) mengatakan ketiga siswa tersebut akan maju pada tingkat provinsi setelah memborong kemenangan di tingkat Kota Surakarta pada 14 dan 15 September lalu. “Ketiga siswa tersebut menang di tingkat kota dan maju tingkat provinsi,” katanya

Ia mengatakan, sekolah dan tim lomba sudah mempersiapkan segalanya terkait perlombaan baik persiapan secara materi maupun mental para siswa. “Tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan berdoa. Semoga dengan apa yang sudah dipersiapkan bisa memberikan hasil yang maksimal,” jelasnya saat memberikan doa restu kepada ketiga delegasi KSN SMP Muhammadiyah PK pada Jumat (8/10).

Ustazah Nurul Fitria selaku koordinator tim lomba menambahkan bahwa persiapan siswa untuk maju lomba di provinsi lebih banyak dari sebelumnya dengan melibatkan guru-guru dalam pembinaan sesuai dengan bidang. “Latihan-latihan soal disesuaikan dengan kriteria KSN provinsi. Kisi-kisi tersebut dibedah dan diolah lagi untuk mempertajam penguasaan konsep anak-anak,” jelasnya.



Sementara itu, Shafira Nur Izza, siswa kelas 9, berhasil meraih peringkat 5 KSN tingkat Kota Surakarta untuk mapel IPA. Izza mengaku lebih serius mempersiapkan perlombaan KSN provinsi. Sebelumnya belajar satu setengah jam hingga tiga jam. Kini waktu belajar ditingkatkan dari tiga jam hingga enam jam. Hal serupa disampaikan Dzaky Aulia Fadhil, siswa kelas 9, yang berhasil meraih peringkat 1 KSN Matematika tingkat Kota Surakarta. Ia berprinsip selama kita mau belajar, berlatih, dan berdoa maka insyallah kita bisa berhasil meraih cita-cita. 


Reyhan Demas Kusuma Bramantyo, siswa kelas 9, meraih peringkat 2 untuk mapel IPS tingkat kota Surakarta. Persiapan Reyhan cukup banyak yakni mengembangkan materi sesuai yang dikeluarkan saat tahap pertama. Selain itu juga mengikuti tambahan dari sekolah setiap siang. 


“Karena lomba KSN tingkat provinsi terdapat soal uraian maka ia juga mulai belajar cara menjawab soal uraian dengan baik dan benar,” tandasnya.

Humas SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta
Aryanto, S.Pd.
081586061554

Sabtu, 02 Oktober 2021

267 siswa SD/MI yang berasal baik dari Jawa maupun luar Jawa mengikuti kegiatan Perlombaan Plasmic 2021 (PK Olimpiad Social, Mathematics, and science) yang digelar SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta pada 25-30 September 2021. Perlombaan tingkat nasional tersebut digelar secara virtual.

Kepala SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Muhdiyatmoko mengatakan perlombaan tahunan ini sudah dipersiapkan sejak Juli lalu. “Tujuan kompetisi ini adalah untuk meningkatkan semangat dan kepercayaan diri siswa, serta mengasah kemampuan akademik,” terangnya.


Humas SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Aryanto menambahkan, tahun ini Plasmic dilaksanakan secara nasional. Peserta lomba terjauh berasal dari Kabupaten Sorong, Papua dan Kupang, NTT. Terdapat empat siswa dari MI Muhammadiyah 2 Kabupaten Sorong dan lima siswa dari MI Nurul Huda Kota Kupang. Terdapat pula siswa dari MIN 1 Berau, Kalimantan.

“Selain dari luar jawa, ada peserta dari SD/MI Bekasi, Blora, Sragen, Karanganyar, Prambanan, Bogor, Cirebon, Boyolali, Surakarta, dan sebagainya. Tercatat 122 peserta olimpiade IPA, 43 peserta IPS, dan 86 peserta Matematika. Adapun LCC diikuti 16 tim,” jelas Aryanto.

