Portal Resmi Majelis Pendidikan Muhammadiyah Kota Surakarta
Arsip Berita
Berita Terbaru Unduhan Jadwal Sholat
Tampilkan postingan dengan label Covid - 19. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Covid - 19. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Desember 2021

 

Keterangan foto : Kepala SMP Muhammadiyah 8 Surakarta Rusmanto, S.Pd.I., M.Pd.I. menyerahakan covid kit kepada perwakilan siswa.

Senin (6/12) SMP Muhammadiyah 8 Surakarta menerima bantuan covid kit dari Bank Jawa Barat (BJB). Pendistribusian ini dalam rangka kerja sama pihak sekolah dan BJB untuk menanggulangi pandemi Covid-19 yang masih terjadi sampai hari ini. Sebanyak 165 paket covid kit berisi masker dan hand sanitizer siap dibagikan kepada siswa.

Covid kit diharapkan mampu memaksimalkan pematuhan protokol kesehatan guna menunjang kegiatan PTM terbatas di sekolah. Walaupun sekolah sudah menyediakan fasilitas yang memadai, namun dengan adanya covid kit ini dapat menambah kesadaran siswa untuk selalu mematuhi protokol kesehatan di mana pun ia berada.

“Sekolah merasa senang karena mendapat perhatian dengan pembagian alat-alat untuk mendukung prokes (protokol kesehatan). Alhamdulillah, covid kit sudah siap didistribusikan ke seluruh siswa,” ucap Rusmanto, S.Pd.I., M.Pd.I., Kepala SMP Muhammadiyah 8 Surakarta.

Keterangan foto : Penerimaan covid kit kepada perwakilan siswa.

 “Bantuan covid kit ini membuat sekolah semakin mantab untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Anak-anak terlihat senang mendapatkan covid kit ini, menambah motivasi diri siswa untuk selalu menjaga protokol kesehatan. InsyaAllah ini juga menjadi salah satu bentuk ikhtiar agar tidak terpapar virus covid-19.” Imbuhnya.

“Saya sangat merasa senang mendapat covid kit ini. Covid kit ini sangat bermanfaat dan sangat praktis dibawa kemana-mana. Semoga dengan covid kit ini, saya dapat terhindar dari virus covid-19,” ungkap Fiqran salah satu siswa SMP Muhammadiyah 8 Surakarta yang telah menerima covid kit.

Covid kit sekaligus sebagai upaya mendisiplinkan dan mengingatkan para siswa untuk menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, juga dapat meminimalisir pelanggaran prokes yang terjadi di sekolah. Siswa dapat dengan aman dan nyaman membawa covid kit ke sekolah.

Rabu, 24 November 2021

 

SOLO – Dua Siswa SD  Muhammadiyah 1 ketelan Surakarta juara taekwondo di tengah pandemi Covid-19. Lomba dalam ajang SKB Solo Sensation 2021 se-Surakarta di Tirtonadi Convention Hall, Minggu lalu (14/11/2021).

Kedua siswa sekolah penggerak itu adalah Khenzuero Satria Aji, siswa kelas IV yang menjadi juara I atau emas tingkat Karesidenan Surakarta dan Masyareta Ashakun Putri Priambudi, siswi kelas IV, sebagai juara III. Dengan Wali Kelas penggerak Dyah Elina Indriyani.

“Medali emas memang tidak terbuat tetapi prestasi diwujudkan dari keringat, tekad yang kuat seperti baja, dengan modal nyali, keberanian yang bertanggung jawab, terarah dan terukur,” ucap Khenzuero saat dihubungi jurnalis, Rabu (24/11/2021).  

Dia menjelaskan pesaing terberatnya adalah sikap diri sendiri. “Seperti nasehat ibu Elin, aku mau aku mampu aku bisa yes-yes,” kenang siswa apabila dalam proses pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Masyareta Ashakun Putri Priambudi juga menyatakan hal yang sama soal kemenangannya. Ia tidak menyangka biasa menjadi juara III, mengungguli atlet cilik lainnya. Ia sependapat dengan Khenzuero bahwa pesaing terberatnya adalah diri sendiri, mental bertanding.


Dia mengaku menyiapkan banyak hal. Latihan dan terus Latihan, semangat terus tanpa mengenal lelah dibantu pelatih yang hebat. “bu guru Elin, alhamdulillah saya tadi bertanding dapet juara 3, tingkat kota Surakarta kelas pracadet B, sesuai pesan bapak ibu dan guru tetap semangat dan jangan mudah putus asa, sebab kita tidak tau mungkin langkah selanjutnya adalah kunci dari keberhasilan kita,” ujar Masyareta.

Semenatra itu, Wali kelas yang juga guru penggerak Dyah Elina Indriyani SPd bersyukur siswa SD Muh 1 selalu mendapat juara di setiap even. Salah satu kunci suksesnya adalah berlatih keras. 

