SOLO,- Nama Kota Surakarta kembali harum setelah Siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Surakarta, Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis TIK dan Budaya berhasil menggondol juara II Freehand (Senam Ritmik Kategori II) dalam kejuaraan Provinsi (KEJURPROV) Junior tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Pengprov Persani Jawa Tengah pada tanggal 22 s.d 25 November di Laboratorium Prof. Soegiono FIK, Unnes Kota Semarang, Minggu (25/11/2018).
Peserta yang ikut lomba ada 3 kategori. Kategori 1 pesertanya 6 anak umur maksimal 6 tahun, yang dilombakan 2 alat, freehand dan bola. Kategori 2 pesertanya 17 anak umur 7-9 tahun yang dilombakan 3 alat, freehand, hoop, dan gada. Sedangkan kategori 3 pesertanya 17 anak umur 10-12 tahun yang dilombakan 4 alat yaitu freehand, hoop, bola, dan gada.
“Carissa Agnita Adicandra ikut kategori 2 jumlah peserta 17 anak dari 6 daerah. Carissa ikut kejurprov tingkat provinsi Jawa Tengah mewakili Kota Surakarta untuk lomba Senam Ritmik, dan berhasil juara 2” Ungkap Meliani Ibunya Carissa, Rabu (28/11/18).
Prestasi ini ditorehkan setelah latihan satu minggu sekali dengan kerja keras, disiplin, percaya diri, dan melakukan yang terbaik serta dibimbing oleh Kak Lovitasari Damayanti.
"Alhamdulilah, bisa juara. Tadi dapat Medali dan Piagam Penghargaan dengan Nomor : 072/PSN_JTG/XI/2018 Tertanda tangan Ketua Umum Pengprov PERSANI Jawa Tengah Sinto Adi Prasetyorini, ST dan Ketua Panitia Felik Agusta Arief Prabowo. cita-cita Carissa ingin menjadi atlet senam ritmik yang berprestasi dan membanggakan orang tua, untuk mewujudkan cita-cita tersebuta saya tidak pernah absen berlatih’’ Kata Carissa. Putri Muslimah kelahiran Surakarta, 18 Agustus 2009.
Sementara itu, pada hari Kamis (29/11/2018), Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Sekolah Dasar Swasta Rujukan (SDSR), Jatmiko, mengatakan bahwa sekolah tersebut secara serius mengembangkan lebih dari 25 Ekstrakurikuler dan dukung oleh guru yang profesional.
"Misalnya, untuk guru olahraga putri. kami memiliki Hanif Al Dilatthof, kelahiran Bogor, 30 November 1993. Masih muda tapi prestasi beliau sebagai atlit pencak silat luar biasa. Terakhir prestasinya mendapatkan 2 emas ganda dan beregu putri di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Tengah XV 2018, serta terbukti kemarin bisa Atraksi pencak silat saat Launching Kejuaraan Nasional Antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia ke VII bareng Pelatnas yang juara Asian Games di Sritex Arena, Solo, Minggu (25/11/18), sehingga ke depan bisa membantu Carissa, karena senam tersebut membutuhkan kelenturan tubuh dan akurasi gerakan," ujarnya.
Humas Jatmiko.
Jumat, 30 November 2018
Kamis, 29 November 2018. Peningkatan kinerja guru SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo dalam hafalan Al Quran.
Kamis (29/11/2018). Dimushola SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo sejumlah 40 guru dilatih mengenai hafalan Al Quran. "SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo saat ini seluruh guru dilatih mengenai hafalan Al Quran" kata Ahmad Sukidi saat wawancara dalam kegiatan ini.
Ahmad Sukidi menambahkan bahwa sekolah mempunyai program tahfidz kepada siswa, sehingga untuk meningkatkan prestasi pesetta didik dalam penguasaan hafalan Al Quran, maka perlu ada penguatan guru dalam hal hafalan Al Quran.
Acara yang dibuka oleh ketua majelis dikdasmen H. Tridjono mengharapkan dengan kegiatan ini nantinya bisa dimengerti, diamalkan dan ditularkan.
Trijono menceriakan bahwa Al Quran tidak seperti masa lalu yang belum banyak dalam bentuk cetakan atau digital, maka diharapkan juga kegiatan ini harus lebih baik dari masa lalu, kalau kurang baik maka termasuk orang yang celaka.
"guru jika banyak mengajar pasti akan menambah ilmunya" imbuh Trijono
Ustadz Saiev Dzaky El Kemal yang mengisi dan memandu dalam kegiatan workshop metode menghafal Al Quran ini memberikan ungkapan satu huruf sepuluh kebaikan.
Saiev menceritakan apa itu tahfidz, tahfidz merupakan menjaga Al Quran yaitu salah satunya dengan cara menghafal.