Asyanda Nabila Rachamadani, siswa MI Nurul Huda Kota Kupang merasa senang karena bisa berkompetisi dengan siswa di luar daerah. Meski persiapan diri hanya singkat, tetapi berusaha percaya diri dalam berkompetisi. Hal yang serupa diungkapan Galih Satria dari MI Muhammadiyah Sorong, Papua. Ia mengaku senang dan gembira bisa mengikuti lomba. “Semoga setiap tahun diadakan lomba serupa untuk menambah wawasan dan membawa nama baik sekolah,” ungkap siswa luar jawa tersebut.

Proses perlombaan olimpiade tiga mapel yakni IPA, IPS, dan Matematika diikuti siswa secara virtual pada Kamis (30/9). Peserta terlebih dahulu masuk melalui zoom meeting. Panitia mengarahkan peserta untuk masuk di link CBT soal sesuai petunjuk. Selama mengerjakan siswa wajib memperlihatkan diri melalui kamera zoom meeting dengan pengawasan penuh dari panitia. Terlihat ratusan siswa antusias mengikuti. 

Sementara itu, tim Muhammad Rizky Ovarla Pratama dari SD Muhammadiyah Plus Salatiga bertarung melawan tim Muhammad Luthfi Hammam dari SD Muhammadiyah Tahfizul Qur'an Wonokerto, Pekalongan serta tim Nursafitryah dari MI At Taqwa, Bekasi dalam final Lomba Cerdas Cermat (LCC) yang live di youtube PK TV pada Jumat (1/10). Sebelumnya tiga tim tersebut sudah melalui seleksi penyisihan dan babak semi final. Akhir kompetisi dimenangkan oleh tim LCC dari SD Muhammadiyah Plus Salatiga.

Adapun, juara Lomba Olimpiade Matematika antara lain, Juara pertama diraih oleh Satria Yudhistira, SDN Kebon Baru 4, Cirebon, Juara kedua Moses Markhesywan Ganda Ribowo, SDN 2 Genteng, Juara 3 Naila Rosyada Wahyudi, MI At Taqwa Bondowoso.

Juara Olimpiade IPS antara lain, Juara pertama Khairana Widi Apsarini, SD Muhammadiyah PK Banyudono, Juara kedua Chiquita Zakiyah Ramadhani Setiawan, SD Muhammadiyah PK Boyolali, dan Juara ketiga, Bintang Pradipta, SD Muhammadiyah PK Boyolali.

Juara Olimpiade IPA antara lain, Ibrahim Naufal Yuhdi, SD Muhammadiyah 1 Puncanganom, Sidoarjo, Juara kedua Thian Adelio Naufal, SDN Kebon Baru 4, Cirebon, dan Juara ketiga Muhammad Rifat Abdullah SD Takmirul Surakarta.

Aryanto, Humas SMP Muhammadiyah PK
081586061554

Jumat, 24 September 2021

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PPPTK IPA) bekerjasama dengan PP Majelis Dikdasmen Muhammadiyah menyelenggarakan Diklat Peningkatan Kompetensi Guru IPA SMP Muhammadiyah Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin-Ahad, 20-26 September 2021. Diklat ini bertempat di Haris Hotel Sentraland Semarang. Seluruh peserta Diklat diwajibkan melakukan rapid antigen karena acara masih dilaksanakan saat pandemi covid-19. Era

Era globalisasi menuntut peserta didik menguasai 4 Kompetensi abad 21 yang dikenal dengan 4 C, yakni Critical Thinking (Berpikir Kritis), Collaboration (Kolaborasi), Communication (Komunikasi) dan Creativity (Kreativitas). Maka guru sangat membutuhkan pelatihan untuk dapat berperan pada peningkatkan kualitas peserta didik untuk memiliki kompetensi abad 21. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memahamkan guru tentang literasi sains dalam pembelajaran IPA di SMP. Merancang inovasi media pembelajaran atau produk sebagai penguatan literasi science. 

Dari pelatihan ini  diharapkan kompetensi guru dalam pembelajaran IPA bermuatan literasi sains peningkatan kompetensi guru dalam merencanakan melaksanakan pembelajaran IPA dan muatan literasi sains peningkatan kuantitas dan kualitas karya inovasi guru dalam pembelajaran IPA bermuatan literasi tentang peningkatan iklim pembelajaran IPA yang bermakna menyenangkan bagi peserta didik. Diklat ini diikuti olah 60 guru SMP Muhammadiyah dari Seluruh Jawa Tengah. Dengan sistem pembagian kelompok pada penyampaiannnya menjadi 3 kelompok dan mempresentasikan ide di masing-masing kelompok.