“Ketika ada lomba memang porsi latihan ditambah. Jalani sesuatu dengan ikhlas, bawa enjoy setiap gerakan dan melangkah lebih pasti, saya bisa dan saya siap itu yang selalu pesankan ke anak-anak apalagi di tengah pandemi Covid-19. Teruslah bermimpi dan jadikan itu nyata, serta buatlah bangga untuk kedua orang tua dan sekolah,” terangnya.

Kontributor, Jatmiko.

Kamis, 11 November 2021

SMA Muhammadiyah 1 Surakarta gelar upacara perdana dalam memperingati hari Pahlawan, Rabu 10 November 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid 19 secara ketat di halaman SMA Muhammadiyah 1 Surakarta.

Dr. Rahayuningasih, S.Pd., M.Pd. selaku pembina upacara dalam memperingati hari Pahlawan dengan peserta upacara Bapak Ibu Guru Karyawan serta perwakilan Kelas XII dengan menerapkan prokes yaitu jaga jarak serta ber masker. 

 Upacara bendera di mulai pukul 07.00 dengan susunan acara sebagai berikut:
1. Penghormatan umum kepada Pembina Upacara dipimpin oleh
    Komandan Upacara.
2. Laporan Komandan Upacara kepada Pembina Upacara.
3. Pengibaran bendera Merah Putih diiringi Lagu Kebangsaan
    “Indonesia Raya ” yang dinyanyikan oleh seluruh peserta upacara.
4. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Pembina Upacara.
5. Pembacaan Pancasila.
6. Pembacaan Pembukaan UUD’45.
7. Pembacaan pesan-pesan Pahlawan (ditentukan panitia).
8. Amanat Pembina Upacara
9. Pembacaan Do’a.
10. Laporan Komandan Upacara kepada Pembina Upacara.
11. Penghormatan kepada Pembina Upacara dipimpin oleh Komandan Upacara.
12. Upacara selesai

Petugas pengibar bendera merah putih adalah Paskibra SMA Muhammadiyah 1 Surakarta yaitu siswa siswi kelas X dan XI yang tergabung dalam organisasi Paskibra SMA Muhammadiyah 1 Surakarta.
Disampaikan pula pesan-pesan Pahlawan diantaranya dari Ki Hajar Dewantara, I Gusti Ngurah Rai, Supriyadi dan Ir. Sukarno. Pesan Pahlawan Nasional Ir. Sukarno :
1.     ”Beri aku 100 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Dan berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”.
2.    “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya”
3.    “Bangsa yang tidak pernah percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai bangsa yang merdeka”
4.    “Perjuanganku lebih mudah kaena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri”
5.    “ jangan sekali-kali meninggalkan sejarah”

Saat amanat Pembina upacara disampaikan bahwa "Maknai hari pahlawan ini secara luas, jadilah pahlawan disetiap langkahmu, banyak sekali hal yang dapat kita lakukan dalam menghargai dan mengenang jasa para pahlawan, hal hal sederhana yaitu hormati orangtua, hormati guru, hargai waktu dengan baik serta belajar rajin dan lain lain. " ujar Dr. Rahayuningsih. S.Pd., M.Pd. yang disampaikan untuk para peserta didik.

Upacara hari Pahlawan berakhir pukul 07.40 berjalan hikmat dan lancar sampai selesai.

Sabtu, 06 November 2021

SOLO – Siswa SD Muh 1 Ketelan berhasil menyabet dua medali dalam babak penyisihan kompetisi sains terbuka PPO Jateng ke-5 se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang diumumkan secara online, Jum’at  (5/11/2021).

Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti MPd mengaku sangat bangga dengan prestasi siswa yang di persembahkan. Diselenggarakan secara daring pada 31 Oktober 2021.

“Alhamdulillah siswa kelas III berhasil menggondol medali emas olimpiade IPA dan medali perunggu olimpiade Matematika. Selamat untuk Ananda Terao Argani Mayasya,” ujarnya.

Sementara itu, ibunya Terao Ritta Rosmaya Sari memaparkan selama pandemi Covid-19, anaknya selalu didorong tetap rajin mengikuti perlombaan bidang akademik maupun nonakademik, di luar kewajibannya mengikuti pembelajaran secara online setiap hari maupun tatap muka terbatas.

Kejuaraan ini merupakan kejutan bagi kami, karena ini pertama kali nya Terao mengikuti kompetisi sains. Diikuti oleh siswa-siswi SD/MI, SMP/MTs dari daerah Surakarta, Karanganyar,. Sragen, Boyolali, Delanggu, Yogyakarta, Semarang, Jepara, Kendal, Kudus, Pekalongan, Magelang dan beberapa daerah lain dalam lingkup Jawa Tengah dan DIY.

“Sejak usia 3 tahun Terao sudah terlihat tertarik membuat percobaan, melihat hal tersebut terus di asah praktek experimen. Dan untuk menghadapi kompetisi Terao banyak berlatih latihan soal dengan bimbingan mama,” ujar Ritta, sapaan akrabnya.