Ahmad Sukidi menambahkan bahwa sekolah mempunyai program tahfidz kepada siswa, sehingga untuk meningkatkan prestasi pesetta didik dalam penguasaan hafalan Al Quran, maka perlu ada penguatan guru dalam hal hafalan Al Quran.
Acara yang dibuka oleh ketua majelis dikdasmen H. Tridjono mengharapkan dengan kegiatan ini nantinya bisa dimengerti, diamalkan dan ditularkan.
Trijono menceriakan bahwa Al Quran tidak seperti masa lalu yang belum banyak dalam bentuk cetakan atau digital, maka diharapkan juga kegiatan ini harus lebih baik dari masa lalu, kalau kurang baik maka termasuk orang yang celaka.
"guru jika banyak mengajar pasti akan menambah ilmunya" imbuh Trijono
Ustadz Saiev Dzaky El Kemal yang mengisi dan memandu dalam kegiatan workshop metode menghafal Al Quran ini memberikan ungkapan satu huruf sepuluh kebaikan.
Saiev menceritakan apa itu tahfidz, tahfidz merupakan menjaga Al Quran yaitu salah satunya dengan cara menghafal.
Rabu, 28 November 2018
Selasa, 27 November 2018. Solo, SMP Muhamnadiyah 1 Simpon Solo adakan workshop atau pelatihan pembelajaran berbasis IT bagi guru.
Selasa (27/11/2018). Sejumlah 45 guru dengan berbagai mapel yang beragam, dilatih mengenai pembelajaran yang berbasis teknologi informasi di Laboratorium komputer SMP muhammadiyah 1 Simpon Solo.
Melihat kecenderungan siswa sekarang lebih mengenal mengenai internet, maka guru dalam penyampaian pembelajaran juga harus menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekarang.
Danik Ary Widiyanto pengelola laboratorium komputer menceritakan bahwa materi yang diberikan diantaranya pemanfaatan Google Form (G-form) salah satu fasilitas google yang gratis di internet yang digunakan untuk fasilitas guru melakukan ulangan atau tes secara online, nantinya guru lebih efektif untuk penilaian dan analisa nilai.
Danik juga menambahkan penyampaian materi juga mengenai Rumah Belajar, salah satu fasilitas dari Puspendik yang bisa membantu siswa dan guru untuk mendounlod materi atau buku elektronik.
Dirumah Belajar juga terdapat menu meta budaya yang bisa melihat budaya yang ada di Infonesia.
Ahmad Sukidi, kepala SMP muhammafiyah 1 Simpon Solo saat mendampingi juga mengharapkan dengan kegiatan ini diharapkan guru lebih terbiasa menggunakan IT atau internet dalam penyampaian pembelajaran kepada siswa, sesuai dengan saat ini siswa lebih senang pembelajaran berbasis teknologi.
Redaksi : SMP Muhammadiyah 1 Simpon Surakarta
Melihat kecenderungan siswa sekarang lebih mengenal mengenai internet, maka guru dalam penyampaian pembelajaran juga harus menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekarang.
Danik Ary Widiyanto pengelola laboratorium komputer menceritakan bahwa materi yang diberikan diantaranya pemanfaatan Google Form (G-form) salah satu fasilitas google yang gratis di internet yang digunakan untuk fasilitas guru melakukan ulangan atau tes secara online, nantinya guru lebih efektif untuk penilaian dan analisa nilai.
Danik juga menambahkan penyampaian materi juga mengenai Rumah Belajar, salah satu fasilitas dari Puspendik yang bisa membantu siswa dan guru untuk mendounlod materi atau buku elektronik.
Dirumah Belajar juga terdapat menu meta budaya yang bisa melihat budaya yang ada di Infonesia.
Ahmad Sukidi, kepala SMP muhammafiyah 1 Simpon Solo saat mendampingi juga mengharapkan dengan kegiatan ini diharapkan guru lebih terbiasa menggunakan IT atau internet dalam penyampaian pembelajaran kepada siswa, sesuai dengan saat ini siswa lebih senang pembelajaran berbasis teknologi.
Redaksi : SMP Muhammadiyah 1 Simpon Surakarta
Senin, 26 November 2018
Ahad, 25 November 2018. 2 Guru SMA Muh. 1 Surakarta rebut Juara PTK
2 Guru SMA Muhammadiyah 1 Surakarta berhasil menjuarai lomba Artikel hasil Penelitihan Tindakan Kelas (PTK) Tingkat SMAdalam rangka HUT PGRI ke -73 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2018. Mereka adalah: Siti Nurjannah, S.Pd sebagai juara 1 dan Dra. Willys Sari Listiyani. M.Pd sebagai juara 2. Pemberian hadiah dilaksanakan dalam acara Pagelaran Malam Pengabdian Guru di SMKN 8 Surakarta (minggu, 24 november 2018) yang diawali dengan pengumuman aneka lomba dalam rangka HUT PGRI KE-73 yang meliputi lomba paduan suara, senam PGRI dan Artikel Hasil PTK.