SMP Muhammadiyah 1 Surakarta mengirimkan wakilnya yakni guru IPA sekaligus pembina ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja, Dr.Siti Khoiriyah, S.Si, M.Si. Beliau menyampaikan harapan dari pelatihan ini Kompetensi guru dalam literasi sains meningkat sehingga inovasi guru semakin banyak dan berkualitas, sehingga berdampak pada iklim pembelajar untuk siswa menjadi bermakna dan menyenangkan. 

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surakarta H. Ahmad Sukidi, S.Ag, M.Pd. menyampaikan dukungannya pada pelaksanaan Diklat Kompetensi Guru IPA Jawa Tengah ini, yakni “ Semoga diklat ini menjadi awal pembelajaran IPA yang semakin menarik dan bermakna untuk para peserta didik”.
(Humas-Frida)

Senin, 26 Oktober 2020

Menyambut milad ke-10 dan 20 tahun Perguruan Muhammadiyah Kottabarat, SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menggelar berbagai perlombaan secara daring. Perlombaan tersebut adalah Plasmic (PK Olympiad Social, Mathematic, and Science) dan Bulan Bahasa. Perlombaan yang digelar secara maraton tersebut tersebut diikuti oleh ratusan siswa baik internal sekolah maupun eksternal sekolah.

 

Aryanto selaku humas menjelaskan bahwa kegiatan perlombaan tersebut digelar dalam rangka menyongsong milad sekolah yang kini berusia 10 tahun. Menurutnya memasuki usia tersebut, sekolah masih harus terus berbenah, meneguhkan positioning guna meningkatkan kepercayaan masyarakat. 

“Perlombaan Plasmic digelar untuk siswa SD se-Solo Raya sedangkan Bulan Bahasa untuk siswa internal SMP Muhammadiyah PK. Berdasarkan data peserta, siswa yang mengikuti Plasmic berjumlah 127 siswa SD se-Solo Raya dari 16 SD baik negeri dan swasta. Adapun peserta lomba bulan bahasa diikuti 269 siswa dari kelas 7, 8, dan 9 SMP Muhammadiyah PK,” jelasnya kepada media.

Ia menambahkan kedua perlombaan, baik Plasmic dan Bulan Bahasa merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Kali ini kedua lomba digelar secara hampir bersamaan. Olimpiade tingkat karesidenan tersebut, Plasmic, ditujukan untuk siswa kelas 5-6 SD. Peserta mendaftar sejak 28 September hingga 20 Oktober. Karena digelar daring maka panitia mengadakan simulasi pengerjaan soal sebelumnya.
Nanang Aryanto, selaku koordinator lomba Plasmic menjelaskan teknis pelaksanaan lomba yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2020.

“Peserta login dengan akun yang diberikan panitia pada smp.muhpksolo.sch.id/plasmic. Kemudian peserta mengerjakan soal sesuai bidang lomba yang diikuti seperti Matematika, IPA, dan IPS. Waktu mengerjakan selama 2 jam dari pukul 08.00 s.d. 10.00 WIB,” jelasnya.

Nanang Aryanto menambahkan bahwa panitia akan mengambil juara 1, 2, dan 3 berdasarkan kriteri penilaian yaitu kebenaran jawaban dan kecepatan mengerjakan. Para juara akan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan dan piala serta sertifikat.


Adapun, lomba bulan bahasa digelar secara daring khusus untuk siswa SMP Muhammadiyah PK. Terdapat beragam lomba bulan bahasa seperti menulis cerpen, resensi buku, musikalisasi puisi, speeling bee, musikalisasi geguritan, mewarnai batik, pidato bahasa Arab, kaligrafi, video pendek, dan komik literasi. Proses perlombaan digelar dari tanggal 10 s.d. 16 Oktober 2020. Beberapa lomba dalam bentuk video ditayangkan di youtube sekolah, PK TV untuk di-like dan dikomentari. Penilaian berdasarkan like dan viewer terbanyak.