Hal senada juga disampaikan Terao. Dia mengaku mengikuti olimpiade bukan hanya mengasah otak, tapi banyak hal lainya yang bisa dipelajari. Mulai dari belajar tentang komitmen dan dedikasi untuk meraih, belajar tentang tekad untuk berjuang.

Terao berharap dengan mengikuti olimpiade ini dapat meningkatkan keberanian, kompetensi diri dalam berkompetisi di bidang matematika dan ipa. Hobby nonton film edukasi, Photography, membuat percobaan(SAINS), dan mengedit.

Prestasi Lain Juara 1 lomba Video Kreatif Kemerdekaan SD Muhammadiyah 1, dan saat ini sedang dalam penilaian: Lomba Video Pendidikan Gema Pertiwi 2021, tingkat Nasional.

“Semoga terus tumbuh semangat mengikuti kompetisi-kompetisi baik dalam bidang sains maupun lomba lainnya. Berupaya meraih prestasi di tengah pandemi Covid -19,” ucap Terao, penuh semangat kelahiran Surakarta, 31 Oktober 2012.

Kontributor, Jatmiko.

Rabu, 20 Oktober 2021

SOLO – Guru berperan penting untuk mendidik peserta didik secara akademik maupun non-akademik dalam rangka penyiapan sumber daya manusia di era Revolusi Industri 4.0. menuju era society 5.0. Di tengah pemerintah menggeser libur hari Maulid Nabi Muhammad SAW pada 12 Rabiul Awwal, mestinya jatuh Selasa, 19 Oktober ke hari Rabu, 20 Oktober 2021 untuk mencegah kenaikan Covid-19.

“Pada dasarya dhawuh pemerintah apa?, sebagai guru tetap mengawal pendidikan sampai tuntas. Aja kesel anggone ndedher pakarti becik, tumrab putra siswa,” kata Wali kelas 3C SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Ki Agung Sudarwanto SSn MSn, Selasa (19/10/2021).

Walaupun teknologi informasi berkembang demikian cepat dan sumber­sumber belajar mudah diperoleh, peran guru sebagai pendidik tidak tergantikan oleh kemajuan teknologi.

Tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi setiap peserta didik. Oleh sebab itu, profesi guru sangat lekat dengan integritas dan kepribadian; guru tidak hanya bertugas untuk mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya.

Tugas guru sebagai pendidik adalah menanamkan nilai-nilai dasar pengembangan karakter peserta didik dalam kehidupannya, termasuk dalam pemanfaatan kemajuan teknologi informasi secara bijak serta sebagai inspirator bagi anak didiknya.

Guru hendaknya tidak sekadar menyalahkan dahsyatnya perkembangan teknologi informasi, melainkan mampu mengarahkan potensi positif kemajuan tersebut.

“Karena dari nabi Muhammad Saw.,  itu yang paling patut di contoh adalah ahlakul karimah. Minimal pada hari besar Islam seperti maulid nabi anak-anak bisa berahlakul karimah,” lanjut Dalang Kondang Berkemajun sambil tersenyum.

Pendidikan merupakan salah satu cara mempersiapkan manusia  supaya  hidup  dengan  sempurna  dan  bahagia. Guru harus mampu menggunakan berbagai strategi dalam membentuk akhlakul karimah.

Siswa yang memiliki akhlakul karimah selalu menunjukkan perilaku yang baik dalam hubungan pada Allah, hubungan kepada sesama, hubungan kepada lingkungan dan hubungan dengan diri sendiri. 

Terjadinya degradasi moral dibutuhkan kreativitas, spiritualitas, dan ketetapan strategi guru dalam melakukan pembinaan akhlak siswa.

“Hubungan dengan diri sendiri menjaga, merawat tubuh dan mematuhi tata tertib,” pungkasnya.

Humas, Jatmiko.

Minggu, 26 September 2021

SOLO – Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah penggerak SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta.

Didampingi Sekretaris Dikdasmen Solo Drs H Yatimun, Ketua Komite Drs H Harminto, disambut Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti, Waka Kesiswaan Imam Priyanto, Humas Jatmiko dan Kasatgas Covid-19 Ahmad Syaifuddin, Kamis (23/9/2021).

“Saya sendiri sudah melihat beberapa persiapan Pembelajaran Tatap Muka terbatas, sekolah ini sangat terkesan dengan persiapan yang sangat matang mulai dari pakta integritas, pernyataan dari orang tua, sampai dengan persiapan kelas, dan pola shiftingnya. Besok akan saya lihat lebih dekat lagi,”ujar H. R. Alpha Amirrachman, M.Phil., Ph.D., Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah.

Menurutnya, Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah sudah membuat surat edaran, yang disertai dengan, Prosedur Operasional Standar, setebal 29 halaman, yang di dalamnya memuat berbagai prosedur, ketika sekolah akan pembelajaran-pembelajaran di masa pandemi  baik itu secara daring maupun secara luring PTM terbatas.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta ini untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Insya Allah kita semua akan berjalan dengan baik, ikuti prosedur protokol kesehatan, dan juga tentu saja di masa yang masih era pandemi saat ini harus berkolaborasi dengan Pemerintah,” tuturnya.