Hasil ini cukup mengejutkan karena untuk kedua kalinya mereka berdua tampil sebagai menjuarai lagi. Ketika tahun 2017 mereka berdua juga menduduki peringkat 1 dan 2.
Siti Nurjannah tahun lalu sebagai juara 2 untuk tahun ini berhasil sebagai juara 1 mengalahkan teman satu sekolahnya, Willys Sari Listiyani.
PTK dengan judul: Metode STAD Dilengkapi dengan Laboratorium Virtual dan LKS sebagai
Upaya dalam Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Peserta Didik tentang Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan di Kelas XI MIPA 1 SMA Muhammadiyah 1 Surakarta Semester 2 Tahun Pelajaran 2017/ 2018, karya Siti Nurjannah berhasil sebagai juara 1.
Sedangkan PTK dengan judul: Windows Movie Maker Berbantuan Audacity untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Materi Kolonialisme pada Peserta Didik kelas XI IPS 3 SMA Muhammadiyah 1 Surakarta Semester Genap Tahun 2017/2018, karya Willys Sari Listiyani berhasil sebagai juara 2.
Semoga keberhasilan ini dapat memacu teman-teman untuk rajin menulis dan membuat Penelitihan Tindakan Kelas (PTK)
Humas SMA Muh 1 Surakarta
Dra. Willys Sari Listiyani, M.Pd
Hasil ini cukup mengejutkan karena untuk kedua kalinya mereka berdua tampil sebagai menjuarai lagi. Ketika tahun 2017 mereka berdua juga menduduki peringkat 1 dan 2.
Siti Nurjannah tahun lalu sebagai juara 2 untuk tahun ini berhasil sebagai juara 1 mengalahkan teman satu sekolahnya, Willys Sari Listiyani.
PTK dengan judul: Metode STAD Dilengkapi dengan Laboratorium Virtual dan LKS sebagai
Upaya dalam Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Peserta Didik tentang Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan di Kelas XI MIPA 1 SMA Muhammadiyah 1 Surakarta Semester 2 Tahun Pelajaran 2017/ 2018, karya Siti Nurjannah berhasil sebagai juara 1.
Sedangkan PTK dengan judul: Windows Movie Maker Berbantuan Audacity untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Materi Kolonialisme pada Peserta Didik kelas XI IPS 3 SMA Muhammadiyah 1 Surakarta Semester Genap Tahun 2017/2018, karya Willys Sari Listiyani berhasil sebagai juara 2.
Semoga keberhasilan ini dapat memacu teman-teman untuk rajin menulis dan membuat Penelitihan Tindakan Kelas (PTK)
Humas SMA Muh 1 Surakarta
Dra. Willys Sari Listiyani, M.Pd
Jumat, 23 November 2018
Jum'at, 23 November 2018. Prof.Dr. H. Amien Rais Sholat Jum'at Di Masjid Balai Muhammadiyah Surakarta,
Disela kunjungannya ke Kantor Balai Muhammadiyah kota Surakarta, beliau menyempatkan diri untuk sholat jum'at secara berjamaah. Masjid yang terletak di lantai 2 di Dalam Komplek Kantor Balai Muhammadiyah Surakarta yang beralamat di Jalan Teuku Umar No. 5 Keprabon Solo. Masjid ini di bangun dan diresmikan oleh beliau pada tahun 1999 dengan biaya pembangunan Rp. 608.650.000,-.
Kamis, 22 November 2018
Rabu, 21 November 2018. Jurnalis Cilik SD Muhammadiyah 16 Solo Beraksi
Solo --- Selama 3 hari berturut-turut (17-19/11), Jurnalis Cilik SD Muhammadiyah 16 Solo meliput berbagai event penting di wilayah Kecamatan Laweyan, Solo. Sabtu (17/11) Jurnalis Cilik telah berhasil meliput Festival Dolanan Tradisional di Lapangan Karangasem Solo dengan berbagai narasumber, salah satunya adalah Herwin Tri Nugroho, 37 sebagai PLT Lurah Desa Karangasem. Wartawan cilik ini memberanikan diri bertanya untuk memuaskan rasa ingin tahu mereka. Kegiatan tersebut membuahkan pendidikan cinta budaya yang laik mereka peroleh. Rasa ingin tahu terhadap budaya sangat penting untuk meningkatkan jiwa nasionalisme.
Pada hari Minggu (18/11) lagi-lagi Jurnalis Cilik beraksi di Lapangan Benteng Vesternberg Solo dalam rangka meliput Apel Akbar Milad Muhammadiyah yang ke 106. Beberapa narasumber kunci seperti, Joko Riyanto sebagai pejabat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta, dan Wardoyo selaku Polisi turut memberi informasi bahkan memberi kesan dan pesannya kepada jurnalis cilik. Pengalaman ini tentu menjadi yang tak terlupakan, belajar menerima pesan, kesan, saran, dan kritikan menguatkan mereka untuk semakin di depan. Dari tema Milad Muhammadiyah ke-106, Ta’awun untuk Negeri, para jurnalis cilik semakin yakin bahwa kerjasama, gotong royong, dan saling menghargai harus dilestarikan demi kemajuan pembangunan Bangsa.