Aryanto mengharapkan bahwa kegiatan perlombaan secara daring seperti ini mampu meningkatkan motivasi belajar para siswa. Pasalnya, para siswa sekarang sebagian besar sedang menempuh pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah.


“Sebagai puncak acara berupa pengumuman dan penyerahan hadiah maka panitia menggelar awarding bertajuk Konser Pemuda Semarak Bulan Bahasa dan Plasmic 2020 pada Sabtu, 24 Oktober 2020 pukul 08.00 s.d. 10.30 live dari youtube sekolah, PK TV,” pungkasnya.

Humas SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta
Aryanto
081586061554

Kamis, 23 April 2020

Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Abdiel Faiz Daffa Putra (15), menjadi peraih nilai tertinggi Latihan Ujian Nasional (Latunas) SMP/MTs Kota Surakarta tahun pelajaran 2019/2020 dengan nilai rata-rata 95.00. Latunas diikuti 11 ribu peserta dari SMP/MTs baik negeri dan swasta se-Kota Solo pada 24 s.d. 27 Februari 2020.

Muhdiyatmoko selaku Kepala SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengaku bersyukur atas pencapaian siswanya yang menjadi yang terbaik di Kota Solo.

“Saya sangat bersyukur atas hasil yang diperoleh Mas Daffa karena sudah menjadi terbaik di Kota Solo dengan nilai rata-rata 95,00 dengan nilai Matematika dan IPA yang sempurna, 100. Selain itu, ada enam siswa yang masuk dalam 10 besar hasil Latunas Kota Solo tahun ini. Semoga bisa memberikan motivasi kepada seluruh stakeholder untuk terus memberikan layanan pendidikan yang terbaik,” ungkapnya.

Sementara itu ketika ditemui lewat video call, Daffa mengaku senang dan kaget atas prestasi yang diraih. “Saya awalnya kaget campur senang waktu diumumkan bahwa nilai Latunas tertinggi di Kota Solo karena sebelumnya memang belum memprediksi bisa mencapai hasil tersebut,” ujar Daffa (panggilan akrab) kepada wartawan, Kamis (23/4).
Rincian nilai Latunas yang terdiri atas lima mata pelajaran yang diperoleh Daffa di antaranya nilai Bahasa Indonesia 96, Matematika 100, Bahasa Inggris 84, dan IPA 100. Selain itu 5 siswa yang lain yang masuk sepuluh besar tingkat Kota Solo antara lain, Muhammad Farrel Leoma peringkat kedua dengan nilai 94,88; Keysha Auliya Jasmine Az-Zahra keempat dengan nilai 92,88; Ahmad Qolbi Hanifurrohim peringkat kesembilan dengan nilai 91,88; Nadhifa Bintang Maharani dan Naela Hana Umaira peringkat kesepuluh dengan nilai 91,25.

Remaja kelahiran Karanganyar, 20 November 2004 tersebut mengaku tidak ada persiapan khusus untuk mengikuti ujian tersebut, tetapi ia memiliki tekad kuat bisa sukses Ujian Nasional. Selama di sekolah, Daffa mengikuti semua metode yang diterapkan sekolah di mana ia menuntut ilmu, seperti Rolling Class Mapel UN, Tes To Succes, Try In per bulan, dan Try Out.

“Nggak ada persiapan khusus. Saya ikut kegiatan sekolah ditambah sholat, belajar yang rajin, banyak istighfar, dan mengerjakan soal dengan membaca yang teliti,” ungkap putra dari Abdul Wachid dan Tri Lestari Handayani.

Tentang Pembatalan UN

Saat pertama kali mendengar kabar dari sekolah terkait pembatalan pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2020 karena covid-19 yang sudah menjadi pandemi di Indonesia, Daffa mengaku kecewa, tetapi ia mencoba selalu berpikir positif. Hal ini berarti tekad kuat menjadi yang terbaik dalam Ujian Nasional dan mengulangi kejayaan saat SD menjadi menjadi kandas.

“Ketika mengetahui pelaksanaan Ujian Nasional dibatalkan oleh pemerintah maka saya kecewa, tetapi apa boleh buat. Berpikir positif saja, insyallah semua pasti ada hikmahnya,” ungkap peraih nilai tertinggi Ujian Sekolah SD di Kota Solo tahun 2017.