Pria yang juga menjabat direktur Seameo Seamolec Indonesia itu mengatakan itu sudah kita atur, dipersilakan sekolah-sekolah Muhammadiyah untuk mengikutinya.

“Itu sudah kami tulis secara lengkap, bagaimana nanti siswa kalau datang dari rumah ke sekolah, naik apa, lalu, apa yng harus dilakukan tiba di sekolah, kelasnya seperti apa, berapa jumlah yang ada di kelas, bagaimana kondisi ruangan kelas, sirkulasinya harus terbuka, dan lain sebagainya,” ungkap  Alpha.

Ia menerangkan, prinsip yang pertama yang harus dipegang adalah keselamatan jiwa. Itu tetap menjadi prioritas yang paling utama, yang kedua, hak anak-anak didik kita untuk mendapatkan pembelajaran tidak boleh terputus.

“Apapun harus dilakukan oleh sekolah, baik itu luring daring, PTM terbatas, yang penting siswa-siswa kita, tidak kehilangan pembelajaran, yang berkualitas, dan bermakna,” katanya.

Humas, Jatmiko.

Kamis, 23 September 2021

SOLO – Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMS) di Sekolah Penggerak SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Rabu (22/9/2021)

“Saya lihat SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta kondisinya sudah sangat bagus, fasilitas memadai,” ujar Direktorat SD Heriyanto. 

Di antara upaya Pemerintah mewujudkan harapan agar kondisi kekuatiran hilangnya proses pembelajaran pada peserta didik akibat pandemi Covid-19 yaitu dengan melakukan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di awal tahun pelajaran 2021/2022 yang mengacu pada SKB 4 Menteri dan memenuhi daftar periksa dan kebijakan Pemberlakuan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

 “SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta untuk melaksanakan PTM dan kesiapan sekolah benar-benar siap, dengan kondisi SDM yang memadai, terutama untuk gurunya, kelengkapannya, sarana dan prasarana dan orang tua wali muridpun banyak mengizinkan untuk melaksanakan PTM dan izin dinas terkait,”bebernya.  

Sejalan dengan Visi Pendidikan Indonesia yaitu, mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebinekaan global.

"Untuk mewujudkan generasi unggul sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang digaungkan Kemdikbudristek,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Sekolah, Hj Sri Sayekti menyampaikan informasi terkait sekolah Ada 707 siswa, 23 rombongan belajar, 23 ruang kelas, dan dalam satu kelas rata-rata 28 siswa. Dan kami telah membaca membaca Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang terbaru tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

“Terima kasih kami sampaikan kepada Kasi Kurikulum Dikdas SD Disdik Kota Surakarta Priyono yang telah membimbing dan menemani monev PTM dari Dit SD Jakarta, terutama dalam hal Persiapan Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Sekolah Dasar di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Sesuai dengan SKB 4 Menteri yang Terbaru,” katanya.

Humas, Jatmiko.

Kamis, 02 September 2021

SOLO – Baruno Nasution (30) salah satu guru sekolah penggerak SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, tidak bisa berdiam diri saat upaya pemerintah dan persyarikatan Muhammadiyah menanggulangi virus Covid-19.

Baruno terpanggil menjadi relawan Muhammadiyah, Tim Dapur Umum Lazismu Solo sejak awal pandemi, satu pekan setelah penerapan pembatasan sosial, Maret 2020.

 "Kegiatan yang paling sering dilakukan adalah pembagian nasi box di beberapa titik strategis di kota Solo, sampai saat ini masih terus konsisten dilakukan," katanya, Rabu (1/9/2021).

Ia menuturkan, Pernah turun bersama tim ke beberapa lokasi yang ditetapkan sebagai zona merah, contoh: Kadipiro, Laweyan untuk menyalurkan bantuan ketahanan pangan. Beberapa kali melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa masjid-masjid di kota solo.

"Setelah dapat apresiasi Laptop lewat supervisi klinis pendidikan dan diserahkan langsung oleh kepala sekolah Hj Sri Sayekti MPd, tidak mengira akan seperti ini jadinya,” ucapnya sambil tersenyum.

Harapan dan pesan untuk masyarakat, tetap semangat dalam menjalani roda kehidupan, semua yang terjadi memiliki hikmah. Tetap taati prokes, pentingnya perilaku 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas hingga angka Covid-19 terus menurun, agar kembali bisa beraktivitas seperti biasa.

“Sangat bersyukur kepada Allah atas segala petunjuk-Nya. Bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh Allah untuk bisa bermanfaat bagi orang lain," ucap Baruno, anggota Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (PMSB) Pimpinan Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kota Surakarta Periode 2016-2021.

Sementara itu, Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti merasa senang gurunya mendapat laptop dari Lazismu Solo. Semoga kita semua bisa berjuang bergotong royong melawan pandemi dan bisa memberikan lebih banyak perhatian serta kebaikan bagi masyarakat.