Jurnalis cilik SD Muhammadiyah 16 Surakarta juga meliput lomba dokter kecil tingkat Kecamatan Laweyan di SD Negeri Panularan pada tanggal 19/11. Budi Paryono sebagai Ketua Korwil I Surakarta telah membantu para jurnalis mengumpulkan informasi di TKP. “Membantu teman-teman yang sakit mendadak di sekolah yang sifatnya memberi pertolongan kepada penderita”, terang Budi Paryono saat wawancara dengan jurnalis cilik SD Muhammadiyah 16 Solo.
Melatih dan menumbuhkan jiwa literate serta rasa percaya diri merupakan tujuan utama organisasi jurnalis cilik SD Muhammadiyah 16 Surakarta. Karakter tersebut menjadi jawaban dari tuntutan dan tantangan di jaman milenial ini. Walaupun baru saja dilantik sebagai jurnalis cilik (10/11), siswa siswi SD Muhammadiyah 16 Surakarta mampu menunjukkan kemampuannya dengan percaya diri. Semua anak berpotensi, jika lingkungannya selalu mendukung maka ia akan menjadi insan yang luar biasa, melebihi ekspektasi kita. Dukung pendidikan yang berkemajuan tumbuh subur di Indonesia dengan cara merubah pola pikir yang berorientasi pada angka (kuantitas) menjadi pola pikir yang berorientasi kualitas.
Pada hari Minggu (18/11) lagi-lagi Jurnalis Cilik beraksi di Lapangan Benteng Vesternberg Solo dalam rangka meliput Apel Akbar Milad Muhammadiyah yang ke 106. Beberapa narasumber kunci seperti, Joko Riyanto sebagai pejabat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta, dan Wardoyo selaku Polisi turut memberi informasi bahkan memberi kesan dan pesannya kepada jurnalis cilik. Pengalaman ini tentu menjadi yang tak terlupakan, belajar menerima pesan, kesan, saran, dan kritikan menguatkan mereka untuk semakin di depan. Dari tema Milad Muhammadiyah ke-106, Ta’awun untuk Negeri, para jurnalis cilik semakin yakin bahwa kerjasama, gotong royong, dan saling menghargai harus dilestarikan demi kemajuan pembangunan Bangsa.
Jurnalis cilik SD Muhammadiyah 16 Surakarta juga meliput lomba dokter kecil tingkat Kecamatan Laweyan di SD Negeri Panularan pada tanggal 19/11. Budi Paryono sebagai Ketua Korwil I Surakarta telah membantu para jurnalis mengumpulkan informasi di TKP. “Membantu teman-teman yang sakit mendadak di sekolah yang sifatnya memberi pertolongan kepada penderita”, terang Budi Paryono saat wawancara dengan jurnalis cilik SD Muhammadiyah 16 Solo.
Melatih dan menumbuhkan jiwa literate serta rasa percaya diri merupakan tujuan utama organisasi jurnalis cilik SD Muhammadiyah 16 Surakarta. Karakter tersebut menjadi jawaban dari tuntutan dan tantangan di jaman milenial ini. Walaupun baru saja dilantik sebagai jurnalis cilik (10/11), siswa siswi SD Muhammadiyah 16 Surakarta mampu menunjukkan kemampuannya dengan percaya diri. Semua anak berpotensi, jika lingkungannya selalu mendukung maka ia akan menjadi insan yang luar biasa, melebihi ekspektasi kita. Dukung pendidikan yang berkemajuan tumbuh subur di Indonesia dengan cara merubah pola pikir yang berorientasi pada angka (kuantitas) menjadi pola pikir yang berorientasi kualitas.
Rabu, 21 November 2018
Rabu, 21 November 2018. Rihlah Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 18 Surakarta "INOVASI TRADISI ISLAMI"
Ada tradisi dari pendahulu kita atau para ulama melakukan rihlah atau pengembaraan untuk mendapatkan ilmu. Dalam agama Islam ilmu merupakan perkara yang amat penting. Terkadang dalam pengembaraan dihadapkan dengan kepayahan, jarak tempuh yang cukup jauh. Namun mereka tetap melakukannya. Hal ini terinspirasi dengan firman Allah SWT dalam Surat at-Taubah (9) : 122.
"Tidak semestinya semua orang mukmin pergi berperang. Alangkah baiknya bila ada segolongan yang merantau untuk memperdalam agama kemudian mengajar kaumnya bila telah kembali ke lingkungannya supaya masing - masing dapat menjaga diri". Para ulama juga melakukannya karena mentaati perintah Nabi SAW, "barang siapa menempuh sebuah jalan dalam rangka mencari ilmwayatu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju surga. ( Riwayat Muslim ). Karena keterbatasan yang ada sekolah kreatif mengadopsi kegitan tersebut sesuai dengan kondisi yang ada. Itulah makna meng-inovasi tradisi.