Aryanto selaku Humas sekolah juga menambahkan kebijakan pemerintah untuk pembatalan UN insyallah sudah yang terbaik untuk kita semua maka kita mengikuti kebijakan tersebut. Hasil Latunas ini bisa menjadi tolak ukur untuk melihat kemampuan siswa secara akademis. Adapun secara prestasi, Daffa sudah banyak memberikan kontribusi piala dan medali ke sekolah. 
“Abdiel Faiz Daffa Putra pernah meraih medali emas dalam lomba olimpiade IPA jenjang SMP/MTS dalam Olympicad VI tingkat nasional 2019, juara satu LCC Science Education Fair 2019 di UNS, juara satu lomba olimpiade IPA Monaco di Yogyakarta 2019, Juara 3 Olimpiade Sains Topaz tingkat Provinsi Jawa Tengah 2019, dan masih banyak yang lain,” jelas Aryanto.

Aryanto
Humas SMP Muhamamdiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta
081586061554

Rabu, 22 Januari 2020

SOLO – Sebanyak 140 siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta praktik langsung mencangkok berbagai jenis tumbuhan, anak-anak kekinian di era industri 4.0 wajib dikenalkan ketahanan pangan, Selasa (21/1/2020).

Sebagai sekolah pendidikan karakter, sekolah sehat, budaya, teknologi dan adiwiyata tentu diajarkan membuang sampah pada tempatnya, mematikan keran saat menyikat gigi, mematikan lampu apabila tidak digunakan, bahkan anak-anak suka diajak menanam pohon berkawan dengan alam.
Bila berhasil tumbuh, cangkokan tersebut akan ditanam di laboratorium botani sekolah, melengkapi koleksi berbagai tanaman buah dan bunga yang sudah ada.

Para siswa yang mencangkok tersebut berasal dari kelas 6 ABCD. Kegiatan mencangkok itu adalah aplikasi langsung dari teori dipelajaran tematik terkhusus Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Kegiatan mencangkok dilakukan di luar kelas. Para siswa bebas memilih tanaman yang di bawa dari rumah seperti jeruk, jambu, kelengkeng, mangga, belimbing dan yang bisa dicangkok.

"Saya memilih mencangkok pohon jeruk. Pohon ini paling banyak tumbuh di sekitar rumah dan saya suka jus jeruk," kata Alifia Fathna Nur Fa'izah, salah seorang siswi.

Setiap siswa sudah membekali diri dengan berbagai benda lain yang digunakan untuk mencangkok. Ada plastik pembungkus, tanah, gunting, tali plastik, sarung tangan, hingga pisau dapur.
Jatmiko, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SD Muhammadiyah 1 Ketelan mengatakan, kegiatan mencangkok tersebut merupakan ujian praktik bagi para siswa jelang pelepasan kelas VI.

Total ada ratusan siswa yang mencangkok serentak bersama. Sebelumnya, mereka sudah mendapatkan teori di bangku kelas dari guru Imam Priyanto.

"Hasilnya dinilai oleh guru berkompeten. Penilaian dari segi kerapihan, penggunaan bahan, bagian yang dicangkok, dan aspek lainnya, harapannya bisa dipraktikkan dan diaplikasikan di rumah dengan efektif dan berkualitas," ujarnya.

Pegiat Literasi, Jatmiko.

Sabtu, 01 Juni 2019

SOLO – Perguruan Muhammadiyah mampu mewarnai dunia pendidikan di Solo. Salah satunya SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, ada empat siswa periah nilai sempurna hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD/MI tahun ajaran 2018/2019. 
Kepala Sekolah Sri Sayekti, memaparkan mata pelajaran yang diujikan di antaranya Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

"Sudah empat tahun ini kami berusaha untuk selalu masuk sepuluh besar. Walaupun USBN bukan menjadi target utama sekolah, yang kami inginkan siswa-siswi bisa berkembang seluruh potensinya tidak hanya akademik tetapi juga non akademik," paparnya, Jum’at (31/5/2019).

Adapun siswa yang berhasil mendapatkan nilai 100 di mata pelajaran Matematika sebanyak 4 siswa, 1 siswa mendapat 92,25 bahasa Indonesia dan satu siswa mendapat nilai 96,01 di mata pelajaran IPA.