Seperti Profil pelajar Pancasila yang memiliki enam ciri utama: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

“Diusianya yang ke 86 Tahun sekolah juga memberikan potongan khusus 20 pendaftar pertama dalam penjaringan murid baru/inden 20222023. Klik https://bit.ly/sdmuh1 .Mudah-mudahan bisa memberikan motivasi dan inspirasi untuk warga sekolah yang lain,”pungkas Sayekti.

Kontributor, Humas Jatmiko.

Selasa, 24 Agustus 2021

Meskipun masih dalam situasi pandemi Covid-19, SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta tetap berupaya melaksanakan program-program unggulan bagi seluruh siswa. Salah satunya adalah program penguatan karakter religiusitas melalui kegiatan pembinaan tahfiz Alquran.

Sebagai persyaratan mengikuti wisuda tahfiz yang akan dilaksanakan pada bulan Februari 2022, sekolah mengadakan ujian kenaikan level tahfiz bagi siswa yang digelar secara daring. 

Seperti diungkapkan Ustazah Tati Kuraesin, penanggung jawab tahfiz SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, bahwa ujian kenaikan level tahun 2021 ini akan dilaksanakan dalam tiga gelombang, yaitu pada bulan Agustus, Oktober, dan Desember.

"Untuk ujian gelombang pertama di bulan Agustus ini diikuti oleh 34 siswa dan berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu, 23-25 Agustus 2021," kata  Ust. Tati.

Dari 34 peserta tersebut, sambungnya, 32 peserta mengikuti ujian juz 30 sedangkan 2 peserta mengikuti ujian Juz 27.

"Ujian kenaikan level ini di samping sebagai persyaratan mengikuti wisuda dan untuk melanjutkan hafalan juz berikutnya juga sebagai ajang fastabiqul khairat, atau berlomba-lomba dalam kebajikan.  Siswa biasanya akan terpacu semangatnya untuk bisa mengikuti ujian seperti teman-temannya,"  imbuhnya.

Terkait pembinaan tahfiz, menurut Ust. Tati, siswa dibiasakan murajaah (mengulang-ulang hafalan) setiap pagi menggunakan irama Nahawand dan setoran hafalan minimal tiga ayat kepada pembimbing akademik (PA) melalui Zoom Meeting.

"Ujian kenaikan level ini kita bekerjasama dengan ustaz dari ma'had tahfiz Alquran, dengan harapan penilaiannya lebih objektif," ujar Ust. Tati menambahkan.

Salah satu siswa kelas 4 peserta ujian juz 27, Aisyah Fayza Khansa,  mengaku sudah siap untuk mengikuti ujian kenaikan level gelombang pertama.

"Saya biasanya murajaah setiap hari bersama Abi atau Umi, dan untuk persiapan ujian ini harus mengulang-ulang terus supaya lancar," ungkap Fayza.

Meskipun sudah mempersiapkan diri dengan  murajaah setiap hari, tetapi ia juga merasa sedikit grogi karena yang akan menguji adalah ustaz yang belum dikenalnya.

"Agak grogi juga sih, Bismillah insya Allah sudah siap dan semoga lancar,"  pungkasnya.

Muhamad Arifin / Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta 081329718196

Rabu, 18 Agustus 2021

Bertepatan dengan HUT ke-76 Republik Indonesia, SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti launching EdutabMu "Digital Learning Accelerator" yang merupakan kerjasama antara Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah-PP Aisyiyah, Lazismu PP Muhammadiyah, dan Enuma, Selasa (17/8/2021).

Kegiatan yang digelar secara virtual melalui Zoom Cloud Meeting dan streaming YouTube tersebut dihadiri oleh 47 sekolah di bawah Aisyiyah dan Muhammadiyah se-Indonesia yang telah dipilih untuk mengikuti program tersebut.

Sekretaris umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, dalam keynote speech menyampaikan kesenjangan pendidikan di Indonesia masih terlihat hingga saat ini, terutama pada masa pandemi Covid-19.  Ia mengatakan, keterbatasan akses internet, pemenuhan gawai, hingga keterbatasan listrik menjadi permasalahan di pendidikan Indonesia.

Sebagai solusinya, kata Mu'ti, Muhammadiyah pun menghadirkan program akselerasi pendidikan yang tidak memerlukan akses internet, yaitu EdutabMu.

"Gadget dan akses internet yang terbatas mungkin tidak menjadi masalah serius di Amerika Serikat, Korea atau Singapura. Di Indonesia kita masih menemukan masalah terbatasnya gadget, misalnya di satu keluarga dengan beberapa anak yang masih sekolah, namun hanya memiliki satu gadget," kata Mu'ti.

Dia berharap, EdutabMu dapat menjadi problem solving dari kesenjangan pendidikan yang saat ini masih terjadi di Indonesia.
Sehingga, EdutabMu dapat menjawab tuntutan dan kebutuhan di bidang pendidikan, tidak hanya pada masa pandemi, melainkan juga ke depannya.

SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta merupakan salah satu dari 47 sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia yang ditunjuk oleh PP Muhammadiyah untuk menerima program Edutabmu.