Berikut ini disajikan reportasi singkat kegiatan tersebut
Seperti biasa setelah sampai ditempat tujuan anak-anak mencari masjid terdekat untuk melakukan shalat sunah tahiyatul masjid sembari berdoa ucapan syukur Allah SWT telah melindungi hambanya dalam perjalanan.
Anak-anak berbaris didepan pondok dengan mengucapkan salam kreatif
Inilah salam kreatifnya.
Acara Sambutan dan Perkenalan pengurus serta mahasantri shobron di ruangan kuliah mahasantri
Foto ini sebagian cerita pengembaraan para mahasantri ke Solo utuk menimba ilmu di pondok Hj. Nuriyah Shobron Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dengan menggunakan peta Indonesia yang menggambarkan jauhnya jarak tempat tinggal maka santri dengan pondok Shobron.
Setelah diberikan sambutan oleh Pengurus dan Mahasantri Pondok Shobron, anak anak di ajak untuk melihat proses pembuatan Roti Shobron Bakery di lantai 2 yang dibimbing oleh ......
Anak bergembira sambil mencoba membuat roti oleh mahasantri pondok. Mereka belajar ilmu agama dan juga ilmu dunia / berwira usaha.
Dari pondok anak-anak dibawa menuju guest house An-Noor Makamhaji untuk melanjutkan acara Parade membaca Puisi Perjuangan Rosul.
Siswa kelas 1, si penakut menjadi si pemberani. Dengan sifat kemanjaannya yang masih kental. Ini contoh si yatim yang berani berubah menjadi lebih baik
Inilah kembarannya yang mempunyai si pembelot kalau diberi tugas. Akhirnya takluk juga ketika mendapat tugas membaca puisi / kelas 1.
Kelompok pembaca puisi kelas 2, membaca bergantian. Bagian dari kreativitas.
Puisinya luar biasa wakil kelas 3
Aulia wakil kelas 3. Alhamdulillah anak anak kelas 3 setelah bergabung dengan adik-adiknya yang posisinya dijadikan "kepala keluarga", mengalami perubahan perilaku yang sinifikan , dari sikap ogah-ogahan belajar menjadi anak yang siap belajar.
Anak lainnya menikmati bacaan puisi temannya.
Oh ya, ada pembaca puisi yang tertinggal, si pemberani dan si percaya diri / kls.1. sedang di bidik ust. Muqor.
Acara diakhiri dengan makan siang bersama dilanjutkan dengan shalat dzuhur berjamaah dan kembali ke kampus gandekan. Alhamdulillah.
Selasa, 20 November 2018. Kunjungan Belajar SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Belajar Sambil Berbagi Kebahagiaan
Sejumlah 57 siswa kelas VI bersama 5 guru pendamping dari SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo melakukan kunjungan belajar di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Demangan Eromoko Wonogiri, Senin (19/11/2018). Kunjungan belajar bertajuk "Menumbuhkan jiwa empati mewujudkan generasi berprestasi" merupakan program tahunan kelas VI yang dikemas dalam bentuk kegiatan belajar bersama dilanjutkan dengan penyaluran hasil infak siswa.
Kegiatan diawali dengan pembentukan kelompok belajar yang anggotanya adalah kolaborasi antara siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo dengan MIM Demangan. Mereka kemudian mengerjakan soal-soal model ujian sekolah yang terdiri dari mata pelajaran Matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia secara berkelompok sesuai waktu yang ditentukan. Hasil pekerjaan kelompok tersebut kemudian dikoreksi dan dilakukan penilaian untuk menentukan juara kelompok.
Para siswa dari kedua sekolah nampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berkolaborasi dalam satu kelompok untuk berkompetisi dengan kelompok lain. Rosi, salah satu siswa kelas VI MIM Demangan Eromoko mengaku senang dengan kegiatan tersebut "Ini pengalaman pertama saya bisa berkenalan dan belajar bersama dengan teman dari sekolah lain", ungkapnya. Ia merasakan kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena menumbuhkan semangat untuk meraih prestasi ujian sekolah. "Saya semakin bersemangat untuk meraih nilai terbaik dalam ujian sekolah", imbuhnya.
Kegiatan Berbagi
Selain belajar bersama untuk mempersiapkan ujian sekolah, kegiatan ini juga diisi dengan kegiatan berbagi. Muhamad Arifin, Wakasek Kesiswaan SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus momentum untuk menyalurkan hasil infak harian siswa. "Jadi, siswa kelas VI SD Muhammadiyah PK Kottabarat ini tiap hari mengumpulkan uang infak dan hasilnya disalurkan kepada sekolah yang membutuhkan melalui rangkaian kegiatan seperti ini", terangnya.