"Maka sekolah tidak hanya fokus pada intrakurikuler tapi juga ko kurikuler, ekstrakurikuler, Pendidikan Karakter maupun TIK. Bahkan anak-anak sudah kita siapkan menjadi entrepreneur dengan ekstra kewirausahaan," imbuh Sri Sayekti.
Untuk kali pertama, sekolah meluluskan sebanyak 156 siswa dengan Kurikulum 2013 yang merupakan suatu kurikulum, dibentuk untuk mempersiapkan lahirnya generasi emas bangsa Indonesia. Yang muaranya menjadikan siswa lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar.

Tak lupa, Sri Sayekti menyampaikan perkembangan SD Muh 1 yang terbilang signifikan setiap tahunnya. Apalagi, jika dilihat dari minat calon peserta didik baru yang luar biasa.

”Menjadi kebanggaan tersendiri karena SD Muh 1 telah melekat di hati masyarakat Solo Raya. Ini menjadi tanggungjawab sekolah, untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Sri Sayekti pada empat tahu terakhir SD Muh 1 mendapat beberapa penghargaan tingkat kota hingga nasional.
Di antaranya mendapat apresisasi sebagai Sekolah Unggul dari PWM Jawa tengah, Sekolah Islam Abad 21 ‘The Most Favorite Elementary Islamic School In Quality Education Program Of The Year 2019’ dari Development Achievement Foundation (IDAF,   Sekolah Rujukan Nasional dari Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Sekolah Rujukan Budaya Direktorat Kebudayaan, Kemendikbud RI, Perpustakaan digital terakreditasi A (Amat Baik), optimalisasi sudut baca, kantin sehat dan Sekolah Adiwiyata Sekolah Peduli Lingkungan.

Juga mengenai unit kesehatan sekolah (UKS) modern, bank sampah, radio streaming radio pendidikan Solo Belajar, ekstrakurikuler berbasis budaya, badan usaha milik sekolah.

”Semoga prestasi tersebut mampu menjadi motivasi bagi warga sekolah untuk terus berkomitmen melakukan pengembangan tradisi keilmuan, agama, seni budaya dan olahraga, serta inovasi dalam rangka melahirkan generasi berkemajuan dan berakhlaqul karimah, bersih, sehat, hijau dan lestari,” pungkasnya.

Humas Jatmiko.

Minggu, 24 Maret 2019

Sebanyak 57 siswa kelas VI SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo mengikuti latihan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Senin-Rabu (25-27/3/2019). Jadwal latihan USBN hari pertama Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, dan hari ketiga IPA.
SD Muhammadiyah PK Kottabarat berupaya meraih hasil optimal dalam agenda latihan USBN ini. Siti Junaidati, salah satu guru kelas VI mengungkapkan bahwa latihan tingkat kota bisa dijadikan tolok ukur perolehan nilai dan rata-rata sekolah untuk USBN.

Foto saat siswa bersama orang tua dan guru melaksanakan salat duha dan doa bersama
 
"Kami mempersiapkan latihan USBN ini seperti menyiapkan USBN yang sesungguhnya, mulai dari latihan paket-paket soal, tambahan pelajaran, dan yang tidak kalah penting persiapan fisik dan mental siswa", jelasnya.
Ia menambahkan bahwa untuk menghadapi latihan USBN peran yang sinergis antara siswa, orang tua siswa, dan guru sangat penting untuk meraih hasil yang dicita-citakan. "Di samping menhgkondisikan siswa untuk siap menghadapi ujian, kami juga selalu berkomunikasi secara intensif dengan orang tua siswa terkait perkembangan akademik, sikap, dan perilaku siswa", imbuhnya.
Bukti dari sinergi tersebut terlihat di hari pertama sebelum siswa mulai latihan USBN. Semua orang tua siswa bersama siswa dan guru melakukan salat duha, tausiyah, dan doa bersama di masjid Kottabarat.