Melalui program ini, sekolah akan mendapatkan fasilitas tablet berisi aplikasi Sekolah Enuma untuk siswa usia 5 sampai 8 tahun atau kelas 1 dan 2 sekolah dasar.

Aplikasi Sekolah Enuma berisi permainan untuk mengasah kecakapan Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris atau kecakapan literasi dan numerasi dasar siswa.

Aplikasi ini tidak membutuhkan koneksi internet secara langsung, di dalamnya juga tersedia buku elektronik, game, serta video edukatif yang kontennya sudah disesuaikan dengan materi dan tingkat usia anak.

Nursalam, Kepala SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menyampaikan bahwa penunjukan sekolah sebagai peserta program ini tertuang dalam SK Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 58/KEP/I.4/2021 tentang Sekolah Penerima Program Sekolah Enuma Kerjasama Majelis Dikdasmen PPM dengan Lazismu.

"Kami siap berkolaborasi menyukseskan program ini, karena tentu sangat bermanfaat bagi sekolah untuk mengakselerasi pembelajaran berbasis digital yang berfokus pada pencapaian kompetensi literasi dan numerasi siswa," ujarnya.

Menurutnya, sebagai upaya mendukung program tersebut, sekolah telah menyiapkan tim khusus yang terdiri dari penanggung jawab program, guru sasaran, dan tim IT yang akan mendapatkan pelatihan intensif dari Enuma.

"InshaAllah pada semester I tahun pelajaran 2021/2022 program EdutabMu ini akan mulai berjalan," pungkasnya.

Muhamad Arifin/Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta 081329718196

Selasa, 10 Agustus 2021

SOLO – Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan membagikan buku tununan shalat sesuai dengan keputusan majelis tarjih, diterbitkan oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PDM Kota Surakarta kepada 63 guru karyawan dan taushiyah akbar secara virtual melalui live streaming Youtube Radio Solo Belajar https://www.youtube.com/watch?v=yu9PqnSBvUk.

Menghadirkan Alumni Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta, Ahmad Syaifuddin S.Pd.I MPd sebagai peringatan 1 Muharram atau Tahun  Baru Islam 1443 H, Selasa (10/8/2021).

Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti MPd melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Jatmiko mengatakan, peringatan Tahun Baru Islam  dihelat berbeda. Hal itu untuk memotivasi warga sekolah.


”Merayakan Tahun Baru Islam membagikan 63 buku kecil tentang tuntunan shalat dan taushiyah akbar. Guru bisa menjadikannya sebagai buku ajar dalam membimbing peserta didik melaksanakan ibadah shalat,” ujar Jatmiko.

Menjadi pembeda antara organisasi Muhammadiyah dengan organisasi Islam lain, menjadi kekuatan yang mampu digunakan untuk menghadapi segala problem dan tantangan bersama baik yang datang dari internal maupun ekternal.

Mengapa kita khawatir?, karena persoalan ini sangat terasa di tengah pandemi Covid - 19. Generasi milenial adalah generasi yang menghabiskan lebih banyak porsi waktunya di dunia virtual, berinteraksi dan berkomunikasi melalui perangkat media sosial (facebook, twitter, youtube, dan sejenis lainnya). 

“Jika dalam Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) wawasan keagamaan dan ke-Muhammadiyahan mantap, maka amal usaha misalnya dibidang pendidikan akan maju menjadi sekolah islami pelopor berkemajuan. Seperti pengajian dan pembagian buku tersebut sebagai pemacu dan pemicu sarana motivasi untuk melaksanakan shalat dalam kehidupan sehari-hari,” bebernya.

Hijrah, bukan sekadar, berpindah tempat, hijrah adalah sebuah komitmen, yang dibangun oleh kesadaran nurani, dan spiritual, untuk berpindah kepada keadaan lebih baik yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bisa dengan, membaca Alquran, dzikir, doa, melaksanakan puasa sunnah, menyantuni anak yatim, peduli manusia, peduli lingkungan, dan peduli sistem.

“Tahun baru, yang diperingati, setiap 1 Muharram, dapat dimaknai, mengingat kembali peristiwa, hijrahnya Nabi Muhammad Saw. Tadi ustaz Ahmad Syaifuddin menyampaikan sejarah dan amalan Muharram. Untuk meningkatkan literasi digital pengajian dimulai Pukul 08.30 setelah Tahfidz diikuti siswa guru dan karyawan  kurang lebih 45 menit dilanjutkan pembelajaran,”pungkasnya.

Humas, Jatmiko.

Sabtu, 07 Agustus 2021

SOLO – Kota Solo sangat tergantung pada pasokan sayur, buah dan protein dari wilayah lain. Potensi produk urban farming (sayur, buah, ikan) di kota Solo sangat besar (Serial diskusi cerdas pangan, Juli 2021). Telah terjadi pergeseran tujuan urban farming di masa pandemi Covid ini. Dari semula hobi, bergerak untuk pemenuhan pangan keluarga dan komunitas kemudian bergeser menjadi sumber pendapatan keluarga.