Sedangkan kepala MIM Demangan, Wiji Rokhani menyampaikan rasa bahagianya karena SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo mau berkunjung ke MIM Demangan. " Kami sangat berterima kasih atas kunjungan silaturahimnya dan ini momentum penting untuk membuka wawasan keluarga besar MIM Demangan agar lebih semangat lagi dalam mengelola pendidikan", uangkapnya dengan penuh semangat.
Kegiatan yang berlangsung selama sehari ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh ketua Pimpinan Cabang Mihammadiyah (PCM) Eromoko, Syamsu Hidayat. Ia juga berpesan agar jalinan kerjasama ini bisa terus berlanjut sehingga ada kesinambungan program untuk meningkatkan kualitas masing-masing sekolah. "Kami banyak mendapat pelajaran berharga dari kegiatan kali ini, semoga inspirasi ini bisa diimplementasikan untuk kemajuan pendidikan Muhammadiyah di Eromoko", pungkasnya.
Muhamad Arifin (Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo)
081329718196
Kegiatan diawali dengan pembentukan kelompok belajar yang anggotanya adalah kolaborasi antara siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo dengan MIM Demangan. Mereka kemudian mengerjakan soal-soal model ujian sekolah yang terdiri dari mata pelajaran Matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia secara berkelompok sesuai waktu yang ditentukan. Hasil pekerjaan kelompok tersebut kemudian dikoreksi dan dilakukan penilaian untuk menentukan juara kelompok.
Para siswa dari kedua sekolah nampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berkolaborasi dalam satu kelompok untuk berkompetisi dengan kelompok lain. Rosi, salah satu siswa kelas VI MIM Demangan Eromoko mengaku senang dengan kegiatan tersebut "Ini pengalaman pertama saya bisa berkenalan dan belajar bersama dengan teman dari sekolah lain", ungkapnya. Ia merasakan kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena menumbuhkan semangat untuk meraih prestasi ujian sekolah. "Saya semakin bersemangat untuk meraih nilai terbaik dalam ujian sekolah", imbuhnya.
Kegiatan Berbagi
Selain belajar bersama untuk mempersiapkan ujian sekolah, kegiatan ini juga diisi dengan kegiatan berbagi. Muhamad Arifin, Wakasek Kesiswaan SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus momentum untuk menyalurkan hasil infak harian siswa. "Jadi, siswa kelas VI SD Muhammadiyah PK Kottabarat ini tiap hari mengumpulkan uang infak dan hasilnya disalurkan kepada sekolah yang membutuhkan melalui rangkaian kegiatan seperti ini", terangnya.
Sedangkan kepala MIM Demangan, Wiji Rokhani menyampaikan rasa bahagianya karena SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo mau berkunjung ke MIM Demangan. " Kami sangat berterima kasih atas kunjungan silaturahimnya dan ini momentum penting untuk membuka wawasan keluarga besar MIM Demangan agar lebih semangat lagi dalam mengelola pendidikan", uangkapnya dengan penuh semangat.
Kegiatan yang berlangsung selama sehari ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh ketua Pimpinan Cabang Mihammadiyah (PCM) Eromoko, Syamsu Hidayat. Ia juga berpesan agar jalinan kerjasama ini bisa terus berlanjut sehingga ada kesinambungan program untuk meningkatkan kualitas masing-masing sekolah. "Kami banyak mendapat pelajaran berharga dari kegiatan kali ini, semoga inspirasi ini bisa diimplementasikan untuk kemajuan pendidikan Muhammadiyah di Eromoko", pungkasnya.
Muhamad Arifin (Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo)
081329718196
Selasa, 20 November 2018. Hobi Memperagakan Busana dan Menari, Siswi Cantik SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta Turut Lestarikan Budaya Lokal
Solo- Dari mata turun ke hati, begitulah ungkapan yang sesuai untuk Arba’a Shafa Akhiruina, si cantik yang kini duduk di bangku kelas enam SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta.
Siswi kelahiran Surakarta, 24 Mei 2007 ini mulai menggeluti dunia fashion show busana Solo Batik Carnival (SBC) setelah menyaksikan acara tahunan berskala besar di Kota Bengawan, yakni Solo Batik Carnival (SBC). Saat itu, Shafa bersama ibunya menonton SBC. Tak disangka, anak bungsu dari empat bersaudara tersebut memiliki ketertarikan tinggi dan berkeinginan untuk mengenakan busana seperti yang dipakai oleh para model SBC.
Anisa Silvia Hanim, sang ibunda, mendukung dan menyambut positif keinginan putrinya tersebut. Hal itu dibuktikan dengan usaha sang ibunda belajar membuat sendiri busana yang diinginkan anaknya. Berawal dari usahanya tersebut, ibunda Shafa akhirnya juga memperoleh penghasilan tambahan dengan membuka persewaan busana Solo Batik Carnival (SBC) hasil karyanya sendiri.