Nursalam, Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat dalam tausiyah setelah salat duha mengingatkan kepada para siswa untuk tetap tenang dan fokus dalam menghadapi latihan USBN. "Latihan USBN ini sudah mulai didampaingi pengawas silang dari sekolah lain, ustaz berharap anak-anak tetap tenang dan fokus dalam mengerjakan soal".
Ia menambahkan bahwa kesuksesan hasil ujian sekolah bukan akhir dari perjalanan belajar, tetapi pintu pembuka bagi kesuksesan-kesuksesan berikutnya. "Tanamkan terus dalam diri kalian semangat untuk terus bekerja keras dan pantang menyerah untuk meraih cita-cita yang diinginkan", pungkasnya.


Kegiatan doa bersama dipimpin oleh Wahyu Widodo, salah satu guru agama di sekolah tersebut. Sebelum doa bersama ia mengingatkan pentingnya saling mengikhlaskan atas segala kesalahan dan kekhilafan yang pernah dilakukan sebagai prasyarat diterimanya doa.
Hari pertama latihan USBN berjalan dengan lancar dengan tingkat kehadiran siswa seratus persen. Tidak ada kendala teknis karena semua perangkat sudah disiapkan beberapa hari sebelumnya.


Muhamad Arifin / Wakasek Bidang Kesiswaan dan Humas SD Muhamamdiyah PK Kottabarat Solo (081329718196)

.

Senin, 18 Februari 2019

SMA Muhammadiyah 1 Surakarta menyelenggarakan kegiatan simulasi UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) Tanggal 08 – 31 Januari 2019. Kegiatan diawali dengan pendaftaran sekolah dan biodata peserta selanjutnya sinkronisasi pada hari Sabtu Jadwal Senin Bahasa Indonesia, Selasa Matematika, Rabu Bahasa Inggris dan hari Kamis mata ujian pilihan.


Mata ujian pilihan untuk jurusan IPA pilihannya adalah Fisika/Kimia/Biologi. Sedangkan untuk mata ujian pilihan IPS pilihannya adalah Ekonomi/Geografi/Sosiologi.
Simulasi UNBK menggunakan Laboratorium  Komputer dan Laboratorium Bahasa, tiap ruang dilengkapi seorang proktor dan teknisi.
Menurut waktu kurikulum SMA Muhammadiyah 1 Surakarta, Agus Riyanto S.Pd dengan simulasi UNBK diharapkan  peserta didik lebih siap dalam mengerjakan soal- soal CBT dan hambatan-hambatan secara teknis alat dapat lebih dini  ditangani.



Humas SMA Muh 1 Ska
Dra. Willys Sari Listiyani, M.Pd.

Senin, 11 Februari 2019

Solo,- Delapan siswa Sekolah Dasar Swasta Rujukan (SDSR) SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta memperoleh kesempatan menjadi duta adiwiyata “hidup lebih indah tanpa sampah plastik” yang secara simbolis telah dilantik oleh Kepala Sekolah dengan selempang yang terbuat dari kain, diberi identitas Duta Adiwiyata.

Kepala Sekolah Sri Sayekti dalam sambutannya menuturkan Sekolah Adiwiyata memiliki standart peduli akan kepedulian, pengetahuan, kemampuan, dan kreatifitas di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan yang muaranya sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih, hijau serta lingkungan lestari nan indah.

Beliau pun berharap dengan adanya 8 Duta Adiwiyata, maka akan menumbuhkan jiwa semangat.
"Mudah-mudahan menambah semangat dan diharapkan generasi muda terus dapat berdedikasi dalam meningkatkan karakter cinta terhadap lingkungan hidup,” katanya di sekolah pendidikan karakter berbasis TIK dan Budaya, Jumat Pagi, 8 Februari 2019.

Pengukuhan Duta Adiwiyata dilaksanakan pada upacara bersamaan dengan taman gizi dan olah raga bersama, dihadiri warga sekolah sebanyak 64 guru karyawan,  dan 811 siswa.
Sebanyak 8 Duta Wiyata tersebut merupakan hasil seleksi pilihan dewan Juri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta Ir. Sri Wardhani Poerbowidjojo, M.T., Puskesmas Stabelan dan guru sekolah setempat pada Rabu,  30 Januari 2019.