Hal ini bila dikelola dan diorganisir, kemudian disambungkan dengan kebutuhan masyarakat kota Solo, akan memperpendek rantai distribusi pangan, memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Solo sekaligus menggerakkan bisnis pangan di kota Solo. Oleh karena itu diperlukan wadah untuk mempertemukan produsen dan konsumen pangan di kota Solo.

“Bertujuan mendorong kerjasama antara produsen sayur/buah dan protein hewani antara produsen dan konsumen di Solo Raya,” Jelas Direktur Program Yayasan Gita Pertiwi Titik Eka Sasanti, pada zoom dan live youtube, Jum’at (6/8/2021).

Menghadirkan narasumber dari SD Muhammadiyah 1 Ketelan Hj Sri Sayekti MPd, Kelompok hidroponik 04 Mojosongo Sunarto, CV Mekar Tekno Dedy Fachrudin dan H Muhammad Zain SH Kabid aneka usaha perumda PAU Pedaringan dengan Moderator Kabid Ekonomi Bapppeda Surakarta Fransisco Amaral SSTp Msi. 

Survay Literasi, Pola Konsumsi dan Akses Pangan Masyarakat (YLKI-Gita Pertiwi, 2019), juga menunjukkan bahwa sumber protein yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Solo adalah tahu/tempe (94%), telur (89%) dan daging ayam (54%).

“Pandemi Covid-19 justru menurunkan konsumsi protein nabati (daging ayam dan daging sapi) sebesar 10%. Penurunan konsumsi ini disebabkan karena penurunan daya beli dan kelangkaan produk di masa-masa tertentu (suplay terbatas),” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Hj Sri Sayekti MPd  mengemukakan, kantin sehat berupaya maksimal optimal mewujudkan Ketersediaan Beragam Pangan Bergizi, Seimbang, dan Aman Berperan Mencerdaskan  Bangsa.

Bahan pangan yang diolah dan disajikan dikelompokkan baik dari  Padi-padian yang terdiri dari beras, jagung, terigu. Umbi-umbian yang terdiri kentang, ketela pohon, ubi jalar, talas. Pangan hewani yang terdiri dari ikan, daging, telur, susu.

“Untuk  makan siang agar tercukupi kebutuhan gizinya, tim menyusun menu setiap bulannya memenuhi 8 unsur. Untuk jajanan di kantin beragam makanan yang sesuai SOP.  Disajikan, secara bergiliran jajanan tradisional dari bahan selain gandum dan beras menjadi salah salah jenis makan yang juga disajikan,” jelasnya.

Humas, Jatmiko.

Kamis, 05 Agustus 2021

SOLO – Hari Kemerdekaan ke-76 RI sudah semakin dekat! Maka dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, Sekolah Sehat SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta akan mengedukasi gerakan Agustusan 5 M, putus rantai Covid-19 secara online melibatkan guru karyawan memainkan alat musik, gamelan baik pelog slendro, pentatonis maupun diatonis.   

Informasi ini disampaikan Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti MPd melalui wakil Kepala Sekolah bidang Humas Jatmiko di Laboratorium satu atap karawitan dan musik, Rabu (4/8/2021). 

“Mari berantai ajak warga negara terutama warga sekolah menyemarakkan HUT RI Ke-76 pada 17 Agustus 2021, Indonesia tangguh Indonesia tumbuh putus rantai covid-19 lewat pesan gerakan Agustusan 5 M,” ujarnya.

Lahirnya lagu dengan tajuk Gerakan 5M sebagai edukasi terutama peserta didik sejak dini. 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Karya sederhana ini untuk membantu minimal tim satgas Covid-19 sekolah sebagai bahan kampanye lawan Covid-19, kalau dahulu melawan penjajah,” terang penyusun lagu gerakan 5M Ki Agung Sudarwanto, MSn.

Berikut lirik lagunya,
Yo ayo ayo ayo ayo
Perangi pandemi
Yo ayo ayo ayo ayo
Jalani hidup sehat setiap hari

5M jangan terlupakan
Pakai masker
Cuci tangan slalu
Jaga jarak
Jauhi kerumunan
Batasi mobilisasi dan interaksi

Dalam pembuatan lagu ini, menurut Agung Sudarwanto tidak memerlukan waktu yang lama. Dalam sehari, bisa menciptakan lagu tersebut bersama Satgas Covid-19 sekolah. 

Pria kelahiran Desa Kauman yang mulai mendalang sejak kelas lima SD tahun 1990, Nganjuk Jawa Timur pada 4 Agustus 1979 ini mengaku  dalam pembuatan lagu ini, tidak memerlukan waktu yang lama. Dalam sehari, bisa menciptakan lagu tersebut bersama Satgas Covid-19 sekolah.

“Saat itu bertepatan dengan hari Persatuan Dalang Indonesia (Pepadi) di Pendapa Kabupaten Nganjuk. Dalam pentas keliling Jawa Pos itu, saya sebatas ‘mucuki’ al marhum Ki H Manteb Soedharsono tanggal 2 Agustus 1990,” ujar Agung, panggilan akrabnya.