“Menjalankan sebuah pekerjaan dengan didasari rasa cinta, maka pekerjaan akan berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Di sini yang paling berperan adalah hobi karena dapat membuat pekerjaan tersebut menjadi lebih menyenangkan dan pastinya mudah untuk dikerjakan”.
Sejak usia 8 tahun, Shafa mulai menggeluti dunia peragaan busana dan seni tari dengan mengikuti Solo Batik Carnival (SBC) 2014 dan masuk disanggar tari. Hobinya tersebut erat kaitannya dengan kegiatan melestarikan, mengembangkan, dan memperkenalkan batik kepada masyarakat luas, khususnya anak muda.
Saat ditanya gurunya mengenai hobi dan cita-citanya tersebut, siswi yang sering dipanggil si gigi kelinci oleh teman-temannya ini mengaku sangat senang. “Saya ingin sekali kelak menjadi ‘Duta Wisata’ supaya dapat memperkenalkan serta melestarikan budaya Jawa”, jelasnya.
Menurut wali kelasnya, Handi Nur Cahyo, Shafa termasuk siswi yang baik. “Shafa ini saat di kelas, anaknya aktif dan ceria. Kalau dari segi akademik, walaupun dengan rutinitas hobi yang digelutinya, Shafa masih tetap bisa mengikuti pelajaran dengan baik”, ungkapnya.
Acara terbesar yang pernah diikuti Shafa hingga saat ini adalah perayaan Hari Tari Sedunia (HTD) yang berlangsung di Solo. Selain itu, kini Shafa sering dilibatkan dalam acara-acara sekolahnya dengan mengenakan busana yang menjadi andalannya itu.
Penulis : Andri Nugroho
Editor : Marina Rizki Tc
Siswi kelahiran Surakarta, 24 Mei 2007 ini mulai menggeluti dunia fashion show busana Solo Batik Carnival (SBC) setelah menyaksikan acara tahunan berskala besar di Kota Bengawan, yakni Solo Batik Carnival (SBC). Saat itu, Shafa bersama ibunya menonton SBC. Tak disangka, anak bungsu dari empat bersaudara tersebut memiliki ketertarikan tinggi dan berkeinginan untuk mengenakan busana seperti yang dipakai oleh para model SBC.
Anisa Silvia Hanim, sang ibunda, mendukung dan menyambut positif keinginan putrinya tersebut. Hal itu dibuktikan dengan usaha sang ibunda belajar membuat sendiri busana yang diinginkan anaknya. Berawal dari usahanya tersebut, ibunda Shafa akhirnya juga memperoleh penghasilan tambahan dengan membuka persewaan busana Solo Batik Carnival (SBC) hasil karyanya sendiri.
“Menjalankan sebuah pekerjaan dengan didasari rasa cinta, maka pekerjaan akan berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Di sini yang paling berperan adalah hobi karena dapat membuat pekerjaan tersebut menjadi lebih menyenangkan dan pastinya mudah untuk dikerjakan”.
Sejak usia 8 tahun, Shafa mulai menggeluti dunia peragaan busana dan seni tari dengan mengikuti Solo Batik Carnival (SBC) 2014 dan masuk disanggar tari. Hobinya tersebut erat kaitannya dengan kegiatan melestarikan, mengembangkan, dan memperkenalkan batik kepada masyarakat luas, khususnya anak muda.
Saat ditanya gurunya mengenai hobi dan cita-citanya tersebut, siswi yang sering dipanggil si gigi kelinci oleh teman-temannya ini mengaku sangat senang. “Saya ingin sekali kelak menjadi ‘Duta Wisata’ supaya dapat memperkenalkan serta melestarikan budaya Jawa”, jelasnya.
Menurut wali kelasnya, Handi Nur Cahyo, Shafa termasuk siswi yang baik. “Shafa ini saat di kelas, anaknya aktif dan ceria. Kalau dari segi akademik, walaupun dengan rutinitas hobi yang digelutinya, Shafa masih tetap bisa mengikuti pelajaran dengan baik”, ungkapnya.
Acara terbesar yang pernah diikuti Shafa hingga saat ini adalah perayaan Hari Tari Sedunia (HTD) yang berlangsung di Solo. Selain itu, kini Shafa sering dilibatkan dalam acara-acara sekolahnya dengan mengenakan busana yang menjadi andalannya itu.
Penulis : Andri Nugroho
Editor : Marina Rizki Tc
Selasa, 20 November 2018
Ahad, 18 November 2018. Ta’awun Untuk Negeri di Pura Mangkunegaran
Dalam rangka Milad Muhammadiyah yang ke 106, Muhammadiyah mengadakan acara dengan mengambil tajuk Taawun untuk negeri. Dengan adanya acara tersebut di harapkan mampu menjalin silaturahim warga muhammadiyah sekaligus dapat memberi solusi segala permasalahan yang terjadi di negeri ini. Pada kesempatan tersebut diserahkan penghargaan kepada Tokoh Muh. Jusuf Kalla sekaligus wakil presiden republik indonesia karena telah berjasa kepada bangsa dan negara. Serta peluncuran logo terbaru muhammadiyah.