Adapun duta tersebut adalah Fauzan Doni Prasetya kelas 3C, Berlian Cinta Hayu Rasendria kelas 3C, Aqsha Pancalaksita kelas 4D, Mazaya Raisha H kelas 4A, Dzimar Aji Nugroho Kelas 5D, Indra Al Farra Syifa kelas 5A, Rasya Fuad B kelas 6D dan Kelas 6B Ayla Najwa F.A.


Wakil kepala sekolah bidang Humas, Jatmiko, memberikan beberapa pertanyaan kepada siswanya usai kegiatan memungut sampah dan memantau tumbuhan yang ada di green house sekolah.
“Sampah apa yang paling banyak kalian temukan tadi?” tanya Jatmiko. “Sampah plastik, Ustaz,” jawab anak-anak serentak. “Apa yang terjadi jikalau kita membuang sampah sembarangan?” tanya Jatmiko kembali. “Bisa jadi banjir, mungkin kuman, bakteri dan penyakit,” jawab Ayla, siswa kelas VIB.

Duta Lingkungan Hidup yang terpilih dan dibina melalui pemahaman dan pengetahuan serta keterampilan dalam mengatasi masalah lingkungan hidup khususnya di lingkungan sekolah dan sekitarnya.

Diharapkan dapat menjadi pelopor perubahan perilaku dalam masyarakat umumnya dan siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta pada khususnya yang lebih bersahabat pada lingkungan hidup.

Kegiatan ini, kata Imam, sapaan akrab Imam Priyanto Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan yang juga guru kelas 6 spesialis  Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), merupakan salah satu bentuk komitmen SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta adalah pembentukan kader melalui Pemilihan Duta Lingkungan Hidup. 

“Menumbuhkan sikap kepedulian terhadap lingkungan sekitar sejak dini sangat penting,” ujarnya.
Humas Jatmiko.

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat

Surakarta (Solo)

Imsak--:--
Subuh--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Mengambil jadwal Surakarta...

Sumber jadwal: API MyQuran

Kalender

Jam

Berita Umum

Berita Terbaru Majelis

Memuat berita terbaru...

    Lihat semua berita

    Posting Populer

    Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

    Informasi


    Kalender Islam

    Kalender Hijriyah

    Unduhan

    >> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
    >> Instrumen Data Sekolah 2021
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
    >> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
    >> Materi 1 BLC
    >> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
    >> Materi 2 Web Editor (BLC)
    >> News Template
    >> Pro News Template
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
    >> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
    >> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
    >> Instrumen Sekolah 2015
    >> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
    >> Menambah Header di Blog (Blogger)
    >> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
    >> Materi 5 BLC ( CMS )
    >> Tutorial CMS Balitbang
    >> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
    >> Materi 8 Cloud Storage
    >> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
    >> Materi 9 Pembuatan Header Website
    >> Blangko PPDB 2016 / 2017
    >> Pengantar PPDB 2016 / 2017
    >> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
    >> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
    >> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
    >> Materi Google Form atau Formulir Online
    >> Materi Desember 2016
    >> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
    >> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
    >> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
    >> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
    >> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
    >> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
    >> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
    >> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
    >> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
    >> Pelatihan SPMU
    >> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
    >> Instrumen Data Sekolah 2019
    >> Rekaman Irama Nahawand
    >> Blangko RKAS 2021
    >> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Syarat Pengajuan SK Yayasan
    >> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
    >> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
    >> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
    >> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
    >> BLANGKO RKAS 2022/2023
    >> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
    >> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
    >> Form Isian Data 2022 / 2023
    >> Logo Musyda 2023
    >> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
    >> SYARAT DAPODIK 2023
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2
    >> DAFTAR PCM 2022 - 2027
    >> Badan Hukum Muhammadiyah 2024
    >> Maklumat PP Muhammadiyah Ramadhan 1447 H / 2026 M
    >> JADWAL WAKTU SHOLAT BULAN RAMADHAN 1446 H / 2025 M
    >> Logo Milad Muhammadiyah 113
    >> Kode Indeks Surat Muhammadiyah
    >> Pembuatan E-KTAM dan Tata Cara Klaim
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah">Sewa Gedung Pusdiklat Dharmo Tjahjono

    Pengunjung

    Statistik kunjunganDiperbarui otomatisCounter pengunjung dan tampilan halaman