Ia pun berharap, jingle lagu ini bisa menghibur sekaligus mendorong masyarakat Solo dan Indonesia ubah laku untuk selalu hidup bersih dan mentaati protokol kesehatan.

Humas, Jatmiko.

Ketua

Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd
NBM. 887.570

Menu

Jadwal Sholat

Surakarta (Solo)

Imsak--:--
Subuh--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Mengambil jadwal Surakarta...

Sumber jadwal: API MyQuran

Kalender

Jam

Berita Umum

Berita Terbaru Majelis

Memuat berita terbaru...

    Lihat semua berita

    Posting Populer

    Inovasi Pendidikan karakter anti korupsi SD Muhammadiyah 1 Ketelan

    Informasi


    Kalender Islam

    Kalender Hijriyah

    Unduhan

    >> Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik 2021
    >> Instrumen Data Sekolah 2021
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SMA, MA,SMK
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru SD, SMP
    >> Ceklist Persyaratan PTK Baru PAUD TK
    >> Rekap Form Excel Pengajuan Input PTK Baru TK, PAUD, SD, SMP
    >> Materi 1 BLC
    >> Materi 2 Pengenalan HTML (BLC)
    >> Materi 2 Web Editor (BLC)
    >> News Template
    >> Pro News Template
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Email )
    >> Materi 3 BLC ( Membuat Blog )
    >> Blangko Pengajuan SK GTT/PTT
    >> Blangko Pengajuan SK GTY/PTY
    >> Instrumen Sekolah 2015
    >> Memasang Link Di Pada Blog Wordpress
    >> Menambah Header di Blog (Blogger)
    >> Materi 4 BLC ( Membuat Blog Dengan Wordpress )
    >> Materi 5 BLC ( CMS )
    >> Tutorial CMS Balitbang
    >> Materi 6 Localhost CMS Balitbang
    >> Materi 8 Cloud Storage
    >> Blangko Biodata Guru Agama Islam ( PAI )
    >> Materi 9 Pembuatan Header Website
    >> Blangko PPDB 2016 / 2017
    >> Pengantar PPDB 2016 / 2017
    >> Menambahkan Feed Rss Pada Halaman Website
    >> Materi Tahsin Perguruan Muhammadiyah
    >> Skrip .php untuk Feed RSS CMS Balitbang
    >> Materi Google Form atau Formulir Online
    >> Materi Desember 2016
    >> Jadwal UTS Genap Ciri Khusus SD
    >> Blangko Data Bantuan Sekolah 2016
    >> Jadwal UAS ( SEKOLAH ) Ciri Khusus SMP/Mts, SMA/MA, SMK 2016/2017
    >> Materi Penguatan Kepala Sekolah Tawang Mangu
    >> Pengembangan Kurikulum ISMUBA 2017
    >> Olimpiade Ahmad Dahlan 2017
    >> Kalender Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2022 / 2023
    >> Kisi - Kisi Akhlaq SMK Ciri Khusus 2017 / 2018
    >> Form Data Bantuan dan Prestasi Sekolah 2018
    >> Pelatihan SPMU
    >> Kalender Pendidikan Dikdasmen PWM Jateng 2018 / 2019
    >> Instrumen Data Sekolah 2019
    >> Rekaman Irama Nahawand
    >> Blangko RKAS 2021
    >> Surat Tarik PTK Dinas / Mutasi
    >> Form Input PTK GTK Cabdin
    >> Syarat Pengajuan SK Yayasan
    >> Landasan Hukum Muhammadiyah ( 2016 )
    >> KISI US ISMUBA WILAYAH 2022
    >> BLANGKO DAYA TAMPUNG PENGGEMBIRA MUKTAMAR 48 TAHUN 2022
    >> BLANGKO PAKTA INTEGRITAS
    >> BLANGKO RKAS 2022/2023
    >> EDARAN MENCHANDISE MUKTAMAR KE - 48
    >> Syarat Pengajuan NUPTK JULI - DESEMBER 2022
    >> Form Isian Data 2022 / 2023
    >> Logo Musyda 2023
    >> Lampiran Musyda Dikdasmen 2023
    >> SYARAT DAPODIK 2023
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 1
    >> BADAN HUKUM MUHAMMADIYAH PART 2
    >> DAFTAR PCM 2022 - 2027
    >> Badan Hukum Muhammadiyah 2024
    >> Maklumat PP Muhammadiyah Ramadhan 1447 H / 2026 M
    >> JADWAL WAKTU SHOLAT BULAN RAMADHAN 1446 H / 2025 M
    >> Logo Milad Muhammadiyah 113
    >> Kode Indeks Surat Muhammadiyah
    >> Pembuatan E-KTAM dan Tata Cara Klaim
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah
    >> Sewa Gedung Balai Muhammadiyah">Sewa Gedung Pusdiklat Dharmo Tjahjono

    Pengunjung

    Statistik kunjunganDiperbarui otomatisCounter pengunjung dan tampilan halaman