Ahad, 18 November 2018. Apel Milad Muhammadiyah ke 109 di Benteng Vestenburg
Suasana pagi yang cerah seluruh warga muhammadiyah tidak menyurut niat mengikuti apel milad yang di gelar di area benteng vestenburg. Yang diikuti kurang lebih 2500 peserta yang melibatkan diantaranya ortom dan amal usaha muhammadiyah ( AUM ), IPM, IMM, IRM, HW, Majelis – Majelis, dsb. Acara berlangsung secara khidmat yang turut dihadiri oleh pimpinan – pimpinan dari berbagai majelis. Drs. H. berlaku sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanah upacara. Ditutup dengan doa yang di bacakan oleh Suyato, S.Ag., M.Pd.I. sekaligus penampilan hiburan dari tari gambyong, batik mulia smk muh. 5 dan jimbe perkusi dari smk muh. 1.
Ahad, 18 November 2018. Serunya, 4.500 Peserta Apel Milad Muhammadiyah 106 Tahun
SOLO,- Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta menyelenggarakan Apel Milad ke-106 Muhammadiyah pagi ini di lapangan Benteng Vasten Berg (18/11/2018). Diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan PDM, PCM, AUM, ortom, guru dan siswa Muhammadiyah mulai tingkat SD, SMP dan SMA sebanyak 4.500 peserta.
Mulai pukul 6.30 pagi, para peserta sudah mulai berdatangan. Apel Milad ke 106 Muhammadiyah mengangkat tema “merajut Ukhuwah Menuju Sukses Muktamar Ke-48 di Surakarta”, Semoga Allah Swt., meridhai, lancar, sukses atas dukungan semua pihak.
Salah satu peserta apel, Faiza kelas 5D Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan, mengungkapkan “tadi saat uapacara ada pelepasan balon, dan memakai seragama baju HW sangat bangga dan senang, tambah silaturahmi antar teman, destinasi potret kecil petik praktik baik gotong royong, ungkapnya.
Jatmiko
Mulai pukul 6.30 pagi, para peserta sudah mulai berdatangan. Apel Milad ke 106 Muhammadiyah mengangkat tema “merajut Ukhuwah Menuju Sukses Muktamar Ke-48 di Surakarta”, Semoga Allah Swt., meridhai, lancar, sukses atas dukungan semua pihak.
Salah satu peserta apel, Faiza kelas 5D Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan, mengungkapkan “tadi saat uapacara ada pelepasan balon, dan memakai seragama baju HW sangat bangga dan senang, tambah silaturahmi antar teman, destinasi potret kecil petik praktik baik gotong royong, ungkapnya.
Jatmiko
Senin, 19 November 2018
Ahad, 18 November 2018. SMA Muhi Surakarta membagikan reward umroh
SMA Muhammadiyah 1 Surakarta mewujudkan salah satu program untuk mensejahterakan guru dan karyawan yaitu reward umroh.
Program reward umroh merupakan salah satu bentuk kesejahteraan yang diberikan oleh SMA Muhammadiyah 1 Surakarta kepada guru atau karyawannya. Pemberian reward Umroh sebesar 10 juta rupiah.
Reward umroh diserahkan oleh kepala SMA Muhammadiyah 1 Surakarta, Dr. Rahayuningsih, S.Pd., M.Pd. kepada ibu Sri Lestari, karyawan SMA Muhammadiyah 1 Surakarta. Sri Lestari berencana akan berangkat umroh tanggal 18 November 2018.
Selamat menunaikan ibadah umroh ibu Sri Lestari beserta suami, semoga diberikan kelancaran, kesehatan, kekuatan, kemudahan, kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi umrotan mabruro. Aamiin
Program reward umroh merupakan salah satu bentuk kesejahteraan yang diberikan oleh SMA Muhammadiyah 1 Surakarta kepada guru atau karyawannya. Pemberian reward Umroh sebesar 10 juta rupiah.
Reward umroh diserahkan oleh kepala SMA Muhammadiyah 1 Surakarta, Dr. Rahayuningsih, S.Pd., M.Pd. kepada ibu Sri Lestari, karyawan SMA Muhammadiyah 1 Surakarta. Sri Lestari berencana akan berangkat umroh tanggal 18 November 2018.
Selamat menunaikan ibadah umroh ibu Sri Lestari beserta suami, semoga diberikan kelancaran, kesehatan, kekuatan, kemudahan, kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi umrotan mabruro. Aamiin











































